Tampilkan postingan dengan label Review. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Review. Tampilkan semua postingan

Tes Ekstrem Laptop ASUS dan Perlindungan Total dari ASUS Premium Service

Uji Nyata Ketangguhan ASUS dan Ekosistem Perlindungan Total dari ASUS Premium Service
 
Sebagian besar orang memperlakukan laptop seperti benda rapuh yang harus dijaga sepenuh hati. Ditaruh pelan-pelan di meja, dimasukkan hati-hati ke dalam tas, dan dijauhkan sejauh mungkin dari potensi bencana seperti air minum atau siku teman yang terlalu aktif bergerak. Saya juga biasanya begitu. Laptop buat saya bukan sekadar alat kerja, tetapi semacam partner hidup yang ikut menemani menulis, mengedit foto, sampai menyelesaikan deadline yang kadang datang tanpa ampun.

Karena itu ketika saya datang ke kantor ASUS di Kensington Office Tower dan mendengar bahwa hari itu saya akan diajak menjatuhkan, menginjak, mengguncang, bahkan menyiram laptop, reaksi pertama saya cukup sederhana.

Deg-deg-an.

Uji Nyata Ketangguhan ASUS dan Ekosistem Perlindungan Total dari ASUS Premium Service

Bukan karena saya tidak percaya dengan klaim ketangguhan laptop ASUS. Justru karena saya terlalu terbiasa memperlakukan laptop dengan penuh kehati-hatian. Tetapi di acara ini, ketangguhan laptop ASUS memang tidak hanya diceritakan lewat slide presentasi atau jargon marketing. Semua dibuktikan lewat pengujian ekstrem secara langsung. Laptop benar-benar dibanting, diinjak, disiram air, diguncang-guncang, dan dimasukkan ke suhu ekstrem.

Dan yang membuat pengalaman ini semakin menarik adalah satu hal sederhana. Saya tidak hanya menonton. Saya ikut melakukannya. 

Tes Guncangan: Menjatuhkan Laptop ke Lantai

Pengujian pertama yang saya lakukan adalah tes guncangan. Di sini kami diminta menjatuhkan laptop dari ketinggian sekitar delapan puluh sentimeter ke lantai. Ada dua jenis permukaan yang disediakan, lantai dengan alas dan lantai keramik langsung. Artinya kalau ingin benar-benar menguji mental, kita boleh menjatuhkannya ke permukaan keras.

Sebelum menjatuhkan laptop itu, saya sempat memeriksanya terlebih dahulu. Layarnya utuh, bodinya mulus, dan sistemnya menyala normal. Rasanya seperti sedang memeriksa kondisi pasien sebelum melakukan eksperimen yang cukup nekat.

Uji Nyata Ketangguhan ASUS dan Ekosistem Perlindungan Total dari ASUS Premium Service

Ketika akhirnya saya menjatuhkan laptop itu, suara benturannya terdengar cukup jelas. Anehnya, saya yang menjatuhkan tetapi saya juga yang kaget sendiri. Refleks saya langsung memungutnya kembali dan menekan tombol power untuk memastikan semuanya masih bekerja.

Dan ternyata memang masih bekerja.

Ketangguhan Laptop ASUS dan Layanan Purna Jualnya yang Istimewa

Laptop ASUS yang diuji ini telah mengantongi sertifikasi MIL-STD 810H yang berarti perangkat tersebut telah melalui 26 prosedur pengujian ketat. Salah satunya adalah kemampuan menoleransi benturan hingga 40G serta lolos uji jatuh sebanyak delapan belas kali dari ketinggian delapan puluh sentimeter.

Tetapi mendengar angka tentu berbeda dengan menjatuhkannya sendiri. Ketika melihat laptop itu tetap menyala seolah tidak terjadi apa-apa, saya hanya bisa tertawa kecil sambil berpikir bahwa perangkat ini tampaknya memang diciptakan untuk menghadapi benturan-benturan kehidupan. 

Tes Tekanan: Menginjak dan Menindih Laptop

Setelah tes guncangan, pengujian berikutnya terasa lebih dramatis. Laptop diletakkan di lantai untuk menjalani pressure test atau tes tekanan. Cara pengujiannya sederhana tetapi cukup membuat alis saya terangkat.

Laptop itu diinjak!

 
Bukan sekadar diinjak ringan, tetapi benar-benar ditindih dengan beban berat hingga mencapai sekitar seratus kilogram. Dalam demonstrasi tersebut bahkan digunakan barbel untuk memastikan total tekanannya sesuai standar pengujian.

Saya sempat mencoba berdiri di atas laptop tersebut, meskipun berat badan saya tidak sampai seratus kilogram. Untuk mencapai angka itu biasanya penguji ditambahkan beban tambahan berupa barbel.

Kontrasnya cukup lucu. Laptop dengan berat kurang dari satu kilogram harus menahan tekanan seratus kilogram tanpa mengeluh. 

 
Tetapi hasilnya tetap sama. Laptopnya tidak retak-retak, tidak melengkung, dan tetap bekerja dengan normal. Sasisnya memang dirancang untuk melindungi panel layar dari tekanan eksternal yang berat sehingga komponen di dalamnya tetap aman.

Melihat pengujian ini saya sempat berpikir bahwa laptop ini memiliki satu sifat yang cukup langka di dunia manusia.

Ia menerima tekanan tanpa drama. 

