Tampilkan postingan dengan label ASUS Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ASUS Indonesia. Tampilkan semua postingan

Tes Ekstrem Laptop ASUS dan Perlindungan Total dari ASUS Premium Service

Uji Nyata Ketangguhan ASUS dan Ekosistem Perlindungan Total dari ASUS Premium Service
 
Sebagian besar orang memperlakukan laptop seperti benda rapuh yang harus dijaga sepenuh hati. Ditaruh pelan-pelan di meja, dimasukkan hati-hati ke dalam tas, dan dijauhkan sejauh mungkin dari potensi bencana seperti air minum atau siku teman yang terlalu aktif bergerak. Saya juga biasanya begitu. Laptop buat saya bukan sekadar alat kerja, tetapi semacam partner hidup yang ikut menemani menulis, mengedit foto, sampai menyelesaikan deadline yang kadang datang tanpa ampun.

Karena itu ketika saya datang ke kantor ASUS di Kensington Office Tower dan mendengar bahwa hari itu saya akan diajak menjatuhkan, menginjak, mengguncang, bahkan menyiram laptop, reaksi pertama saya cukup sederhana.

Deg-deg-an.

Uji Nyata Ketangguhan ASUS dan Ekosistem Perlindungan Total dari ASUS Premium Service

Bukan karena saya tidak percaya dengan klaim ketangguhan laptop ASUS. Justru karena saya terlalu terbiasa memperlakukan laptop dengan penuh kehati-hatian. Tetapi di acara ini, ketangguhan laptop ASUS memang tidak hanya diceritakan lewat slide presentasi atau jargon marketing. Semua dibuktikan lewat pengujian ekstrem secara langsung. Laptop benar-benar dibanting, diinjak, disiram air, diguncang-guncang, dan dimasukkan ke suhu ekstrem.

Dan yang membuat pengalaman ini semakin menarik adalah satu hal sederhana. Saya tidak hanya menonton. Saya ikut melakukannya. 

Tes Guncangan: Menjatuhkan Laptop ke Lantai

Pengujian pertama yang saya lakukan adalah tes guncangan. Di sini kami diminta menjatuhkan laptop dari ketinggian sekitar delapan puluh sentimeter ke lantai. Ada dua jenis permukaan yang disediakan, lantai dengan alas dan lantai keramik langsung. Artinya kalau ingin benar-benar menguji mental, kita boleh menjatuhkannya ke permukaan keras.

Sebelum menjatuhkan laptop itu, saya sempat memeriksanya terlebih dahulu. Layarnya utuh, bodinya mulus, dan sistemnya menyala normal. Rasanya seperti sedang memeriksa kondisi pasien sebelum melakukan eksperimen yang cukup nekat.

Uji Nyata Ketangguhan ASUS dan Ekosistem Perlindungan Total dari ASUS Premium Service

Ketika akhirnya saya menjatuhkan laptop itu, suara benturannya terdengar cukup jelas. Anehnya, saya yang menjatuhkan tetapi saya juga yang kaget sendiri. Refleks saya langsung memungutnya kembali dan menekan tombol power untuk memastikan semuanya masih bekerja.

Dan ternyata memang masih bekerja.

Ketangguhan Laptop ASUS dan Layanan Purna Jualnya yang Istimewa

Laptop ASUS yang diuji ini telah mengantongi sertifikasi MIL-STD 810H yang berarti perangkat tersebut telah melalui 26 prosedur pengujian ketat. Salah satunya adalah kemampuan menoleransi benturan hingga 40G serta lolos uji jatuh sebanyak delapan belas kali dari ketinggian delapan puluh sentimeter.

Tetapi mendengar angka tentu berbeda dengan menjatuhkannya sendiri. Ketika melihat laptop itu tetap menyala seolah tidak terjadi apa-apa, saya hanya bisa tertawa kecil sambil berpikir bahwa perangkat ini tampaknya memang diciptakan untuk menghadapi benturan-benturan kehidupan. 

Tes Tekanan: Menginjak dan Menindih Laptop

Setelah tes guncangan, pengujian berikutnya terasa lebih dramatis. Laptop diletakkan di lantai untuk menjalani pressure test atau tes tekanan. Cara pengujiannya sederhana tetapi cukup membuat alis saya terangkat.

Laptop itu diinjak!

 
Bukan sekadar diinjak ringan, tetapi benar-benar ditindih dengan beban berat hingga mencapai sekitar seratus kilogram. Dalam demonstrasi tersebut bahkan digunakan barbel untuk memastikan total tekanannya sesuai standar pengujian.

Saya sempat mencoba berdiri di atas laptop tersebut, meskipun berat badan saya tidak sampai seratus kilogram. Untuk mencapai angka itu biasanya penguji ditambahkan beban tambahan berupa barbel.

Kontrasnya cukup lucu. Laptop dengan berat kurang dari satu kilogram harus menahan tekanan seratus kilogram tanpa mengeluh. 

 
Tetapi hasilnya tetap sama. Laptopnya tidak retak-retak, tidak melengkung, dan tetap bekerja dengan normal. Sasisnya memang dirancang untuk melindungi panel layar dari tekanan eksternal yang berat sehingga komponen di dalamnya tetap aman.

Melihat pengujian ini saya sempat berpikir bahwa laptop ini memiliki satu sifat yang cukup langka di dunia manusia.

Ia menerima tekanan tanpa drama. 

Tes Getaran: Diguncang-Guncang Tanpa Henti

Pengujian berikutnya adalah tes getaran. Laptop diletakkan di atas mesin yang mampu menghasilkan getaran dengan frekuensi tertentu untuk mensimulasikan kondisi transportasi yang penuh guncangan.

Mesin tersebut kemudian dijalankan dengan frekuensi antara 5 hingga 500 Hz selama sekitar enam puluh menit. Tujuannya memastikan bahwa baut-baut tidak kendur, engsel-engsel tidak melemah, dan konektor internal tetap stabil meskipun perangkat mengalami getaran berulang-ulang.

Dari apa yang saya lihat sendiri, laptop bergetar cukup hebat di atas mesin tersebut.

 
Ketika mesin akhirnya dimatikan, laptop diperiksa kembali. Tidak ada bagian yang lepas-lepas, tidak ada komponen yang bergeser, dan sistemnya tetap berjalan normal.

Saya bahkan sempat bercanda bahwa kalau misal saya masih belum yakin, laptop itu boleh gak diguncang-guncang lagi sampai saya dan yang lain benar-benar percaya. Ternyata sangat boleh! 

Tes Suhu Ekstrem:
Dari Dingin Membeku hingga Panas Seperti Oven

Pengujian lain yang tidak kalah menarik adalah tes ketahanan terhadap suhu ekstrem. Laptop dimasukkan ke dalam ruang bersuhu sangat dingin maupun sangat panas.

Secara standar pengujian, perangkat diuji pada suhu panas hingga sekitar 71 derajat Celcius dan suhu dingin hingga minus 33 derajat Celcius. Ketika saya melihat alat pengukur suhunya secara langsung, angka yang muncul bahkan sempat menunjukkan sekitar delapan puluh derajat pada ruang panas dan minus 38 derajat pada tempat bersuhu dingin. 

