Tampilkan postingan dengan label ASUS Republic of Gamers. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ASUS Republic of Gamers. Tampilkan semua postingan

ROG Zephyrus Duo GX651: Laptop Gaming Dual-Screen OLED Pertama dan Satu-Satunya di Dunia, Duo It All

Dua bulan lalu, tepatnya Rabu, 17 Juni 2026, ASUS ROG resmi meluncurkan ROG Zephyrus Duo (GX651) di Bengkel Space SCBD, Jakarta. Ini bukan laptop gaming biasa, melainkan laptop gaming dual-screen OLED pertama dan satu-satunya di dunia yang hadir dengan dua layar 16 inci identik. 

Saya hadir langsung saat peluncurannya. Dan jujur, dari pertama melihatnya saja saya sudah cukup terkesima dengan pesona si Zephyrus Duo yang mengusung tagline “Duo It All” ini.

Bagaimana tidak? Dari tampilannya yang premium, dua layar OLED-nya, spesifikasinya, jeroannya yang ternyata luar biasa, sampai harganya yang mencapai Rp129.799.000,-semuanya terasa seperti ASUS ROG sedang bilang, “Kalau mau bikin laptop gaming, sekalian saja bikin yang benar-benar beda.”

Dan memang itulah yang terasa dari Zephyrus Duo. ASUS ROG tidak sekadar menyatukan spesifikasi kelas atas ke dalam sebuah laptop gaming, tetapi juga menghadirkan desain eksklusif, pengalaman multi-screen, dan performa tinggi dalam satu perangkat. Hasilnya adalah sebuah laptop yang terasa punya karakter dan kelasnya sendiri.

Apalagi Zephyrus Duo ini hadir sebagai salah satu inovasi unggulan ROG tahun ini, bertepatan dengan 20 tahun perjalanan ROG di dunia gaming. Jadi memang bukan cuma soal laptop gaming dengan spek tinggi. Ada teknologi, engineering, dan hasil R&D yang membuat perangkat ini terasa jauh lebih dari sekadar laptop gaming biasa. 

Nah, saya yakin bukan cuma saya yang kemudian penasaran: seperti apa sih rasanya melihat dan mencoba langsung laptop gaming dengan dua layar OLED seperti ini?

Saya sudah beruntung bisa mencobanya saat launching.

Tapi buat para ROGers yang waktu itu belum sempat datang, tenang, sekarang nggak perlu menunggu ASUS bikin acara lagi. Nggak perlu juga datang ke kantor ASUS.

Tinggal mampir ke ROG Corner Plus Mangga Dua Mall by Agres.

Di sana, ROG Zephyrus Duo bisa dilihat dan di-hands-on langsung mulai 10 Agustus sampai 10 Oktober 2026. Jadi ada waktu yang cukup terbatas buat kamu yang penasaran ingin melihat langsung seperti apa inovasi terbaru ROG ini, mulai dari dua layar OLED-nya sampai berbagai mode penggunaannya.

Dan menurut saya, kesempatan seperti ini sayang untuk dilewatkan. Karena ada produk yang cukup kita lihat dari foto dan membaca spesifikasinya. Tapi untuk Zephyrus Duo, rasanya baru benar-benar bisa paham kenapa laptop ini begitu spesial setelah melihat, memegang, dan mencoba sendiri.

Cerita dari momen launching ROG Zephyrus Duo bulan Juni lalu dapat dilihat pada postingan IG yang saya sematkan berikut: 


Bukan Sekadar Laptop Gaming, Ini Duo It All

Kalau dilihat sekilas, mungkin yang paling gampang membuat orang berhenti dan memperhatikan ROG Zephyrus Duo adalah dua layar yang dimilikinya. Tapi setelah melihat lebih dekat, ternyata bukan cuma jumlah layarnya yang menarik.

Zephyrus Duo hadir dengan dua layar 16 inci identik yang sama-sama menggunakan panel OLED 3K (WQXGA+) touchscreen, dengan refresh rate 120Hz dan response time 0,2ms. Jadi layar keduanya bukan sekadar layar tambahan yang kualitasnya dibuat “seadanya”. ASUS justru membuat kedua layar ini memiliki kualitas yang setara, sehingga bisa digunakan bersama-sama sebagai satu area kerja yang jauh lebih luas.

Buat saya, di sinilah konsep “Duo It All” mulai terasa.

Coba bayangkan sedang mengedit video. Layar utama bisa digunakan untuk melihat hasil editing, sementara layar satunya dipakai untuk timeline dan berbagai tools. Atau saat bekerja sambil browsing, satu layar bisa berisi dokumen yang sedang dikerjakan, sementara layar lainnya menampilkan referensi. Bahkan saat gaming pun layar kedua bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan lain tanpa harus menutup permainan yang sedang berjalan.

