Traveling ke Rangkasbitung, Ikhtiar Mencari Kesembuhan Lewat Pengobatan Herbal

23.24 44 Comments
Traveling ke Rangkasbitung untuk Pengobatan Herbal

Seberat apapun ujian mendera, aku tak pernah ingin menyerah dan putus asa...

Suamiku menderita sakit batu empedu, total hampir 20 hari dirawat di Rumah Sakit. Biaya  banyak keluar, namun tak jua dioperasi agar sembuh. Bukan mauku, bukan pula mau para dokter yang menangani untuk menunda, tapi ada kondisi di mana nilai lipase dan amilase yang sangat tinggi tak mau turun menjadi normal yang membuat semuanya ditunda. Nilai normal sangat penting supaya aman menjalani operasi. Berharap ada obat penurun yang bisa ditelan, sayangnya tak ada.

Apakah kami harus diam saja di rumah sakit tanpa kepastian kapan operasi bisa dilaksanakan? Tentu tidak. Argo RS jalan terus, amilase dan lipase stag selama 1 minggu, operasi tak jelas kapan bisa dilakukan. So? Kami keluar!

Jelang keluar dari rumah sakit aku mencari keberadaan Pak Reza, herbalis yang pernah menanganiku dan Alief saat sakit parah di masa lampau. Namun, nomor HP beliau yang dulu aku simpan sudah mati tak bisa dihubungi. Aku kehilangan kontak. Terakhir pernah kontak sewaktu bapak mertua mau berobat kaki, sebelum berangkat naik haji. Setelah itu tak pernah lagi, hingga akhirnya hilang tak pernah kucari.

Segala cara baik ingin kulakukan demi suami, membuatku mencari Pak Reza di internet. Kugunakan kata kunci Reza Herbalis Rangkasbitung dan Pengobatan Herbal Reza. Subhanallah ketemu! Nama, alamat, nomor HP bahkan jadwal periksa pun terpampang jelas di sebuah web. Aku langsung percaya orang yang kucari ada di web itu. 

Apa nama website pengobatan herbal yang telah aku kenal sejak 20 tahun lalu itu? Akan kuceritakan dalam tulisan ini. Lengkap dengan drama proses pendaftaran yang banyak gagalnya sampai bikin aku nangis sedih campur kesal. Simak terus, ya.


Perjalanan ke Rangkasbitung, Banten

Keluar Kota di Saat Pandemi

Di tengah wabah begini, aku gagal mengikuti anjuran pemerintah #DiRumahAja guna mencegah penularan Covid-19. Aku banyak keluar rumah pergi ke Rumah Sakit. Kulakukan itu sejak Mei (saat Ramadan) sampai sekarang bulan Juli. Aku bahkan bepergian keluar kota! 

Yak, segera setelah keluar dari RS dan aku berhasil mendaftar berobat ke herbalis Pak Reza, aku langsung membawa suamiku ke Rangkasbitung. Kami dapat nomor antrian 23, pukul 13.00. Teringat dulu belum pakai daftar online segala, tinggal datang kapan aja. Sistem geser, siapa yang duluan tiba dia yang duluan diperiksa. Pasien melimpah kadang sampai jam 1 dini hari keesokan pagi baru kelar diobati. Kini sistem daftar online. Siapa cepat dia dapat nomor antrian. Hanya terbatas untuk 30 orang perhari.

Tgl 16 Juni 2020, kami berangkat pukul 7 pagi. Aku membawa makan masakan sendiri, tak mau beli di luar. Suami masih dalam perawatan pencernaan, tak boleh makan sembarang. Diet protein hewani dan nabati, hanya makan nasi dan sayur, serta buah (bukan duren tentunya ya). Karena baru keluar RS, suami masih lemes dong, tapi mendadak sehat demi nyetir mobil. Katanya, lebih aman dia yang nyetir dari pada aku yang sok berani membelah tol Jakarta - Merak yang ramai.

Ternyata pemirsa, jalan tol yang biasanya padat dan panjang hingga gerbang tol Cikupa, sepiii kayak kuburan. He he gak ding. Pokoknya nggak seramai kayak sebelum musim pandemi, perjalanan kami pun lancar jaya. Ada Google map yang menuntun dengan rute terpendek dan ternyata jalannya mulus banget kayak pipi Lee Min Ho. Pukul 9 kami sampai di Rangkasbitung. Hanya 2 jam perjalanan saja dari BSD. Tapi, jelas kami kepagian! 
Di bawah pohon beringin ini, drama mogok di Kota Rangkasbitung terjadi

Drama Mogok di Rangkasbitung

Kami menemukan Indomaret di Jalan Otista Raya, Cijoro Pasir, Rangkasbitung, Lebak. Klinik Pak Reza tinggal 2 km saja dari Indomaret tersebut. Di samping Indomaret ada Hotel Kharisma dan Kafe Kharisma. Tempat yang cocok buat istirahat. Aku beli minuman di Indomaret, biar nggak cuma numpang parkir. 

Jam 9 sampai 10 kami cuma duduk santai ngobrol macem-macem. Beberapa saat sama-sama sempat ketiduran. Jelang jam 11 mulai lapar akhirnya buka kotak bekal dan kami makan dengan lahap. Alhamdulillah bawa makanan, gak perlu sibuk kelayapan cari warung/restoran.

Kelar makan, rencana kami mau langsung lanjut jalan biar nanti pas salat zuhur bisa dilakukan di musala rumah pak Reza. Tapi anehnya mobil tiba-tiba gak mau di-starter. Aku dan suami langsung cari penyebabnya tapi nggak ketemu. Nggak mau sembarang utak-atik juga nanti malah tambah parah, akhirnya buka youtube cari tahu. Ada beberapa saran trik yang langsung kami praktekkan, tapi nggak berhasil hidup. Kenapa gak didorong lalu minta tolong orang lain untuk dijumper? Honda BRV yang kami bawa matic, mana bisa didorong. Sementara itu, layar headunit di dasboard berubah tampilan. Lalu mati.



Untung Ada Bengkel 

Tak jauh dari Indomaret ternyata ada bengkel. Suami langsung ke sana dan manggil orang buat periksa. Yah, ternyata masalah aki, abis! Ah, kenapa nggak kepikiran.

Kalau di BSD sih jika butuh aki tinggal telp shop & drive, bisa diantar ke rumah atau di lokasi kejadian, dan dipasang. Di manapun selama di wilayah Jabodetabek, Shop & Drive ini mudah dipanggil, ada di mana-mana. Tapi di Rangkasbitung nggak ada. Akhirnya aku gugling, dapat beberapa toko aki terdekat. Harganya beragam. Aki kering ada yang 700ribuan, aki basah 600ribuan. Di toko lain ada yang 600 dan 500ribuan. Gimana dengan bengkel si mas yang tadi bantu periksa? Ternyata ada. 

Nah, sebelum memutuskan beli, kami ajak orang bengkel periksa lagi mungkin ada hal lain penyebab mogok, katanya udah fix karena aki. Ah iya bener, pas aku periksa ulang tertulis jelas di aki ada tgl 4 Juni 2018. Itu artinya, umur si aki sudah 2 tahun, sesuai masa berlaku aki pada umumnya. Pantesan mati!

Akhirnya beli aki sama bengkel, cuma 450 ribu (aki kering), dan langsung dibantu pasang. Alhamdulillah setelah itu mobil bisa nyala lagi. 

Honda BRV mogok karena aki habis

Asyik Gak Jadi Nginap di Bawah Pohon Beringin

Sebelum mobil diperiksa dan dipasang aki baru, aku sempat menghubungi Mas Indra, asisten Pak Reza yang mengkoordinir para pasien harian yang akan berobat. Aku bilang ke dia kalau kami sudah berada di Kota Rangkasbitung, tinggal 2 kilometer lagi sampai tapi mobil mogok. Selain mengatakan bahwa kami bakal telat, kutanyakan juga apa klinik bisa dicapai dengan GOCAR, katanya bisa.

