Layanan Pelanggan Roda Utama Penggerak Bisnis

19.32 Add Comment

Layanan Pelanggan Roda Utama Penggerak Bisnis - Kepercayaan pelanggan adalah aset paling berharga bagi perusahaan. 

Hari Pelanggan Nasional
Layanan Pelanggan Roda Utama Penggerak Bisnis

Belanja Online

Anak saya Alief hobi bikin video. Video buatannya diupload di channel youtube. Dari sana ia mendapat penghasilan. Uang yang didapatkannya ditabung, sebagian lagi ia belikan peralatan untuk kebutuhan membuat video seperti mic, led, tripod, audio recorder, headphone, dan lain sebagainya.

Serius menekuni hobi dibidang videografi membuat Alief juga serius mempersenjatai dirinya dengan berbagai peralatan yang mendukung kualitas karya. Saya membiarkan Alief berbelanja, dalam pengawasan saya tentunya.

Hampir seluruh pembelian barang dilakukan secara online di marketplace langganan. Selama ini, semua barang pesanan dapat tiba di rumah dengan selamat tanpa masalah. Namun, seaman-amannya pengiriman, akhirnya masalah juga. Pada suatu ketika, pesanan led dari toko langganan mengalami kerusakan. Kami pun mengajukan komplain.

Komplain Pelanggan

Komplain bukan sembarang komplain. Saya komplain disertai bukti berupa foto dan video barang. Jadi gini, selama ini saya punya cara sendiri agar selalu aman berbelanja online. Salah satunya adalah mendokumentasikan proses penerimaan barang, seperti berikut ini:
  • Saat pesanan tiba, driver dan paket langsung saya foto dengan skenario paket dipegang oleh driver.
  • Sebelum dibuka, seluruh bagian luar paket difoto dan divideo, mulai dari kondisi bungkus apakah robek atau enggak, penulisan alamat penerima dan pengirim, hingga sticker fragile bila ada maupun tidak ada. 
  • Proses buka packing sampai terlihatnya isi barang
  • Proses pengeluaran isi paket
  • Kondisi barang ketika dikeluarkan
  • Kondisi barang ketika digunakan, misalnya lampu langsung ditest menyala atau tidak, itu juga didokumentasikan.

Nah, jika tidak ada masalah, seluruh proses dokumentasi tadi langsung saya hapus dan saya anggap proses transaksi telah selesai. Namun bila bermasalah, seluruh dokumentasi itu saya jadikan barang bukti.

Begitulah cara saya sebagai pelanggan dalam mengantisipasi kerugian akibat pemesanan barang yang tidak sesuai. Dengan cara begini, selain melindungi diri dari tuduhan, saya juga mempermudah pihak marketplace dalam mengatasi permasalahan antara penjual dan saya sebagai pembeli.

Pemecahan Masalah

Biasanya, proses komplain saya berjalan mulus dan berakhir dengan penyelesaian yang baik untuk kedua belah pihak. Seringnya sih, uang saya kembali. Sementara, barang yang rusak, ada yang saya harus kembalikan ke toko, ada pula yang tidak diminta lagi. Ya mungkin karena dianggap sudah rusak, buat apa juga dikembalikan.

Namun, pada proses komplain led kali ini, agak alot. Pihak marketplace beberapa kali meminta ulang foto dan video dari saya, dan anehnya pihak penjual bersikeras menolak bukti dari saya karena dia merasa mengirim barang yang utuh dan tidak rusak. Memang benar, tetapi kealpaan dalam memberi instruksi ke kurir yang membuat pihak toko akhirnya bertanggung jawab terhadap kerusakan. Tentunya, kemudian hal ini menjadi urusan antara toko dan kurir. 

Jadi di sini masalahnya pihak penjual yang tidak memberi instruksi yang detail kepada kurir mengenai barang yang dikirim, seperti instruksi untuk memasang sticker fragile dan membuat catatan agar barang jangan dilipat/dibengkokkan. Akibatnya, barang dibawa tanpa kehati-hatian, malahan dilipat dua. Mungkin biar mudah diletakkan ketika dibawa pakai motor. Otomatis, lampu yang saya pesan patah, dan akhirnya tidak bisa menyala. Padahal, jika pengirim menulis catatan bahwa barang itu LAMPU, mudah pecah, harus pasang sticker fragile, maka kerusakan bisa dihindari. 

Siapa yang salah di sini? Apakah pengirim atau pengantar? Yang jelas, pihak marketplace memutuskan untuk mengembalikan uang saya dan pengaduan dianggap selesai. Yang rugi malah penjual sendiri.

Layanan Pelanggan

Masalah saat belanja online jarang sekali saya alami. Namun ketika hal itu terjadi, saya memetik pelajaran berharga.

Pihak yang mewakili marketplace melakukan pengecekan dengan cermat dan sesuai prosedur, lalu memutuskan dengan adil. Tidak ada pembicaraan yang bernada kecurigaan, prasangka, dan intimadasi sehingga saya merasa jika kemudian sayalah yang diputus bersalah, saya bisa terima dengan lapang dada. Lain halnya dengan pihak toko, yang mungkin saja saat itu sedang diliputi suasana hati yang tidak baik, sehingga agak kurang bijaksana dalam menilai laporan saya. 

Saya merasa tak sia-sia membuat barang bukti yang ternyata berguna sekali saat proses pengaduan. Sebab, jika bertemu dengan penjual yang tidak ramah, saya pasti dibuat repot. 

Bagi saya, kepuasan dan kesenangan berbelanja, bukan saja pada promo berlimpah diskon, cashback, bebas ongkir atau apalah yang sifatnya lebih ke jumlah uang. Namun, juga soal cara penjual ataupun pihak marketplace dalam melayani saya saat berinteraksi hingga terjadi transaksi, maupun saat berkomunikasi memberikan solusi bila terjadi suatu masalah yang tak dikehendaki. Pengalaman seperti inilah yang membuat saya bisa menilai kualitas suatu pelayanan.