Tes Getaran: Diguncang-Guncang Tanpa Henti

Pengujian berikutnya adalah tes getaran. Laptop diletakkan di atas mesin yang mampu menghasilkan getaran dengan frekuensi tertentu untuk mensimulasikan kondisi transportasi yang penuh guncangan.

Mesin tersebut kemudian dijalankan dengan frekuensi antara 5 hingga 500 Hz selama sekitar enam puluh menit. Tujuannya memastikan bahwa baut-baut tidak kendur, engsel-engsel tidak melemah, dan konektor internal tetap stabil meskipun perangkat mengalami getaran berulang-ulang.

Dari apa yang saya lihat sendiri, laptop bergetar cukup hebat di atas mesin tersebut.

 
Ketika mesin akhirnya dimatikan, laptop diperiksa kembali. Tidak ada bagian yang lepas-lepas, tidak ada komponen yang bergeser, dan sistemnya tetap berjalan normal.

Saya bahkan sempat bercanda bahwa kalau misal saya masih belum yakin, laptop itu boleh gak diguncang-guncang lagi sampai saya dan yang lain benar-benar percaya. Ternyata sangat boleh! 

Tes Suhu Ekstrem:
Dari Dingin Membeku hingga Panas Seperti Oven

Pengujian lain yang tidak kalah menarik adalah tes ketahanan terhadap suhu ekstrem. Laptop dimasukkan ke dalam ruang bersuhu sangat dingin maupun sangat panas.

Secara standar pengujian, perangkat diuji pada suhu panas hingga sekitar 71 derajat Celcius dan suhu dingin hingga minus 33 derajat Celcius. Ketika saya melihat alat pengukur suhunya secara langsung, angka yang muncul bahkan sempat menunjukkan sekitar delapan puluh derajat pada ruang panas dan minus 38 derajat pada tempat bersuhu dingin. 

Tampak suhu pada alat ukur menunjukkan minus 32,9 derajat celcius
 
Karena penasaran, saya sempat membuka pintu ruang panas itu sebentar. Belum sampai satu menit saya sudah mundur lagi karena rasanya seperti berdiri di depan oven yang menyala penuh.

Sementara saya sudah menyerah dalam waktu singkat, laptop itu tetap berada di dalam ruangan tersebut tanpa masalah.

Disekap di ruang bersuhu 80 derajat celcius, untung gak jadi kebab haha
 
Pengujian ini memastikan material perangkat tidak melengkung akibat panas ekstrem dan baterai tetap aman digunakan. Pada suhu rendah pun layar tetap mampu menampilkan visual dengan respons cepat tanpa gangguan. 

Tes Ketahanan Air: Ketika Laptop Disiram

Pengujian berikutnya mungkin terdengar sederhana tetapi sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari, yaitu tes ketahanan terhadap air. Laptop disiram untuk mensimulasikan kejadian ketika minuman tidak sengaja tumpah ke keyboard saat kita sedang bekerja.

Keyboard laptop ASUS dirancang dengan fitur spill-resistant yang mengarahkan cairan menjauh dari komponen-komponen vital. Ketika terjadi tumpahan, langkah pertama yang tetap harus dilakukan adalah mematikan laptop dan memiringkannya agar cairan tidak menggenang. Tetapi desain ini membantu meminimalkan risiko kerusakan fatal pada komponen internal.

Melihat pengujian ini membuat saya teringat berapa banyak laptop yang mungkin “wafat” hanya karena segelas kopi yang tersenggol.

Semua laptop yang diuji merupakan seri laptop Vivobook dan Zenbook, dengan bobot mulai dari 0,9kg - 1,5kg. Artinya, laptop-laptop tangguh itu bukan lagi laptop tebal dan berat. Zaman now, laptop tipis dan ringan pun kuat luar biasa! ASUS sudah buktikan itu.

Bayangkan, sudah berapa kali laptop-laptop itu "dianiaya", tapi semua tetap utuh dan berfungsi. Kalaupun nanti tiba saatnya ada yang sekarat, maka ASUS pun dapat data baru, bahwa si laptop tewas setelah sekian ratus kali tes. Kalau kamu punya laptop, paling berapa kali sih kena air, jatuh, kena panas, kena getaran, ketindih, dan kena suhu dingin sungguhan? Saya gak percaya sampai ratusan kali, apalgi tiap saat. Jadi gak perlu khawatirlah ya akan ketahanannya. Insha Allah bertahun-tahun sampai kamu bosan pakai laptopnya. 

Ketika Laptop Kuat Didukung Layanan Premium

Banyak brand teknologi berbicara tentang spesifikasi. Mereka berlomba-lomba menyebut prosesor paling cepat, layar paling tajam, atau desain paling tipis. Semua itu memang menarik, tetapi satu hal sering terlupakan: apa yang terjadi setelah kita membelinya.

Di acara ini, Adrian Pradipta, Technical Public Relations ASUS Indonesia menjelaskan bahwa ketangguhan produk hanyalah sebagian dari cerita. Sisanya adalah bagaimana brand mendukung pengguna setelah perangkat digunakan. Filosofi inilah yang dirangkum dalam konsep ASUS No.1 Quality & Service, kombinasi produk berkualitas tinggi dan layanan lengkap untuk melindungi pengguna.

 
Kalau bagian sebelumnya saya menyaksikan langsung bagaimana laptop diuji dalam berbagai kondisi ekstrem, maka di bagian ini saya mulai melihat bagaimana ASUS mencoba memastikan bahwa pengguna tetap merasa aman bahkan setelah laptop itu dibawa pulang. 