Sesaat merasa lega karena tetap bisa datang dengan naik taksi online. Tapi kemudian sadar, bagaimanapun mobil harus bisa jalan karena kami butuh buat balik ke BSD. Katakanlah aman ditinggal di depan Indomaret, kami pun bisa menginap dulu di hotel Kharisma, pulang esok hari sambil menunggu bantuan dari bengkel terpercaya. Tapi itu solusi terakhir. Masih ada solusi yang bisa diusahakan saat itu juga yaitu segera cari bengkel, mumpung masih pagi. Gak sangka ternyata lokasi kejadian dekat bengkel.

"Jangan sembarang bawa ke bengkel ya bu, nanti dimahalin. Tinggal aja di situ dulu mobilnya, ke sini naik Gocar," begitu pesan dari Mas Indra. Bener sih, tapi di kondisi butuh begini, kalau memang dimahalin ya tinggal dihadapi dan diatasi. Kalau bisa nego ya nego. 

Tapi syukurlah masalah ketemu dan ada solusi. Nggak jadi deh naik GOCAR. Nggak jadi juga mobil diinapkan di bawah pohon beringin yang aku yakin banget kalau malam aura horornya keluar he he.

Kejadian ini sebetulnya agak bikin jengkel. Bawa suami sakit, perjalanan jauh, eeeh si aki tiba-tiba mati nggak ngabarin dulu. Dasar aki-aki! haha

Padahal sebetulnya banyak sekali yang bisa disyukuri saat itu. Mogok di depan Indomaret, kalau butuh makan minum mudah tinggal masuk dan beli. Samping Indomaret ada hotel, kalau kemalaman ada tempat nginap. Cari toko aki yang bisa anter, ketemu beberapa di internet dan mudah dihubungi. Cari bengkel ternyata ada dan dekat banget. Banyak kemudahan toh di balik drama mogok? Jadi, buat apa jengkel dan marah-marah. Setiap ada kesulitan ada kemudahan menyertai. Masya Allah.
Perjalanan ke Rangkasbitung ini jauh, periksa kendaraan sebelum berangkat, bawa bekal makan buat jaga-jaga selama di jalan

Klinik Herbal Reza Palaton

Ini bagian yang ditunggu-tunggu para pembaca tulisan ini. Betul apa betul? he he. 

Pukul 12 lewat beberapa menit kami tiba di rumah Pak Reza. Rumah tersebut sekaligus  merupakan klinik dan kafe yang beliau kelola. Letaknya di Komplek BTN Palaton. Kalian bisa temukan lokasinya pada map yang ada di web www.rezapalaton.comCek sendiri ya!

Awal mula kenal Pak Reza tahun 2002, saat aku masih gadis. Setelah menikah, aku punya masalah pada rahim, ada kista berukuran cukup besar, penyebab sakit haidku selama ini. Aku sudah periksa ke dokter kandungan di RS Siloam di Karawaci, dengan dokter Christapora SpOG, dan dianjurkan untuk operasi. Karena takut operasi, aku berobat ke Pak Reza. Setelah diperiksa dengan hasil pemeriksaan yang sama persis dengan pemeriksaan kedokteran, aku diberi resep untuk diminum selama 14 hari.

Aku masih ingat beberapa resep itu terdiri dari akar alang-alang, benalu teh, dan yang lainnya aku lupa. Paling sulit dicari benalu teh. Dulu aku nitip sama teman yang tinggal di puncak, alhamdulillah dapat. Resepku harus diminum rutin tak boleh putus, dan hanya diminum sebelum datang haid. Aku patuh pada saran Pak Reza, kuikuti semua sesuai petunjuk.

Hingga kemudian aku haid, sesuatu terjadi. Kotoran haidku berwarna kehitaman dan sangat kental. Ada semacam gumpalan darah yang tidak biasa. Tapi aku tidak merasa sakit. Kelar haid aku ke dokter lagi, periksa lagi. Setelah di USG ternyata kista di rahimku sudah tak ada. Dokter sempat bertanya, lalu aku jelaskan bahwa aku minum herbal.

Setelah kejadian itu, bulan depan aku tidak haid lagi, subhanallah ternyata aku hamil. 

Inilah pengalaman pertamaku berobat dengan pak Reza yang selalu kuingat dalam hidupku. 
Lapangan kecil di komplek rumah Pak Reza jadi tempat parkir tamu

Pengalamanku Berobat Herbal

Pengalamanku berobat herbal dengan Pak Reza berlanjut ketika aku memiliki Alief. Dulu, di usianya yang belum mencapai 1 tahun, Alief pernah punya masalah dengan kepalanya. Ada cairan berlebih di kepala, menyebabkan perenggangan pada otak, dan kepala membesar tak wajar. Bukan hydrocepalus ya, beda. 

Alief kami bawa ke dokter bedah syaraf di RS Siloam Karawaci. Aku masih ingat nama dokternya Dr Eka. Berdasarkan hasil MRI saat itu, Alief memang harus menjalani operasi bedah kepala guna pemasangan selang untuk membuang cairan di kepala pindah ke perut. Dan itu maksimal dilakukan sebelum usianya 3 tahun.

Bagai disambar geledek, anak kesayangan kami punya penyakit semacam itu, harus operasi pula. Sudah tak terkira banjirnya air mata, tiap malam tumpah di atas sajadah, di sprei ranjang, dan di mana-mana. Sedih bukan kepalang.

Tapi Allah selalu memberi petunjuk, digerakannya langkah kami ke Pak Reza, berikhtiar di sana. Hasil pemeriksaan Pak Reza sama dengan hasil pemeriksaan alat-alat canggih kedokteran. Bedanya, Alief diusahakan tidak operasi. Kami diberi resep herbal yang harus diminum rutin, dan harus sering kontrol. Maka, hampir tiap 2 minggu kadang tiap 1 bulan selama 2 tahun kami ke Pak Reza untuk mengobati Alief. Bolak-balik dari BSD ke Rangkasbitung. Capek tak lagi dirasa, hanya ada kobaran semangat berobat agar Alief sembuh.

Tuhan Maha Besar, usaha kami tak sia-sia. Lingkar kepala Alief berhenti membesar, dan ketika diperiksa kembali ke dokter, cairan di kepala sudah tidak ada. Allah yang mengalirkan cairan itu ke perut Alief tanpa operasi melalui Pak Reza dan tanaman obat yang diminum Alief. 

Ada yang bisa bayangkan bagaimana cara Alief kecil minum ramuan herbal? Pakai botol dot. Bayi 7 bulan sampai 2 tahun hanya tahu rasa susu dari botol dot. Tapi Alief tahu rasa ramuan herbal dari botol dot nya. Mudah kah? Allah yang memudahkan.
Rumah Pak Reza merangkap klinik pengobatan herbal dan kafe DeumDee

Daftar Berobat Herbal di www.rezapalaton.com

Dulu, Pak Reza praktek sore hingga malam hari, selepas ia bekerja di Kantor Pos. Tidak ada nomor antrian. Hanya sistem geser. Siapa duluan tiba, duluan diperiksa. Pengobatan tidak dilakukan di ruang tertutup. Jadi, kami bisa melihat ketika pasien lain diobati. Jumlah pasien tidak dibatasi. Pernah sampai jam 12 malam kami baru kebagian giliran. Pulang ke rumah sudah subuh. Begitu terus selama 2 tahun mengobati Alief. 

Kini jumlah pasien dibatasi hanya 30 orang perhari. Pak Reza juga sudah pensiun dari kantor pos. Prakteknya kini tiap hari kerja dari jam 7 sampai 16 sore saja. Sabtu dan Minggu libur. 