 

Tentang Layanan Pelanggan 

Sebagai pembeli maupun pengguna barang dan jasa, layanan pelanggan merupakan roda utama penggerak bisnis apa pun sektornya. Pelanggan pun merupakan salah satu kunci penting keberlangsungan sebuah usaha, serta kuatnya sebuah jenama. Oleh karenanya, pelayanan terbaik mutlak diberikan kepada para pelanggan.

Melayani dari hati menjadi kunci kualitas pelayanan yang prima dalam membangun kepercayaan pelanggan, memberi rasa tenang dan membuat kami sebagai pelanggan selalu kembali menggunakan layanan. 

Nah, bicara tentang pelanggan, ada yang namanya Hari Pelanggan Nasional yang jatuh setiap tanggal 4 September. Dulu, pertama kali saya tahu ada hari pelanggan saat datang ke CS perusahaan telekomunikasi. Saat itu, para staff yang bertugas kompak memakai pakaian adat Nusantara. Setiap pelanggan yang datang disambut dengan sapaan yang disertai dengan pemberian makanan/minuman gratis. Saya heran ada apa, apa telah salah masuk gedung acara kondangan? 

Oh ternyata karena hari itu hari pelanggan, pantesan para karyawan tampil beda dan pelanggan dapat suasana berbeda. Nah sejak itu saya tahu tentang adanya Hari Pelanggan Nasional.

Hari Pelanggan Nasional

Hari Pelanggan Nasional acap kali dimeriahkan berbagai promo dan diskon. Berbagai perusahaan ramai-ramai memberikan penawaran menarik untuk para konsumennya. Tak terkecuali marketplace kesayangan kami dan perusahaan jasa pengiriman JNE yang biasa kami gunakan saat berbelanja online. Tapi, JNE punya cara sendiri nih dalam menyenangkan pelanggannya, lebih berfokus pada UKM.

Seperti yang kita tahu, saat ini masyarakat dunia masih berada di tengah situasi pandemi. Para pelaku UKM tidak sedikit yang goyah usahanya. Perlu ada dukungan dari berbagai pihak agar mereka bertahan, dan bila ada yang jatuh, hendaknya gotong royong membantu, diajak bangkit lagi. 

Dari yang saya ketahui, sejumlah perusahaan turut membantu UKM dengan berbagai program yang memudahkan. Ada program keringanan pinjaman, keringanan cicilan, bantuan alat produksi, dan lain sebagainya. Nah, kalau JNE program bantuan yang diberikan bernama JNE Loyalti Card (JLC)

Seperti yang diberitakan oleh sejumlah media online, dalam rangka menyemarakan peringatan Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2020 dan mendukung kemajuan bisnis pelanggannya, JNE memberikan apresiasi kepada para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang menjadi pelanggan setianya, salah satunya melalui program JNE Loyalty Card (JLC) untuk member baru yang melakukan registrasi pada periode 4 - 30 September 2020.

Dalam program tersebut, para member baru mendapatkan poin langsung dari transaksi pertama, dimana dalam periode normal atau diluar program promo, member baru harus melakukan akumulasi transaksi sebesar Rp250.000 untuk mendapatkan poin pertama. Kemudahan program ini adalah momen istimewa bagi JNE untuk memberikan apresiasi kepada pelaku usaha terutama UKM sebagai member baru JLC, dan saat ini telah mencapai lebih dari 270 ribu anggota di seluruh Indonesia.


Program JLC dari JNE untuk Bantu UKM

JNE Loyalty Card (JLC) merupakan program keanggotaan yang ditujukan kepada pelanggan setia JNE. Pemegang JLC akan mendapatkan berbagai keuntungan seperti kecepatan layanan, potongan harga pada saat periode promo, dan hadiah undian yang sangat menarik.

Pemegang JLC akan mendapat reward satu poin untuk setiap transaksi senilai 25 ribu rupiah di JNE. Poin tersebut bisa ditukar dengan hadiah menarik atau diskon khusus di banyak merchant.

Pendaftaran JLC gratis dan bebas biaya bulanan. Untuk bergabung dalam program JNE Loyalty Card, pelanggan hanya perlu mengisi formulir secara online di situs resmi JLC (jlc.jne.co.id), lalu ikuti petunjuk yang tersedia.

Saling Dukung di Tengah Krisis

Hari Pelanggan Nasional tahun 2020 diperingati dengan cara yang berbeda dimana masyarakat harus mentaati penerapan prosedur protokol kesehatan karena masih di tengah Pandemi COVID-19.  

Bagi pelaku UKM, bisnis mereka harus tetap berjalan, penjualan harus tetap ada, pengiriman harus tetap lancar. Bentuk dukungan dari JNE dalam meringankan biaya kirim merupakan satu langkah ringan yang pastinya sangat berarti dalam meringankan beban di saat krisis. 

Harapannya tentu setiap pelaku usaha dapat mengatasi tiap tantangan dan meraih tiap peluang di era digital, sinergi dan kolaborasi bersama dengan mitra strategis serta tak henti berinovasi. Inovasi dan kolaborasi menjadi kunci utama untuk dapat terus berkembang dan berkarya. Namun dari semuanya, yang paling penting dan terus ditingkatkan adalah kepercayaan pelanggan.

Semoga saja, pelaku UKM yang mengawali bisnisnya dari nol, bisa maju dan berkembang, sampai akhirnya memiliki banyak customer setelah sekian lama bekerja keras.

  
Momentum Hari Pelanggan

Tujuan dari Hari Pelanggan adalah agar dapat tercipta ekosistem dimana pelanggan puas, pelanggan loyal, perusahaan maju dan akhirnya negara pun maju. Oleh karena itu setiap perusahaan mesti berjuang menemukan apa yang paling bernilai bagi pelanggan. Hari Pelanggan Nasional dapat menjadi momen yang tepat untuk memompa semangat perusahaan dalam memuaskan pelanggan. 

Namun, tentu saja memahami pelanggan bukanlah pekerjaan semusim. Karena itu semoga saja setiap perusahaan diberikan kekuatan dan kemampuan yang besar dalam memahami pelanggannya. 