Garansi Global dan Upgrade Terbaru

Ketika Mas Adrian menyampaikan daftar upgrade garansi terbaru ASUS, rasanya seperti menemukan cheat code rahasia buat laptop saya sendiri. Bayangkan, beberapa jam sebelumnya perangkat itu saya banting, injak, dan guncang-guncang, sekarang ia justru mendapat perlindungan ekstra yang bikin hati lega. Ternyata ketangguhan fisik bukan satu-satunya hal yang dijaga, ASUS juga benar-benar peduli soal ketenangan penggunanya. 


Berikut rincian upgrade garansi terbaru:

  • Zenbook, Vivobook S, Vivobook Flip, Vivobook Pro, dan ProArt: Kini mendapatkan 3 tahun Garansi Internasional dan 3 tahun ADP, naik dari sebelumnya hanya 1 tahun ADP.
  • ROG, TUF Gaming, ASUS Gaming, dan Vivobook Classic/Go: Mendapatkan 2 tahun Garansi Internasional dan 2 tahun ADP, naik dari 1 tahun sebelumnya.
  • Aksesoris: Tetap dilindungi dengan 1 tahun garansi, dan penggantian 100% untuk kendala fungsional (kecuali backpack).
  • Lini Desktop & All-in-One (AiO):
    • ROG Desktop: 3 Tahun On-Site Service lokal + 1 Tahun ADP
    • TUF Desktop: 2 Tahun On-Site Service lokal + 1 Tahun ADP
    • AiO: 2 Tahun On-Site Service lokal + 1 Tahun ADP

Angka-angka tersebut mungkin terdengar seperti statistik membosankan kalau hanya dibaca begitu saja. Tapi buat pengguna yang pernah laptopnya tiba-tiba mogok di tengah tenggat, semua itu terasa seperti superhero yang siap menolong kapan saja.

Dan ASUS tidak berhenti di situ. Dengan 141 titik service center di seluruh Indonesia dan jangkauan global di 113 negara, rasa aman benar-benar dijaga. Khusus untuk seri high-end seperti ROG, Zenbook, dan ProArt, ASUS menghadirkan Layanan Premium Eksklusif, yang bikin pengalaman memakai laptop terasa seperti punya bodyguard pribadi. Tidak ada drama, tidak ada panik, hanya ketenangan pikiran yang bisa benar-benar kita rasakan.

ASUS VIP Perfect Warranty: Perlindungan dari Kecerobohan Manusia

Bagian yang menurut saya paling bikin happy adalah program ASUS VIP Perfect Warranty yang disampaikan oleh Brama Setyadi, Head of Public Relations and Digital ASUS Indonesia. 

Bayangkan, laptop yang tadi saya banting, injak, dan guncang-guncang, kini mendapatkan perlindungan terhadap kelalaian manusia. Ya, manusia, makhluk yang lebih sering bikin kerusakan daripada mesin ekstrem. 

Program ini mencakup kerusakan akibat kelalaian, termasuk laptop jatuh, tersiram cairan, atau insiden sehari-hari yang biasanya bikin pengguna panik. ASUS menanggung 100% biaya perbaikan dan penggantian spare part.

Saya sempat tertawa kecil saat mendengar ini. Ironis memang. Setelah menyaksikan laptop diuji ekstrem, ternyata kerusakan nyata justru datang dari hal-hal paling sederhana. Seperti gelas kopi yang tersenggol. Manusia memang kadang lebih berbahaya daripada mesin uji ekstrem. 

ASUS Premium Service: Ketika Perbaikan Tidak Lagi Merepotkan

Selain garansi dan perlindungan kerusakan, ASUS memperkenalkan konsep ASUS Premium Service, layanan eksklusif yang bikin pengalaman perbaikan laptop terasa gampang, cepat, dan nyaman. 

 

Fitur utama ASUS Premium Service antara lain:

  • Free Round-Trip Shipping atau biaya pengiriman laptop ditanggung ASUS : antar ke service center dan kembali ke pengguna tanpa biaya tambahan.
  • Laptop Spa: perawatan ringan gratis untuk membersihkan debu, ventilasi, dan bagian kecil yang sering terlewat.
  • Fastlane Service: jalur prioritas untuk pengecekan dan perbaikan, tanpa harus menunggu lama.

Melihat layanan ini, saya kembali menyadari filosofi ASUS: laptop tangguh harus didukung layanan tangguh agar pengguna tetap merasa aman. Kalau sebelumnya laptop diperlakukan seperti atlet militer dalam uji ekstrem, di bagian ini suasananya berubah total. Tidak ada benturan, tekanan, atau suhu ekstrem. Di sinilah sisi lain dari filosofi ASUS mulai terasa nyata. 

Laptop Spa: Ketika Laptop Ikut Perawatan

Setelah melihat laptop diperlakukan ekstrem, saya sempat berpikir, hidup jadi laptop ASUS pasti berat banget. Tapi di booth Laptop Spa, suasananya berubah drastis. Tidak ada suara benturan, tidak ada mesin bergetar, dan tidak ada suhu ekstrem.

ASUS Premium Service

Laptop dibersihkan teliti oleh teknisi, debu di sela keyboard diangkat, ventilasi dicek, dan bagian-bagian kecil yang sering luput diperiksa satu per satu. Bagi pengguna yang memakai laptop hampir setiap hari, debu dan kotoran bisa perlahan memengaruhi performa.