Pasien berobat herbal harus melakukan pendaftaran di website https://rezapalaton.com/ Tidak bisa datang begitu saja ke rumahnya untuk berobat. Harus punya nomor antrian yang didapat via website, dan harus menerima konfirmasi dari satu-satunya nomor yang digunakan untuk konfirmasi. Tanpa itu semua, jangan pura-pura nggak ngerti lalu ujug-ujug datang berharap belas kasihan supaya kedatangan diterima dan diobati. Gak akan!

Cara mendaftar pengobatan Reza Palaton:

Pertama,
Buka website https://rezapalaton.com/ Saat terbuka tampilannya akan seperti ini (lihat gambar di bawah). Muncul informasi sbb:
  • Pastikan nomor telepon yang didaftarkan adalah nomor telepon yang aktif 
  • Bagi yang mendapatkan nomor antrian, akan dilakukan verifikasi panggilan ke nomor telepon yang didaftarkan 
  • Verifikasi panggilan HANYA dilakukan melalui Nomor Resmi Reza Palaton: 0877-7272-3339 (Hati-hati penipuan!) 
  • Apabila saat diverifikasi panggilan nomor tidak aktif atau tidak merespons, maka nomor antrian tidak berlaku 
  • Pasien yang ingin berobat harus menggunakan namanya sendiri, jika masih menggunakan nama orang lain maka antrian tidak bisa digunakan
Tampilan awal website www.rezapalaton.com 

Kedua,
Tutup text box / text alert, lakukan pengisian data sebagai pasien. Jika baru, tinggal pilih PASIEN BARU. Kita hanya perlu mengisi nomor telpon, nama, dan alamat, lalu simpan. 

Kenapa harus disimpan? Supaya memudahkan saat melakukan pendaftaran berobat. Bagian pengisian data pasien ada di sini. Kalau nggak ketemu, scroll down saja layar utama halaman website. Ada di pojok kanan bawah di atas Google Map alamat rumah Pak Reza.



Isi data di sini

Ketiga,
Setelah mengisi data, mulai melakukan pendaftaran. Nah, yang perlu diketahui adalah jadwal mendaftar hanya bisa dilakukan hari Minggu sampai Kamis. Jika berencana berobat hari Senin, berarti harus mendaftar hari Minggu. Kalau mau berobat hari Selasa, mendaftarlah di hari Senin. Begitu seterusnya. Jadi, hari saat mendaftar adalah untuk pengobatan esok hari. Di website tidak menyediakan pilihan hari yang bisa kita pilih sesuka hati.

Hari Jumat kolom pendaftaran ditutup karena tidak ada praktek di hari Sabtu. 

JAM DAFTAR hanya bisa dilakukan mulai pukul 17. Artinya, tepat jam 5 sore kamu harus standby di website Reza Palaton. Berdasarkan pengalaman saya nih, baru 1 detik langsung full.

Kotak merah itu hanya akan berubah jadi kolom pendaftaran setiap hari Minggu-Kamis hanya pada pukul 17.00WIB

TRIK ANTI GAGAL DAFTAR

Aku pernah mendaftarkan suamiku selama 6 hari berturut-turut, tapi hasilnya gagal terus. Padahal sudah mantengin website sejak 30 menit sebelum pukul 17. Internet kencang. Tapi, baru sampai pada tahap ke 2 pendaftaran website langsung kayak hang, pas jalan lagi tahu-tahu sudah full 30! Aku pernah sampai nangis lho gara-gara itu haha. Daftar ke-7 kali baru berhasil. Kok bisa?

Begini, biasanya saat mendaftar aku buka web pakai HP. Yang mendaftar hanya aku. Sekarang ubah strategi, gak sendiri saja tapi bertiga dengan Alief dan suami, pakai laptop masing-masing. Alhamdulillah berhasil. Ternyata harus diserbu bertiga. Buka web pakai laptop ternyata membantu. Mungkin karena prosesnya lebih cepat.

Teknik anti gagal lainnya:
Sebelum jam 5, posisikan kotak merah (seperti pada gambar di bawah) tampil di layar. Karena letaknya di bawah, jadi silakan scroll ke atas.

Tepat jam 5 website di-refresh. Tutup text box secepat mungkin.

Ingat, tepat jam 5 kotak merah ini sudah berubah putih dan di situ ada pilihan DAFTAR Sekarang. Jadi, jangan kaget kalau kotak merah menghilang. Justru mata harus fokus ke kotak yang sudah berubah putih itu.

3 langkah di atas kelihatannya sepele tapi sangat menghemat waktu di tahap awal. Selanjutnya, jika kita berhasil, akan dapat pemberitahuan berhasil. Tinggal ikuti cara selanjutnya sesuai tampilan di website yang mengarahkan kita ke data pribadi. 

Jika berhasil pada tahap terakhir, kita akan mendapatkan nomor dan jam antrian. 
Text Box merah ini akan berganti warna dan isi tepat jam 5 sore. Di sinilah tempat melakukan pendaftaran. Biasanya dalam hitungan 1-2 detik langsung full. Jika sudah full, akan berganti warna ke merah lagi.

Berapa tarif Pengobatan Herbal Reza Palaton?

Sejak pertama kali berobat tahun 2002 lalu, hingga berkali-kali berobat kemudian sampai sekarang, aku tidak pernah melihat Pak Reza meminta bayaran. Ketika ada yang memberikan uang ke tangannya, ditolak dengan halus oleh beliau. Katanya, pakai buat beli resep ramuan saja. 

Namun, orang-orang tetap memberikan amplop. Nilainya, tentu saja hanya si pasien dan Allah yang tahu. Tidak ada tarif, tidak pula ada petunjuk di mana meletakan amplop. Kebanyakan pasien meletakkan amplop diam-diam, entah dekat meja, kursi, atau di lantai tempat pak Reza duduk.

Itu dulu. Bagaimana dengan sekarang, setelah 18 tahun berlalu?

Masih sama. Aku tanya Mas Indra, katanya kalau mau sedekah taruh saja dekat kotak tisu di atas meja tempat Pak Reza bertemu pasiennya. Kalau diberikan langsung, gak akan diterima. 

Aku sendiri selalu mengisi amplop sesuai kemampuan dan keikhlasan. Nilainya aku samakan dengan biaya konsul ke dokter spesialis, seringkali bahkan aku lebihkan. Aku menghargai keilmuannya, juga waktu dan konsultasi bergizi yang diberikan. 

Jadi, buat yang mau berobat ke Pak Reza, jangan mentang-mentang beliau tidak pasang tarif, lantas belagak miskin hanya memberi selembar 10 ribuan saja dalam amplop. Jangan ya!

Dua kali datang. Juni berdua suami saja. Juli bertiga dengan Alief. 

Lulusan S2 Parmasi UI

Aku dapat informasi ini dari adik iparku. Adikku lebih dulu kenal Pak Reza. Dulu bosnya adik tinggal di Puspita Loka BSD, sering berobat ke Pak Reza. Pasien pak Reza dari dulu bukan hanya dari dalam kota, tapi luar kota, luar pulau, bahkan luar negeri. Mereka dari kalangan mampu dan tidak mampu semua diterima dan diobati.

Pak Reza bekerja di Kantor Pos, istrinya bekerja di bank. Tentunya, beliau bukan orang yang kekurangan. Kini Pak Reza sudah pensiun. Aku tidak tahu bagaimana dengan istrinya, tak punya informasi. 

Kehebatan beliau dalam memberikan resep herbal ternyata bukan sembarangan, sebagai lulusan S2 Parmasi UI, beliau memiliki ilmunya, insha Allah berkompeten dalam mengobati.
Kafe Deum Dee

Klinik dulu dan kini, ada Kafe Deum Dee

Dulu, fasilitas untuk pasien dan pengantar yang disediakan oleh Pak Reza berupa toilet dan musala saja. Kini ada tempat parkir dan kafe. Kafe Deum Dee namanya. Kafe ini ada di lantai dasar dan dua. Paling luas di lantai 2, di atas klinik.