Semoga setiap kiriman yang merupakan amanah pelanggan dapat disampaikan dengan aman, dan tepat waktu ke tangan penerima sehingga semangat ‘Connecting Happiness’ yang selalu diusung JNE, memberikan berbagai makna dalam setiap langkah maupun strategi untuk terus berbagi kebahagiaan khususnya kepada kami sebagai pelanggan dengan memberikan yang terbaik melalui pelayanan prima.

Be Classy Yet Cozy with ZenBook 14 UX425, Laptop Nyaman Serba Bisa Untuk Semua Kalangan

18.30 15 Comments

ASUS ZenBook 14 UX425JA
ASUS ZenBook 14 UX425JA 

Hello guys! New Mates are coming!

Ada ASUS ZenBook 14 UX425 nih! Travelmates baru buat menemani para pengguna yang stylish dan berjiwa petualang. Ini adalah laptop premium dari ASUS yang tampil dengan desain mewah namun serba ringkas dan bikin nyaman sehingga bakalan well matched dengan berbagai aktivitas di dalam maupun di luar ruangan. Bobot ringan tapi kokoh, dilengkapi dengan sejumlah inovasi terbaru, serta memiliki serangkaian fitur yang tidak dimiliki oleh laptop sekelasnya. Tentu saja ia cocok untuk semua kalangan. Siapa saja? Ya mulai dari pelajar hingga profesional. Apalagi buat kamu traveler, atau pekerja dengan mobilitas tinggi, laptop ini cocok banget!

Penasaran kan seperti apa laptop ini? Yuk disimak ya. 

laptop nyaman buat ngetik
Be Classy Yet Cozy with ZenBook 14 UX425

ZENBOOK 2020

Sepanjang Januari hingga Agustus tahun 2020 ini, ASUS sudah menghadirkan produk laptop dari berbagai lini, mulai dari VivoBook, TUF, ROG, ExpertBook, dan Pro Art yang baru saja meluncur pada bulan Agustus lalu. 

Kapan giliran ZenBook? Sebagai penggemar ZenBook, pertanyaan itu seringkali melintas di benak. Mungkinkah bakal ada rentang waktu yang cukup lama sejak kehadiran ZenBook Duo dan ZenBook Pro Duo? Dengan mengusung tagline "The Laptop of Tomorow", apakah kedua ZenBook itu seolah klimaks dari seri ZenBook untuk sekarang dan nanti hingga waktu yang lama namun tak pasti?

Heh?! Pikiran macam apa itu? Nih buktinya ZenBook baru akhirnya meluncur juga 😁

Yak, September ceria, ZenBook baru akhirnya tiba. Nah, dalam rangka menyambut kehadiran ZenBook 13/14 ini, awal September lalu ASUS mengadakan acara sneak peek yang digelar sangat terbatas karena alasan situasi masih pandemi. Kebetulan aku bisa hadir, meskipun dalam durasi sangat singkat, tapi jadi momen khusus yang bikin hepi, bagai ketemu pacar lama rasa baru hihi
Sneak peek ASUS ZenBook 13/14 (4 September 2020)

Classic Namun Kekinian
 
Seperti yang sudah sering sekali dijelaskan, tiap lini produk laptop ASUS bermain di segmen pasar yang berbeda. VivoBook untuk pasar kelas low end dan mainstream, TUF dan ROG untuk gamer, ExpertBook untuk kalangan bisnis profesional yang membutuhkan portabilitas dan keamanan tingkat tinggi, dan Pro Art untuk kalangan bisnis profesional yang membutuhkan kemampuan dan kebutuhan khusus, sedangkan ZenBook untuk segmen pasar kelas high end dan premium. 

Nah, ZenBook yang hadir kali ini adalah seri ZenBook Classic. Seperti apa ZenBook Classic? 

ZenBook Classic umumnya memiliki desain yang simpel namun tetap elegan, dengan aksen warna yang tidak mencolok namun tetap bisa menjadi pusat perhatian. Secara keseluruhan, lini ZenBook Classic merupakan varian base model dengan desain yang mengacu pada ZenBook yang pertama kali diperkenalkan tujuh tahun silam. Pada versi terbaru, ZenBook Classic sudah mengalami banyak perubahan. Selain tampil dengan spesifikasi dan performa yang lebih baik, ZenBook Classic terbaru hadir dengan desain lebih ringkas dan kokoh, serta memiliki serangkaian fitur yang memudahkan penggunanya.
ZENBOOK 14 UX425 tampak luar ketika ditutup

ZENBOOK 14 UX425 tampak dalam ketika dibuka

Lebih Mewah dan Elegan

Bicara soal ZenBook berarti bicara tentang sesuatu yang gaya, indah, elegan, mewah dan berkelas. Seperti itulah ZenBook di mataku. 

Tampil dengan desain mewah dan elegan memang sudah merupakan DNA ZenBook sejak lama. 

Tampilan berkelas adalah sesuatu yang nggak bisa dipisahkan dari Zenbook. Jika kamu seorang ZenBook Lover, kamu pasti sepakat denganku dalam hal ini. Untuk sepakat dengan apa yang kukatakan, tentu saja kamu harus kenal lebih dekat dan lebih dalam dengan ZenBook. Bukan sekadar melihat sepintas dalam keadaan masih diselimuti fanatisme pada suatu produk dari brand lain 😃
Mewah dan elegan, dari dulu DNA nya ZenBook emang gitu 😍

Apa saja yang membuat ZenBook 14 tampil mewah? 

1. Berkat bahan Aluminium Alloy
Untuk materialnya, laptop ini menggunakan bahan aluminium alloy yang dibentuk dengan desain diamond-cut yang sangat presisi. Ini yang bikin bodi laptop jadi terlihat lebih mewah serta memiliki kesan premium yang kuat. Coba deh perhatiin, kalau sedang duduk di cafe sambil pakai laptop ini, dijamin langsung banyak yang lirik. Dalam sekilas pandang saja, orang yang liat auto berdecak wow karena membayangkan sebuah laptop mahal, berkat tampilannya yang mewah itu.