Tampak suhu pada alat ukur menunjukkan minus 32,9 derajat celcius
 
Karena penasaran, saya sempat membuka pintu ruang panas itu sebentar. Belum sampai satu menit saya sudah mundur lagi karena rasanya seperti berdiri di depan oven yang menyala penuh.

Sementara saya sudah menyerah dalam waktu singkat, laptop itu tetap berada di dalam ruangan tersebut tanpa masalah.

Disekap di ruang bersuhu 80 derajat celcius, untung gak jadi kebab haha
 
Pengujian ini memastikan material perangkat tidak melengkung akibat panas ekstrem dan baterai tetap aman digunakan. Pada suhu rendah pun layar tetap mampu menampilkan visual dengan respons cepat tanpa gangguan. 

Tes Ketahanan Air: Ketika Laptop Disiram

Pengujian berikutnya mungkin terdengar sederhana tetapi sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari, yaitu tes ketahanan terhadap air. Laptop disiram untuk mensimulasikan kejadian ketika minuman tidak sengaja tumpah ke keyboard saat kita sedang bekerja.

Keyboard laptop ASUS dirancang dengan fitur spill-resistant yang mengarahkan cairan menjauh dari komponen-komponen vital. Ketika terjadi tumpahan, langkah pertama yang tetap harus dilakukan adalah mematikan laptop dan memiringkannya agar cairan tidak menggenang. Tetapi desain ini membantu meminimalkan risiko kerusakan fatal pada komponen internal.

Melihat pengujian ini membuat saya teringat berapa banyak laptop yang mungkin “wafat” hanya karena segelas kopi yang tersenggol.

Semua laptop yang diuji merupakan seri laptop Vivobook dan Zenbook, dengan bobot mulai dari 0,9kg - 1,5kg. Artinya, laptop-laptop tangguh itu bukan lagi laptop tebal dan berat. Zaman now, laptop tipis dan ringan pun kuat luar biasa! ASUS sudah buktikan itu.

Bayangkan, sudah berapa kali laptop-laptop itu "dianiaya", tapi semua tetap utuh dan berfungsi. Kalaupun nanti tiba saatnya ada yang sekarat, maka ASUS pun dapat data baru, bahwa si laptop tewas setelah sekian ratus kali tes. Kalau kamu punya laptop, paling berapa kali sih kena air, jatuh, kena panas, kena getaran, ketindih, dan kena suhu dingin sungguhan? Saya gak percaya sampai ratusan kali, apalgi tiap saat. Jadi gak perlu khawatirlah ya akan ketahanannya. Insha Allah bertahun-tahun sampai kamu bosan pakai laptopnya. 

Ketika Laptop Kuat Didukung Layanan Premium

Banyak brand teknologi berbicara tentang spesifikasi. Mereka berlomba-lomba menyebut prosesor paling cepat, layar paling tajam, atau desain paling tipis. Semua itu memang menarik, tetapi satu hal sering terlupakan: apa yang terjadi setelah kita membelinya.

Di acara ini, Adrian Pradipta, Technical Public Relations ASUS Indonesia menjelaskan bahwa ketangguhan produk hanyalah sebagian dari cerita. Sisanya adalah bagaimana brand mendukung pengguna setelah perangkat digunakan. Filosofi inilah yang dirangkum dalam konsep ASUS No.1 Quality & Service, kombinasi produk berkualitas tinggi dan layanan lengkap untuk melindungi pengguna.

 
Kalau bagian sebelumnya saya menyaksikan langsung bagaimana laptop diuji dalam berbagai kondisi ekstrem, maka di bagian ini saya mulai melihat bagaimana ASUS mencoba memastikan bahwa pengguna tetap merasa aman bahkan setelah laptop itu dibawa pulang. 

Garansi Global dan Upgrade Terbaru

Ketika Mas Adrian menyampaikan daftar upgrade garansi terbaru ASUS, rasanya seperti menemukan cheat code rahasia buat laptop saya sendiri. Bayangkan, beberapa jam sebelumnya perangkat itu saya banting, injak, dan guncang-guncang, sekarang ia justru mendapat perlindungan ekstra yang bikin hati lega. Ternyata ketangguhan fisik bukan satu-satunya hal yang dijaga, ASUS juga benar-benar peduli soal ketenangan penggunanya. 


Berikut rincian upgrade garansi terbaru:

  • Zenbook, Vivobook S, Vivobook Flip, Vivobook Pro, dan ProArt: Kini mendapatkan 3 tahun Garansi Internasional dan 3 tahun ADP, naik dari sebelumnya hanya 1 tahun ADP.
  • ROG, TUF Gaming, ASUS Gaming, dan Vivobook Classic/Go: Mendapatkan 2 tahun Garansi Internasional dan 2 tahun ADP, naik dari 1 tahun sebelumnya.
  • Aksesoris: Tetap dilindungi dengan 1 tahun garansi, dan penggantian 100% untuk kendala fungsional (kecuali backpack).
  • Lini Desktop & All-in-One (AiO):
    • ROG Desktop: 3 Tahun On-Site Service lokal + 1 Tahun ADP
    • TUF Desktop: 2 Tahun On-Site Service lokal + 1 Tahun ADP
    • AiO: 2 Tahun On-Site Service lokal + 1 Tahun ADP

Angka-angka tersebut mungkin terdengar seperti statistik membosankan kalau hanya dibaca begitu saja. Tapi buat pengguna yang pernah laptopnya tiba-tiba mogok di tengah tenggat, semua itu terasa seperti superhero yang siap menolong kapan saja.

Dan ASUS tidak berhenti di situ. Dengan 141 titik service center di seluruh Indonesia dan jangkauan global di 113 negara, rasa aman benar-benar dijaga. Khusus untuk seri high-end seperti ROG, Zenbook, dan ProArt, ASUS menghadirkan Layanan Premium Eksklusif, yang bikin pengalaman memakai laptop terasa seperti punya bodyguard pribadi. Tidak ada drama, tidak ada panik, hanya ketenangan pikiran yang bisa benar-benar kita rasakan.

ASUS VIP Perfect Warranty: Perlindungan dari Kecerobohan Manusia

Bagian yang menurut saya paling bikin happy adalah program ASUS VIP Perfect Warranty yang disampaikan oleh Brama Setyadi, Head of Public Relations and Digital ASUS Indonesia. 

Bayangkan, laptop yang tadi saya banting, injak, dan guncang-guncang, kini mendapatkan perlindungan terhadap kelalaian manusia. Ya, manusia, makhluk yang lebih sering bikin kerusakan daripada mesin ekstrem. 

Program ini mencakup kerusakan akibat kelalaian, termasuk laptop jatuh, tersiram cairan, atau insiden sehari-hari yang biasanya bikin pengguna panik. ASUS menanggung 100% biaya perbaikan dan penggantian spare part.