Aku masih ingat betul dulu kalau mau berobat selalu bawa bekal makan. Sudah sangat biasa tiba di Rangkasbitung itu selalu malam. Antrian lama, tempat makan tidak ada, perut lapar tak ada makanan. Ada sih tempat makan lain, tapi jauh dari klinik. Kalau ditinggal, berarti antrian akan disalip pasien lain.

Kini ada Kafe Deum Dee. Ada bermacam makanan dan minuman kekinian bisa dipesan di sana. Nggak ada beda lah dengan menu-menu enak ala kafe-kafe di mall.

Kafenya bersih dengan interior bernuansa modern. Bisa duduk di ruang ber-AC, bisa juga di ruang terbuka dengan kipas angin saja, atau dengan AC alami dari angin yang bertiup. Buat pasien yang datang dari jauh luar kota, kafe ini akan berguna sekali sebagai tempat beristirahat sebelum dapat giliran periksa.

Santai di kafe Deum Dee

Dulu nggak ada yang jaga klinik dan atur-atur antrian pasien. Sekarang ada, ya si mas Indra itu. Kalau kita sudah datang, baiknya langsung lapor, bisa lewat WA. Biar dia tahu. Trus duduk deh di kafe leyeh-leyeh nunggu antrian. 

Dulu pasien, pengantar, dan Pak Reza duduk di lantai rumah. Sesi pengobatan pun duduk di lantai. Ruangan terasa sesak karena banyak pasien masuk sekaligus. Meskipun ada AC udara tetap terasa panas. 

Kini pasien dibatasi 30 orang saja lewat pendaftaran online. Ada ruang tunggu ber-AC dengan bangku panjang yang nyaman buat duduk. Ada tempat wudhu, toilet, dan musala. Ruang praktek Pak Reza layaknya ruang praktek dokter. Ada meja dan bangku-bangku yang nyaman untuk pemeriksaan dan konsultasi. Sang herbalis dan pasien tidak lagi duduk di lantai seperti dulu. 
Ruang tunggu antrian pasien

Pak Reza seorang muslim. Seringkali saya lihat jika sudah tiba waktu salat beliau berhenti dan minta pasien menunggunya sebentar untuk salat.

Dulu pengalamanku berobat kista dan toxo pemeriksaan selalu lewat telapak kaki. Kini semua pasien diperiksa lewat tangan saja (di pergelangan). Pemeriksaan oleh Pak Reza layaknya pemeriksaan lewat MRI/USG/Lab/Rontgen. Durasinya kadang 5-10 menit, kadang 15 menit. 

Saya sudah terbiasa mendapatkan hasil pemeriksaan Pak Reza sama dengan hasil pemeriksaan di RS. Buat yang baru pertama, mungkin akan heran, gimana caranya kok bisa sama dengan pemeriksaan di RS? Misal, melalui USG di Radiologi RS ukuran kista 5cm, melalui pemeriksaan pak Reza juga 5cm. Contoh terbaru nih, nilai lipase suamiku 400 melalui cek lab di RS (cek lab 1 minggu sebelum datang ke Pak Reza). Nah, saat dicek Pak Reza sudah 350. Perbedaan karena ada jeda 7 hari ya. Tapi pada intinya saya mau bilang bahwa hasil pemeriksaan manual ("scan" pergelangan tangan) itu adalah metode pemeriksaan ala Pak Reza. Hanya orang tertentu yang punya keahlian begini ya. Masya Allah.

Kira-kira begitu gambaran pengobatan di Pak Reza. Kita akan menjalani pemeriksaan dan pengobatan melalui resep tanaman herbal yang tentu saja harus rutin dan sabar jika mau mendapatkan hasil yang diharapkan. Jangan lupa, yakini bahwa Allah yang menyembuhkan, dan kita berusaha lewat semua jalan baik.
Santai di Kafe Deum Dee

Resep Ramuan Herbal

Nah, soal resep ramuan tanaman herbal ini tidak pernah sama antara pasien yang satu dengan yang lain meskipun penyakitnya sama. 

Misalnya nih, aku punya kista. Dikasih resep herbal akar alang-alang, benalu teh, dan lain-lain. Lalu, orang lain dengan kista juga mau coba resepku. Itu nggak boleh lho. Karena kondisi tubuh seseorang berbeda dengan orang lain. Misalnya nih, saat aku punya kista aku juga menderita maag, ada alergi, radang di tenggorokan, dan anemia segala....nah, herbal-herbal yang diresepkan itu akan disesuaikan dengan sakit-sakit lain selain kista itu.

Dosisnya pun tidak akan sama. Misal, di aku akar alang-alangnya harus 5 batang dalam sekali rebus, bisa jadi orang lain cukup 2 batang saja. Tergantung kebutuhan tubuhnya.

Jadi, jangan tanya resep ke pasien lain untuk diterapkan pada tubuhmu meskipun penyakitnya keliatan sama. Lakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Jika sudah periksa ke dokter, bawa saja hasilnya. Misal hasil rontgen. Meskipun nanti saat jumpa Pak Reza akan diperiksa lagi sih. 
Ini adalah tanaman herbal obat suamiku. Ada yang bisa sebutkan namanya apa saja?

Warung  Tanaman Herbal di Rangkasbitung

Selama ini, semua resep yang aku terima bisa aku dapatkan. Ada yang mudah, ada yang sulit. Dulu, aku pernah cari tanaman pegagan sampai ke Bogor dan Bekasi. Eeeh ga tahunya di lapangan kosong dekat rumah ada banyak. Trus pernah juga cari meniran sampai ke Pamulang, gak tahunya depan rumah banyak banget. 

Seperti sekarang nih, salah dua tanaman herbal yang dipakai untuk suamiku adalah meniran dan tapak liman. Aku beli di Rangkasbitung banyak banget, gak tahunya di komplekku bejibun tumbuh liar.

Dulu susah cari tanaman herbal. Sekarang enggak lagi. Dekat rumah Pak Reza, ada tetangganya kini buka warung herbal. Bermacam herbal yang diresepkan Pak Reza bisa kudapatkan di sana. Ada Warung Wildan dekat lapangan tempat parkir di Komplek BTN Palaton, sekitar 50 meter saja dari rumah Pak Reza. Warung herbal lainnya Warung Jamu Bu Neneng. Lokasinya sekitar 3 km dari rumah Pak Reza. 

Aku awalnya beli di Warung Wildan dulu. Kalau ada yang kurang atau gak ada, baru ke Warung Jamu bu Neneng. Alhamdulillah semua yang aku cari ada di dua warung tersebut. Jadi nggak perlu kemana-mana lagi. 
Berbagai jenis tanaman herbal segar dan kering ada di sini

Tanaman herbal segar lebih banyak di sini

Jangan Pernah Menyerah dan Berputus Asa!

Aku dan keluargaku sudah dari dulu melakukan pengobatan herbal Pak Reza Palaton. Bapak dan ibu mertua, tanteku dari Palembang, suami dan anakku, adik iparku, hingga kerabat lainnya yang tinggal di tempat jauh semua sudah pernah menjalani. Namun, karena lama tidak pada sakit lagi, pun Pak Reza sudah ganti nomor HP sehingga sulit dihubungi, kami cukup lama tak lagi berkunjung sebagai pasien. Jika ada yang sakit ya pergi ke dokter, berobat di rumah sakit.

Dalam pikiran sederhanaku, Allah yang menuntunku menemukan Pak Reza, sebagai jawaban atas doa-doa dan usaha kerasku, juga doa dari banyak orang yang tahu sakitnya suamiku.

