Bincang Jelajah Episode 27: "Travel Blogging" Prodi Pariwisata FEB UT

Pada tanggal 29 Februari 2024, Prodi Pariwisata Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Terbuka menggelar acara Bincang Jelajah Episode 27 dengan tema utama, "Travel Blogging". 

Acara ini merupakan wadah bagi para pembicara yang memiliki keahlian, pengalaman, dan pengetahuan dalam dunia pariwisata untuk berbagi informasi kepada audiens, terutama mahasiswa Prodi Pariwisata UT serta masyarakat umum. 

Dipandu oleh dua host yang berpengetahuan luas dalam bidang pariwisata, yakni Yulita Suryantari dan Ni Wayan Marsha Satyarini, episode ini menawarkan wawasan mendalam tentang fenomena travel blogging.

Sebagai informasi, Bu Yulita Suryantari dan Bu Ni Wayan Marsha Satyarini merupakan dosen Prodi Pariwisata FEB UT.

Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bincang Jelajah Episode 27 yang diposting di Instagram @pariwisata_feb_ut. Flyer ini merupakan versi terbaru dengan jadwal baru pada tanggal 29 Februari 2024. Perlu dicatat bahwa flyer pertama yang saya cantumkan di awal artikel masih mencantumkan jadwal awal, yaitu pada tanggal 7 Februari 2024.

Sebagai narasumber dalam acara ini, pengalaman saya memiliki nilai tersendiri. Sebelumnya, acara ini direncanakan pada bulan Januari, namun karena kondisi pribadi yang tidak dapat dihindari, penjadwalan harus diubah menjadi tanggal 7 Februari 2024. 

Namun, pada hari yang ditentukan, saya mengalami situasi mendesak ketika anak saya yang sedang berada di luar negeri jatuh sakit dan harus menjalani pemeriksaan intensif di rumah sakit. Meskipun sulit, saya memutuskan untuk tidak melanjutkan acara tersebut dan meminta maaf kepada pihak penyelenggara, dalam hal ini kepada Pak Nihan Lanisy (beliau juga dosen Prodi Pariwisata UT). Keputusan tersebut saya ambil karena saya yakin bahwa konsentrasi saya tidak akan optimal dan saya tidak ingin memberikan pengalaman yang kurang memuaskan bagi audiens dan pihak penyelenggara.

Alhamdulillah, acara dapat dijadwalkan kembali pada tanggal 29 Februari tanpa ada halangan yang mengganggu. Hari itu, saya live dari sebuah kamar hotel di Gresik. Ya, saat Bincang Jelajah berlangsung, saya sedang bepergian ke Jawa Timur menemani suami yang sedang business trip.

Screenshot Zoom dari Mas Tashi, mahasiswa tingkat akhir Prodi Pariwsata UT Mataram
  
Sebagai narasumber, saya membahas berbagai pertanyaan yang diajukan, antara lain mengenai sejarah dan motivasi memulai travel blogging, panutan dalam dunia travel blogging, peran blog dalam era media sosial yang berkembang pesat, pengalaman berkesan yang didapat melalui kegiatan blogging, langkah-langkah memulai sebagai seorang travel blogger, keberadaan komunitas dan jaringan bagi para travel blogger, hingga potensi penghasilan yang dapat diperoleh melalui kegiatan travel blogging.

Satu pertanyaan penting yang saya jawab adalah mengenai alasan saya memilih untuk berkuliah lagi, mengapa memilih FEB Prodi Pariwisata, dan mengapa memilih Universitas Terbuka. Saya ingin menjadi seorang profesional di bidang pariwisata dan memperoleh ilmu sekaligus gelar akademik yang sesuai dengan passion saya. 

Saya percaya bahwa pendidikan formal di bidang pariwisata akan memberikan fondasi yang kuat bagi karier dan usaha saya di masa depan. Dengan memperluas pengetahuan dan keterampilan saya melalui program studi ini, saya dapat menjadi seorang profesional yang kompeten dan berkontribusi secara signifikan dalam industri pariwisata. Jujur saja, selama ini saya hanya menjadi seorang wisatawan. Saya memiliki cita-cita untuk menjadi seorang pengusaha di bidang pariwisata, dan saya telah memulai perjalanan tersebut, tidak hanya dalam bentuk usaha fisik, tetapi juga dalam upaya memperoleh pengetahuan yang lebih mendalam dengan cara kembali belajar dan mengambil pendidikan formal di bidang yang tepat.