Bahkan, bila kondisi laptopnya sudah waktunya penggantian thermal paste, maka akan diganti dengan yang baru, dan itu free

Dengan layanan ini, laptop tidak hanya kuat menghadapi kondisi ekstrem, tetapi juga tetap bekerja optimal dalam jangka panjang. Ketangguhan memang penting, tetapi ketangguhan saja tidak cukup. Service yang baik membuatnya tetap aman dan nyaman digunakan. 

Fast Lane: Jalur Prioritas

Layanan berikutnya adalah Fast Lane, jalur prioritas untuk pengecekan dan perbaikan laptop. Waktu sering menjadi faktor penting. Laptop bukan sekadar hiburan, tetapi alat kerja sehari-hari. Menunggu lama tentu tidak menyenangkan.

Dengan Fast Lane, proses pengecekan dan penanganan diprioritaskan sehingga waktu tunggu lebih singkat. Kalau laptop ASUS mampu bertahan dari pengujian ekstrem, Fast Lane memastikan ketika perangkat membutuhkan bantuan, prosesnya juga tidak bertele-tele. 

Laptop Tahan Banting yang Tetap Menenangkan

Setelah berkeliling booth demi booth, saya mulai melihat gambaran utuh. Ketangguhan laptop ASUS nyata. Dijatuhkan, diinjak, diguncang, disiram air, bahkan dimasukkan ke suhu ekstrem.

Tetapi cerita tidak berhenti di sana. Ketangguhan itu juga dilengkapi ekosistem layanan yang dirancang melindungi pengguna jangka panjang. Garansi internasional, perlindungan kerusakan akibat kelalaian, perawatan rutin, dan layanan prioritas memastikan pengguna tetap merasa aman.

Dengan kombinasi ini, ASUS tidak hanya menghadirkan Laptop Terbaik dari sisi kualitas produk, tetapi juga memberikan ketenangan bagi pengguna yang mengandalkan perangkatnya sehari-hari. 

Dan setelah melihat semuanya secara langsung, saya pulang dengan satu kesimpulan sederhana: kadang kita membeli laptop berharap kuat menghadapi berbagai situasi, tetapi yang sebenarnya kita cari mungkin bukan sekadar kekuatan. Melainkan ketenangan. Ketenangan bahwa ketika sesuatu terjadi pada laptop, masih ada sistem layanan yang siap membantu memperbaikinya.

Di dunia yang penuh ketidakpastian, rasa tenang seperti itu ternyata cukup berharga.

Momen Maret: Saat Tepat Upgrade Laptop

Davina Larissa, Country Marketing Manager ASUS Indonesia, sempat menekankan satu hal yang bikin saya mikir, “Maret ini waktu yang pas buat move-on ke teknologi ASUS.”

Dan memang masuk akal. Di tengah dinamika global, perang sana-sini, rantai pasok yang naik turun, harga barang elektronik cenderung melonjak. Jadi kalau menunda, besok bisa kena harga lebih tinggi. 

Nah kebetulan juga sebentar lagi Lebaran, THR mulai masuk kan, dan ini bisa jadi momen tepat buat upgrade laptop. Bayangkan saja, dengan timing yang pas, pilihan perangkat yang sudah terjamin ketangguhannya, plus layanan premium, membeli laptop ASUS sekarang bukan sekadar belanja gadget baru, tapi investasi yang bikin kita tenang sekaligus siap menghadapi pekerjaan, hiburan, dan segala kekacauan digital sehari-hari.

Jadi, kalau kamu tipe orang yang suka drama tapi nggak mau drama soal laptop, Maret ini adalah bulanmu. Jangan tunggu besok, karena besok bisa saja harga naik, stok menipis, dan kopi yang tumpah pun nggak sabar menunggu.

Kunjungi ASUS Store terdekat, atau belinya online melalui ASUS Online Store untuk cek harga dan stock laptop yang kamu incar. 

ASUS Blogger Squad

ROG Zephyrus G16: Laptop Gaming 16-Inci Paling Tipis dan Ringan dengan Teknologi AI Canggih

ROG Zephyrus G16: Laptop Gaming 16-Inci Paling Tipis dan Ringan dengan Teknologi AI Canggih

Ketika berbicara tentang laptop gaming, biasanya yang terbayang adalah perangkat besar dan berat dengan desain agresif. Namun, ROG Zephyrus G16 (GU605) menawarkan pendekatan yang berbeda. 

Laptop ini berhasil menggabungkan performa tinggi dengan bodi yang tipis dan ringan, sesuatu yang jarang ditemui di kategori laptop gaming 16 inci. 

Setelah mencoba dan merasakan langsung laptop ini, saya cukup terkesan dengan bagaimana ASUS merancangnya—ringan, stylish, dan tetap bertenaga.

ROG Zephyrus G16: Laptop Gaming 16-Inci Paling Tipis dan Ringan dengan Teknologi AI Canggih

Menyuguhkan Pengalaman Gaming Tanpa Kompromi: Tipis, Ringan, dan Tetap Powerful

Sebagai seseorang yang cukup sering bekerja di berbagai tempat, saya sangat mengapresiasi desain ringkas dan bobotnya yang hanya 1,85 kg dengan ketebalan 1,49 cm. 

Laptop gaming biasanya lebih berat dari itu, jadi membawa Zephyrus G16 dalam tas terasa lebih nyaman dibandingkan laptop gaming lain yang pernah saya coba. Tapi jangan salah, meskipun ringan, build quality-nya tetap kokoh berkat bodi CNC-machined.