2. Berkat Desain Zen
Adanya ciri khas Zenbook yaitu desain "Zen" yang melingkar pada bagian belakang layar. Nah, ini nih bikin laptop makin terlihat wah. Asal tahu saja, desain ini dibuat melalui proses panjang dengan finishing khusus agar laptop tampil lebih indah. Sebagai pemilik laptop ZenBook seri UM431 yang hampir 1 tahun ini jadi daily driver Alief, aku sangat familiar dengan desain Zen ini, dan kuakui, desain ini memang bikin laptop jadi amat berbeda dari laptop lain. ZenBook UX331UAL ku aja nggak ada desain Zen ini lho. Afdol nggak tuh laptopku sebagai ZenBook? 😁
Desain Zen pada bahan Aluminium Alloy

Bodi Super Ringkas
 
Mewah dan berkelas, tapi tampil dengan bodi yang bongsor, tebal dan berat. Gimana dong? Ya percuma. Nah laptop ini unggul dengan bodinya yang super ringkas.

ZenBook 14 UX425 hadir dengan bodi sangat tipis dan ringkas. Ketebalannya hanya 13,9mm saja dijamin nggak akan makan banyak ruang di dalam tas. Berkat bodi berbahan aluminium alloy, bobotnya juga sangat ringan hanya 1,13kg. Jelas enak banget dibawa bepergian kapanpun kemanapun, nggak bikin pundak atau punggung jadi sakit. Apalagi buat cewek-cewek. Ngapain lah hari gini bawa laptop segede gaban he he 
Bodi Super Ringkas - Ketebalan 13,9mm - Berat 1,13Kg

Bodiku juga super ringkas 😛

NanoEdge Display

Sesuai namanya, ZenBook 14 (UX425) merupakan laptop dengan layar 14 inci. Meski demikian, laptop ini memiliki bentuk yang sangat ringkas dan menyerupai dimensi laptop 13 inci pada umumnya. Tentu saja ini berkat Teknologi NanoEdge Display yang membuat bezel layar dapat tampil sangat tipis hingga memiliki screen-to-body ratio mencapai 90%.
NanoEdge Display

Military Grade

Saat ini hampir semua laptop Asus mengantongi sertifikat lolos pengujian berstandar militer. Jadi, ketangguhan ZenBook 14 UX 425 ini sangat bisa diandalkan.

Bodi ringkas, biasanya ringkih. Tapi nggak berlaku di ZenBook 14 UX 425. Meskipun ringan dan tipis, tapi sangat kokoh. Dijamin nggak terlalu khawatir kalau terjadi hal-hal yang nggak diinginkan karena terbukti telah lolos berbagai pengujian berstandar militer, mulai dari uji fungsional di ketinggian hingga lebih dari 15.000 kaki, uji jatuh dari ketinggian 100mm dalam keadaan hidup dan diuji di setiap sudut jatuh, hingga uji operasional di suhu rendah yaitu hingga -33 derajat Celcius.

Pokoknya jadi lebih tenang kalau dibawa-bawa bepergian misal saat berkendara mobil, kereta, ataupun pesawat yang biasanya mengalami banyak guncangan, ketindihan karena tumpukan barang, ataupun kesenggol lalu jatuh.

Keyboard Lebih Lebar 

Salah satu fitur paling menarik yang aku suka di ZenBook 14 UX425JA ini adalah edge-to-edge keyboard yang membuat keyboard di laptop ini hadir hingga ke dua sisi bodinya. 

Format keyboard jadi lebih luas dan tombol yang lebih besar. Berkat fitur ini, mengetik menjadi lebih nyaman.

Laptop ini juga punya fitur Backlit Keyboard. Backlight pada keyboard sangat membantu ketika mengetik di ruang yang minim cahaya. Jika cahaya backlight terlalu cerah bisa dikurangi pakai tombol shortcut yang ada di keyboard bagian atas. 
Perhatikan Keyboard nya (ZenBook 14)

Berkat bentuk keyboard yang lebih luas laptop ini dapat tampil dengan tombol keyboard lebih banyak. Tombol seperti Home, Page Up, Page Down, dan End dapat disematkan di sisi kanan keyboard laptop. Keberadaan tombol shortcut tersebut membuat laptop semakin istimewa karena tombol tersebut sangat jarang ditemukan di sebuah ultrabook 14 inci.

Kalau diamati, tombol pada keyboard laptop ini memiliki travel distance hingga 1,4mm. Angka ini cukup besar dibandingkan dengan ultrabook pada umumnya, sehingga pengguna dapat merasakan sensasi mengetik layaknya menggunakan keyboard desktop. 

Dengan keyboard yang memiliki jarak yang sangat ideal untuk diakses oleh jari manusia tentu saja mengetik tidak hanya nyaman, tetapi juga menjadi cepat dan akurat.

Format keyboard lebih luas dan tombol lebih besar (ZenBook 13)

NumberPad 2.0

Bagi yang masih suka menggunakan numpad, laptop ini juga menawarkan fitur NumberPad 2.0. Fitur ini mendukung penggunaan multifungsi yaitu menjadi touchpad dan numpad di waktu bersamaan. Kalau sebelumnya kan kita harus memilih antara mode numpad atau touchpad untuk NumberPad, sekarang di laptop ini bisa digunakan secara bersamaan.

NumberPad di Touchpad bisa digunakan bersamaan


Desain Ergolift

Hampir semua produk laptop ASUS terbaru memiliki desain Ergolift. Berkat desain ini, laptop terangkat dan membentuk sudut tiga derajat ketika sedang digunakan. Posisi tersebut membuat posisi mengetik menjadi lebih ergonomis, sekaligus meningkatkan performa pendinginan berkat rongga udara ekstra yang diciptakan dari posisi bodi utama yang terangkat. Mengetik jadi lebih nyaman.


Konektivitas Lengkap

Kebanyakan orang masih mengira laptop tipis nggak bakal punya konektivitas yang lengkap karena keterbatasan tempat. Hal itu nggak berlaku di ZenBook 14 UX425.

