Renyah Tawa di Hari Ultah Semoga Selalu Bahagia

21.30
Bulan April ini, baru saja di rumah ada yang memperingati hari lahir. Siapa lagi kalau bukan selimut hatiku, Mas Arif. Kami selalu saling memberi selamat bila ada yang ultah, walau tanpa perayaan, sebab itu bukan sebuah kebiasaan. Kami tidak pula membiasakan, atau pun menjadikannya biasa.

Selama social distancing, kami semua di rumah saja, mentaati peraturan demi mencegah meluasnya penularan COVID-19. Mas Arif work from home, anak-anak home learning.  Selama itu pula saya banyak di dapur, membuat makanan sehari-hari, termasuk berbagai macam kudapan untuk menemani selama berkegiatan di rumah.

Saya berusaha untuk mengolah sendiri semua makanan yang dimakan keluarga. Karena itu saya masak setiap hari, meskipun berbelanja setiap beberapa hari sekali, karena menghindari keluar rumah.

Di hari ultah suami, tiba-tiba saya ingin menambah hidangan meja dengan memesan beberapa makanan buatan tetangga yang saya kenal, dan dari toko-toko terdekat. Di antaranya cake, es krim Viennetta, buah segar, minuman kopi dari kafe, hingga nasi liwet. Biar semarak gitu. 

Namun, realita tak sesuai rencana. Produksi cake di toko langganan sedang libur, es krim di minimarket dekat rumah no stock, buah yang saya mau belum ready, dan nasi liwet baru ada hari Jumat. Padahal saya maunya Kamis.

Akhirnya cuma minuman kopi yang bisa delivery ke rumah.
Es Kopi Susu Kekinian @kopipinusBSD

Tak ada nasi liwet tapi ada banyak nasi putih di rice cooker. 

Bayangan makan siang dengan nasi liwet enak yang sudah lengkap dengan lauk, sayur, sambal, dan lalapnya memang sudah ambyar. Tapi saya tak ingin menyerah. 

Ada ikan di kulkas, akhirnya saya masak pindang, kesukaan Mas Arif. Tinggal buat bumbu asli, kasih belimbing wuluh metik di depan rumah tetangga, tomat merah, cabe rawit setan, jadilah pindang segar yang pas dimakan bikin Mas Arif nambah-nambah.

Eitss....tentu bukan pindang saja lauk teman makan nasi putih. Ada Rendang Telor, Kentang Mustofa dan Bawang Goreng juga! Semuanya produk Ny. Emmet yang saya pesan via Shopee. Ordernya sih sudah sejak hari Minggu (4/4/), hari Selasa sore pesanan sampai. Pas banget jadinya, ketika makan siang nasi liwet gagal, produknya Ny. Emmet malah jadi penyelamat. Isi piring Mas Arif malah jadi meriah.

Sudah cukup itu saja? Belum! Masih saya buatkan terong ungu bakar juga. Ini kesukaan Mas Arif sejak zaman dulu kala lho. Plus buncis kukus, lengkap dengan sambal terasi. Setelah semuanya disusun di piring makan, aduhaiiii penampakannya bikin nasi liwet mah lewaaaat hahaha. Pokoknya Enak! 
Makan siang buatan sendiri, bertabur produk Ny. Emmet, jadi enak buanget!
Produk Ny. Emmet: Kentang Mustofa, Rendang Telor, Bawang Goreng IG: @ny.emmet Pemesanan via WA: 0838-7088-2311. Tersedia juga di Shopee dan Tokopedia (https://shopee.co.id/duisharyani

Es Krim Viennetta mendadak artis, banyak dicari, tapi banyak pula nggak adanya. Saya termasuk yang susah payah mencari tapi tak dapat-dapat. Oke, kenyataan makan es krim mewah ikut ambyar. Tak cuma itu, mau makan cake ultah juga tinggal mimpi belaka. Dia ikut-ikutan tak ada karena pembuatnya sedang stop produksi.

Saya kembali tak mau menyerah. Tak ada es krim dan cake, tapi ada labu kuning di dapur, kenapa tak dijadikan bolu saja? Woiyadong, bikin bolu!

Nggak pakai sulit, labu kuning sebanyak 300gram langsung saya olah bersama bahan lainnya, di antaranya telur, gula, terigu, margarin, dan sedikit pengembang biar bolunya mekar  tralala.

Setelah 55 menit, terdiri dari 15 menit ngadon, 40 menit memanggang hingga mendinginkan, akhirnya Bolu Labu Kuning Tabur Keju siap jadi kue ulang tahun 😂
Bolu Labu Kuning buatan saya dong *bangga 😜

Cake abal-abal tapi rasanya paten, yang bila dimakan enaknya sampai ke ubun-ubun itu (kata saya ini mah haha), saya antar ke Mas Arif yang sedang duduk menonton berita di TV bersama anak-anak. Saya serahkan ke tangannya sambil bilang, "Selamat ulang tahun papa...silakan kue ultahnya..."

Seusai mengatakan itu, bukannya Mas Arif yang ketawa (saya menduga begitu), malah saya sendiri yang ngakak. 

Anak-anak ikut tertawa. Mentertawakan untuk seru ya, bukan tertawa mengejek karena sebal. Mungkin mereka pikir inilah cake ultah tercetar yang pernah mereka lihat sebagai kue ultah papanya. Cake Labu! Buatan mamanya sendiri pula.

Doa adalah kado terindah. 

Ada kado lain yang ingin saya berikan, biar doa minta sehatnya seiring sejalan dengan usaha, sebotol MADU!  Madu Persada ROYAL Jelly, agar suami dapat merasakan khasiat madu asli dan herbal alami untuk kesehatan tubuhnya. Biar jossss terus gitu. Musim penyakit gini lho, daya tahan tubuh dan stamina harus selalu terjaga. Biar nggak mudah sakit. Biar kuat hadapi WFH, juga buat hadapi  istrinya yang selalu setrong ini he he 
Madu Persada Royal Jelly produksi @madupersadaofficial. Tersedia juga di Shopee, Tokopedia, Lazada, JD.id

Sungguh. Kebahagiaan mekar pada tiap nafas. Pada renyah tawa. Pada cinta yang terus mewangi.

Selamat ultah suamiku sayang, papanya anak-anakku. 

Barakallah fii umrik. 

Semoga berkah hidup dan usiamu, panjang umur dan selalu sehat, serta sukses dan bahagia. Aamiin YRA.


*April 2020

Share this

Wanita. Menikah. Kelahiran Palembang. Istri. Ibu 1 putra & 1 putri.

Related Posts

Previous
Next Post »

2 Comments

  1. Senengnyaaaa, bisa membantu memeriahkan makan-makan ulang tahun mas Arif. Btw, kalo nyonyah-ku senengnya bikin terong ungu balado. Aku doyan bangettt XD

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cowok-cowok pada seneng makan terong ya XD
      Terong balado juga kesukaan Mas Arif. Dia mah, direbus, dibakar, dibalado doyan semua XD

      Hapus

Leave your message here, I will reply it soon!