Jadi, dua layar ini bukan sekadar untuk membuat Zephyrus Duo terlihat berbeda. Memang ada tambahan ruang kerja yang bisa dimanfaatkan sesuai kebutuhan. Dan buat orang yang terbiasa multitasking, tambahan ruang seperti ini bisa terasa sangat berarti.

Apalagi kedua layarnya sudah menggunakan teknologi Flexible/Bent OLED. ASUS merancang bagian bawah panel dengan sirkuit yang ditekuk ke belakang bodi secara presisi sehingga jarak antara kedua layar dapat dibuat sangat minim. Keduanya juga dilapisi Corning Gorilla Glass DXC, mendukung touchscreen dan stylus, serta memiliki lapisan anti-reflektif untuk membantu mengurangi pantulan cahaya.

Jadi ketika kedua layar ini terbuka, tampilannya bukan seperti laptop yang ditempeli monitor tambahan. Rasanya memang seperti satu perangkat dengan dua bidang kerja yang sengaja dirancang untuk bekerja berdampingan.

Dan ternyata, ASUS tidak berhenti sampai di situ.

Karena kalau dua layar saja sudah menarik, cara menggunakan keduanya juga dibuat fleksibel. Berkat mekanisme engsel yang dapat bergerak hingga 320 derajat dan detachable magnetic keyboard, Zephyrus Duo bisa digunakan dalam lima mode berbeda.

Nah, bagian ini yang menurut saya menarik untuk dilihat langsung ketika hands-on di ROG Corner Plus. Karena dari kelima mode inilah baru kelihatan bahwa Zephyrus Duo memang bukan sekadar laptop gaming dengan layar kedua, tetapi sebuah perangkat yang bisa berubah mengikuti kebutuhan penggunanya.

Sebelum hands-on di ROG Corner Plus Mangga Dua Mall, saya pernah hands-on lebih awal di momen launching, seperti yang terlihat pada foto carousel IG yang saya sematkan berikut: 

 

Laptop Mode

Yang pertama tentu saja Laptop Mode.

Dalam mode ini, Zephyrus Duo tampil seperti laptop pada umumnya. Keyboard magnetiknya terpasang dan perangkat bisa digunakan untuk berbagai aktivitas sehari-hari seperti mengetik, bekerja, browsing, meeting online, atau mengerjakan tugas.

Mode ini mungkin yang paling familiar dan paling gampang digunakan. Tinggal buka laptop, pasang keyboard, lalu bekerja seperti biasa.

Tapi menariknya, ketika kebutuhan berubah dan kita merasa satu layar saja tidak cukup, kita tinggal mengubah konfigurasinya. Jadi tidak harus terus-menerus menggunakan dua layar kalau memang sedang tidak dibutuhkan.

Buat saya, ini justru penting. Karena secanggih apa pun sebuah laptop, kalau pengguna dipaksa mengikuti bentuk dan cara kerja perangkat, lama-lama malah terasa merepotkan. Di Zephyrus Duo, kita yang menentukan mau menggunakannya seperti apa.


Dual-Screen Mode

Kemudian ada Dual-Screen Mode, yang bisa dibilang sebagai mode paling ikonik dari Zephyrus Duo.

Di sinilah kedua layar OLED 16 inci tersebut benar-benar digunakan secara bersamaan. Ruang kerja menjadi lebih luas dan kita bisa menempatkan berbagai aplikasi atau informasi di dua layar sekaligus.

Untuk content creator, misalnya, layar utama bisa digunakan untuk melihat canvas atau preview video, sementara layar kedua menampilkan timeline, tools editing, atau aplikasi pendukung. Untuk pekerjaan kantor, satu layar bisa digunakan untuk dokumen sementara layar lainnya untuk membuka referensi atau melakukan riset.

Bahkan untuk kebutuhan gaming, konsepnya juga menarik. Layar utama bisa digunakan untuk bermain, sementara layar kedua dapat dimanfaatkan untuk melihat chat, streaming, monitoring, atau informasi lain yang ingin tetap terlihat tanpa harus berpindah-pindah window.

Satu laptop, dua layar, lebih banyak yang bisa dilakukan dalam waktu bersamaan.

Dan menurut saya, ini alasan paling sederhana kenapa konsep “See More, Do More” pada Zephyrus Duo memang masuk akal.


Sharing Mode

Berikutnya ada Sharing Mode.

Sesuai namanya, mode ini menarik ketika laptop sedang tidak digunakan sendirian. Misalnya saat sedang berdiskusi dengan teman atau rekan kerja, memperlihatkan hasil desain, presentasi, foto, maupun video kepada orang yang duduk berseberangan.