Di laptop ini ASUS masih dapat menyematkan port USB Type-A dan HDMI ke dalam bodi laptop. Jadi buat yang menggunakan aksesori yang masih menggunakan USB Type-A serta menghubungkan ZenBook ke monitor eksternal tetap bisa menggunakannya tanpa harus menggunakan dongle.
 
Sebagai laptop modern laptop ini tentu sudah dilengkapi dengan 2 buah port USB Type-C yang telah mendukung teknologi USB Power Delivery. Artinya, laptop ini dapat diisi dayanya melalui port USB Type-C. 

Tidak hanya itu, port USB Type-C di di laptop ini juga merupakan port Thunderbolt 3 yang memungkinkan skenario penggunaan pada laptop menjadi lebih luas. Salah satu skenarionya adalah mengubungkan kartu grafis desktop menggunakan external graphic card enclosure sehingga memungkinkan ZenBook 14 (UX425) untuk digunakan sebagai laptop penunjang pekerjaan berat, mulai dari bermain game hingga content creation.

ZenBook 14 (UX425) juga telah dilengkapi dengan konektivitas wireles menggunakan WiFi 6 (802.11ax). WiFi generasi terbaru tersebut memiliki kecepatan transfer data yang lebih tinggi dan latensi yang lebih rendah. ASUS juga menghadirkan fitur WiFi Master yang memungkinkan laptop mampu menangkap sinyal WiFi lebih baik. Mendukung WiFi 6 terdapat juga Bluetooth 5.0 yang dapat digunakan untuk menghubungkan berbagai aksesori mulai dari headphone hingga mouse.

1x HDMI 2.0b, 1x USB 3.2 Gen 1 Type-A, 2x USB Type-C with Thunderbolt™ 3 supports display / power delivery, Micro SD card reader


Performa Kencang

Zaman sekarang, laptop dengan Performa Kencang sudah jadi syarat wajib ada di sebuah laptop. Bagaimana dengan dapur pacu Zenbook 14 UX425?

Pengguna ultrabook banyak maunya. Nggak cukup super ringkas dan ringan yang bisa dibawa bepergian dengan sangat mudah, tapi juga harus tangguh dan kencang.


ZenBook 14 UX425 hadir dengan prosesor 10th Gen Intel Core i7 (Ice Lake) yang memiliki konfigurasi hingga 4 core dan 8 thread, serta memiliki boost clock hingga 3,9GHz. Konfigurasi tersebut sangat pas untuk sebuah ultrabook seperti ZenBook 14 (UX425) karena masih cukup kencang dan tidak boros daya.
Intel® Core™ i7-1065G7 Processor 1.3 GHz (8M Cache, up to 3.9 GHz)
Intel® Core™ i5-1035G1 Processor 1.0 GHz (6M Cache, up to 3.6 GHz)
Intel® Core™ i7-1065G7 Processor 1.3 GHz (8M Cache, up to 3.9 GHz)

Yang lebih menarik lagi, prosesor Intel Core i7-1065G7 yang hadir di laptop ini ditenagai oleh GPU terintegrasi Intel Iris Plus Graphics. Berbeda dengan GPU Intel HD Graphics, Intel Iris Plus Graphics memiliki performa yang lebih tinggi. 

Meski demikian, GPU Intel Iris Plus tetap hadir dengan konsumsi daya yang sangat rendah. GPU ini merupakan salah satu alasan mengapa ZenBook 14 (UX425) mampu memiliki daya tahan baterai yang tergolong panjang.
Intel® Core™ i5-1035G1 Processor 1.0 GHz (6M Cache, up to 3.6 GHz)

Menemani prosesornya, laptop ini juga dilengkapi dengan penyimpanan berupa NVMe PCIe 3.0 x2 SSD berkapasitas 512GB. Penyimpanan tersebut tidak hanya sangat kencang sehingga dapat membuat waktu loading aplikasi serta booting semakin singkat, tetapi juga lebih tahan banting. Hal tersebut dikarenakan SSD tidak memiliki komponen bergerak dan bergantung sepenuhnya pada chip NAND Flash sehingga jauh lebih tahan banting ketimbang HDD.
Memory

16GB LPDDR4X (i7 variant)

8GB LPDDR4X (i5 variant)
Untuk memori mengandalkan modul RAM LPDDR4X terbaru berkapasitas 16GB. Kapasitas memori yang lebih lega serta lebih kencang dari LPDDR3X membuat lpatop ini semakin gesit. Berbagai aplikasi pun dapat dijalankan dengan sangat lancar, bahkan sangat optimal untuk multitasking.

NVMe PCIe 3.0 x2 SSD berkapasitas 512GB

Daya Tahan Baterai Seharian

No charge no problem. Yak, Pengguna laptop dengan mobilitas tinggi, Daya Tahan Baterai Panjang tentu jadi sebuah kebutuhan. Biar nggak buang waktu mencari sumber listrik saat laptop kehabisan daya. 

Meski ringkas, ZenBook 14 (UX425) memiliki kapasitas baterai mencapai 67Whr yang dapat bertahan hingga 22 jam berdasarkan pengujian internal ASUS menggunakan aplikasi Mobile Mark. Sementara saat diuji menggunakan PCMark 10 pada mode modern office, laptop ini dapat bertahan hingga 12 jam 44 menit. Perlu diketahui juga bahwa ZenBook 14 (UX425) terus terkoneksi ke internet menggunakan WiFi saat pengujian berlangsung.

Charging: USB Type-C with Thunderbolt™ 3 supports power delivery. Laptop bisa dicharge pakai powerbank


Selain memiliki kapasitas baterai yang tergolong besar, salah satu alasan mengapa daya tahan baterai sangat panjang adalah teknologi 1W Panel. Berkat panel tersebut, konsumsi daya untuk layar secara keseluruhan dapat dikurangi hingga 63,6% dan dapat menambah daya tahan baterai hingga 37,5%. berkat teknologi USB Power Delivery, ZenBook 14 (UX425) juga dapat diisi ulang dayanya menggunakan power bank.