Saya sempat tertawa kecil saat mendengar ini. Ironis memang. Setelah menyaksikan laptop diuji ekstrem, ternyata kerusakan nyata justru datang dari hal-hal paling sederhana. Seperti gelas kopi yang tersenggol. Manusia memang kadang lebih berbahaya daripada mesin uji ekstrem. 

ASUS Premium Service: Ketika Perbaikan Tidak Lagi Merepotkan

Selain garansi dan perlindungan kerusakan, ASUS memperkenalkan konsep ASUS Premium Service, layanan eksklusif yang bikin pengalaman perbaikan laptop terasa gampang, cepat, dan nyaman. 

 

Fitur utama ASUS Premium Service antara lain:

  • Free Round-Trip Shipping atau biaya pengiriman laptop ditanggung ASUS : antar ke service center dan kembali ke pengguna tanpa biaya tambahan.
  • Laptop Spa: perawatan ringan gratis untuk membersihkan debu, ventilasi, dan bagian kecil yang sering terlewat.
  • Fastlane Service: jalur prioritas untuk pengecekan dan perbaikan, tanpa harus menunggu lama.

Melihat layanan ini, saya kembali menyadari filosofi ASUS: laptop tangguh harus didukung layanan tangguh agar pengguna tetap merasa aman. Kalau sebelumnya laptop diperlakukan seperti atlet militer dalam uji ekstrem, di bagian ini suasananya berubah total. Tidak ada benturan, tekanan, atau suhu ekstrem. Di sinilah sisi lain dari filosofi ASUS mulai terasa nyata. 

Laptop Spa: Ketika Laptop Ikut Perawatan

Setelah melihat laptop diperlakukan ekstrem, saya sempat berpikir, hidup jadi laptop ASUS pasti berat banget. Tapi di booth Laptop Spa, suasananya berubah drastis. Tidak ada suara benturan, tidak ada mesin bergetar, dan tidak ada suhu ekstrem.

ASUS Premium Service

Laptop dibersihkan teliti oleh teknisi, debu di sela keyboard diangkat, ventilasi dicek, dan bagian-bagian kecil yang sering luput diperiksa satu per satu. Bagi pengguna yang memakai laptop hampir setiap hari, debu dan kotoran bisa perlahan memengaruhi performa.

Bahkan, bila kondisi laptopnya sudah waktunya penggantian thermal paste, maka akan diganti dengan yang baru, dan itu free

Dengan layanan ini, laptop tidak hanya kuat menghadapi kondisi ekstrem, tetapi juga tetap bekerja optimal dalam jangka panjang. Ketangguhan memang penting, tetapi ketangguhan saja tidak cukup. Service yang baik membuatnya tetap aman dan nyaman digunakan. 

Fast Lane: Jalur Prioritas

Layanan berikutnya adalah Fast Lane, jalur prioritas untuk pengecekan dan perbaikan laptop. Waktu sering menjadi faktor penting. Laptop bukan sekadar hiburan, tetapi alat kerja sehari-hari. Menunggu lama tentu tidak menyenangkan.

Dengan Fast Lane, proses pengecekan dan penanganan diprioritaskan sehingga waktu tunggu lebih singkat. Kalau laptop ASUS mampu bertahan dari pengujian ekstrem, Fast Lane memastikan ketika perangkat membutuhkan bantuan, prosesnya juga tidak bertele-tele. 

Laptop Tahan Banting yang Tetap Menenangkan

Setelah berkeliling booth demi booth, saya mulai melihat gambaran utuh. Ketangguhan laptop ASUS nyata. Dijatuhkan, diinjak, diguncang, disiram air, bahkan dimasukkan ke suhu ekstrem.

Tetapi cerita tidak berhenti di sana. Ketangguhan itu juga dilengkapi ekosistem layanan yang dirancang melindungi pengguna jangka panjang. Garansi internasional, perlindungan kerusakan akibat kelalaian, perawatan rutin, dan layanan prioritas memastikan pengguna tetap merasa aman.

Dengan kombinasi ini, ASUS tidak hanya menghadirkan Laptop Terbaik dari sisi kualitas produk, tetapi juga memberikan ketenangan bagi pengguna yang mengandalkan perangkatnya sehari-hari. 

Dan setelah melihat semuanya secara langsung, saya pulang dengan satu kesimpulan sederhana: kadang kita membeli laptop berharap kuat menghadapi berbagai situasi, tetapi yang sebenarnya kita cari mungkin bukan sekadar kekuatan. Melainkan ketenangan. Ketenangan bahwa ketika sesuatu terjadi pada laptop, masih ada sistem layanan yang siap membantu memperbaikinya.

Di dunia yang penuh ketidakpastian, rasa tenang seperti itu ternyata cukup berharga.

Momen Maret: Saat Tepat Upgrade Laptop

Davina Larissa, Country Marketing Manager ASUS Indonesia, sempat menekankan satu hal yang bikin saya mikir, “Maret ini waktu yang pas buat move-on ke teknologi ASUS.”

Dan memang masuk akal. Di tengah dinamika global, perang sana-sini, rantai pasok yang naik turun, harga barang elektronik cenderung melonjak. Jadi kalau menunda, besok bisa kena harga lebih tinggi. 

Nah kebetulan juga sebentar lagi Lebaran, THR mulai masuk kan, dan ini bisa jadi momen tepat buat upgrade laptop. Bayangkan saja, dengan timing yang pas, pilihan perangkat yang sudah terjamin ketangguhannya, plus layanan premium, membeli laptop ASUS sekarang bukan sekadar belanja gadget baru, tapi investasi yang bikin kita tenang sekaligus siap menghadapi pekerjaan, hiburan, dan segala kekacauan digital sehari-hari.

Jadi, kalau kamu tipe orang yang suka drama tapi nggak mau drama soal laptop, Maret ini adalah bulanmu. Jangan tunggu besok, karena besok bisa saja harga naik, stok menipis, dan kopi yang tumpah pun nggak sabar menunggu.

Kunjungi ASUS Store terdekat, atau belinya online melalui ASUS Online Store untuk cek harga dan stock laptop yang kamu incar. 

ASUS Blogger Squad

ASUS Pertegas “No.1 Quality & Service”: Biar Pengguna Makin Tenang Pakai Laptop Harian

Ada satu hal yang bikin saya lumayan loyal sama sebuah brand teknologi: bukan cuma produknya bagus pas baru dibeli, tapi gimana nasibnya setelah dipakai harian.

Soalnya laptop itu kan bukan pajangan ya. Dia dipakai kerja, dibawa meeting, ikut ke kampus, dipakai edit konten, dibawa traveling, kadang ketiban drama kecil kayak kehujanan, ketumpahan kopi, atau jatuh dari meja (ngaku deh, pasti ada yang pernah 😅). 