Dengan konfigurasi layar seperti ini, pengalaman berbagi tampilan menjadi lebih fleksibel. Tidak perlu semua orang berdesakan melihat satu layar dari sisi yang sama.

Saya membayangkan mode seperti ini akan cukup berguna ketika sedang berada dalam situasi kolaboratif. Misalnya dua orang sedang membahas sebuah desain atau presentasi, dan masing-masing ingin melihat tampilan dari posisi duduk yang berbeda.

Jadi, dua layar pada Zephyrus Duo ternyata tidak hanya berguna untuk “saya bisa melihat lebih banyak”, tetapi juga bisa digunakan ketika “kita ingin melihat bersama.”



Book Mode

Selanjutnya ada Book Mode, dengan posisi kedua layar yang menyerupai bentuk buku.

Mode ini terasa menarik untuk aktivitas yang memang membutuhkan dua bidang tampilan yang saling berdampingan. Misalnya membaca sekaligus melihat referensi, membandingkan dua dokumen, atau membuka dua sumber informasi tanpa harus terus berpindah tab.

Buat saya yang banyak berkutat dengan tulisan dan konten, konfigurasi seperti ini cukup menarik. Misalnya ketika sedang menyusun artikel, satu sisi bisa digunakan untuk membaca bahan referensi sementara sisi lainnya untuk menulis atau mencatat poin-poin penting.

Atau kalau sedang melakukan riset perjalanan, satu layar bisa menampilkan informasi destinasi sementara layar lainnya digunakan untuk mencatat itinerary.

Dengan kata lain, Book Mode memberikan cara lain untuk memanfaatkan dua layar tersebut secara lebih natural, terutama untuk aktivitas yang membutuhkan dua tampilan sekaligus.



Tent Mode

Dan terakhir ada Tent Mode.

Pada mode ini, Zephyrus Duo diposisikan menyerupai sebuah tenda. Konfigurasi seperti ini cocok ketika kita lebih membutuhkan layar untuk dilihat daripada keyboard untuk digunakan.

Misalnya saat ingin menikmati video, menampilkan konten kepada orang lain, melihat presentasi, atau ketika laptop diletakkan di meja dengan ruang yang terbatas.

Tent Mode juga menarik ketika kita ingin membuat layar lebih mudah terlihat dari arah tertentu tanpa harus menggunakan laptop dalam posisi terbuka seperti biasanya.

Kelihatannya sederhana, tetapi justru di sini saya merasa fleksibilitas Zephyrus Duo cukup terasa. Laptop tidak selalu harus diperlakukan sebagai laptop. Ketika kebutuhan berubah, bentuknya pun bisa ikut berubah.

Dan kelima mode inilah yang menurut saya membuat tagline “Duo It All” terasa bukan sekadar slogan. Kita mendapatkan satu perangkat yang bisa digunakan dengan cara berbeda sesuai situasi, mulai dari konfigurasi laptop biasa, bekerja dengan dua layar, berbagi tampilan, sampai mengubah posisi perangkat menjadi Book maupun Tent Mode.

Semua itu dimungkinkan oleh mekanisme engsel hingga 320 derajat serta keyboard magnetik yang bisa dilepas-pasang.



Jeroannya Juga Nggak Main-Main

Kalau cuma mengandalkan dua layar, rasanya kurang pantas kalau ROG Zephyrus Duo dibanderol di kelas harga Rp129.799.000. Untungnya, ASUS tidak bermain-main dengan bagian dalamnya. Justru di sinilah kita bisa melihat bahwa konsep Duo It All bukan hanya soal tampilan yang unik, tetapi juga soal performa yang memang disiapkan untuk menangani pekerjaan-pekerjaan berat.

Untuk dapur pacunya, ROG Zephyrus Duo menggunakan Intel Core Ultra 9 386H dengan 16 core dan 16 thread, dipadukan dengan NVIDIA GeForce RTX 5090 Laptop GPU 24GB GDDR7. RAM-nya juga sudah 64GB LPDDR5X 8533, sementara penyimpanannya menggunakan 2TB M.2 NVMe PCIe 5.0 Performance SSD.

Jadi kalau laptop ini diajak bermain game, tentu bukan perkara. Tapi kemampuan Zephyrus Duo sebenarnya jauh lebih luas. Kombinasi prosesor dan GPU kelas atas ini memang disiapkan untuk kebutuhan seperti gaming, content creation, rendering, sampai pekerjaan berbasis AI.


Dan bicara soal AI, ada satu komponen yang menarik perhatian: NPU hingga 50 TOPS yang sudah terintegrasi di Intel Core Ultra 9 386H. NPU ini dirancang untuk menangani beban kerja AI secara lokal dengan lebih efisien, sehingga pekerjaan AI tidak harus selalu dibebankan ke CPU atau GPU.