Di sini aku ingin bilang bahwa aku bukan orang yang menganggap bahwa "ini lho satu-satunya jalan untuk sembuh", tidak begitu ya. Aku cuma mau bilang bahwa ada banyak jalan menuju sembuh yang bisa diusahakan, asal berkemauan keras, optimis, dan tak kenal menyerah. 

Aku pribadi sudah menjalani proses pengobatan kedokteran, dan sangat berterima kasih pada tenaga medis di RS tempat suamiku dirawat. Aku pernah menuliskannya di blog ini. Sekarang giliran pengobatan herbal yang aku bahas. Keduanya sama-sama kubutuhkan.

Aku memerlukan pengobatan kedokteran dan herbal, karena keduanya baik. 

Pengobatan herbal suamiku sudah berjalan 1 bulan. Sedangkan Alief baru 1 minggu. Tadinya tidak ada kondisi yang membuat Alief harus dibawa ke Pak Reza. Operasi tulang tangan sudah selesai dan berjalan lancar, luka-luka sudah sembuh, Alief juga sudah sehat lagi. Namun, saat kontrol ke-3 paska operasi, kami mendapati Alief tidak bisa memutar telapak tangannya dengan baik, dokter ortopedi menyebutkan kemungkinan adanya saraf otot tangan yang bermasalah sehingga perlu penanganan lebih lanjutdengan  operasi.

Mendengar kata operasi, aku lunglai lagi. Belum lagi nanti operasi lepas pen (6 bulan lagi), eh sekarang harus operasi otot tangan. Nah karena alasan inilah aku bawa Alief ke Pak Reza buat diperiksa. Jadi, pas suamiku kontrol ke-2 kali kuajak sekalian.

Pak Reza bilang, dokter yang mengoperasi tulang tangan Alief pintar (bagus). Operasinya rapi dan bersih. Selain itu, terkait telapak tangan yang tak bisa diputar, sudah diperiksa oleh Pak Reza. Tak ada saraf yang putus. Otot tangan baik. Alief lalu dites dengan cara mengepalkan tangan, jika bisa berarti aman. Ternyata bisa. Alhamdulillah. Nanti kalau pen sudah dilepas, gerakan memutar telapak tangan akan kembali normal seperti semula. Insha Allah.
Tanaman herbal segar dan kering untuk obat suami dan anak

Pengobatan herbal itu baik

Saat ini kegiatanku setiap hari membuat ramuan herbal untuk suami dan anak. Untuk suami ramuan akan diminum selama 3 bulan. Sedangkan untuk Alief cukup 14 hari saja. Ada 2 rebusan di waktu pagi untuk suami, untuk diminum pagi, siang, dan malam. Ada 1 rebusan di waktu pagi untuk Alief, untuk diminum pagi dan malam. 

Aku akan menceritakan secara detail perihal tanaman herbal yang jadi obat suami dan anakku pada tulisan lain yang akan aku posting di lain waktu. Jika teman-teman tertarik membacanya, silakan nantikan di blog ini ya. Aku juga akan membahas tanaman-tanaman berkhasiat yang tumbuh liar di sekitar kita yang bisa dimanfaatkan untuk kesehatan.

Aku sudah melalui pengobatan kedokteran, dan sudah habis banyak uang. Jika aku kini berikhtiar pengobatan herbal, bukan karena aku tidak mempercayai pengobatan dokter lagi.

Seperti pernah kubilang, kami menemui jalan buntu untuk operasi batu empedu karena lipase dan amilase tak kunjung normal. Tak ada obat untuk menurunkan nilai keduanya. Jika dengan tanaman herbal bisa dilakukan, kenapa tidak? 

Ya, setelah satu bulan, lipase dan amilase suamiku sudah turun banyak. Nyeri hebat di perut yang berulangkali datang sepanjang Mei - Juni kini tak pernah muncul lagi. Tubuh suami juga sudah segar, kulitnya kini kemerahan, berisi, dan bugar lagi. Tidak pucat, lesu, dan kuyu seperti bulan lalu. 

Insha Allah, batu empedu nya pun semakin mengecil menuju tiada, kata Pak Reza. Yang artinya, tidak usah lagi memikirkan tentang operasi. Alhamdulillah.
"Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.”

Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Al-Insyirah: 6).

Aku percaya kemudahan itu ada. 

Aku percaya ada pelangi selepas hujan.

ASUS TUF Gaming A15, Kencang Nggak Ada Obat! Bikin Onedox Mendadak Sehat!

16.48 Add Comment
laptop gaming A15
ASUS TUF Gaming A15 FX506 Ryzen 4000 - Onedox

Laptop ASUS TUF Gaming A15 mendarat di rumah hari Selasa siang (7/7). Kedatangannya bukan bak jailangkung yang gak diundang lho. Memang sengaja saya pesan ke Asus untuk dipinjam. Pinjamnya sudah sejak tgl. 13/6, tapi baru sampai di tangan saya 3 minggu kemudian. You know lah ya, ini kan masih pandemi, karyawan ASUS masih pada WFH, mereka juga masih repot pindahan kantor. So, request pinjam meminjam barang tak secepat panah yang dilesatkan oleh Hawkeye di Avengers. Dicek dulu barangnya masih ready apa gak, dicek juga saya ini emangnya siapa berani-beraninya pinjem? 😬

Kenapa saya ingin pinjam? Karena saya belum mampu beli! Kalau bisa pinjam kenapa harus beli??😆

Saya pinjam buat dapat personal experience di rumah. Bukan saya yang mau coba tapi Alief, biar dia nggak mendewa-dewakan komputer di rumah sebagai perangkat bermain game paling enak. Dia harus tahu, gaming di laptop dahsyatnya bukan main, asalkan laptopnya mendukung. Yak, saya garis bawahi bagian itu, ya! 😄
Paket ASUS TUF Gaming A15 untuk pengalaman bermain

Saat ketiban restu untuk mencoba TUF Gaming A15, saya juga ketiban kesempatan berharga untuk berlomba. Ternyata, ASUS Indonesia bersama David Gadgetin sedang menggelar Kompetisi video TUF Gaming A15. Wow, kebetulan yang sangat menggembirakan buat Channel Onedox. 

Bak sebuah pepatah, sekali mencoba TUF Gaming, satu lomba kereeen terikuti! 😍 Siapa tahu Alief beruntung, ye kan?

Sambil menunggu kotak kayu berisi TUF Gaming datang ke rumah, Alief bersegera menyiapkan konsep video. Ia mengunduh artikel, foto dan video yang disediakan oleh Asus sebagai bahan untuk video review yang akan dia buat dan diikutkan lomba. 

Mumpung libur sekolah. Mumpung di rumah aja. Bikin pengalaman baru, bikin konten baru, bikin karya baru, siapa tahu berbuah hadiah. Begituuuuu...., kata Alief.

Namun...malang tak dapat ditolak, musibah datang menimpa keluarga kami. Alief kecelakaan motor pada suatu pagi di tgl. 21 Juni. Ia cedera parah, tubuhnya luka-luka, bahkan lengan kanannya patah dan harus dioperasi. Sudah pasti urusan keselamatan nyawanya nomor satu. Urusan konten video dan rencana untuk ikut lomba terhenti, bahkan tak terpikirkan lagi saat itu.
Gamers sejati mungkin nggak peduli apapun perangkatnya, pasti akan asyik saja bermain di laptop, hp, atau PC. Lain halnya dengan Alief, bagi dia dari dulu main di PC paling enak. Padahal bukan PC game lho. Lantas, apa rasanya ketika bermain game di laptop gaming?

Alhamdulillah berkat pertolongan Allah SWT Alief selamat dari akibat terburuk, dan kini sedang menuju kesembuhan, semoga segera 100%. Operasi telah berjalan lancar. 10 hari paska operasi keadaannya semakin membaik. Kini sudah bisa beraktivitas lagi secara mandiri; makan, mandi, mengetik di laptop, editing video, bahkan bermain game di PC. 