Layar Full HD
Meski menggunakan panel 1W, kualitas tampilan tetap diperhatikan oleh ASUS. ZenBook 14 (UX425) hadir dengan layar beresolusi full HD (1920x1080 pixel) dan mampu memiliki tingkat reproduksi warna hingga 100% pada color space sRGB.
Layar beresolusi full HD (1920x1080 pixel)


Hasil Benchmark ZenBook 14 (UX425)






PILIHAN WARNA

ZenBook 13 dan 14 tersedia dalam dua pilihan warna yaitu PINE GREY dan LILAC MIST

Pilihan warna sangat terbatas. Satunya abu-abu gelap cenderung hitam, satunya lagi silver dengan bayangan biru magenta. Dalam foto dengan nuansa temaram, warna lilac lebih sering terlihat biru muda ke-ungu-unguan, tetapi terlihat silver sedikit kebiru-biruan di tengah cahaya terang. Aku sendiri cenderung suka lillact mist, mewakili karakter anggun dan feminin. Ia bak bintang yang berkilau tanpa mencolok tapi tetap menarik perhatian.
Pine Grey
Pine Grey is a glossy shade that is calm and peaceful. It projects professional wisdom, and features a special off-center version of the iconic ZenBook spun-metal finish.

Lilac Mist
Lilac Mist conveys a subtle touch of high-end luxury. Elegant and modern, charming and sophisticated, this gorgeous matte shade is a perfect match for the classic ZenBook spun-metal finish.

Harga ZenBook 13/14

Semua fitur dan spesifikasi ZenBook 13" dan ZenBook 14" sama kecuali pada dimensi saja. Nah, meski beda dimensi, harga kedua ZenBook tersebut sama.

Berikut harganya:
ZenBook 13/14 Rp17.299.000 (i7 variant)
ZenBook 13/14 Rp14.299.000 (i5 variant)

Wah, kalau harganya sama saja, mending yang 14" dong, lebih besar dan lebar layarnya? Hayo, ada nggak yang mikirnya gitu? Ya silakan pilih sesuai apa yang disukai dan dibutuhkan. Kalau aku, makin kecil laptopnya, makin kusuka karena makin mudah masuk tas, jadi makin mudah dibawa-bawa kemanapun. 

Bodi ringkas emang cocok banget buat orang yang mobilitasnya tinggi. Emang sih sekarang sedang pandemi, aktivitas di luar rumah sedang direm, bepergian ditahan dulu. Tapi nanti saat pandemi kelar, laptop ini bakal jadi teman setia yang udah pasti ciamik banget buat dipakai bekerja di mana pun dan kapan pun. 

Laptop serba bisa ini menurutku tentu saja cocok untuk semua kalangan. Mulai dari pelajar, mahasiswa, para fresh graduate yang sedang cari-cari kerja, blogger, content creator, bisnis, profesional, hingga para jurnalis yang bekerja melakukan liputan di berbagai tempat jauh. Nah, iya, jurnalis kan mobilitasnya tinggi tuh, mereka butuh laptop compact dengan keyboard kualitas terbaik supaya nyaman ngetik artikel, batre yang awet nggak menghalangi kerja liputan, dan laptop ringan yang gak bikin bahu sakit karena dibawa-bawa terus kemana pun.

Nah buat para traveler, atau siapa pun kamu yang gemar bepergian, be adventurous with ZenBook 13/14! 

Classy Yet Cozy

Buatku, kenyamanan yang diberikan laptop ini paling menarik. 
Ditambah tampilannya yang mewah dan berkelas, memberi nilai lebih pada penggunanya. Dia sangat ZenBook, dan berkarakter.

Intinya, ini laptop kece bikin pede.

Jadi, harganya ya worth it sih... 



Main Spec.

ZenBook 14 (UX425)

CPU

Intel® Core™ i7-1065G7 Processor 1.3 GHz (8M Cache, up to 3.9 GHz)

Intel® Core™ i5-1035G1 Processor 1.0 GHz (6M Cache, up to 3.6 GHz)

Operating System

Windows 10 Home

Memory

16GB LPDDR4X (i7 variant)

8GB LPDDR4X (i5 variant)

Storage

512GB M.2 NVMe™ PCIe® 3.0 x2 SSD

Display

14.0" (16:9) IPS FHD (1980 x 1080), 300 nits, 100% sRGB, Anti-glare, NanoEdge Display

Graphics

Intel® Iris® Plus Graphics

Input/Output

1x HDMI 2.0b, 1x USB 3.2 Gen 1 Type-A, 2x USB Type-C with Thunderbolt™ 3 supports display / power delivery, Micro SD card reader

Camera

HD camera with IR function to support Windows Hello

Connectivity

Intel Wi-Fi 6(Gig+)(802.11ax)+Bluetooth 5.0 (Dual band) 2*2

Audio

Smart Amp Technology, Built-in array microphone, harman/kardon certified

Battery

67WHrs, 4S1P, 4-cell Li-ion

Dimension

31.90 x 20.80 x 1.39 ~ 1.39 cm

Weight

1,17Kg

Colors

Pine Grey, Lilac Mist

Price

Rp17.299.000 (i7 variant)

Rp14.299.000 (i5 variant)

Warranty

2 tahun garansi global





Ikut Lomba Blog Tapi Kalah Terus? Belajar Dari Tulisan Para Juara

10.23 27 Comments

Temanku, Pandu Agung Hartato, atau Pandu Dryad nama bekennya di dunia maya, kemarin menang lomba blog ASUS ExpertBook B9. Berkat tulisannya yang sangat detail, lengkap, dan menurutku sangat berhasil dalam menyampaikan pesan produk yang diulas, artikelnya diganjar dengan laptop ASUS ZenBook UX434FA. Cek saja di web ASUS ZenBook UX434FA, laptop premium ini seharga Rp 17.229.000,- Keren banget laptopnya!



