Ada satu hal yang bikin saya lumayan loyal sama sebuah brand teknologi: bukan cuma produknya bagus pas baru dibeli, tapi gimana nasibnya setelah dipakai harian.
Soalnya laptop itu kan bukan pajangan ya. Dia dipakai kerja, dibawa meeting, ikut ke kampus, dipakai edit konten, dibawa traveling, kadang ketiban drama kecil kayak kehujanan, ketumpahan kopi, atau jatuh dari meja (ngaku deh, pasti ada yang pernah 😅).
Nah, mulai 1 Januari 2026, ASUS resmi mempertegas standar pengalaman pengguna lewat program yang mereka sebut “Number 1 Quality of Service”. Intinya, ASUS melakukan upgrade standar layanan purna jual yang berdiri di atas tiga pilar:
- kualitas produk yang diuji ekstrem (standar militer)
- perlindungan purna jual paling komprehensif
- jaringan servis paling luas
Dan kabar baiknya, ini berlaku untuk seluruh model dengan OPI 2024 yang diaktivasi mulai 1 Januari 2026.
1) Laptop ASUS sekarang makin “tahan banting” karena dites standar militer
Kalau selama ini ada yang penasaran kenapa ASUS sering banget mengklaim laptopnya durabel, ternyata bukan cuma gimmick marketing.
ASUS memastikan seluruh lini laptopnya punya sertifikasi uji standar militer AS MIL-STD 810H, yang melibatkan hingga 26 prosedur pengujian ekstrem. Kebayang kan, ini levelnya bukan cuma “dites aman”, tapi dites buat kondisi yang bikin jantung pengguna deg deg an.
Beberapa tes penting yang menurut saya paling relevan sama kehidupan sehari hari:
✔️ Tes Guncangan (Shock Test)
Laptop didesain menoleransi benturan mendadak hingga 40G. Selain itu, unit juga melewati uji jatuh 18 kali dari ketinggian 80 cm untuk memastikan komponen internalnya tetap aman.
Kalau laptop sempat jatuh pas buru buru ambil charger, ini tipe tes yang bikin saya sedikit tenang.
✔️ Tes Getaran (Vibration Test)
Simulasi getaran konstan dengan frekuensi 5-500Hz dan intensitas hingga 1.08G selama 60 menit. Pengujian ini mencegah baut kendur atau konektor internal lepas saat perangkat sering kena guncangan selama perjalanan.
Ini relate banget buat yang sering bawa laptop di motor, mobil, kereta, atau masuk bagasi.
✔️ Tes Suhu Tinggi (High Temperature)
Ada prosedur High Temperature Storage hingga 71°C. Tujuannya memastikan material sasis tidak melengkung (warping), dan komponen penting seperti baterai serta panel layar tetap aman meski laptop tertinggal di bagasi mobil yang parkir di bawah terik matahari.
Ngeri sih, tapi realistis.
✔️ Tes Suhu Rendah (Low Temperature)
Laptop diuji di suhu ekstrem -25°C hingga -33°C selama 7 hari.
Yang menarik, khusus model dengan ASUS Lumina OLED, layarnya tetap bisa merespon visual cepat tanpa gangguan ghosting yang umum terjadi pada LCD di suhu dingin.
✔️ Tes Ketinggian (Altitude Test)
Mensimulasikan tekanan udara rendah hingga 572 hPa setara ketinggian 15.000 kaki, memastikan sistem pendingin tetap efisien dan komponen elektronik aman dari perubahan tekanan drastis.
Buat saya yang suka traveling, ini poin yang bikin mikir, “oh pantes mereka pede.”
2) Garansi makin panjang + ada perlindungan untuk insiden tidak sengaja
Nah ini bagian yang paling “berasa manfaatnya” sebagai pengguna.
Memasuki 2026, ASUS melakukan peningkatan layanan purna jual lewat perlindungan yang lebih luas.
Sekarang, setiap pembelian laptop ASUS dilengkapi dengan:
- Garansi internasional
- Accidental Damage Protection (ADP) atau dikenal sebagai ASUS VIP Perfect Warranty
ADP ini perlindungan untuk kerusakan akibat kelalaian pengguna, seperti:
- tumpahan air
- layar pecah
- kecelakaan lainnya
Dan yang bikin orang biasanya “lega”: biaya jasa servis Rp 0 alias gratis.