Paaas banget TUF Gaming datang. Ya udah deh, jadi kayak obat. Bikin yang sedang menuju sembuh mendadak jadi kayak sehat banget. Hatinya gembira, hari-harinya dipenuhi kobaran semangat 💥

Laptop Kencang Nggak Ada Obat, begitu kesan pertama Alief terhadap TUF Gaming A15 ini. Seorang emak yang nggak main game kayak saya, cuma bisa terpana. Sedangkan sensasinya, Alief yang rasa.

Sejak diterima, laptop ini memang tak dibiarkan nganggur lama-lama. Langsung dibongkar dari kotaknya, dinyalakan, dan dilihat luar dalamnya saat penggunaan. Tentunya, langsung dipakai buat main. 

Otomatis, semua perlengkapan bermain yang tersambung ke PC dicopot semua, dipindahkan ke laptop. Dari headset, mouse, mic, hingga keyboardHa?? Kenapa keyboard? Ternyata, Alief nggak terbiasa dengan keypad laptop untuk bermain game. Katanya, enakan pakai keyboard biasa, lebih nendang. Hmm...begitu.
Jadi makin sehat ada Laptop Kencang TUF Gaming A15 !!

Ada satu kata yang diucap berulang kali oleh Alief dari pengalaman bermain game di TUF Gaming A15 ini, yaitu KENCANG.

"Jauh dong, Ma, kalau dibandingkan ama PC ku ini, beda banget" ucapnya sambil terbahak. Dia tertawa atas ketidakmengertian saya soal kecepatan laptop saat bermain game.  Ya iyalah ya, yang main kan dia, pasti lebih tahu rasanya.

Akhirnya.... hari ke-4 sejak kedatangannya di rumah, Review Laptop TUF Gaming A15 FX506 Ryzen 4000 tayang di Channel Onedox

Saya bersemangat membantu Alief sejak awal sampai akhir, terutama saat pengambilan gambar. Hari pertama laptop dicoba pakai untuk main game, hari kedua tes editing video, hari ketiga syuting lanjut editing video review, hari keempat proses upload di channel. 

Paling lama syuting dan editing karena harus mengikuti irama tubuh Alief. Lengannya tidak dapat bekerja secepat ketika belum patah. Aktivitas kami banyak dijeda makan, minum obat, istirahat, salat, dan bolak balik ke toilet. Selain itu, ada banyak banget kendala terjadi.

Saat perekaman video, ternyata mic tidak terpasang dengan benar. Padahal semua video sudah jadi, suaranya kecil, akhirnya ulang rekam video lagi. Saat editing di TUF Gaming, ternyata ada masalah pada audio, volume yang terdengar di TUF Gaming dengan di ZenBook agak berbeda. Saat sudah diunggah, ternyata music intro kena copyright. Akhirnya unggahan dihapus, edit lagi, ganti music, unggah ulang. Unggahan kedua masalah lagi, tiba-tiba kami menemukan ada tampilan editing bawaan Adobe Premiere Pro yang lupa dipotong. Akhirnya di-take down lagi, edit lagi. Upload ke-3 baru beres....huffft 😅

Alhamdulillah meskipun banyak kendala tapi Alief tidak menyerah. Itu yang paling penting, tetap semangat apapun yang terjadi. Ini baru anak gue! 💗

Nah, video TUF Gaming A15 sudah tayang di Channel Onedox berikut ini, silakan tonton ya. Untuk spesifikasi laptop, akan saya tulis di bawah. Silakan lanjut simak.


Ok, selanjutnya mari simak informasi lebih lengkap mengenai ASUS TUF Gaming A15. 

Review ASUS TUF Gaming A15 FX506 Ryzen 4000. Kencang!

Saat ini, laptop gaming seri TUF Gaming FX506 telah dipasarkan secara online dan offline. Tetapi jangan salah, meski diposisikan sebagai laptop gaming “kelas dua” dari ASUS, namun dari sisi performa, laptop yang satu ini bukan main-main.

Dengan laptop ini, pengguna dipastikan akan bisa menjalankan semua game PC kesayangan tanpa masalah karena diperkuat hardware mutakhir. Ditambah harganya yang terjangkau, TUF Gaming FX506 bisa dikatakan sebagai primadona baru bagi gamer yang menginginkan laptop gaming powerful, tangguh, dan terjangkau.

Memanfaatkan prosesor 7 nanometer terbaru AMD yakni Rzyen 4000 series mobile processor, TUF Gaming A15 FX506 hadir dengan prosesor AMD Ryzen hingga Ryzen 9 yang memiliki 8 core dan 16 thread. Untuk grafis, tersedia pilihan GeForce GTX 1660Ti sampai RTX 2060 yang bertenaga.

Tak hanya itu, untuk menyajikan pengalaman gaming yang lebih memuaskan, ASUS menyediakan layar IPS level dengan refresh rata 144Hz yang mendukung adaptive sync untuk mereduksi lag, meminimalisir stuttering dan meniadakan visual tearing yang mengganggu saat sedang bermain.
Laptop gahar bikin main rada bar-bar 😃

TUF Gaming A15 baru ini memiliki chassis yang lebih kecil dan portabel dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Tak hanya itu, ia juga diperkuat dengan baterai berkapasitas hingga 48Wh untuk masa aktif yang lebih panjang. 

Tersedia dalam pilihan warna Fortress Gray atau Bonfire Black, kombinasi hardware efisien dari AMD dan NVIDIA di dalamnya sanggup menghasilkan masa aktif yang panjang untuk web browsing dan memutar video.

Untuk sebuah laptop, keyboard merupakan salah satu bagian yang sangat esensial. Penempatan tombol yang tidak tepat ataupun layout yang terlalu padat bukanlah jenis keyboard laptop yang dibutuhkan para gamers saat mereka bertempur dengan lawan.
Berdasarkan prinsip ini, ASUS memilih untuk menggunakan full-sized desktop design keyboard sebagai template saat mengembangkan keyboard TUF Gaming A15. Jejeran tombol function key juga digeser ke atas sama halnya seperti keyboard desktop.


Selain itu, numeric pad lengkap ditempatkan di kanan untuk mempercepat input angka. Tombol panah juga ditempatkan agak sedikit terpisah dengan tombol lainnya pada keyboard untuk menawarkan pengalaman bermain game yang lebih nyaman. 

Tak hanya itu, tombol spacebar pun diperlebar untuk memudahkan jari pengguna menyentuhnya.


Laptop TUF Gaming baru ini juga punya konektivitas yang sangat mencukupi untuk menyambungkan periferal gaming. 

Di sebelah kiri laptop, tersedua dua buah port USB 3.2 Type-A dan satu buah port USB 3.2 Gen 2 Type-C. Port yang ini mendukung monitor G-Sync lewat fitur dukungan DisplayPort 1.4. Ada pula port HDMI 2.0b yang memungkinkan pengguna memasang proyektor, monitor tambahan ataupun TV layar lebar. 

Ada satu lagi port USB di sebelah kanan kalau dibutuhkan.


ASUS TUF Gaming A15 ditujukan bagi mereka yang menjadi sebuah laptop all round yang juga fokus pada aspek gaming. Khususnya mereka yang mencari desain simpel namun tetap memiliki durabilitas tinggi dan daya tahan hebat. Faktor ini, dikombinasikan dengan penggunaan CPU dan GPU mutakhir membuatnya sebagai laptop sempurna untuk siapapun, baik untuk belajar, bekerja ataupun gaming.

Kinerja Mumpuni untuk Kebutuhan Apapun
Memiliki kekuatan untuk mengatasi situasi apapun, TUF Gaming A15 menawarkan performa yang bisa diandalkan untuk gaming, streaming dan apapun di antaranya. Diperkuat prosesor AMD Ryzen 4000 series yang punya 8 core dan hingga 16 thread, ia sanggup menuntaskan tugas-tugas multitasking. 