Nah, mulai 1 Januari 2026, ASUS resmi mempertegas standar pengalaman pengguna lewat program yang mereka sebut “Number 1 Quality of Service”. Intinya, ASUS melakukan upgrade standar layanan purna jual yang berdiri di atas tiga pilar:

  1. kualitas produk yang diuji ekstrem (standar militer)
  2. perlindungan purna jual paling komprehensif
  3. jaringan servis paling luas

Dan kabar baiknya, ini berlaku untuk seluruh model dengan OPI 2024 yang diaktivasi mulai 1 Januari 2026.

1) Laptop ASUS sekarang makin “tahan banting” karena dites standar militer

Kalau selama ini ada yang penasaran kenapa ASUS sering banget mengklaim laptopnya durabel, ternyata bukan cuma gimmick marketing.

ASUS memastikan seluruh lini laptopnya punya sertifikasi uji standar militer AS MIL-STD 810H, yang melibatkan hingga 26 prosedur pengujian ekstrem. Kebayang kan, ini levelnya bukan cuma “dites aman”, tapi dites buat kondisi yang bikin jantung pengguna deg deg an.


Beberapa tes penting yang menurut saya paling relevan sama kehidupan sehari hari:

✔️ Tes Guncangan (Shock Test)

Laptop didesain menoleransi benturan mendadak hingga 40G. Selain itu, unit juga melewati uji jatuh 18 kali dari ketinggian 80 cm untuk memastikan komponen internalnya tetap aman.

Kalau laptop sempat jatuh pas buru buru ambil charger, ini tipe tes yang bikin saya sedikit tenang.

✔️ Tes Getaran (Vibration Test)

Simulasi getaran konstan dengan frekuensi 5-500Hz dan intensitas hingga 1.08G selama 60 menit. Pengujian ini mencegah baut kendur atau konektor internal lepas saat perangkat sering kena guncangan selama perjalanan.

Ini relate banget buat yang sering bawa laptop di motor, mobil, kereta, atau masuk bagasi.

✔️ Tes Suhu Tinggi (High Temperature)

Ada prosedur High Temperature Storage hingga 71°C. Tujuannya memastikan material sasis tidak melengkung (warping), dan komponen penting seperti baterai serta panel layar tetap aman meski laptop tertinggal di bagasi mobil yang parkir di bawah terik matahari.

Ngeri sih, tapi realistis.

✔️ Tes Suhu Rendah (Low Temperature)

Laptop diuji di suhu ekstrem -25°C hingga -33°C selama 7 hari.

Yang menarik, khusus model dengan ASUS Lumina OLED, layarnya tetap bisa merespon visual cepat tanpa gangguan ghosting yang umum terjadi pada LCD di suhu dingin.

✔️ Tes Ketinggian (Altitude Test)

Mensimulasikan tekanan udara rendah hingga 572 hPa setara ketinggian 15.000 kaki, memastikan sistem pendingin tetap efisien dan komponen elektronik aman dari perubahan tekanan drastis.

Buat saya yang suka traveling, ini poin yang bikin mikir, “oh pantes mereka pede.”

2) Garansi makin panjang + ada perlindungan untuk insiden tidak sengaja

Nah ini bagian yang paling “berasa manfaatnya” sebagai pengguna.

Memasuki 2026, ASUS melakukan peningkatan layanan purna jual lewat perlindungan yang lebih luas.

Sekarang, setiap pembelian laptop ASUS dilengkapi dengan:

  • Garansi internasional
  • Accidental Damage Protection (ADP) atau dikenal sebagai ASUS VIP Perfect Warranty

ADP ini perlindungan untuk kerusakan akibat kelalaian pengguna, seperti:

  • tumpahan air
  • layar pecah
  • kecelakaan lainnya

Dan yang bikin orang biasanya “lega”: biaya jasa servis Rp 0 alias gratis.

Rincian upgrade garansi ASUS 2026

● Zenbook, Vivobook S, Vivobook Flip, dan ProArt

Mendapatkan 3 Tahun Garansi Internasional dan 3 Tahun ADP dari sebelumnya 1 Tahun ADP.

● ROG, TUF Gaming, ASUS Gaming, dan Vivobook Classic/Go

Mendapatkan 2 Tahun Garansi Internasional dan 2 Tahun ADP dari sebelumnya 1 Tahun ADP.

● Aksesoris

1 Tahun garansi dengan penggantian 100% untuk kendala fungsional dengan syarat dan ketentuan yang berlaku (kecuali backpack).

● Lini Desktop & All-in-One (AiO)

  • ROG Desktop: 3 Tahun On-Site Service lokal + 1 Tahun ADP
  • TUF Desktop: 2 Tahun On-Site Service lokal + 1 Tahun ADP
  • AiO: 2 Tahun On-Site Service lokal + 1 Tahun ADP

Yang saya suka dari On-Site Service: teknisi ASUS datang ke lokasi pengguna. Jadi pengguna PC Desktop dan AiO tidak perlu repot cabut kabel dan angkut perangkat berat ke service center. Ini penyelamat buat yang kerjaannya padat.

Ada Layanan Premium juga untuk pengguna seri tertentu

ASUS juga menambah Layanan Premium Eksklusif & Priority Handling khusus untuk pengguna ROG, Zenbook, dan ProArt.

Benefitnya:

  • Dukungan Pengiriman 2 Arah Ditanggung ASUS (sesuai area yang memenuhi syarat)
  • Laptop Spa (Refresh & Cleaning Profesional) di ASUS Service Center
  • FastLane Priority Handling untuk prioritas antrean diagnosis dan perbaikan

Kalau saya bayangin, ini kayak jalur fast track dan perawatan eksklusif untuk laptop.

3) Service center banyak dan luas, ini yang bikin saya bilang: penting

Yang sering jadi masalah itu bukan produk rusak atau tidak. Tapi: kalau ada problem, servisnya gampang tidak?

ASUS menekankan pilar ketiga, yaitu jangkauan layanan.

Di Indonesia, ASUS punya 141 titik pusat layanan (service center) dari Sabang sampai Merauke.

Bukan cuma itu, ASUS juga punya International Warranty yang menjangkau 113 negara di seluruh dunia. Jadi kalau lagi ke luar negeri dan butuh klaim garansi, bisa dilakukan selama ada cabang resmi ASUS dan mengikuti ketentuan negara tersebut.

Seluruh proses perbaikan juga ditangani teknisi bersertifikasi ASUS dengan suku cadang original. Jadi kualitas perangkatnya tetap terjaga.


Yang dibeli bukan cuma laptop, tapi rasa tenang

Saya paham kenapa ASUS mendorong konsep “No.1 Quality & Service ASUS” ini. Karena pada akhirnya, laptop itu teman kerja dan teman hidup sehari hari.

Dan benar seperti yang disampaikan Lenny Lin, Country Manager ASUS Indonesia:

“Bagi ASUS, pengalaman setelah pembelian sama pentingnya dengan kualitas produk itu sendiri. Melalui upgrade garansi dan layanan premium ini, kami ingin memastikan pengguna merasa lebih aman, lebih nyaman, dan lebih percaya diri memilih ASUS untuk kebutuhan mereka.”