Dari segi performa, Zephyrus G16 tidak main-main. Ditenagai oleh prosesor Intel® Core™ Ultra Series dan NPU Intel® AI Boost, laptop ini terasa responsif, baik saat bermain game maupun saat menjalankan aplikasi kreatif seperti Adobe Premiere Pro, After Effect, dan Blender. 

Nah, sewaktu saya menghadiri event NVIDIA, content creator Ferry Irwandi membagikan pengalamannya menggunakan After Effect di laptop ini, dan hasilnya? Tampilannya bisa full layar, yang artinya gak nge-lag sama sekali. Putra saya Alief, yang merupakan pengguna After Effect aktif untuk tugas-tugas dan pekerjaannya, jelas takjub. Sebab, pemakaian After Effect di laptopnya tidak bisa full seperti saat digunakan di laptop ROG Zephyrus G14 atau pun G16.

Buat yang ingin mencoba bermain beberapa game AAA di laptop ini, dijamin hasilnya memuaskan. Game seperti Cyberpunk 2077 berjalan mulus dengan setting tinggi tanpa lag, dan ini tentu berkat kombinasi CPU yang bertenaga serta GPU hingga NVIDIA GeForce RTX 4080.

ROG Nebula Display berbasis OLED

Menghadirkan Visual Terbaik dengan Teknologi OLED dan VRR

Layar adalah salah satu aspek yang langsung mencuri perhatian saya. Dengan panel ROG Nebula Display berbasis OLED, warna-warna terlihat lebih hidup dan kontrasnya sangat tinggi. 

Saat pertama kali mencoba bermain game di layar laptop ini, siapa pun akan terkesan dengan kedalaman warna hitamnya dan response time yang hanya 0,2 ms. Teknologi Variable Refresh Rate (VRR) juga bekerja dengan sangat baik, membuat pergerakan dalam game terasa lebih smooth tanpa efek tearing atau stuttering.

Bagi yang suka menikmati konten video atau melakukan editing, layar dengan 100% DCI-P3 ini akan sangat membantu. Warna yang ditampilkan benar-benar akurat, dan ini penting bagi kreator konten yang mengandalkan color grading dalam pekerjaan mereka. Saya juga mencoba menonton beberapa video di Youtube, tapi sebaiknya di tes juga dengan menonton film di layanan streaming, untuk pengalaman visual yang jauh lebih imersif dibandingkan layar laptop biasa.

ROG Nebula Display berbasis OLED

Desain yang Diperbarui: Modern dan Fungsional

Satu hal lain yang saya perhatikan adalah bagaimana ASUS meningkatkan kenyamanan pengguna melalui desain keyboard dan touchpad yang lebih besar. 

Edge-to-edge keyboard ini memiliki feel yang lebih nyaman saat mengetik, dan touchpad yang diperbesar membuat navigasi lebih presisi, terutama bagi saya yang sering menggunakan laptop tanpa mouse eksternal.

Untuk urusan audio, Zephyrus G16 juga tidak mengecewakan. Speaker yang lebih besar 25% dibandingkan generasi sebelumnya menghasilkan suara yang lebih kaya. 

Saat saya mendengarkan musik atau menonton video, kualitas audionya cukup jernih dan bertenaga, terutama dengan dukungan teknologi Dolby Atmos.

 

Laptop Gaming 16 Inci Paling Tipis dan Ringan

ROG Zephyrus G16 (GU605) hadir dengan desain baru yang lebih modern, mengusung bodi CNC-machined yang lebih ringan dan kokoh dibanding pendahulunya. 

Material ini memungkinkan laptop tampil lebih ramping tanpa mengorbankan daya tahannya. Dengan bobot hanya 1,85 kg dan ketebalan 1,49 cm, ROG Zephyrus G16 (GU605) menjadi salah satu laptop gaming 16 inci tertipis dan teringan yang pernah ada.

Laptop Gaming 16 Inci Paling Tipis dan Ringan

 
Keunggulan AI di Setiap Aspek

Teknologi AI semakin banyak diimplementasikan dalam perangkat komputasi modern, dan Zephyrus G16 memanfaatkannya dengan sangat baik. Dengan Intel® AI Boost dan dukungan fitur AI pada GPU RTX 40 Series, laptop ini bisa melakukan berbagai tugas berbasis AI dengan lebih efisien. Saat mencoba beberapa fitur AI di Adobe Photoshop, seperti generative fill, dan hasilnya benar-benar cepat dibandingkan laptop lain tanpa NPU khusus AI.

Dalam gaming, AI juga berperan dalam fitur seperti NVIDIA DLSS 3 yang membantu meningkatkan frame rate tanpa mengorbankan kualitas grafis. Fitur ini membuat pengalaman gaming lebih lancar, terutama di game yang menuntut performa tinggi.

Selain itu, sistem pendingin ROG Intelligent Cooling bekerja dengan sangat baik. ASUS menggunakan tri-fan system dan liquid metal untuk menjaga suhu tetap stabil. Memainkan game berat selama lebih dari dua jam, dan meskipun bagian bawah laptop terasa sedikit hangat, performanya tetap stabil tanpa throttling.