Berpasangan dengan GeForce GTX 1660Ti atau RTX 2060, laptop pun bisa menghasilkan fram rate tingkat tinggi pada beraneka ragam game populer. Jangan khawatir, untuk loading lebih cepat, ASUS menyediakan storage berbasis SSD hingga berkapasitas 1TB. Tak hanya itu, ada pula slot tambahan untuk memasang storage SSD lainnya di dalam.


Seperti diketahui, game berat dan aplikasi dapat diload dengan lebih cepat jika menggunakan SSD berasis NVM Express. Dengan storage jenis ini, apalagi dengan kapasitas yang cukup besar, pengguna bisa menyimpan instalasi game-game AAA, rendering project serta file-file multimedia. 

Load time yang lebih cepat artinya lebih sedikit waktu untuk menunggu dan lebih banyak waktu untuk benar-benar bermain atau bekerja. Tambahan slot M.2 juga memungkinkan pengguna melakukan upgrade storage dan menyimpan lebih banyak data.

Selain dioptimalkan untuk gaming, keyboard milik TUF Gaming A15 juga dapat dikostumisasi lebih jauh, bahkan tanpa batas. Backlight RGB dapat dimodifikasi sedemikian rupa, sementara tombol WASD yang diberi ketegasan dengan tombol transparan akan mempermudah pengguna menemukan tombol tersebut saat sedang bertarung ketat ataupun bermain di dalam gelap.

Tak hanya itu, ada juga overstroke technology akan membuat setiap penekanan pada tombol akan mendapatkan respons yang lebih cepat. ASUS mengklaim, setiap tombol keyboard pada TUF Gaming ini cukup tangguh untuk menahan 20 juta kali tekan, demi mendapatkan kehandalan dan presisi jangka panjang.

Dengan dukungan up to 32GB dual channel DDR4 3200 memory, ASUS TUF Gaming 15 dapat menangani multitasking serius sampai rendering multimedia dengan kecepatan tinggi. RAM berkecepatan tinggi menawarkan bandwidth yang cukup untuk belajar, menjelajah web, streaming video secara simultan dengan performa yang lebih baik dibanding generasi sebelumnya.

Meskipun memiliki chassis yang dimensinya lebih ringkas dan bobot yang lebih ringan dibanding generasi sebelumnya yakni FX505, TUF Gaming A15 FX506 bisa menampung baterai dengan kapasitas lebih besar. Prosesor AMD Ryzen 4000 series yang efisien, ditambah dengan baterai yang tersedia dengan kapasitas 48Wh menawarkan masa aktif baterai yang panjang.

Versi TUF Gaming A15 FX506 dengan baterai 48Wh yang juga tersedia di pasaran Indonesia menawarkan masa aktif yang cukup baik untuk sebuah laptop gaming. Dalam pengujian yang dilakukan, baterai tersebut sanggup bertahan hingga 5 jam lebih pada pengujian PCMark 10 Battery untuk Modern Office.


Desain dan Ketahanan Military Grade
ASUS TUF Gaming A15 FX506 tersedia dalam dua opsi desain warna gaming yang bisa dipilih sesuai dengan identitas penggunanya. Pilihan yang tersedia adalah Fortress Gray chassis yang misterius dan tangguh atau Bonfire Black yang mencolok dengan aksen crimson stripe. 

Ia menggunakan pola honeycomb di sekitar bagian bawah juga menambah daya cengram pada permuakan dan selaras dengan pola hexagon di sekeliling chassis. Dengan guratan garis di sekitar area palm rest membuatnya tampak ramping dan bersih.

Agar layak mendapatkan nama TUF Gaming, laptop tersebut harus didesain dengan baik agar sanggup bertahan dari serangkaian pengujian standar MIL-STD-810H. Perangkat ini harus lolos uji jatuh, guncangan, kelembaban dan temperatur ekstrem untuk memastikan kehandalannya. Sebagai laptop yang bisa diandalkan bahkan untuk kondisi paling sulit sekalipun, ASUS TUF Gaming A15 akan sanggup bertahan dari tekanan atau benturan tak sengaja yang mungkin terjadi saat penggunaan sehari-hari.

Pendinginan yang komprehensif memastikan bahwa laptop ASUS TUF Gaming bisa mempertahankan performa tinggi dan efektivitas dalam jangka panjang. Serangkaian heatpipe dan tiga buah heatsink bertugas untuk menarik panas jauh-jauh dari komponen utama dan melepaskannya secara cepat terutama saat sedang dalam sesi gaming yang intens.


Desain kipas yang punya fitur self-cleaning memastikan bahwa setiap perangkat bisa tetap mampu digunakan untuk jangka panjang. Di sisi lain, pilihan mode operasi akan mengimbangi tingkat kebisingan dengan tingkat temperatur sistem, tergantung tugas apa yang sedang dibebankan pengguna pada laptop ini.

Tiga buah heatsink tersebut juga akan menjaga performa tetap stabil dan bisa diandalkan, meskipun pengguna berada dalam sesi gaming marathone di mana panas akan mempengaruhi tingkat FPS game. Desain chassis yang lebih cepat dan handal juga memungkinkan lebih banyak ventilasi, meningkatkan jumlah aliran udara melalui laptop. 

Adapun dua buah anti-dust tunnel yang terssedia di ujung dari kipas akan menangkap debu dan partikel yang masuk serta mengarahkannya langsung keluar dari chassis. Metode ini meningkatkan stabilitas sistem secara keseluruhan dengan mencegah penumpukan kotoran yang berpotensi untuk menurunkan performa komponen pendinginan internal. Self-cleaning cooling system juga bisa diandalkan, dan ini tentunya sejalan dengan nama TUF milik laptop ini.

Konektivitas Lengkap dan Kemudahan Upgrade
Pada laptop ini, pengguna tidak akan mengalami kekurangan jumlah port input-output. Mereka bisa menyambungkan perangkat favorit dan langsung menggunakannya di manapun. Ada dua port USB 3.2 Type-A yang menawarkan kecepatan transfer data yang lebih tinggi serta tambahan sebuah port USB 2.0 Type-A, sehingga total ada tiga port input untuk aksesoris kesayangan pengguna.

Fitur Bluetooth juga tersedia jika pengguna ingin menghubungkan mouse, headphon dan perangkat kompatibe lainnya agar meja kerja bisa lebih rapi, terbebas dari kabel-kabel yang mengganggu. Dan jika pengguna ingin menghubungkan laptop ini dengan monitor, bisa juga melakukannya lewat port USB 3.2 Gen 2 Type-C yang mendukung DisplayPort 1.4. 

Adapun untuk konektivitas, pengguna bisa memanfaatkan Wifi 802.11ac (2x2) untuk koneksi jaringan yang cepat.


Buat pengguna yang ingin menggunakan laptop ini dalam jangka panjang, ASUS menyediakan kemudahan upgrade. Cukup membuka panel bagian bawah maka pengguna langsung dapat mengakses slot memori, storage SSD dan juga dua buah port SSD tambahan, cukup dengan obeng kembang biasa. 

Dengan menambah kapasitas RAM serta storage, laptop ini akan punya kemampuan yang cukup untuk menemani penggunanya hingga beberapa tahun ke depan.

Di dalam laptop ini, ASUS menyediakan dua buah speaker yang telah mendapatkan upgrade dibanding seri sebelumnya, demi pengalaman audio yang lebih kaya. Teknologi DTS:X Ultra yang kini tersedia memnghadirkan high-fidelity 7.1 channel virtual surround sound untuk audio yang hebat. 

Secara software, laptop ini juga menyediakan 8 buah preset audio, mulai dari music, movie dan genre-genre gaming untuk mengoptimalkan pengalaman bermain lebih lanjut. Tersedia pula built-in equalizer untuk kustomisasi audio lebih lanjut.