Kalau dipikir pikir, ini bukan cuma soal spesifikasi. Tapi soal rasa aman setelah transaksi, karena di dunia nyata yang dicari pengguna adalah: laptop yang kuat, garansi jelas, dan servis gampang dicari.

Disclaimer: Pengujian dilakukan dalam kondisi laboratorium terkendali. Ketahanan produk terhadap kondisi ekstrim di dunia nyata dapat bervariasi. Kerusakan akibat kelalaian atau penggunaan di luar batas normal dilindungi oleh ASUS Accidental Damage Protection (ADP).

________________________________________

Pemenang Lomba Blog ASUS AiO V400 Series


 
Hallo Bloggers!

Akhirnya, kita sampai pada momen yang ditunggu-tunggu, yaitu pengumuman pemenang lomba blog ASUS AiO V400 Series. 

Sebelumnya, saya mohon maaf karena pengumuman pemenang mundur satu hari dari jadwal yang telah ditentukan. Hal ini karena hasil penilaian baru bisa saya terima dari tim juri ASUS hari ini.

Seperti yang telah diinformasikan pada postingan Peserta Lomba Blog ASUS AiO V400 Series, lomba blog ini diikuti oleh 72 blogger. Terima kasih banyak untuk seluruh peserta yang sudah meluangkan waktu, tenaga, dan ide terbaiknya. Kehadiran teman-teman membuat lomba ini terasa hidup dan sangat berwarna.

Seluruh karya telah diterima dengan baik dan telah diperiksa dengan seksama oleh tim juri dari Produk Marketing ASUS. Bukan hal mudah bagi juri untuk menentukan pemenang, karena setiap tulisan memiliki kesan positif, dan kualitas karya pun cukup merata serta layak mendapat acungan jempol.

Kalau saya pribadi, rasanya ingin semuanya menang. Tapi tentu tidak mungkin ya, karena lomba ini hanya akan memilih tiga karya terbaik, sesuai jumlah hadiah yang telah disiapkan.

Catatan Proses Seleksi dan Syarat Ketentuan

Proses penyaringan diawali dengan pengecekan Syarat dan Ketentuan (S&K), kemudian dilanjutkan dengan penilaian kualitas tulisan dan keseluruhan konten.

Dan jujur saja, pada lomba kali ini jumlah peserta yang gagal di tahap S&K relatif sedikit. Ini sesuatu yang patut diapresiasi, karena artinya ada peningkatan ketelitian dari para peserta. 

Meski demikian, sebagai catatan bersama, masih ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, misalnya:

🌻Belum menuliskan tagline wajib. Padahal kalimat yang sudah disiapkan tinggal ditulis secara utuh. Tidak dimodifikasi, tidak ditambah, dan tidak dikurangi.

🌻 Belum mencantumkan backlink toko pembelian, seperti ASUS Online Store, Shopee, atau Tokopedia.

🌻Sudah mencantumkan backlink toko, tetapi belum ditegaskan dalam kalimat. Misalnya, sebaiknya ada penulisan seperti: “Untuk pembelian ASUS AiO V400 ini, bisa melalui ASUS Online Store (link).” Kalimat semacam ini penting sebagai penegasan arah pembelian.

🌻Waktu submit yang tercatat di Google Form dan Google Sheet sudah melewati batas waktu. Untuk poin terakhir ini, saya ingin menjelaskan dengan baik dan hati-hati ya teman teman.

Bagaimanapun, acuan waktu submit panitia adalah timestamp yang tercatat oleh sistem, bukan jam saat peserta mulai membuka form. Jadi jika peserta merasa sudah submit sebelum batas waktu, tetapi di timestamp tercatat sudah melewati batas waktu (meskipun hanya 5 atau 10 detik), maka sistem akan mencatatnya sebagai lewat dari batas waktu yang ditentukan.

Hal ini bisa terjadi karena peserta mungkin mengakses Google Form di jam-jam akhir, lalu ada proses mengisi kolom yang tidak hanya sedetik dua detik: mengetik nama, email, nomor WhatsApp, membuka blog untuk mengambil link artikel, kembali ke form dan paste link, lalu membuka Instagram untuk mengambil link video, kembali lagi ke form dan paste link reels, dan seterusnya. Semua dilakukan dalam waktu yang terus berjalan.

Selain itu, ada juga kemungkinan saat klik tombol submit, internet sedang lambat atau sinyal tidak kuat sehingga terjadi delay. Akhirnya, waktu yang terekam di Google Sheet bukan lagi waktu seperti yang diharapkan.

Saran dari saya pribadi, seperti yang sudah saya ulang-ulang selama masa lomba: hindari mengisi form di waktu-waktu akhir menjelang deadline.

Jadi untuk menjaga fairness bagi semua peserta, panitia menggunakan timestamp resmi yang tercatat otomatis di Google Form sebagai acuan waktu pengumpulan. Waktu submit dinyatakan valid ketika sistem berhasil menerima respons dan muncul timestamp penerimaan. Jika ada perbedaan waktu karena kendala koneksi atau proses pengiriman data, hal tersebut berada di luar kontrol panitia, sehingga panitia tetap perlu berpegang pada timestamp sistem sebagai acuan yang sama untuk semua peserta.

Ini sekadar catatan buat semua, agar ke depan bisa semakin teliti dan nyaman dalam mengikuti lomba.

Apresiasi Untuk Seluruh Peserta

Namun percayalah, meski ada yang harus terlewat karena S&K, semua artikel tetap dibaca, dan semua video tetap ditonton.

Sekali lagi, apresiasi yang tulus dari saya dan tim ASUS. Ucapan terima kasih tak terhingga karena teman-teman sudah ikut meramaikan, dan sudah memberikan karya terbaik.

Buat yang juara maupun yang belum, semua sama hebat dan berharga.

Artikel yang tetap ada di blog dan video yang tetap tayang di media sosial, meski belum berhasil menjadi pemenang, adalah bukti bahwa kalian adalah blogger yang bermental juara. Kalian berkarya karena memang ingin berkarya, bukan semata soal hadiah atau gelar juara 💖 

Pemenang Lomba Blog ASUS AiO V400


Juara 1: Fajar Fathurrahman. Uang tunai Rp 5 juta 

Artikel blog https://tech.fajarwalker.com/asus-v400-series-pc-all-in-one-terbaik/
Video Reels https://www.instagram.com/fajarwalker/reel/DS1pkjMEZLk/

Juara 2: Istiana Sutanti Uang tunai Rp 3 juta
Artikel blog https://momopururu.com/lifestyle/travel-planning-pakai-asus-v400-aio-v440va/
Video Reels https://www.instagram.com/reel/DS1SnaLgedu/ 

Juara 3: Deddy Huang Uang tunai Rp 2 juta 
Artikel Blog https://deddyhuang.com/2025/12/31/asus-v400-workstation-review/ 
Video Reels https://www.instagram.com/p/DS6c21eEhoT/


Selamat untuk para juara. Semoga hadiahnya bermanfaat, dan semoga ini jadi penyemangat untuk terus menulis serta menghasilkan karya-karya terbaik berikutnya. 