ROG Intelligent Cooling (foto: bowosusilo.com)

Yang membuat pengalaman menggunakan laptop ini semakin mulus adalah teknologi AI yang terintegrasi dengan berbagai fitur canggih:

  • ASUS AI Noise-Cancelling: Mengoptimalkan kualitas suara dengan mengurangi kebisingan di sekitar, sehingga suara tetap jernih saat meeting, streaming, atau bermain game online.
  • AiSense Camera: Kamera pintar yang dapat menyesuaikan tampilan secara otomatis, termasuk fitur penghalusan latar belakang dan penyesuaian kontak mata, memberikan tampilan profesional dalam setiap panggilan video.
  • User Detection: Sensor pintar yang mendeteksi keberadaan pengguna, memungkinkan laptop untuk mengunci layar secara otomatis saat ditinggalkan dan aktif kembali saat pengguna kembali.
  • Microsoft Copilot: Asisten AI bawaan Windows 11 yang membantu mempercepat berbagai tugas harian, mulai dari pencarian informasi hingga pengelolaan dokumen dan jadwal.
  • OLED Screen Protection: Teknologi perlindungan layar yang mampu mengurangi emisi cahaya biru hingga 70%, menjaga kesehatan mata, serta mencegah efek burn-in pada layar OLED agar tetap awet dalam penggunaan jangka panjang.
Dengan kombinasi teknologi ini, Zephyrus G16 bukan sekadar laptop gaming, tetapi juga perangkat pintar yang mampu beradaptasi dengan kebutuhan pengguna, baik untuk produktivitas, hiburan, maupun komunikasi.

Harga dan Varian

Bagi yang tertarik untuk memiliki ROG Zephyrus G16, berikut adalah pilihan harga sesuai dengan spesifikasi yang ditawarkan:

Rp32.999.000 (Core Ultra 7 / RTX 4050 / 16GB / 1TB)

Rp36.999.000 (Core Ultra 9 / RTX 4060 / 16GB / 1TB)

Rp41.999.000 (Core Ultra 9 / RTX 4070 / 32GB / 1TB)

Rp53.999.000 (Core Ultra 9 / RTX 4080 / 32GB / 1TB)

Tahun Garansi Global dan 1 Tahun ASUS VIP Perfect Warranty

Setiap pembelian ROG Zephyrus G16 juga disertai dengan berlangganan gratis Xbox PC Game Pass selama tiga bulan, memberikan akses ke ratusan game AAA terbaik.

Kesimpulan

Setelah mencoba langsung ROG Zephyrus G16, saya bisa mengatakan bahwa laptop ini adalah salah satu perangkat gaming terbaik di kelasnya. ASUS berhasil menghadirkan laptop gaming 16 inci yang tidak hanya powerful, tetapi juga ringkas dan stylish.

Daya tarik utamanya tentu saja layar OLED dengan VRR yang memberikan pengalaman visual terbaik, serta performa tinggi berkat Intel Core Ultra dan GPU RTX 40 Series. Ditambah dengan sistem pendingin yang efisien dan teknologi AI yang semakin canggih, laptop ini cocok untuk gamer maupun kreator konten yang mencari perangkat bertenaga tanpa harus mengorbankan portabilitas.


Dapatkan Produk ROG Resmi di ROG Store

Semua produk di ASUS ROG Store dijamin asli dan bergaransi resmi ASUS Indonesia. Untuk perlengkapan gaming resmi, kunjungi ROG Store terdekat!

1

Balikpapan

ROG Store Bitracom by Bitracom

Jl. MT. Haryono No. 75, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 76114

2

Bandung

ROG Store BEC by Liberty Computer

Bandung Electronic Center 2 Lt. 1 Blok AC 03-05 Jl. Purnawarman No.13-15, Bandung

3

Batam

ROG Store Crystal Computer by Crystal Computer

Komplek Galaxy, Jl. Imam Bonjol No. 10, Lubuk Baja Kota, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau 29444

4

Jakarta Pusat

ROG Store Mangga Dua Mall by Agres

Mangga Dua Mall Lt. Dasar (Lobby Pameran), Jl. Mangga Dua Raya, Jakarta Pusat

5

Jakarta Utara

ROG Store PIK by Jaya Cemerlang Computindo

Ruko Beach Boulevard Blok.D No.1 Golf Island, Kawasan Pantai Maju - PIK, DKI Jakarta 14460

6

Surabaya

ROG Store Maspion Square by Andro IT

Maspion Square Lt. Dasar Blok B-16 Jl. Ahmad Yani No. 73, Surabaya Jawa Timur 60238

7

Yogyakarta

ROG Store Yogyakarta by Kana Computer

Jl. Affandi, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281

8

Sumatera Utara

ROG Store Plaza Medan Fair by Softcom

Plaza Medan Fair Lt. 4, Jl. Gatot Subroto No.30, Sekip, Kec. Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara 20113


Untuk spesifikasi dan varian yang lebih lengkap dan detil, informasinya bisa disimak pada tabel di bawah ini :



Comfort Food Memoirs: Merayakan Kenangan dan Warisan Kuliner

 
Mengabadikan kenangan masa kecil melalui kuliner adalah salah satu cara paling istimewa untuk menjaga warisan budaya dan sejarah keluarga. Hal ini tercermin dalam antologi saya yang bertema makanan, Comfort Food Memoirs: Kisah Makanan yang Menenangkan beserta Resepnya.

Kebahagiaan dan kebanggaan saya atas terbitnya buku ini tak terhingga, terlebih karena buku ini berhasil meraih penghargaan Best in the World di ajang 29th Gourmand World Cookbook Awards 2023. Penghargaan bergengsi tingkat dunia ini diberikan dalam acara megah Saudi Feast Food Festival di Riyadh pada 27-29 November 2023.