Rincian upgrade garansi ASUS 2026
● Zenbook, Vivobook S, Vivobook Flip, dan ProArt
Mendapatkan 3 Tahun Garansi Internasional dan 3 Tahun ADP dari sebelumnya 1 Tahun ADP.
● ROG, TUF Gaming, ASUS Gaming, dan Vivobook Classic/Go
Mendapatkan 2 Tahun Garansi Internasional dan 2 Tahun ADP dari sebelumnya 1 Tahun ADP.
● Aksesoris
1 Tahun garansi dengan penggantian 100% untuk kendala fungsional dengan syarat dan ketentuan yang berlaku (kecuali backpack).
● Lini Desktop & All-in-One (AiO)
- ROG Desktop: 3 Tahun On-Site Service lokal + 1 Tahun ADP
- TUF Desktop: 2 Tahun On-Site Service lokal + 1 Tahun ADP
- AiO: 2 Tahun On-Site Service lokal + 1 Tahun ADP
Yang saya suka dari On-Site Service: teknisi ASUS datang ke lokasi pengguna. Jadi pengguna PC Desktop dan AiO tidak perlu repot cabut kabel dan angkut perangkat berat ke service center. Ini penyelamat buat yang kerjaannya padat.
Ada Layanan Premium juga untuk pengguna seri tertentu
ASUS juga menambah Layanan Premium Eksklusif & Priority Handling khusus untuk pengguna ROG, Zenbook, dan ProArt.
Benefitnya:
- Dukungan Pengiriman 2 Arah Ditanggung ASUS (sesuai area yang memenuhi syarat)
- Laptop Spa (Refresh & Cleaning Profesional) di ASUS Service Center
- FastLane Priority Handling untuk prioritas antrean diagnosis dan perbaikan
Kalau saya bayangin, ini kayak jalur fast track dan perawatan eksklusif untuk laptop.
3) Service center banyak dan luas, ini yang bikin saya bilang: penting
Yang sering jadi masalah itu bukan produk rusak atau tidak. Tapi: kalau ada problem, servisnya gampang tidak?
ASUS menekankan pilar ketiga, yaitu jangkauan layanan.
Di Indonesia, ASUS punya 141 titik pusat layanan (service center) dari Sabang sampai Merauke.
Bukan cuma itu, ASUS juga punya International Warranty yang menjangkau 113 negara di seluruh dunia. Jadi kalau lagi ke luar negeri dan butuh klaim garansi, bisa dilakukan selama ada cabang resmi ASUS dan mengikuti ketentuan negara tersebut.
Seluruh proses perbaikan juga ditangani teknisi bersertifikasi ASUS dengan suku cadang original. Jadi kualitas perangkatnya tetap terjaga.
Yang dibeli bukan cuma laptop, tapi rasa tenang
Saya paham kenapa ASUS mendorong konsep “No.1 Quality & Service ASUS” ini. Karena pada akhirnya, laptop itu teman kerja dan teman hidup sehari hari.
Dan benar seperti yang disampaikan Lenny Lin, Country Manager ASUS Indonesia:
“Bagi ASUS, pengalaman setelah pembelian sama pentingnya dengan kualitas produk itu sendiri. Melalui upgrade garansi dan layanan premium ini, kami ingin memastikan pengguna merasa lebih aman, lebih nyaman, dan lebih percaya diri memilih ASUS untuk kebutuhan mereka.”
Kalau dipikir pikir, ini bukan cuma soal spesifikasi. Tapi soal rasa aman setelah transaksi, karena di dunia nyata yang dicari pengguna adalah: laptop yang kuat, garansi jelas, dan servis gampang dicari.
Disclaimer: Pengujian dilakukan dalam kondisi laboratorium terkendali. Ketahanan produk terhadap kondisi ekstrim di dunia nyata dapat bervariasi. Kerusakan akibat kelalaian atau penggunaan di luar batas normal dilindungi oleh ASUS Accidental Damage Protection (ADP).
________________________________________