Acara ini disaksikan oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Prodi Pariwisata UT, Pak Andi M. Mochtar, dan mahasiswa Prodi Pariwisata Fakultas Ekonomi UT. Melalui diskusi yang berlangsung, diharapkan para peserta dapat mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang dunia travel blogging serta inspirasi untuk mengeksplorasi potensi karier di bidang pariwisata. 

Video lengkap dari acara ini dapat ditonton melalui saluran YouTube resmi Universitas Terbuka. 

 

Dalam video tersebut, terdapat sharing dari saya terkait pertanyaan-pertanyaan berikut:
  1. Bagaimana perjalanan Anda dalam dunia travel blogging dimulai dan apa yang mendorong Anda untuk memulainya?
  2. Siapa tokoh atau travel blogger yang menjadi panutan atau inspirasi bagi Anda dalam menjalankan kegiatan travel blogging?
  3. Dalam era media sosial yang semakin dominan, menurut Anda, apakah keberadaan weblog masih memiliki nilai yang penting? Bagaimana weblog bisa tetap relevan di tengah pesatnya perkembangan media sosial?
  4. Dari pengalaman blogging Anda, bisakah Anda ceritakan momen yang paling berkesan yang telah Anda alami selama menjadi seorang travel blogger?
  5. Bagi mereka yang tertarik memulai karier sebagai travel blogger, apa langkah-langkah awal yang harus diambil? Apakah Anda memiliki saran atau tips untuk para pemula yang ingin memasuki dunia travel blogging?
  6. Apakah ada komunitas atau jaringan bagi para travel blogger di mana mereka bisa berbagi pengalaman, pengetahuan, dan mendukung satu sama lain dalam perjalanan mereka?
  7. Salah satu aspek yang menarik dari travel blogging adalah potensi untuk mendapatkan penghasilan. Bagaimana cara-cara untuk menghasilkan pendapatan dari travel blogging? Apakah Anda memiliki strategi khusus atau tips untuk monetisasi blog perjalanan?

Melalui acara bincang  ini, diharapkan audiens dapat memperoleh wawasan yang lebih mendalam tentang dunia travel blogging dan mungkin mendapatkan inspirasi untuk menjelajahi bidang ini lebih lanjut.

Saya hadir dan berbicara di acara ini bukan karena ahli, namun sependek yang saya ketahui sebagai travel blogger.

Terima kasih 
Prodi Pariwisata FEB UT atas kesempatannya! Terima kasih untuk teman-teman mahasiswa dan mahasiswi yang sudah hadir.

Berlibur di Dusun Bambu, Memanjakan Diri di Tengah Keindahan Alam Bandung Barat

Tetangga dan Lingkungan yang Baik adalah Harta Tak Ternilai di Sekitar kita

Ketika melangkah ke rumah yang indah dan mewah, terkadang masih ada yang cenderung mengukur nilai kebahagiaan dengan benda-benda materi. Namun, satu hal yang sering terlupakan adalah keberadaan tetangga yang baik dan lingkungan yang mendukung. 

Bagi saya, keberadaan tetangga yang baik adalah harta yang tak ternilai harganya. 

Punya tetangga yang baik bukan hanya sekadar memiliki teman di sekitar, tetapi juga memiliki sumber kebahagiaan dan ketenangan. 

Saya beruntung memiliki banyak tetangga yang baik. Meskipun tak semuanya sempurna, tetapi kebaikan mayoritas dari mereka adalah penyemangat dan pendorong bagi kehidupan sehari-hari.

Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa ada beberapa tetangga yang mungkin tidak selalu menyenangkan. Tetapi, saya memilih untuk fokus pada kebaikan yang mayoritas ada di sekeliling saya. Bagi yang lain, biarkanlah waktu dan takdir yang mengubahnya menjadi lebih baik.

Pengalaman perjalanan ke Dusun Bambu bersama tetangga satu RW menjadi pengingat akan kekuatan kebersamaan. 

Di sana, kami tidak hanya menikmati keindahan alam dan hiburan yang disajikan, tetapi juga menguatkan ikatan persahabatan di antara kami. 

Dalam setiap langkah, kami merasakan kehangatan dan dukungan satu sama lain, mengingatkan bahwa kebahagiaan sejati seringkali ditemukan dalam hubungan sosial yang baik. 

  
Menikmati Kebersamaan di Dusun Bambu, Destinasi Seru di Lembang, Bandung

Tidak ada yang dapat menggantikan kehangatan tetangga yang baik dan lingkungan yang mendukung. Inilah yang saya rasakan, termasuk sekelompok ibu-ibu para tetangga saya dalam satu RW yang berangkat dalam perjalanan seru ke Dusun Bambu di Lembang, Bandung.