Apresiasi Tambahan dari ASUS

Ada kabar baik yang ingin saya sampaikan juga. Ternyata ASUS memberikan apresiasi tambahan dengan menambah hadiah untuk para blogger. Alhamdulillah. Terima kasih ASUS!

Berikut blogger yang mendapatkan hadiah berupa Gopay/OVO masing masing Rp200.000:

1. Novarty Eka Putriana 
Artikel Blog https://www.novarty.com/2025/12/ketika-rumah-jadi-ruang-kerja-ternyaman.html
Video Reels https://www.instagram.com/p/DS6_qV1ErGW/

2. Agus Miftahorrahman 
Artikel Blog https://www.rahmankamal.com/2025/12/asus-v400-aio-series-solusi-andal-satu-meja.html
Video Reels https://www.instagram.com/reel/DS084-_k1tj/

3. Firsty Ukhti Molyndi  
Artikel Blog https://www.molzania.com/asus-partner-inklusif-untuk-kreator/
Video Reels https://www.instagram.com/p/DS7K7tAEYAH/

4. Aji Ervanto 
Artikel Blog: https://www.ervanto.com/2025/12/ruang-tumbuh-estetik-bersama-asus-v400-aio-series-untuk-tetap-fokus-dan-produktif/
Video Reels https://www.instagram.com/reels/DS7GO2yEZ7w/

5. Joe Candra 
Artikel Blog https://joecandra.com/partner-produktivitas-tangguh-asus-aio-v400-series/
Video https://www.instagram.com/reel/DS2hKOcEsPw/
 
Selamat untuk Nova, Mas Agus, Moly, Mas Aji, dan Joe! 

Apresiasi Tambahan dari TRAVELERIEN

Jujur, saya tuh “iri” sama ASUS 😄 Kok rajin banget tebar hadiah. Mulai dari barang sampai uang, rasanya tidak ada habisnya. Hampir sepanjang tahun bagi-bagi, dari event offline di Jakarta sampai kota-kota besar lainnya di Indonesia. Banyak sekali yang kebagian rezeki dan ikut merasakan senangnya. Begitu pula di event online seperti lomba blog ini, hadiahnya juga berlimpah!

Pantas saja ASUS terus melesat dan jadi salah satu brand laptop terdepan di Indonesia. Soalnya, bukan cuma produk-produknya yang canggih, mereka juga rajin berbagi. Banyak banget lho yang kebagian hadiah laptop, sehingga makin banyak juga yang bisa merasakan langsung pengalaman pakai ASUS. Dari situ, orang jadi cerita ke teman-temannya, lalu yang lain ikut penasaran dan akhirnya ikut pakai juga. Begitulah dampak manis dari berbagi yang bikin “iri”.

Nah, daripada cuma iri, saya memilih untuk ikut terinspirasi.

Makanya kali ini, saya juga ingin turut berbagi dengan memberikan apresiasi tambahan kepada peserta lomba yang digelar di blog Travelerien ini.

Apresiasi ini saya berikan murni sebagai tanda terima kasih atas semangat teman-teman dalam berkarya. Sekaligus sebagai cara sederhana untuk mengawali tahun yang baru dengan berbagi. Rasanya menyenangkan sekali kalau kebahagiaan dan rasa syukur bisa ikut dibagikan.

Pemilihan penerima apresiasi ini saya lakukan berdasarkan kesan dan pertimbangan pribadi saya. Karena sifatnya apresiasi personal, saya tidak menjadikan pemenuhan S&K lomba sebagai pertimbangan utama.

Semoga apresiasi ini bermanfaat dan bisa menjadi penyemangat untuk terus menulis, berbagi cerita, dan saling menginspirasi.

Berikut 12 penerima apresiasi tambahan, masing-masing mendapatkan saldo GoPay/OVO senilai Rp100.000:

1. Andrew Pradana 
https://www.escapeswithandrew.com/asus-aio-v400/

2. Febriyan Lukito
https://www.febriyanlukito.com/reboothidup-asus-all-in-one-pc-v400-series/

3. Henny
https://secarikcerita.com/asus-aio-v400-partner-irt-gap-career-upgrade-skill/

4. Heni Hikmayani Fauzia
https://henihikmayanifauzia.com/kisah-perjalanan-tahun-2025-dan-harapan-di-2026-bersama-asus-all-in-one-pc-v400-series-v440-v470/

5. Latipah Rahman 
https://www.lalakitc.com/goals-2026-semakin-menyala-dengan-karya-bareng-asus-aio-pc-v400-series-v440-v470-the-most-aesthetic-workstation/

6. 
Pandu Agung Hartato
https://techijau.com/fitur-keunggulan-asus-v400-aio-series/

7. Ditya Pandu
https://tuxlin.com/asus-all-in-one-v400-series-pilihan-tepat-untuk-work-from-home/

8. Bayu Fitri
https://jurnalbayufitri.com/asus-aio-pc-v400-series-solusi-workstation-estetik-yang-bikin-meja-kerja-rapi-dan-berkelas/

9. Rosdiana
https://www.adventurose.com/2025/12/asus-aio-v400-series.html

10. Yudhistira Eko Wibowo
https://www.masekorner.com/2025/12/asus-all-in-one-pc-v400-istana-digital-ratu-rumah-tangga.html

11Caroline Adenan
https://catatanoline.web.id/2025/12/meja-kerja-makin-estetik-asus-v400-aio-datang-buat-ngerapihin-hidup/

12.  
Rika Widiastuti Altair
https://www.rikaaltair.com/2025/12/asus-aio-v400-series-workstation-estetik.html

Cara Klaim Hadiah

  • Juara 1 sampai 3: Kirim nomor rekening BCA via email ke Travelerien@gmail.com atau DM saya di IG @travelerien dengan subjek Pemenang UTAMA Lomba Blog ASUS AiO V400 Series.
  • Seluruh pemenang yang mendapatkan hadiah OVO/GOPAY: Kirim nomor OVO/Gopay beserta nama pemilik nomor Gopay/OVO tersebut ke email : Travelerien@gmail.com atau DM saya di IG @travelerien dengan subjek Pemenang Lomba Blog ASUS AiO V400.

Penutup

Sekali lagi, selamat buat semuanya.

Terima kasih telah berpartisipasi. Saya mohon maaf jika selama lomba berlangsung, dari saya pribadi selaku host ada kekurangan atau ada hal yang tidak berkenan di hati teman-teman.

Harapannya semoga lomba blog ASUS terus digelar, sehingga kita bisa sama-sama mendapatkan manfaat. Baik sebagai ajang berkarya, menyajikan kualitas tulisan, sekaligus membuat kita semakin matang menjadi blogger yang bermental juara.

Menang memang jadi tujuan, tetapi proses selalu menjadi hal yang sangat berharga. Semoga bagi yang belum beruntung kali ini, bisa beruntung di lain kesempatan.

Terus dukung ASUS ya. Semoga kita bisa bertemu lagi di event lomba berikutnya, maupun di event blogger gathering yang rutin diadakan di kota-kota.