ASUS bahkan menyebut kombinasi NPU tersebut dengan RTX 5090 Laptop GPU mampu menghasilkan Total Platform Performance hingga 1.874 TOPS. Dalam praktiknya, kemampuan ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai pekerjaan AI lokal, AI-assisted editing, rendering, hingga melakukan scrubbing video 8K secara real-time.

Buat saya, ini yang membuat Zephyrus Duo menarik. Laptop gaming-nya iya, tetapi kemampuannya tidak berhenti di gaming. Kalau sedang tidak bermain game, tenaga sebesar ini bisa dimanfaatkan untuk pekerjaan kreatif maupun berbagai kebutuhan produktivitas yang membutuhkan performa tinggi.

Apalagi dengan dua layar yang tadi sudah kita bahas, rasanya memang ada alasan mengapa ASUS menyebutnya sebagai perangkat untuk “See More, Do More.” Layar yang luas memberikan ruang kerja, sementara hardware di dalamnya menyediakan tenaga untuk mengerjakan berbagai workload berat.


Tapi kemudian muncul pertanyaan berikutnya: kalau performanya segede ini, panasnya bagaimana?

Kencang Boleh, Panas Jangan

Ini bagian yang menurut saya justru menarik dari engineering Zephyrus Duo.

Laptop dengan prosesor dan GPU kelas atas tentu menghasilkan panas. Dan pada Zephyrus Duo, ada tantangan tambahan karena ASUS harus sekaligus menjaga dua panel OLED yang berada dalam satu perangkat. Jangan sampai performa tinggi dari komponen internal malah menjadi masalah bagi layar kedua.

Karena itu ASUS membekali Zephyrus Duo dengan ROG Intelligent Cooling. Sistem ini mengombinasikan Liquid Metal pada prosesor Intel, Vapor Chamber berukuran luas, serta Graphite Nano Insulated Sheet yang menjadi salah satu bagian penting dari sistem pendinginannya.

Graphite Nano Insulated Sheet ini menarik karena fungsinya bukan sekadar membantu membuang panas. Lembaran insulasi nano-grafit tersebut ditempatkan di antara motherboard dan panel OLED bagian bawah sebagai tameng termal dua arah. Panas dari komponen internal disebarkan secara horizontal sehingga tidak terkonsentrasi langsung pada panel OLED yang sensitif terhadap panas.

Jadi di balik desain dua layar yang kelihatannya simpel ketika kita lihat dari luar, ternyata ada persoalan engineering yang cukup rumit di dalamnya.

Bagaimana membuat dua layar 16 inci bisa berada dalam satu laptop? Bagaimana membuatnya bisa dilipat dengan mekanisme engsel hingga 320 derajat? Bagaimana memasukkan prosesor dan GPU kelas flagship? Dan bagaimana semuanya tetap bekerja stabil dalam bodi yang relatif compact?

 

Nah, dari sini saya mulai paham kenapa ROG Zephyrus Duo terasa lebih dari sekadar “laptop gaming yang kebetulan punya dua layar.”

Ada banyak R&D yang bekerja di baliknya.

Dan justru hal-hal seperti inilah yang tidak selalu kelihatan hanya dari foto produknya.

Laptop Premium, Layanan Juga Premium

Kalau sudah bicara laptop dengan harga Rp129.799.000, tentu urusan setelah membeli juga tidak kalah penting. Karena membeli perangkat di kelas ini bukan sekadar soal mendapatkan spesifikasi tinggi, tetapi juga soal rasa aman ketika menggunakannya dalam jangka panjang.

Untuk ROG Zephyrus Duo, ASUS memberikan 2 tahun International Warranty sekaligus 2 tahun ASUS VIP Perfect Warranty yang mencakup perlindungan terhadap kerusakan akibat kelalaian pengguna. Jadi ada perlindungan tambahan yang cukup penting untuk sebuah perangkat yang memang masuk kategori investasi premium.

 

Selain garansi, pengguna ROG juga mendapatkan fasilitas ASUS Premium Service. Ada layanan Free Round-Trip Shipping untuk wilayah yang jauh dari pusat servis, Laptop Spa untuk perawatan dan pembersihan komponen secara berkala, serta FastLane Priority Handling untuk antrean prioritas di ASUS Service Center.

Buat saya, layanan seperti ini cukup penting. Karena secanggih dan sekencang apa pun sebuah laptop, tetap saja kita ingin punya ketenangan ketika menggunakannya sehari-hari. Apalagi kalau perangkat tersebut menjadi andalan untuk bekerja, membuat konten, bermain game, atau mengerjakan berbagai pekerjaan berat.