Saya, dalam posisi sebagai sesama peserta lomba, atau saat menjadi juri lomba, panitia lomba, atau sekadar penonton saja, selalu bangga dan kagum pada mereka yang menjadi juara. Hal pertama yang mengisi benak saya adalah "Oh...begini toh caranya menjadi juara". Dan ini, selalu jadi jawaban saya setiap ada yang bertanya; "Gimana sih Kak Kate caranya biar menang lomba ASUS?" 

Yang ditanya ASUS lho ya, artinya mereka yang memang sedang mengincar produk-produk ASUS, entah itu HP, laptop, maupun produk-produk keluaran ASUS lainnya. Nggak hanya lomba blog, lomba video di youtube maupun lomba foto di IG juga ditanyakan.

Jawaban paling mudah dari saya selalu begini: "Coba belajar dari tulisan para pemenang lomba ASUS yang ini...ini...dan ini..." Saya berikan link tulisan para juara, alamat lengkap blognya, nama akun medsosnya, dan saya ceritakan juga sekilas profilnya di dunia maya seperti apa. Supaya apa? Ya supaya mereka yang kepo caranya jadi juara bisa langsung lihat contoh nyata tulisan yang diinginkan oleh juri tuh seperti apa.

Nah, dari sana, banyak yang jadi semangat dan mau belajar dari para juara, dan akhirnya esok-esoknya mengecap kemenangan setelah berkali-kali ikut lomba tapi selalu gagal. Tapi tentu, nggak sedikit juga yang sekadar bertanya tanpa mau belajar lebih lanjut, dan akhirnya nggak berhasil mengubah keadaannya, masih tetap kalah.


Anak saya Alief, suka mainan gadget, suka editing photo dan video, dan suka tampil. Saya bilang gini ke dia:

- Kalau kamu punya hobi, oke ini mama fasilitasi kamu ini itu, tapi jadikan karya yang berarti dan punya manfaat. Jangan disia-siakan.

- Asah kemampuan dengan ikut lomba. Semakin kamu merasa belum bisa apa-apa, harusnya semakin kamu ngebet berkompetisi karena di sana kamu akan terdorong untuk membuat sesuatu yang layak diperhitungkan. Otomatis, kamu akan menyerap banyak hal dan mempraktekkannya secara real.

- Miliki keberanian, jangan minder, dan jadilah diri sendiri. "Wah dia kan subscribernya udah ratusan ribu, Ma! Wah dia langganan juara! Wah peralatan bikin videonya dia mahal-mahal, Ma! Wah, aku bakal kalah kalau kayak gini..." Sibuk ber-wah wah hanya fokus pada orang lain, bukan pada "Kapan aku mulai? " ya nggak bakal maju kamu Lif.

- Jangan takut bersaing dengan mereka yang sudah berlimpah pengalaman, justru ketika kamu beradu dengan mereka yang jago, kamu bakal meraup pengalaman berharga. 

- Saat kamu belum berhasil menjadi juara, berarti kamu diminta untuk belajar lebih banyak lagi, bisa dari karya para juara itu sendiri, atau prestasi dari orang lain di kompetisi lain. Belajar tentang CARA lho ya, bukan belajar buat NJIPLAK.

- Jangan pernah jadi orang baperan hanya karena karyamu belum jadi juara. Kalau kamu kebawa baperan mulu, itu hanya akan merugikanmu, bahkan kamu bisa jadi pembenci. Mental juara nggak kayak gitu!

He he begitulah yang biasa saya katakan ke Alief, tentunya sambil mengatakan pada diri sendiri sih. Kenapa? karena saya kan masih tertarik untuk berlomba, jadi perlu juga belajar terus dan terus 😁 

Lupa deh kapan terakhir saya ikut lomba blog ASUS, sepertinya 4 tahun yang lalu, dan nggak menang. Seringnya malah menang lewat doorprize, kuis, lomba twitter, dan IG. Kalau blog, memang udah lama nggak ikutan. Justru sibuk jadi panitia lomba, ngajak orang ikutan lomba, jadi juri juga, dan koordinir lomba di event ASUS yang saya handle 😅

Ohya, sama itu juga, sibuk nurunin ilmu ke Alief, supaya melek teknologi dan informasi, melek kompetisi, dan meraih prestasi hihi.

Alief Juara 1 Lomba Video Review ROG Phone 2

Alief Juara 3 Lomba Video Review TUF Gaming

Intinya begini, kemenangan Pandu di lomba blog ASUS ExpertBook B9 ini saya jadikan contoh buat teman-teman yang sukaaa banget nanya tentang gimana cara menang lomba Asus. 

Saya jadikan contoh juga buat Alief, begini lho caranya membuat informasi menarik ke publik tentang sebuah produk. 

Alief bukan blogger sih, dia youtuber, tapi dalam hal berbagi informasi, sama aja toh. Soalnya, sebelum bikin video review, Alief kan biasa bikin skrip dulu tuh, nah buat menyusun informasi yang runut dan lengkap, ada caranya. Ya, tulisan Pandu itu saya jadikan contoh. Contoh buat saya sendiri juga sebagai blogger bukan techno 😃

Kenapa saya cuma ngajarin Alief doang? Nggak bikin kelas gitu bagi-bagi ilmu ke yang lain, kan banyak tuh blogger yang suka DM nanya-nanya tips menang lomba, tips bikin artikel review, tips digaet brand biar kerjasama, dan lainnya... 

Oh itu karena di luar sana, sudah ada banyak blogger hebat yang lebih keren dan mumpuni. Ilmu bloggingnya udah cetar badai, menang lomba berkali-kali, dan udah biasa bikin kelas macem-macem tentang blog dan lomba blog. 

Kebetulan saya dikelilingi blogger-blogger hebat yang sangat bisa saya jadikan rekomendasi buat belajar tentang blog dan cara menang lomba blog.

Siapa saja? Nah nama-nama pemenang dalam pengumuman pemenang lomba blog ASUS ExpertBook B9 ini bisa banget dijadikan panutan. Silakan kenalan, hubungi, dan sedot ilmunya sebanyak-banyaknya. 