Terima kasih kepada ASUS Indonesia yang telah mempercayakan lomba blog ini digelar di Travelerien.com.
Love you sekebon, ASUS! 💖

Salam sukses.


*Gambar paling akhir buatan Muhammad Iqbal, salah satu peserta lomba blog kali ini. Terima kasih Iqbal!

Dua Dekade ROG di Dunia Gaming, Inovasi Terbarunya Dipamerkan di CES 2026

Dua puluh tahun bukan waktu yang sebentar di dunia gaming. Tapi di titik inilah ASUS Republic of Gamers atau ROG justru menegaskan satu hal penting: mereka belum selesai bereksperimen.

Lewat acara virtual Dare to Innovate di ajang CES 2026 yang digelar di Las Vegas, ROG merayakan 20 tahun kiprahnya di industri gaming global. Perayaan ini bukan sekadar nostalgia, melainkan panggung untuk memamerkan inovasi terbaru yang kembali menaikkan standar perangkat gaming modern, baik untuk bermain, berkarya, maupun berkompetisi.

Sebagai brand gaming nomor satu di Indonesia, ROG menunjukkan bagaimana konsistensi, keberanian bereksperimen, dan kedekatan dengan komunitas menjadi fondasi kuat selama dua dekade terakhir.

Dari Motherboard Legendaris hingga Ekosistem Gaming Lengkap

Perjalanan ROG dimulai pada tahun 2006 lewat motherboard Crosshair yang kala itu menjadi simbol keberanian ASUS memasuki ranah gaming enthusiast. Sejak saat itu, ROG berkembang menjadi ekosistem gaming lengkap, mulai dari laptop, desktop, motherboard, VGA, monitor, router, smartphone, perangkat audio, hingga aksesoris gaming.

Di CES 2026, ROG kembali memamerkan teknologi generasi terbaru dengan berbagai fitur pertama di dunia, termasuk peningkatan performa, solusi termal canggih, dan desain yang semakin berpusat pada kebutuhan pengguna.

Semua inovasi ini lahir dari ROG Lab, ruang eksperimental tempat ide-ide berani diolah menjadi produk nyata. Di sinilah filosofi “For Those Who Dare” benar benar diterjemahkan ke dalam perangkat yang bisa digunakan sehari hari oleh gamers dan kreator.


ROG Zephyrus, Laptop Gaming Tipis yang Serius Soal Performa

Untuk pengguna yang membutuhkan performa tinggi dalam bodi ringkas, lini ROG Zephyrus kembali menjadi sorotan.

ROG Zephyrus G14 dan G16

Generasi terbaru ROG Zephyrus G14 (GU405 dan GA403) serta ROG Zephyrus G16 (GU606) membawa standar baru laptop gaming performa tinggi dalam form factor yang tetap compact.

Keduanya dibekali prosesor Intel Core Ultra Series 3 dengan performa NPU hingga 50 TOPS, memungkinkan pemrosesan AI lokal termasuk alur kerja AI di dalam gim. Untuk grafis, Zephyrus G14 GU405 mendukung hingga NVIDIA GeForce RTX 5070 Laptop GPU, sementara Zephyrus G16 GU606 mendukung hingga NVIDIA GeForce RTX 5090 berbasis arsitektur NVIDIA Blackwell dengan DLSS 4 dan Frame Generation.

Kapasitas TGP maksimum GPU juga meningkat, mencapai 115W pada Zephyrus G14 dan hingga 160W pada Zephyrus G16 dalam mode manual.

Sementara itu, Zephyrus G14 GA403 hadir dengan prosesor AMD Ryzen AI generasi terbaru yang telah mengantongi sertifikasi Copilot+ dan mendukung AI lokal langsung di perangkat.

Dari sisi visual, keduanya kini menggunakan layar 1100 nits ROG Nebula HDR dengan tuning ROG Nebula HDR Engine. Panel ini menawarkan cakupan warna 100 persen DCI P3, akurasi warna Delta E kurang dari 1, serta kualitas visual setara sinema. Sistem ROG Intelligent Cooling juga memastikan performa tetap stabil dan senyap, bahkan saat menangani beban kerja berat.

Meski bertenaga, desainnya tetap elegan berkat chassis aluminium CNC milled dan Slash Lighting terbaru dengan finishing kaca mirror.

ROG Zephyrus Duo

ROG Zephyrus Duo (GX651) kembali membawa konsep dual screen ke level yang lebih serius. Laptop ini hadir dengan dua layar sentuh 3K ROG Nebula HDR OLED 120Hz dengan response time 0,2 ms, serta dukungan NVIDIA G SYNC pada panel utama.

Didukung prosesor Intel generasi terbaru dan hingga NVIDIA GeForce RTX 5090 Laptop GPU, Zephyrus Duo dirancang untuk multitasking ekstrem, mulai dari gaming, streaming, hingga workflow kreatif dan beban kerja AI. Lima mode penggunaan yang fleksibel serta sistem ROG Intelligent Cooling dengan vapor chamber dan lembaran grafit khusus membuat performanya tetap optimal di berbagai skenario.

ROG dan Kojima Productions, Saat Gaming Bertemu Seni

Salah satu pengumuman paling menarik di CES 2026 adalah kolaborasi visioner antara ROG dan Kojima Productions. Kolaborasi ini memadukan teknologi gaming berperforma tinggi dengan storytelling dan seni visual khas Hideo Kojima.

Pusat kolaborasi ini adalah ROG Flow Z13 KJP, perangkat 2 in 1 yang sangat fleksibel dan terinspirasi dari maskot ikonis Ludens. Perangkat ini bisa bertransformasi menjadi konsol gaming, tablet kreator, workstation, hingga laptop ultraportable.

ROG Flow Z13 KJP ditenagai AMD Ryzen AI Max+ 395 dengan grafis Radeon 8060S dan NPU 50 TOPS. Layarnya berukuran 13,4 inci 2.5K ROG Nebula HDR dengan refresh rate 180Hz dan cakupan warna 100 persen DCI P3. Keyboard yang dapat dilepas serta desain tipis membuatnya ideal untuk bermain dan berkarya di mana saja.

Desain chassis digarap langsung oleh Yoji Shinkawa, lengkap dengan kemasan eksklusif Kojima Productions, tema khusus di Armoury Crate, dan wallpaper bertema Ludens.

Kolaborasi ini juga melahirkan periferal edisi khusus, seperti headset ROG Delta II KJP, mouse ROG Keris II Origin KJP, dan mousepad ROG Scabbard II XXL KJP. Seluruhnya dirancang untuk menghadirkan pengalaman gaming yang terintegrasi, memadukan performa, kreativitas, dan seni dalam satu ekosistem. 

ROG dan Komitmen Panjang untuk Gamers Indonesia

Di Indonesia, ROG telah hadir sejak 2006 dan konsisten memimpin market share produk ekosistem gaming sejak 2015 hingga sekarang. Keberhasilan ini tidak lepas dari kedekatan ROG dengan komunitas.