 

Jadi, kalau dari awal Zephyrus Duo sudah menawarkan hardware kelas flagship dan engineering yang serius, ASUS juga melengkapinya dengan perlindungan dan layanan purnajual yang sepadan.

Promo bundling ROG SLASH Hard-Case Luggage Edition 20

Oh iya, ada satu lagi yang menarik buat yang memang sudah mengincar ROG Zephyrus Duo. Selama persediaan masih ada, setiap pembelian ROG Zephyrus Duo juga mendapatkan promo bundling berupa ROG SLASH Hard-Case Luggage Edition 20

Nilainya sekitar Rp3–4 jutaan dan yang membuatnya semakin menarik, luggage ini tidak dijual untuk umum di Indonesia. Koper ini memang dibawa secara resmi ke Indonesia khusus untuk para pemilik ROG Zephyrus Duo.

Jadi, selain mendapatkan laptop gaming dengan dual-screen OLED yang unik, pembeli juga mendapatkan luggage eksklusif yang memang dibuat untuk melengkapi pengalaman memiliki perangkat flagship ROG ini.

 
Nah, Tinggal Datang dan Coba Sendiri

Setelah melihat semua yang ditawarkan ROG Zephyrus Duo, saya rasa ada satu hal yang tidak bisa sepenuhnya digantikan oleh foto, video, maupun membaca spesifikasinya, yakni: mencobanya langsung.

Karena ketika melihat dua layar OLED 16 inci yang identik, mencoba mengubahnya ke berbagai mode, merasakan keyboard magnetiknya, dan melihat sendiri bagaimana perangkat ini bekerja, barulah konsep “Duo It All” terasa lebih nyata.

Dan kabar baiknya, untuk yang penasaran, sekarang tidak perlu menunggu ASUS mengadakan event lagi.

ROG Zephyrus Duo sudah bisa kamu lihat dan hands-on langsung di ROG Corner Plus Mangga Dua Mall by Agres, dalam periode display terbatas mulai 10 Agustus hingga 10 Oktober 2026.




 



Jadi kalau selama ini cuma melihat Zephyrus Duo dari foto atau video dan masih penasaran seperti apa rasanya menggunakan laptop dengan dua layar OLED ini, mumpung masih ada kesempatan, datang saja dan coba sendiri.

Siapa tahu setelah melihat langsung, kamu akan mengerti kenapa ASUS ROG tidak sekadar membuat laptop gaming dengan layar tambahan.

Mereka membuat sebuah perangkat yang memang dirancang untuk Duo It All.

ROG Zephyrus Duo GX651.
See More. Do More. Duo It All.


Untuk informasi dan spesifikasi lengkap ROG Zephyrus Duo GX651, kamu bisa melihatnya di halaman resmi ASUS ROG:

ROG Zephyrus Duo 2026 — Official Product Page


ASUS ROG Flow Z13-KJP Dipamerkan di Tech x Art Limited Showcase, Tablet Gaming 128GB RAM Terbatas 50 Unit di Indonesia

ASUS ROG Flow Z13-KJP akhirnya bisa dilihat langsung di Tech x Art Limited Showcase di Dia.lo.gue Kemang, Jakarta Selatan. Tablet gaming paling powerful di dunia dengan RAM 128GB ini memang hanya tersedia 50 unit di Indonesia, dan saat saya melihatnya langsung hari Minggu, 1 Maret, rasanya benar benar berbeda dibanding sekadar membaca spesifikasinya.

ASUS ROG Flow Z13-KJP
ASUS ROG Flow Z13-KJP Dipamerkan di Tech x Art Limited Showcase

Saya sudah membaca press release resminya. Saya sudah melihat informasinya di Instagram ASUS ROG Indonesia. Saya sudah tahu ini kolaborasi eksklusif dengan Kojima ProductionsSaya sudah tahu spesifikasinya tidak main main.

Tapi tetap saja, berdiri tepat di depannya membuat semua informasi itu terasa lebih hidup.

Begitu melihat ASUS ROG Flow Z13-KJP dari dekat, kesan pertama saya bukan hanya soal performa. Tapi soal aura. Aura collectible. Aura limited. Aura perangkat yang dibuat dengan visi besar.

Dan di titik itu saya paham, kenapa perangkat ini disebut bukan sekadar tablet gaming, melainkan mahakarya kolaborasi teknologi dan seni.

Dengan jumlah hanya 50 unit di Indonesia, perangkat ini bukan sekadar limited edition biasa. Ia berpotensi menjadi salah satu item koleksi paling langka yang pernah dirilis ROG, terutama bagi mereka yang mengikuti perjalanan brand ini dari awal.