Perjalanan Mengabadikan Kenangan

Bagi saya, Comfort Food Memoirs bukan sekadar buku resep atau kumpulan cerita kuliner. Buku ini adalah jembatan yang menghubungkan kenangan saya memasak dan menikmati pindang patin bersama almarhumah nenek saya saat masih kecil. 

Setiap halaman dalam buku ini mengandung sentuhan pribadi dan nostalgia, yang diharapkan dapat dirasakan oleh setiap pembaca.

Saya sangat berterima kasih kepada OMAR NIODE Foundation atas kesempatan luar biasa untuk saya menjadi salah satu kontributor dalam buku ini. Kesempatan ini memberikan ruang bagi saya untuk berbagi cerita dan memperkenalkan kekayaan kuliner lokal yang sarat dengan kenangan dan sejarah.

 

Gourmand Awards 2023: Penghargaan yang Bergengsi

Gourmand World Cookbook Awards adalah ajang bergengsi yang mengakui karya-karya terbaik dalam dunia kuliner. Penghargaan yang diraih oleh Comfort Food Memoirs merupakan bukti bahwa cerita-cerita kuliner lokal kita memiliki tempat di hati pembaca internasional. Acara penghargaan ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting di dunia kuliner dan menjadi momen yang membanggakan bagi seluruh tim yang terlibat.

Penyampaian Penghargaan dan Sambutan Khusus

Pada acara penghargaan, Edouard Cointreau dari Gourmand International menyampaikan, “Buku ini adalah undangan untuk menjelajahi yang belum dijelajahi, untuk menciptakan yang belum pernah ada sebelumnya. Semoga buku ini membawa inisiatif dan ide-ide segar yang menginspirasi penulis dan pembaca ke dalam narasi baru.”

Tiga tokoh dunia lainnya yang memberikan sambutan khusus adalah:

  • Edouard Cointreau, Founder & President, Gourmand World Cookbook Awards
  • Erik Wolf, Founder & Executive Director, World Food Travel Association
  • Muhamad Mardiono, Utusan Khusus Presiden RI Bidang Kerja Sama Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan


Kontribusi yang Beragam dan Menginspirasi

Comfort Food Memoirs adalah hasil kolaborasi dari 65 penulis yang berasal dari berbagai profesi, mulai dari jurnalis, tokoh politik, budayawan, chef, wirausahawan, penggiat wisata, hingga pengrajin perhiasan. Di antara penulis yang berkontribusi, terdapat nama-nama terkenal seperti Budayawan Erros Djarot, Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dr. Alue Dohong, dan Chef Ragil Imam Wibowo. 

Erros Djarot, seorang budayawan terkenal, dikenal atas kontribusinya dalam dunia seni dan budaya Indonesia. Erros Djarot adalah seorang penulis, sutradara, dan komposer yang karyanya selalu mencerminkan keindahan dan kekayaan budaya Nusantara. Dalam Comfort Food Memoirs, beliau berbagi cerita tentang masakan yang membawa kenangan masa kecilnya di Indonesia.

Dr. Alue Dohong, Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, adalah sosok yang dikenal dengan dedikasinya terhadap kelestarian lingkungan. Kisah yang dibagikannya dalam buku ini tidak hanya mengungkapkan kenangan masa kecilnya, tetapi juga bagaimana makanan tradisional dapat mendukung kelestarian alam dan budaya.

Chef Ragil Imam Wibowo adalah seorang chef ternama di Indonesia, yang dikenal dengan kreativitasnya dalam mengolah masakan tradisional menjadi hidangan yang modern namun tetap autentik. Dalam buku ini, Chef Ragil membagikan resep yang sarat dengan kenangan masa kecilnya, memberikan wawasan tentang bagaimana rasa dapat membawa kita kembali ke masa lalu.

Amanda Katili Niode, seorang penggiat lingkungan yang juga terlibat dalam pengembangan kuliner berkelanjutan, memainkan peran penting sebagai editor dalam Comfort Food Memoirs. Dengan latar belakang yang kuat dalam advokasi lingkungan dan kuliner, Amanda berhasil mengkurasi kisah-kisah yang tidak hanya menggugah selera, tetapi juga mempromosikan keberlanjutan.

 

Kontribusi Para Food Blogger Indonesia

Tujuh dari 65 penulis buku ini merupakan anggota Komunitas Food Blogger Indonesia (@foodbloggeridcommunity), termasuk saya. Mereka adalah Bayu Fitri Hutami, Henny Nursanty, Annie Nugraha, Ovianty, Rina Susanti, dan Eko Dony Prayudi. Keberagaman latar belakang penulis inilah yang memperkaya buku dengan perspektif dan cerita yang unik, menciptakan antologi yang beragam dan inspiratif.

Berikut tanggapan teman-teman food blogger mengenai buku Comfort Food Memoirs:

  • Bayu Fitri Hutami: Bayu menulis tentang Bubur Sumsum yang memiliki filosofi mendalam. Bagi Bayu, makanan ini adalah simbol kasih sayang dan perhatian orang tua. Ia berharap buku ini bisa membuat hati semua orang bahagia.
  • Henny Nursanty: Henny merasa spesial bisa berbagi cerita tentang resep cumi asin cabai hijau kecombrang yang diwariskan oleh almarhumah Mami tercinta. Buku ini menjadi cara untuk merasakan kembali kehadiran Mami melalui masakannya.
  • Annie Nugraha: Annie membangkitkan kenangan masa kecilnya dengan Pindang Patin Pegagan, makanan khas Sumatera Selatan yang mengingatkannya pada budaya Pantauan di kampung halaman ayahnya di Pagaralam.
  • Ovianty: Ovianty menulis tentang Pisang Goreng dan Ketan, sarapan khas Bukit Tinggi yang selalu mengingatkannya pada perjalanan naik bus ke Bukit Tinggi dari Jakarta.
  • Rina Susanti: Rina merasa senang bisa menjadi bagian dari buku yang tidak hanya berisi resep masakan tetapi juga kisah di balik setiap resep tersebut.