Kerap ada pertanyaan begini: "Enak banget kalian blogger ASUS bisa dapat HP/Laptop dengan mudah (gratisan), gimana tuh caranya?"

Nggak gratis juga kak, itu kami dapat dengan cara berlomba. Baik lomba yang digelar secara umum buat blogger se-Indonesia Raya, maupun lomba internal untuk komunitas blogger ASUS saja. 

Jadi, tetap ada usaha dan kerja lah. Nggak ujug-ujug dapat gitu aja 😃

Bahkan sekadar mendapatkan mousepad, totebag, backpack, powerbank, headset, topi, masker, kaos, semua pakai usaha dan kerja.

Di luar sana keliatannya enak saja dan mudah, tapi nggak tahu saja di balik layar kayak apa. Ada yang berdarah-darah wkwk. Ya maksudnya, effort untuk punya sesuatu yang bagus dan mahal itu, kayak ZenBook yang didapatkan Pandu itu, ya keras juga. 

Saya saja, yang udah lama banget nggak ikut lomba ASUS, 10 hari bikin artikel ASUS Expert Book B9 ini. Dari riset, mencoba langsung produknya, bikin foto, editing, bikin desain di canva, sampai nulis dan posting, itu nggak mudah bagi saya apalagi di tengah kesibukan harian yang mendera tanpa jeda.

Tapi saya PUAS banget rasanya bisa ikut dan menuangkan ide yang ada, semampunya. Alhamdulillah dihargai dengan saldo OVO 1,5 juta sebagai hadiah. Bisa digunakan untuk hal bermanfaat, belanja sesuatu untuk anak-anak, bahkan bersedekah.



Bicara puas soal hadiah, tentu nggak akan ada kata puas, selama nggak pernah bersyukur. 

Saya, terakhir menang lomba ASUS baru bulan Juli lalu, yaitu lomba video dengan tema #LebaranWithASUS di Instagram. Jadi juara 2, dapat hadiah laptop VivoBook X441MA. Alhamdulillah, laptop itu jadi laptop ASUS ketiga yang saya punya. Pas banget anak bungsu saya masuk sekolah kelas 7, tiap hari belajar online (PJJ) pakai laptop, tentu saja laptop hadiah itu jadi sangat berguna buat dia sekolah.

Tahun lalu menang doorprize di event launching ZenBook UM431, nah saya dapat grandprize ZenBook UM431. Ingat lho, ini hadiah bukan dari lomba blog, tapi doorprize. Nah, hadiah ini sangat bermanfaat bagi Alief, dari laptop inilah karya-karyanya mejeng di channel Onedox, bahkan 2 kali bisa menang lomba bergengsi. Semua editing video, termasuk video-video review, dikerjakannya pakai ZenBook ini. Kalian bisa lihat hasil karyanya di Channel Onedox di sini

Tahun 2018 saya salah satu blogger yang digaet ASUS untuk event roadshow. Dengan banyaknya tugas yang dilimpahkan, sebuah laptop ZenBook UX331UAL diberikan untuk menemani saya bekerja dan berkarya. Itulah laptop pertama ASUS yang saya dapatkan berkat jadi blogger.

Itu baru 3 laptop, belum deretan HP ASUS dari berbagai tipe, wah...kalau nggak disyukuri, mau seratus biji pun nggak ada artinya, nggak puas-puas...

4 laptop ASUS di rumah, 3 punya sendiri, 1 pinjaman buat video review di channel Onedox (ExpertBook B9). Sebagai bentuk syukur karena dipinjami, hasil pakai ExpertBook B9 saya jadikan artikel buat ikut lomba. Udah pegang barangnya tapi ternyata ga menang lho, berarti kudu belajar lagi nulis review yang bagus hihi

Artinya begini, dengan jadi blogger kamu punya kesempatan untuk mendapatkan barang-barang yang kamu inginkan, saya persempit jenis barangnya ya, misal Laptop dan HP. Caranya, lewat lomba blog. Supaya menang lomba, pelajari tips dan triknya, misal dengan belajar dari tulisan-tulisan para pemenang atau langsung konsultasi ke para pemenang itu sendiri.

Teman-teman saya seperti Mbak Uniek Kaswarganti, Mbak Widyanti, Evrina, Om Yahya, Deddy Huang, Pandu, dan masih banyak lagi, bisa kok dimintai tips menulis tekno dan cara menang lomba blog ASUS. Mereka murah hati berbagi ilmu, bahkan buka kelas lho.

Nih yang bakal ada weekend ini, webinar menariiiik banget buat kalian ikuti, diselenggarakan oleh IIDN dan IM3. 

Di sini ada Mbak Widyanti yang sharing tentang Seluk Beluk Review, kemudian ada Mas Muhammad Firman (Head of PR ASUS Indonesia) yang akan berbagi tentang Kriteria Blogger yang Menarik Untuk Diajak Bekerja Sama, serta ada Afit pakar SEO yang akan berbagi tentang Peluang Penghasilan dari Adsense.  Daftar deh, bakal bermanfaat banget informasi dari mereka.




Bulan lalu, saya terkagum-kagum dengan tulisan para juara di Lomba VivoBook blog Ihwan Keluarga Biru. Saya sepakat sekali tulisan Agus Setiawan, Adhi Hermawan, dan Joe Chandra dinobatkan sebagai juara dan saya sangat senang melihat masing-masing dari mereka mendapatkan sebuah laptop ASUS.

Coba deh baca tulisan Agus yang jadi juara 1 di sini: Laptop VivoBook S14 S433, Laptop Idola Para Muda Ekspresif. Tulisannya menarik, sentuhan personalnya dapat banget, penjelasan produknya lengkap, sangat informatif, dan sebagai seorang Agus, profilnya mewakili VivoBook S14 S433 itu sendiri.

Paham kan ya maksud saya? 😃

Gimana teman-teman, masih semangat ikut lomba blog, khususnya ASUS? 

Harusnya tetap semangat ya. 

Keep writing and blogging ya 😘