ASUS ROG Flow Z13-KJP

Kolaborasi ASUS ROG dan Kojima Productions

Kolaborasi ASUS ROG dan Kojima Productions, Filosofi For Ludens Who Dare

ROG Flow Z13-KJP merupakan hasil kolaborasi antara ASUS Republic of Gamers dan Kojima Productions.

Kolaborasi ini tidak sekadar tempel logo. Desainnya terinspirasi dari Ludens, maskot ikonik Kojima Productions, dengan sentuhan artistik yang dipandu langsung oleh Yoji Shinkawa. Tema visualnya terasa sinematik, detailnya halus, dan seluruh tampilannya seperti karya seni kontemporer dalam bentuk perangkat gaming.

KOJIMA PRODUCTIONS Co., Ltd.
©KOJIMA PRODUCTIONS Co., Ltd
©2026 KOJIMA PRODUCTIONS Co., Ltd. / HIDEO KOJIMA. Produced by Sony Interactive Entertainment Inc.

ROG merangkum semuanya dalam satu filosofi kuat: For Ludens Who Dare. 

Kolaborasi ini menyatukan dua pendekatan yang sama kuatnya. Leading technology dari ROG untuk mereka yang mengejar performa tanpa kompromi, dan cinematic experience khas Kojima Productions bagi penikmat narasi dan estetika visual. Perpaduan inilah yang membuatnya terasa berbeda dari perangkat gaming biasa.

Artinya jelas. Ini perangkat untuk mereka yang berani beda. Berani ekstrem. Berani melampaui batas.

Spesifikasi ASUS ROG Flow Z13-KJP, Tablet Gaming 128GB RAM Paling Powerful

Sekarang kita bicara soal performa. Karena di balik desain artistiknya, ASUS ROG Flow Z13-KJP ini menyimpan kekuatan yang tidak biasa untuk ukuran perangkat portabel.

Perangkat ini ditenagai prosesor AMD Ryzen™ AI Max+ 395, sebuah chipset yang memang dirancang untuk komputasi berbasis AI dengan beban kerja berat. Dipadukan dengan grafis AMD Radeon™ 8060S, performa visualnya bukan hanya untuk gaming biasa, tetapi untuk kebutuhan grafis intensif dan pemrosesan data kompleks.

Yang membuatnya benar-benar melompat jauh adalah kehadiran NPU hingga 50 TOPS, yang memungkinkan akselerasi AI berjalan lebih efisien langsung dari perangkat. Artinya, komputasi kecerdasan buatan tidak lagi sepenuhnya bergantung pada cloud.

Namun sorotan utamanya tentu ada pada RAM 128GB dengan teknologi Unified Quad Channel Memory.

Ini bukan sekadar angka besar untuk terlihat impresif. Dengan arsitektur unified memory, sistem dapat mengalokasikan hingga 96GB sebagai VRAM. Angka ini bahkan melampaui banyak desktop kelas profesional.

Dalam praktiknya, konfigurasi ini memungkinkan ASUS ROG Flow Z13-KJP menjalankan Large Language Model hingga 70B secara lokal tanpa cloud. Untuk pengembang AI, peneliti, atau kreator yang bekerja dengan model bahasa besar, ini berarti proses eksperimen dan pengujian bisa dilakukan langsung dari perangkat, tanpa ketergantungan koneksi internet.

Untuk gamer, dampaknya sama seriusnya. Game AAA dengan pengaturan grafis tertinggi dapat dijalankan dengan stabil. Untuk kreator konten, editing video resolusi tinggi, rendering berat, hingga multitasking ekstrem dapat dilakukan tanpa kompromi.

Dan yang membuatnya semakin menarik, semua kekuatan ini dikemas dalam format 2 in 1. ROG Flow Z13-KJP dapat berfungsi sebagai konsol portabel, tablet kreatif untuk sketsa atau desain, hingga workstation ketika dihubungkan dengan keyboard dan monitor tambahan.

Tablet, tetapi dengan DNA monster AI di dalamnya.


Tablet Gaming 128GB RAM Paling Powerful
 
Di saat harga RAM sedang tinggi, ASUS tetap menghadirkan konfigurasi 128GB dengan teknologi Unified Memory yang memungkinkan alokasi hingga 96GB sebagai VRAM. Ini angka yang bahkan melampaui banyak desktop kelas profesional.

Perangkat ini mampu menjalankan Large Language Model hingga 70B secara lokal tanpa cloud. Untuk gamer, ini berarti game AAA bisa dilibas dengan pengaturan grafis tertinggi. Untuk kreator dan penggiat AI, ini berarti workflow berat bisa dijalankan tanpa kompromi.

Tablet Gaming 128GB RAM Paling Powerful


Di sinilah ASUS ROG Flow Z13-KJP terasa melampaui kategori tablet gaming pada umumnya. Ia tidak hanya menawarkan performa tinggi, tetapi sekaligus menetapkan standar baru untuk komputasi AI dalam perangkat portabel.