Sama seperti gaming notebook ASUS lainnya, seri TUF Gaming terbaru ini juga menawarkan mode operasional yang beragam, sehingga cocok digunakan untuk skenario dan kebutuhan pengguna yang berbeda-beda. 


Pilihannya mulai dari mode Windows yang akan mengikuti setting default sistem operasi. Opsi Silent untuk performa maksimal namun pada tingkat kebisingan kipas di bawah 35dB. Pada mode ini, performa laptop masih cukup baik untuk beban kerja ataupun multimedia ringan.

Pada mode Performance, laptop meanwarkan keseimbangan antara kinerja dan temperatur dengan tingkat kebisingan yang masih rasional, yakni di bawah 40dB. Mode ini cocok untuk gaming di berbagai skenario, dan dipilih oleh ASUS sebagai mode standar laptop ini.

Di mode Turbo, pengguna akan menikmati performa tertinggi dari laptop ini, tanpa ada hambatan apapun dari sisi setting. Adapun opsi Manual memungkinkan pengguna untuk mengatur setting performa dan kebisingan kipas sesuai dengan preferensi pribadi.

Performa Terbaik di Kelasnya
TUF Gaming FX506 tidak hanya kembali menawarkan durabilitas tinggi, tetapi juga performa yang kencang berkat adopsi prosesor generasi terbaru yaitu AMD Ryzen 4000 Series Mobile Processors. Dukungan komputasi grafis dari NVIDIA Turing GPU ditambah layar dengan refresh rate 144Hz juga membuat TUF Gaming FX506 semakin tidak tertandingi.

Ia ditenagai chip grafis NVIDIA GeForce yang telah menggunakan arsitektur Turing terkini. Bahkan jajaran laptop ini merupakan laptop pertama di dunia yang mengadopsi NVIDIA GeForce GTX 1650Ti terbaru. GPU kelas entry tersebut lebih kencang dari GTX 1050 dan 1650 dan merupakan pilihan tepat bagi gamer yang menginginkan performa grafis lebih namun dengan harga yang tetap terjangkau.

NVIDIA GeForce GTX 16-Series merupakan chip grafis terkini dengan arsitektur Turing terbaru. Dibekali memori GDDR6 yang sangat kencang, GPU tersebut dipastikan memiliki performa grafis yang mampu menjalankan berbagai game terkini. Tidak hanya untuk gamer, NVIDIA GeForce GTX 16-Series yang telah dilengkapi dengan CUDA core juga sangat optimal untuk video encoding dan rendering dan membuatnya pilihan tepat untuk para profesional kreatif.


Buat pengguna yang butuh performa lebih lanjut, ada pula opsi yang menggunakan prosesor grafis NVIDIA GeForece RTX2060 dengan 6GB GDDR6 VRAM untuk performa yang jauh lebih tinggi. Berikut ini spesifikasi salah satu model ASUS TUF Gaming A15 FX506VI dan performa yang ditawarkan:
Main Spec.
TUF Gaming A15 FX506
CPU
AMD Ryzen™ 7-4800H Processor Octa Core (12M Cache, up to 4.2GHz)
Operating System
Windows 10 64-bit
Memory
8GB DDR4 3200MHz RAM
Storage
512GB M.2 NVMe PCIe SSD
Display
15,6” (16:9) IPS-level FHD (1920x1080), 144Hz 3ms, Adaptive Sync
Graphics
NVIDIA® GeForce® RTX 2060 6GB GDDR6 VRAM
Input/Output
2 x USB 3.2 Type-A (Gen1), 1 x USB 3.2 Type-C (Gen2) with display support DP1.4, 1 x USB 2.0 Type-A, 1 x Combo Audio Jack, 1 x HDMI, 1 x Ethernet port
Camera
HD 720p CMOS module camera
Connectivity
Wi-Fi 5(802.11ac) 2x2 + Bluetooth 5.0
Audio
DTS:X® Ultra
Battery
48 Wh lithium-polymer battery Battery
Dimension
359.8 x 256 x 22.8 ~24.7 mm (WxDxH)
Weight
2,3Kg
Colors
Fortress Gray





Berikut ini performa yang didapat saat menjalankan aplikasi game 3D dengan mode operasi yang berbeda:

Game
Silent
Performance
Turbo
Overwatch
1920x1080 Highest
AVG
102.0
143.5
150.9
MIN
90.0
127.7
135.3
MAX
120.0
164.0
172.0
Shadow of the Tomb Raider
1920x1080 Highest
AVG
52.0
83.1
86.8
MIN
0.0
0.0
0.0
MAX
98.5
141.7
141.9
GTA 5
1920x1080 Highest
AVG
39.0
65.7
68.0
MIN
19.4
36.3
33.9
MAX
79.9
123.9
120.1
Far Cry 5
1920x1080 Highest
AVG
45.0
67.0
91.0
MIN
35.3
45.7
74.0
MAX
60.7
84.0
109.0
Assassin’s Creed Odyssey
1920x1080 Highest
AVG
34.7
46.7
47.0
MIN
17.7
25.0
23.7
MAX
66.0
79.3
80.7
Monster Hunter World
1920x1080 Highest
AVG
45.4
63.9
68.3
MIN
39.7
54.7
58.7
MAX
52.7
73.3
79.3
Witcher 3
1920x1080 Highest
AVG
42.5
59.9
61.8
MIN
32.0
55.0
56.3
MAX
48.3
66.7
69.7


Kesimpulan

AMD menghadirkan arsitektur CPU Zen 2 pada jajaran prosesor Ryzen mereka yang menawarkan performa single thread yang tinggi, dan juga performa multithread yang sangat bertenaga untuk multitasking serta workload yang berat. Memanfaatkan prosesor terbaru tersebut, ASUS TUF Gaming A15 FX506 terbukti sanggup memenuhi persyaratan sebagai sebuah laptop gaming modern yang sangat powerful.

Meski tidak sekomprehensif saudaranya dari seri ROG, namun pada versi terbaru TUF Gaming ini, ASUS ingin menegaskan bahwa TUF Gaming kini bukanlah laptop gaming kelas dua. Dan upaya tersebut menunjukkan hasilnya pada laptop ini.

Nah, buat kamu gamers profesional maupun gamers yang bercita-cita jadi profesional, apakah sudah siap meminang laptop gahar ini? Berikut tempat penjualan resmi ASUS TUF Gaming A15 FX506: 
TUF Gaming A15 Exclusive di Tokopedia, Shopee, JD.ID, Blibli, dan Binneka

Jika ditanyakan ke Alief apakah ingin punya TUF Gaming A15 FX506, sudah jelas jawabannya YA 😂

Doa saya sebagai ibu tentu bukan semata soal laptop, tapi tentang apa yang sudah dilalui Alief baru-baru ini, sebuah musibah yang jadi pelajaran berharga untuk menguji kesabaran dan rasa syukur. Semoga membuat kami semakin kencang dan bertenaga ketika berdoa meminta apa saja kepada Allah SWT. 

Buat menutup tulisan ini, saya tambahkan informasi harga laptop TUF Gaming A15, sbb:

Rp 14.299.000
(AMD Ryzen™ 5 4600H/GTX1650Ti_V4G/8G/512GB PCIe SSD/Windows 10 Home/Fortress Gray)

Rp 15.799.000
(AMD Ryzen™ 7 4800H/GTX1650Ti_V4G/8G/512GB PCIe SSD/Windows 10 Home/Fortress Gray)

Rp 18.299.000
(AMD Ryzen™ 7 4800H/GTX1660Ti_V6G/8G/1TB HDD+256GB PCIe SSD/Windows 10 Home/Fortress Gray)

Rp 20.299.000

(AMD Ryzen™ 7 4800H/RTX2060_V6G/8G/512GB PCIe SSD/Windows 10 Home/Fortress Gray)