Melestarikan Kuliner Lokal

Dengan ketebalan 350 halaman, dicetak menggunakan kertas berkualitas tinggi dan full color, Comfort Food Memoirs diharapkan dapat memberikan wawasan dan kenangan yang mendalam bagi setiap pembacanya. Buku ini menyajikan lebih dari sekadar resep-resep lezat; setiap halaman dipenuhi dengan cerita-cerita yang menggugah emosi, mengajak pembaca untuk menghargai dan melestarikan warisan kuliner kita.

Tidak hanya memuat resep, buku ini juga menyimpan kenangan manis dari para penulisnya, membuat setiap halaman terasa sangat personal dan menyentuh. 

Amanda Katili Niode mengatakan, “Banyak penulis yang berbagi cerita kepada saya bahwa mereka menulis dengan penuh emosi, bahkan sambil menangis.”  Hal ini menunjukkan betapa dalam dan emosionalnya kisah-kisah yang tertuang dalam buku ini.

Saya pribadi berharap buku ini dan para penulisnya dapat terus menginspirasi dan memberikan manfaat bagi para pembaca. Semoga Comfort Food Memoirs menjadi jembatan dalam melestarikan kuliner lokal tanah air dan membawa cerita-cerita berharga ini kepada lebih banyak orang di seluruh dunia.

 

Melestarikan Warisan Kuliner

Selain mengisahkan latar belakang makanan yang menjadi comfort food, pembuatan buku ini juga merupakan upaya untuk melestarikan kuliner khas Indonesia. Banyak jenis makanan yang kini sulit ditemui, bahkan termasuk langka, seperti Gatot dan Tiwul dari Jawa Tengah, serta Kenta dari Kalimantan Tengah. Inilah salah satu alasan mengapa The Gourmand Awards memberikan pengakuan khusus dengan menganugerahi buku ini sebagai "Best of The Best Books of The Past 25 Years" dalam kategori Foreword dan Food Writing.

Dalam upaya melestarikan kuliner lokal, buku ini berfungsi sebagai pengingat akan kekayaan budaya kita yang berharga. Setiap resep dan cerita dalam Comfort Food Memoirs tidak hanya menghidupkan kembali kenangan masa lalu, tetapi juga mengajak generasi muda untuk mengenal dan menghargai makanan tradisional Indonesia yang sarat akan nilai sejarah dan budaya.

Dengan penuh kebanggaan, saya menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terwujudnya buku ini. Mari kita terus menjaga dan menghargai warisan kuliner kita, satu cerita dan satu resep pada satu waktu.


Dapatkan Comfort Food Memoirs

Para peminat buku ini dapat memilikinya dengan harga Rp 50.000,- saja selama masa promosi di bulan Mei 2024. Selanjutnya masih dapat dipesan dengan harga yang terjangkau Rp 60.000,- belum termasuk ongkos kirim. 

Untuk pemesanan, silakan hubungi saya melalui pesan DM di IG @travelerien. Pemesanan juga dapat dilakukan melalui DM ke admin IG @foodbloggeridcommunity atau langsung ke penerbit  @penerbitdiomedia.

Buku Comfort Food Memoirs Ludes Terjual!

Terima kasih banyak untuk teman-teman yang sudah order buku Comfort Food Memoirs langsung dari saya. Promosi harga 50K untuk 50 buku ludes terjual selama bulan Mei! Khusus terima kasih buat teman-temannya Bayu Fitri, Fanny, dan Yuk Annie yang sudah ikut belanja, serta sahabat-sahabat saya Lala, Aisyah Dian, Uci, Mbak Myra Anastasia, Uniek Kaswarganti, Maria Tanjung, Citra Pandiangan, Bunda Yati Rahmat, dan masih banyak lagi lainnya yang telah order.

Terima kasih juga untuk penulis, Dodon dan Hanny, yang sudah borong banyak buku untuk dibagikan ke keluarga dan teman-temannya, sehingga stok perdana di saya terjual habis. Awalnya gak rencana jualan buku, tapi karena banyak permintaan, akhirnya jadi jualan juga. Semua hasil penjualan buku Comfort Food Memoirs akan disalurkan ke Yayasan Omar Niode yang menggagas buku ini dan berhasil membawa buku ini meraih penghargaan internasional. Tentunya, ada peran besar Bu Amanda Katili di balik kesuksesan ini.

Saya juga sempat mendokumentasikan proses packing dan kirim buku melalui JNE. Meskipun tanpa asisten dan hanya bisa kirim saat akhir pekan (Sabtu), alhamdulillah pengiriman lancar. Terima kasih semua! Akhirnya saya jadi kang paket! hahaha

Mendadak jadi tukang paket 😂😂

-Katerina-

Katerina. 2023. Pindang Patin Bertahta di Batin. Comfort Food Memoirs: Kisah Makanan yang Menenangkan Beserta Resepnya. Halaman 174. Diomedia Publishing House, Solo JAWA Tengah.