Kami memulai perjalanan dari BSD dengan semangat yang tinggi. Meskipun satu bus yang tersedia tidak terisi penuh, semangat untuk menjelajahi keindahan alam Bandung tetap membara. 

Dalam perjalanan, kami tidak hanya menikmati pemandangan indah, tetapi juga berbagai hiburan yang disediakan, mulai dari kuis berhadiah, tebak-tebakan, hingga sesi karaoke yang ceria.


Tiba di Dusun Bambu, cuaca tidak sepenuhnya bersahabat. Gerimis halus menyambut kedatangan kami, namun hal itu tidak menghalangi niat untuk mengeksplorasi tempat ini. 

Dusun Bambu adalah sebuah tempat yang menawarkan pengalaman unik dengan suasana pedesaan yang tenang dan damai.

Meski langit mendung, momen-momen yang tercipta di Dusun Bambu tetap menjadi kenangan yang tak terlupakan. 

Kegiatan di dalamnya, terutama foto-foto bersama, menjadi bagian tak terpisahkan dari keseruan perjalanan. Meskipun cuaca tidak cerah, keceriaan tetap menghiasi wajah-wajah kami.


Namun, apa sebenarnya yang membuat Dusun Bambu begitu istimewa? 

Selain atmosfernya yang menenangkan, tempat ini menawarkan berbagai fasilitas rekreasi dan hiburan bagi pengunjung dari segala usia. Mulai dari spot-spot foto yang instagrammable, restoran dengan pemandangan alam yang memukau, hingga berbagai kegiatan outdoor yang menyenangkan.

Salah satu daya tarik utama Dusun Bambu adalah glamping. Bagi yang mencari pengalaman menginap yang berbeda, glamping di Dusun Bambu adalah pilihan yang sempurna. 

Dengan menyatu dengan alam, kami dapat menikmati suasana yang nyaman dan romantis.


Saat meninggalkan Dusun Bambu, kami membawa pulang banyak kenangan manis. Sebagian dari kami bahkan berencana untuk kembali bersama keluarga. 

Dusun Bambu memang bukan sekadar tempat wisata biasa, tetapi sebuah tempat di mana kebersamaan dan kebahagiaan bisa dirasakan dalam setiap detiknya.

Jadi, jika teman pembaca mencari tempat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga atau teman-teman dalam suasana yang alami dan menyenangkan, Dusun Bambu di Lembang, Bandung, adalah pilihan yang sempurna. Rasakan pesonanya sendiri dan buat kenangan indah yang akan dikenang selamanya.


Mungkin cerita ini tidak hanya tentang perjalanan fisik ke Dusun Bambu, tetapi lebih dari itu, tentang perjalanan hati yang membuat kami semakin menghargai kebersamaan dan kebaikan di sekitar kami. 

Saya berharap cerita ini juga bisa menjadi pengingat bagi setiap orang akan pentingnya memiliki tetangga yang baik, karena sesungguhnya, kebaikan tetangga adalah salah satu hal yang membuat rumah menjadi tempat yang benar-benar kita sebut 'rumah'.

Sebuah pesan yang sederhana namun menggugah, bahwa di balik kemegahan dan keindahan suatu tempat, kebersamaan dan kebaikan tetangga adalah yang benar-benar membuat rumah menjadi istimewa.

Baca juga Makan Siang Bareng Tetangga di Darmaga Sunda Lembang Bandung

Video di Dusun Bambu dapat ditonton pada IG Reesl berikut:

 

Tentang Dusun Bambu. Tempat Untuk Memanjakan Diri di Tengah Keindahan Alam Bandung Barat
 
Saat kota yang kita tinggali terasa terlalu ramai dan berisik, kadang kita semua membutuhkan tempat untuk melarikan diri, mencari ketenangan di tengah hamparan alam yang hijau. Salah satu tempat yang menawarkan kedamaian itu adalah Dusun Bambu, terletak di Jalan Kolonel Masturi, Kertawangi, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Dusun Bambu, tempat yang begitu istimewa dengan pesona alamnya, menawarkan pengalaman liburan yang tak terlupakan. Berlokasi di antara hamparan perbukitan dan pepohonan hijau, Dusun Bambu memberikan ketenangan yang sulit ditemukan di tengah kesibukan perkotaan.


Dusun Bambu bukan sekadar tempat wisata biasa. Di sini, terdapat berbagai macam fasilitas yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan liburan. Mulai dari restoran dengan berbagai pilihan kuliner lezat hingga resort yang nyaman untuk bermalam, Dusun Bambu memiliki segalanya.