Melalui ROG Community Indonesia yang kini memiliki lebih dari 55.000 anggota, ROG terus membangun ruang kolaborasi, kompetisi, dan edukasi bagi para gamers di seluruh Indonesia.

Perayaan 20 tahun ROG di CES 2026 menjadi pengingat bahwa inovasi bukan soal siapa yang paling cepat, tapi siapa yang paling konsisten berani melangkah lebih jauh.

Informasi lengkap mengenai produk dan inovasi terbaru ASUS ROG di Indonesia bisa kamu nantikan dalam waktu dekat. 

Vivobook S14 Resmi Hadir di Indonesia: Laptop AI Canggih yang Tipis, Tangguh, dan Siap Bikin Produktivitas Meningkat

Hari Kamis, 15 Mei 2025 kemarin, saya berkesempatan hadir di acara launching laptop terbaru ASUS Vivobook S14 di Movenpick Hotel Jakarta. Acaranya seru banget! Ada challenge berhadiah, gimmick eksklusif untuk para undangan yang registrasi, sampai doorprize yang bikin deg-degan. Yang paling menarik buat saya justru sesi presentasi dari para petinggi ASUS, seperti Frank Wang (ASUS Product Manager) dan Angel Hsieh (ASUS Technical PR Manager), yang memperkenalkan langsung teknologi AI canggih di laptop ini. Acara juga makin berwarna dengan kehadiran Theo Derick, creator sekaligus founder dari Acrobyte Group, yang ikut berbagi perspektif kreatifnya. 

Nah, yang bikin saya paling excited adalah akhirnya bisa melihat langsung ASUS Vivobook S14 laptop AI terbaru dari ASUS yang disebut-sebut tipis, ringan, tapi tetap bertenaga. Setelah menyimak pemaparan dari tim ASUS dan melihat langsung unitnya, saya bisa bilang: this is not just another ultrabook. Vivobook S14 ini memang dirancang untuk jadi partner produktivitas harian, khususnya buat yang aktif, mobile, dan butuh perangkat kerja yang cepat, tahan lama, dan... tentu saja tampil keren juga.v


Desain: Tipis, Ringan, dan Tangguh

Sekilas lihat aja, Vivobook S14 ini memang punya desain yang stylish. Tapi yang bikin saya pribadi suka adalah bobotnya yang cuma sekitar 1,4 kg dengan ketebalan 1,59 cm. Ringan banget! Buat yang sering pindah-pindah lokasi kerja, ini jadi poin plus besar karena nggak bikin pundak capek walau ditenteng seharian. 

Bodinya juga udah pakai dual-metal chassis yang kesannya kokoh, dan ternyata sudah mengantongi sertifikasi ketahanan standar militer (US MIL-STD-810H). Jadi meskipun tampilannya sleek dan elegan, daya tahannya nggak main-main. Nggak khawatir lagi kalau harus kerja di luar ruangan, dibawa meeting ke banyak tempat, atau bahkan diajak traveling. 

Performa: Otak Cerdas Berbasis AI

Nah, ini bagian yang paling menarik buat saya sebagai pengguna aktif di dunia digital. Vivobook S14 dibekali prosesor Intel® Core™ Ultra generasi terbaru, dan tersedia dalam dua pilihan:

  • Intel® Core™ Ultra 5 Processor 225H
  • Intel® Core™ Ultra 7 Processor 255H, dengan 16 core dan 16 thread serta kecepatan hingga 5,1 GHz.


Khusus varian Ultra 7, yang sempat saya lihat langsung di acara, performanya benar-benar kencang dan sudah dilengkapi Intel® Graphics dan Intel® AI Boost NPU dengan kemampuan AI hingga 13 TOPS. Artinya, laptop ini memang dibuat untuk mendukung komputasi berbasis AI — baik untuk pekerjaan sehari-hari, kreatif, atau bahkan penggunaan multitasking berat.

Bagi yang sering edit video, buka banyak tab sekaligus, dan kadang render konten, laptop ini bakal sangat membantu. Performanya bisa diandalkan tanpa harus tergantung colokan listrik terus-menerus. 

RAM, Storage & Pendinginan

Vivobook S14 dibekali RAM DDR5 16GB (yang masih bisa di-upgrade!), serta storage SSD berkecepatan tinggi, bikin proses booting, buka aplikasi, sampai pindah file besar jadi jauh lebih cepat. Kombinasi ini jelas cocok untuk multitasking berat.

Poin yang nggak kalah penting: pendinginannya juga udah didesain khusus supaya suhu tetap stabil walau kerja berat. Buat saya pribadi, sistem pendinginan yang baik itu penting banget karena performa laptop bisa drop kalau suhu naik terus.

Daya Tahan Baterai dan Port: Lengkap dan Fleksibel

Buat yang sering kerja di luar atau suka lupa bawa charger (ngaku deh, pasti pernah 😅), Vivobook S14 punya baterai yang awet banget: tahan lebih dari 12 jam pemakaian. Dan yang bikin makin fleksibel, ada fitur USB-C® Easy Charge, jadi bisa ngecas pakai adaptor biasa atau bahkan power bank. Udah kayak smartphone!

Dari sisi konektivitas, port-nya juga lengkap:

  • 2x USB4®
  • HDMI®
  • WiFi 6E

Jadi buat presentasi, transfer data, atau sekadar colok perangkat tambahan, nggak perlu dongle-donglean lagi. Dan jangan lupa, ada Microsoft Phone Link yang memudahkan kita untuk nyambungin laptop ke HP. Saya pribadi suka banget fitur ini karena bisa balas pesan atau cek notifikasi langsung dari laptop. 


Layanan & Keamanan: Tenang Selama Pemakaian

Vivobook S14 nggak cuma kuat dari segi fisik, tapi juga dikasih perlindungan maksimal dari ASUS. Kita dapat:

  • Garansi internasional 3 tahun di 114 negara
  • ASUS VIP Perfect Warranty: ganti komponen di tahun pertama meskipun kerusakan karena kelalaian pengguna (yes, bahkan jatuh atau ketumpahan minuman!)

Dan ada bonus menarik juga:

  • Microsoft 365 gratis 1 tahun
  • Office Home & Student 2024 seumur hidup


Kesimpulan: Laptop AI Stylish yang Siap Temani Aktivitas Harian

Setelah nyobain langsung dan dengerin semua pemaparan dari tim ASUS, saya bisa bilang kalau Vivobook S14 ini bukan laptop biasa. Desainnya keren dan tipis, performanya luar biasa (terutama dukungan AI-nya!), dan punya fitur-fitur yang sangat relevan untuk kehidupan digital kita hari ini.

Buat kamu yang butuh laptop untuk kerja, belajar, konten kreator, atau sekadar perangkat andalan untuk multitasking dan mobilitas tinggi, Vivobook S14 bisa jadi jawaban yang pas. Tipis, tangguh, dan siap diajak produktif ke mana aja!





Hadir di peluncuran Vivobook S14 bareng temen-temen Blogger