Dan semuanya dikemas dalam format 2 in 1. Bisa menjadi konsol portabel. Bisa menjadi tablet kreatif. Bisa menjadi workstation ketika disambungkan dengan keyboard dan monitor kedua.

Tablet, tapi monster AI. 

ASUS ROG Flow Z13-KJP

Hanya 50 Unit di Indonesia, Harga dan Informasi Pre Order

Hal yang membuat ASUS ROG Flow Z13-KJP semakin istimewa adalah jumlahnya yang sangat terbatas.

Hanya 50 unit di Indonesia.

Bukan edisi massal. Bukan produksi panjang. Ini benar benar limited edition.

harga ASUS ROG Flow Z13-KJP

Harga resminya Rp 60.999.000 untuk konfigurasi Ryzen™ AI Max+ 395, 128GB RAM, dan 1TB SSD.

Pre order ASUS ROG Flow Z13-KJP dibuka mulai 24 Februari 2026 pukul 21.00 WIB hingga 4 Maret 2026.

Pemesanan dapat dilakukan melalui:

  • ASUS Online Store
  • ROG Exclusive Store
  • ASUS Exclusive Store di seluruh Indonesia

Berikut 24 Toko Pre-Order ROG Flow Z13-KJP yang sudah ditunjuk oleh ASUS:

Daftar Toko Pre-Order ROG Flow Z13-KJP

AREA

KOTA

NAMA TOKO

ONLINE

INDONESIA

https://id.store.asus.com/po-rog-flow-z13-kjp

CENTRAL JAVA

YOGYAKARTA

ROG STORE YOGYAKARTA BY KANA COMPUTER

CENTRAL JAVA

YOGYAKARTA

ASUS EXCLUSIVE STORE JOGJATRONIK BY KANA COMPUTER

EAST JAVA

SURABAYA

ROG STORE MASPION SQUARE BY ANDRO IT

JABODETABEK

JAKARTA PUSAT

ROG STORE MANGGA DUA MALL BY AGRES

JABODETABEK

JAKARTA UTARA

ROG STORE PIK BY JAYA CEMERLANG COMPUTINDO

JABODETABEK

TANGERANG

ROG STORE SERPONG BY IT GALERI

JABODETABEK

BOGOR

ASUS EXCLUSIVE STORE BOTANI SQUARE BY IT GALERI

JABODETABEK

JAKARTA BARAT

ASUS EXCLUSIVE STORE MALL TAMAN ANGGREK BY IT GALERI

JABODETABEK

JAKARTA SELATAN

ASUS EXCLUSIVE STORE PIM BY IT GALERI

JABODETABEK

DEPOK

ASUS EXCLUSIVE STORE MARGO CITY BY IT GALERI

JABODETABEK

TANGERANG

ASUS EXCLUSIVE STORE LIPPO MALL PURI BY MEGACOM

JABODETABEK

TANGERANG

ASUS EXCLUSIVE STORE SUMMARECON MALL SERPONG BY IT GALERI

JABODETABEK

BEKASI

ASUS EXCLUSIVE STORE SUMMARECON MALL BEKASI II BY IT GALERI

KALIMANTAN

SAMARINDA

ASUS EXCLUSIVE STORE BIG MALL BY ARINGO

KALIMANTAN

BALIKPAPAN

ROG STORE BITRACOM BY BITRACOM

NORTH SUMATERA

BATAM

ROG STORE CRYSTAL COMPUTER BY CRYSTAL COMPUTER

NORTH SUMATERA

PEKANBARU

ROG STORE PEKANBARU BY CRYSTAL COMPUTER

NORTH SUMATERA

MEDAN

ASUS EXCLUSIVE STORE MALL CENTRE POINT BY DAYAMEGA

NORTH SUMATERA

MEDAN

ASUS EXCLUSIVE STORE PLAZA MEDAN FAIR BY SOFTCOM

NORTH SUMATERA

MEDAN

ASUS EXCLUSIVE STORE DELIPARK MALL BY SOFTCOM

SULAWESI

MAKASSAR

ROG STORE MAKASSAR BY SMART MEDIA

SULAWESI

MAKASSAR

ASUS EXCLUSIVE STORE MAKASSAR BY CAHAYA SURYA KOMPUTER

WEST JAVA

BANDUNG

ROG STORE BEC BY LIBERTY COMPUTER

WEST JAVA

BANDUNG

ASUS EXCLUSIVE STORE BEC BY LIBERTY COMPUTER

Setiap pembelian paket eksklusif ini akan termasuk:

✅ Exclusive Briefcase

✅ Special Edition Adaptor & Sticker Set

✅ KJP Flight Tag & Thank You Card

✅ Game Death Stranding 2: On the Beach (digital code via Armoury Crate)

✅ Bonus Indonesia: ROG 20th Year Anniversary Passport Cover

✅ Bonus tambahan ROG Slash Sleeve 4.0 (selama persediaan masih ada)

Seluruh unit dan bonus mulai dikirimkan pada 7 Maret 2026.

paket eksklusif ROG Flow Z13 KJP

paket eksklusif ROG Flow Z13 KJP

Filosofi For Ludens Who Dare

Exclusive Briefcase

Tech x Art Limited Showcase di Dia.lo.gue Kemang, Wajib Lihat Langsung

Bagi yang ingin melihat ASUS ROG Flow Z13-KJP secara langsung sebelum memutuskan pre order, ASUS ROG mengadakan Tech x Art Limited Showcase di Dia.lo.gue Art Space, Kemang, Jakarta Selatan, mulai 27 Februari sampai 5 Maret 2026 pukul 12.00 hingga 20.00 WIB.

Ini adalah satu satunya lokasi di mana perangkat ini dipamerkan sebagai unit display.


Saat saya berada di sana, suasananya terasa seperti galeri seni modern. Di tengah ruang kreatif itu berdiri sebuah tablet gaming dengan performa ekstrem. Kontrasnya justru membuatnya semakin memikat.

Melihatnya secara langsung memberi perspektif berbeda dibanding sekadar membaca review atau menonton video. Saya bisa merasakan bagaimana ASUS memposisikan perangkat ini bukan hanya sebagai produk teknologi, tetapi sebagai karya dengan nilai desain dan konsep yang kuat.

Dan yang mungkin belum banyak diketahui, showcase ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. Siapa saja bisa datang dan melihat langsung perangkat limited ini.

Catatan Pribadi Saya

Sebagai seseorang yang cukup sering menghadiri peluncuran produk teknologi, tidak semua perangkat meninggalkan kesan mendalam.

Namun ASUS ROG Flow Z13-KJP ini berbeda.

Mungkin karena jumlahnya yang sangat terbatas. Mungkin karena kolaborasinya yang serius. Atau mungkin karena kombinasi performa ekstrem dan desain artistik yang jarang ditemui dalam satu perangkat.

Yang jelas, setelah melihatnya langsung, saya memahami mengapa perangkat ini disebut mahakarya.



 
Jika Anda termasuk yang mengincarnya, rasanya keputusan memang perlu dibuat dengan cepat. Karena untuk perangkat dengan jumlah terbatas seperti ini, kesempatan tidak selalu datang dua kali.

Pre order ASUS ROG Flow Z13-KJP sudah dibuka mulai 24 Februari 2026 pukul 21.00 WIB hingga 4 Maret 2026. Masih ada waktu buat jadi salah satu dari 50.


Spesifikasi Lengkap ROG Flow Z13-KJP

  • Main Spec. ROG Flow Z13-KJP (GZ302EAC)
  • CPU: AMD Ryzen™ AI MAX+ 395 Processor 3.0GHz (80MB Cache, up to 5.1GHz, 16 cores, 32 Threads) with AMD XDNA™ NPU up to 50TOPS
  • Operating System: Windows 11 Home
  • Memory: 128GB LPDDR5X 8000MT/s
  • Storage: 1TB PCIe® 4.0 NVMe™ M.2 SSD (2230)
  • Display: 13-inch ROG Nebula Display, 2.5K (2560 x 1600) 16:10, 180Hz, 3ms, 100% DCI-P3, PANTONE Validated, 500nits, Low Blue Light, Anti-Flicker, Adaptive Sync
  • Graphics: AMD Radeon™ 8060S Graphics with 40 CU
  • Input/Output: 1x USB 3.2 Gen 2 Type-A (data speed up to 10Gbps), 2x Type-C USB 4 with support for DisplayPort™ / power delivery (data speed up to 40Gbps), 1x card reader (microSD) (UHS-II), 1x HDMI 2.1 FRL
  • Connectivity: Wi-Fi 7(802.11be) (Triple band) 2*2 + Bluetooth® 5.4 Wireless Card
  • Camera: 13MP rear camera and 5MP front IR camera
  • Audio: 2x 2W dual-force, Dolby Atmos, Hi-Res certification (for headphone), Smart Amp Technology
  • Battery: 70WHrs, 4S1P, 4-cell Li-ion
  • Dimension: 30.0 x 20.4 x 1.29 ~ 1.49 cm
  • Weight: 1.20 kg
  • Price: Rp60.999.000 (Ryzen™ AI MAX+ 395 / 128GB RAM / 1TB SSD) 
#TeamROG #ROGFlowZ13KJP #ROGTechxArtID