Restoran:
Bagi pecinta kuliner, Dusun Bambu akan memanjakan kita dengan pilihan restoran, antara lain restoran Burangrang, Purbasari, Lembururang, hingga Lutungkasarung. Di sini kita dapat menikmati makanan lezat sambil menikmati pemandangan alam yang menakjubkan. Setiap hidangan disajikan dengan cita rasa khas dan kualitas terbaik, memastikan pengalaman kuliner yang memuaskan bagi setiap pengunjung.

Resort:
Bagi yang ingin menghabiskan lebih banyak waktu di tengah alam, resort di Dusun Bambu adalah pilihan yang sempurna. Dengan menginap di Kampung Layung atau Sayang Heulang, kita dapat merasakan kenyamanan dan ketenangan yang sejati. Bangunan-bangunan tradisional yang indah dipadukan dengan fasilitas modern, menciptakan suasana menginap yang tak terlupakan.

Aktivitas:
Tak hanya menawarkan keindahan alam dan kuliner lezat, Dusun Bambu juga menyediakan berbagai macam aktivitas untuk dinikmati selama liburan. Kita dapat menjelajahi berbagai opsi aktivitas di situs web mereka, termasuk taman bermain anak-anak, taman petualangan, dan masih banyak lagi.


Jadi, jika merasa butuh istirahat dari kehidupan perkotaan yang sibuk, jangan ragu untuk mengunjungi Dusun Bambu. Tempat ini tidak hanya akan memanjakan dengan keindahan alamnya, tetapi juga akan memberikan pengalaman liburan yang tak terlupakan bagi keluarga, maupun bersama tetangga. 

DUSUN BAMBU
Alamat: Jl. Kolonel Masturi No.KM. 11, Kertawangi, Kec. Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40551.  Website: http://dusunbambu.id/  Instagram: @dusun_bambu


Bersantap Nikmat Bareng Tetangga di Darmaga Sunda Lembang Bandung

Menghangatkan Hubungan Tetangga: Bersantap Bersama di Darmaga Sunda, Lembang Bandung

 

Bertambahnya usia tak selalu berarti mencari ketenangan dalam kesunyian. Bagi sebagian orang, kedamaian ditemukan dalam kehidupan yang ramai dan terhubung dengan tetangga yang baik. Begitu juga bagi saya. Saat ini, di usia yang sudah tidak muda lagi, saya merasa beruntung tinggal di lingkungan yang penuh keceriaan dan kepedulian.

Alhamdulillah, memiliki tetangga yang baik-baik serta kompak, seperti keluarga yang kedua. Bersama mereka, setiap momen menjadi berharga dan penuh kebahagiaan. Salah satu kegiatan yang kami nikmati bersama adalah menjelajahi tempat-tempat menarik di sekitar Bandung, salah satunya adalah berkumpul di restoran Darmaga Sunda.


Darmaga Sunda terletak di Jl. Raya Lembang No.27, Gudangkahuripan, Kec. Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40391, restoran ini tidak hanya menyajikan kelezatan kuliner khas Sunda, tetapi juga menyuguhkan pengalaman unik dalam suasana semi terbuka yang menyegarkan. 

Darmaga Sunda punya panorama pegunungan hijau dan udara segar. Tempat ini memberikan pengalaman bersantap yang tak terlupakan.

Konsep semi terbuka yang dimiliki restoran ini memberikan kesan alami dan menenangkan. Ada sebuah darmaga di tengah-tengah restoran yang membuat para pengunjung dapat merasakan sensasi seperti sedang makan di tepi danau. Pemandangan indah sekitar restoran juga turut menambah kenikmatan saat menikmati hidangan.

 
Tidak hanya soal kuliner, Darmaga Sunda juga dikenal karena menyediakan pengalaman bersantap yang meriah dan menghibur.

Hari itu, 25 November 2023, Bu Lely tetanggaku sedang berulang tahun. Akhirnya, acara makan di restoran ini sekaligus merayakan ultahnya. Momen ini menjadi meriah saat MC restoran menjemputnya dan mengajak kami berkeliling restoran. Dengan riang, kami semua mengiringi Bu Lely yang berulang tahun, ditemani oleh musik dan nyanyian MC. 

Momen itu menjadi bukti bahwa semangat muda tak pernah pudar, meski usia sudah bertambah.






Berkunjung ke Darmaga Sunda menjadi pengalaman yang berkesan bagi kami. Selain menikmati hidangan lezat, kami juga bisa menikmati keceriaan dan kehangatan dari kebersamaan yang terjalin di antara tetangga. 

Jadi, jika kalian mencari tempat untuk berkumpul dengan keluarga dan teman-teman, sambil menikmati hidangan lezat dan atmosfer yang menyenangkan, Darmaga Sunda adalah pilihan yang tepat.

Video kami bersantap di Darmaga Sunda dapat ditonton dalam Reels berikut ini: 

Cerita jalan-jalan Bandung bareng tetangga ini juga ada versi Dusun Bambu, dapat dibaca pada tulisan Berlibur di Dusun Bambu. Teman-teman juga bisa membaca cerita saya kulineran di Restoran UpperClift, Sentul, Bogor.

📍Instagram @darmagasunda.lembang
🌏 Bandung
🗓️ November 2023
📷 #Zenfone10ID

Berkah Pertemuan Dadakan di Depot Bu Rudy Surabaya

Temu Dadakan dengan Teman Blogger Surabaya

Setiap langkah perjalanan seringkali menghadirkan cerita-cerita yang tak terduga. Begitu juga dengan perjalanan dadakan saya ke Surabaya, sebuah kota yang kaya akan kehangatan dan keceriaan. Walau hanya singgah sejenak selama perjalanan di Jawa Timur, namun tak terduga, Allah memberikan kesempatan yang indah untuk bertemu dengan para teman blogger Surabaya.

Awalnya, rencana perjalanan saya ke Surabaya adalah untuk bertemu dengan ponakan yang hendak wisuda di Universitas Airlangga (UNAIR). 

Namun, tanpa sengaja, kabar bahwa saya berada di Jatim (awalnya di Gresik) tersebar dengan cepat melalui postingan di media sosial, khususnya Instagram. Dan seperti keajaiban yang terjadi, saya pun disambut dengan hangat oleh para teman blogger Surabaya.

Ketemuan kami terjadi begitu saja, tanpa perencanaan yang matang. Namun, begitu tiba di Surabaya, para teman blogger ini dengan ramahnya menyambut kedatangan saya di Depot Bu Rudy. Sebuah tempat yang dipilih oleh Mbak Maria, teman blogger yang telah menjadi jembatan pertemuan kami.

Mbak Rahmah @ammachemist, Mbak Maria @mariatanjungmenulis, dan Fani @syarifani89

Mbak Maria Tanjung memilih tempat yang sesuai dengan keinginan saya, yakni di Depot Bu Rudy.

Saya hanya mengungkapkan keinginan untuk sarapan di tempat yang nyaman, santai, dan tidak jauh dari kampus UNAIR. Dan terbukti, pilihannya tidak salah. 

Depot Bu Rudy menyajikan suasana yang luas, nyaman, serta makanan yang lezat. Mulai dari nasi bakar ikannya yang begitu menggugah selera, hingga minuman kunyit asem yang menyegarkan.

Sarapan di Depot Bu Rudy dengan Nasi Pecel, Nasi Bakar Ikan Tuna, Tahu Petis, dan Pisang Goreng Madu

Namun, lebih dari sekadar makanan yang lezat, yang membuat pertemuan ini begitu istimewa adalah keramahan dan ketulusan yang terpancar dari setiap teman blogger yang hadir. 

Pertemuan pertama dengan Mbak Rahma, Mbak Maria, dan Fani sungguh memesona. Keramahan mereka terasa begitu hangat, dan ketulusan dalam menyambut saya membuat saya merasa seperti di rumah sendiri.

Saya sangat terkesan dengan kebaikan mereka, bahkan hingga mereka bersikeras untuk membayar semua makanan dan oleh-oleh yang kami nikmati. Semoga Allah membalas segala kebaikan mereka dengan sebaik-baik balasan, dan memperluas rizki serta memberkahi setiap langkah mereka.

Alhamdulillah

Pertemuan ini sungguh menghangatkan hati saya. 

Rasanya seperti mendapatkan saudara baru. Melalui kegiatan ngeblog, saya tidak hanya menemukan teman, tetapi juga merasakan hubungan yang lebih dalam dan bermakna. 

Setiap momen yang kami lewati bersama tidak hanya menjadi kenangan, tetapi juga merupakan bekal berharga untuk memperkaya pengalaman hidup.

Safaraz, putra Mbak Rahma yang cepat akrab dengan Mas Arif




Sampai jumpa lagi, teman-teman. 

Semoga kita dapat bertemu kembali dalam momen-momen yang penuh kebahagiaan, berkah, dan keceriaan. Dengan senang hati, saya menantikan pertemuan berikutnya (yang lebih lama), dan bersyukur atas setiap anugerah pertemanan yang telah diberikan kepada kita semua.

MasyaAllah

 

Video temu teman blogger di Depot Bu Rudy Surabaya: