Ikut Lomba Blog Tapi Kalah Terus? Belajar Dari Tulisan Para Juara

10.23

Temanku, Pandu Agung Hartato, atau Pandu Dryad nama bekennya di dunia maya, kemarin menang lomba blog ASUS ExpertBook B9. Berkat tulisannya yang sangat detail, lengkap, dan menurutku sangat berhasil dalam menyampaikan pesan produk yang diulas, artikelnya diganjar dengan laptop ASUS ZenBook UX434FA. Cek saja di web ASUS ZenBook UX434FA, laptop premium ini seharga Rp 17.229.000,- Keren banget laptopnya!



Saya, dalam posisi sebagai sesama peserta lomba, atau saat menjadi juri lomba, panitia lomba, atau sekadar penonton saja, selalu bangga dan kagum pada mereka yang menjadi juara. Hal pertama yang mengisi benak saya adalah "Oh...begini toh caranya menjadi juara". Dan ini, selalu jadi jawaban saya setiap ada yang bertanya; "Gimana sih Kak Kate caranya biar menang lomba ASUS?" 

Yang ditanya ASUS lho ya, artinya mereka yang memang sedang mengincar produk-produk ASUS, entah itu HP, laptop, maupun produk-produk keluaran ASUS lainnya. Nggak hanya lomba blog, lomba video di youtube maupun lomba foto di IG juga ditanyakan.

Jawaban paling mudah dari saya selalu begini: "Coba belajar dari tulisan para pemenang lomba ASUS yang ini...ini...dan ini..." Saya berikan link tulisan para juara, alamat lengkap blognya, nama akun medsosnya, dan saya ceritakan juga sekilas profilnya di dunia maya seperti apa. Supaya apa? Ya supaya mereka yang kepo caranya jadi juara bisa langsung lihat contoh nyata tulisan yang diinginkan oleh juri tuh seperti apa.

Nah, dari sana, banyak yang jadi semangat dan mau belajar dari para juara, dan akhirnya esok-esoknya mengecap kemenangan setelah berkali-kali ikut lomba tapi selalu gagal. Tapi tentu, nggak sedikit juga yang sekadar bertanya tanpa mau belajar lebih lanjut, dan akhirnya nggak berhasil mengubah keadaannya, masih tetap kalah.


Anak saya Alief, suka mainan gadget, suka editing photo dan video, dan suka tampil. Saya bilang gini ke dia:

- Kalau kamu punya hobi, oke ini mama fasilitasi kamu ini itu, tapi jadikan karya yang berarti dan punya manfaat. Jangan disia-siakan.

- Asah kemampuan dengan ikut lomba. Semakin kamu merasa belum bisa apa-apa, harusnya semakin kamu ngebet berkompetisi karena di sana kamu akan terdorong untuk membuat sesuatu yang layak diperhitungkan. Otomatis, kamu akan menyerap banyak hal dan mempraktekkannya secara real.

- Miliki keberanian, jangan minder, dan jadilah diri sendiri. "Wah dia kan subscribernya udah ratusan ribu, Ma! Wah dia langganan juara! Wah peralatan bikin videonya dia mahal-mahal, Ma! Wah, aku bakal kalah kalau kayak gini..." Sibuk ber-wah wah hanya fokus pada orang lain, bukan pada "Kapan aku mulai? " ya nggak bakal maju kamu Lif.

- Jangan takut bersaing dengan mereka yang sudah berlimpah pengalaman, justru ketika kamu beradu dengan mereka yang jago, kamu bakal meraup pengalaman berharga. 

- Saat kamu belum berhasil menjadi juara, berarti kamu diminta untuk belajar lebih banyak lagi, bisa dari karya para juara itu sendiri, atau prestasi dari orang lain di kompetisi lain. Belajar tentang CARA lho ya, bukan belajar buat NJIPLAK.

- Jangan pernah jadi orang baperan hanya karena karyamu belum jadi juara. Kalau kamu kebawa baperan mulu, itu hanya akan merugikanmu, bahkan kamu bisa jadi pembenci. Mental juara nggak kayak gitu!

He he begitulah yang biasa saya katakan ke Alief, tentunya sambil mengatakan pada diri sendiri sih. Kenapa? karena saya kan masih tertarik untuk berlomba, jadi perlu juga belajar terus dan terus 😁 

Lupa deh kapan terakhir saya ikut lomba blog ASUS, sepertinya 4 tahun yang lalu, dan nggak menang. Seringnya malah menang lewat doorprize, kuis, lomba twitter, dan IG. Kalau blog, memang udah lama nggak ikutan. Justru sibuk jadi panitia lomba, ngajak orang ikutan lomba, jadi juri juga, dan koordinir lomba di event ASUS yang saya handle 😅

Ohya, sama itu juga, sibuk nurunin ilmu ke Alief, supaya melek teknologi dan informasi, melek kompetisi, dan meraih prestasi hihi.

Alief Juara 1 Lomba Video Review ROG Phone 2

Alief Juara 3 Lomba Video Review TUF Gaming

Intinya begini, kemenangan Pandu di lomba blog ASUS ExpertBook B9 ini saya jadikan contoh buat teman-teman yang sukaaa banget nanya tentang gimana cara menang lomba Asus. 

Saya jadikan contoh juga buat Alief, begini lho caranya membuat informasi menarik ke publik tentang sebuah produk. 

Alief bukan blogger sih, dia youtuber, tapi dalam hal berbagi informasi, sama aja toh. Soalnya, sebelum bikin video review, Alief kan biasa bikin skrip dulu tuh, nah buat menyusun informasi yang runut dan lengkap, ada caranya. Ya, tulisan Pandu itu saya jadikan contoh. Contoh buat saya sendiri juga sebagai blogger bukan techno 😃

Kenapa saya cuma ngajarin Alief doang? Nggak bikin kelas gitu bagi-bagi ilmu ke yang lain, kan banyak tuh blogger yang suka DM nanya-nanya tips menang lomba, tips bikin artikel review, tips digaet brand biar kerjasama, dan lainnya... 

Oh itu karena di luar sana, sudah ada banyak blogger hebat yang lebih keren dan mumpuni. Ilmu bloggingnya udah cetar badai, menang lomba berkali-kali, dan udah biasa bikin kelas macem-macem tentang blog dan lomba blog. 

Kebetulan saya dikelilingi blogger-blogger hebat yang sangat bisa saya jadikan rekomendasi buat belajar tentang blog dan cara menang lomba blog.

Siapa saja? Nah nama-nama pemenang dalam pengumuman pemenang lomba blog ASUS ExpertBook B9 ini bisa banget dijadikan panutan. Silakan kenalan, hubungi, dan sedot ilmunya sebanyak-banyaknya. 



Kerap ada pertanyaan begini: "Enak banget kalian blogger ASUS bisa dapat HP/Laptop dengan mudah (gratisan), gimana tuh caranya?"

Nggak gratis juga kak, itu kami dapat dengan cara berlomba. Baik lomba yang digelar secara umum buat blogger se-Indonesia Raya, maupun lomba internal untuk komunitas blogger ASUS saja. 

Jadi, tetap ada usaha dan kerja lah. Nggak ujug-ujug dapat gitu aja 😃

Bahkan sekadar mendapatkan mousepad, totebag, backpack, powerbank, headset, topi, masker, kaos, semua pakai usaha dan kerja.

Di luar sana keliatannya enak saja dan mudah, tapi nggak tahu saja di balik layar kayak apa. Ada yang berdarah-darah wkwk. Ya maksudnya, effort untuk punya sesuatu yang bagus dan mahal itu, kayak ZenBook yang didapatkan Pandu itu, ya keras juga. 

Saya saja, yang udah lama banget nggak ikut lomba ASUS, 10 hari bikin artikel ASUS Expert Book B9 ini. Dari riset, mencoba langsung produknya, bikin foto, editing, bikin desain di canva, sampai nulis dan posting, itu nggak mudah bagi saya apalagi di tengah kesibukan harian yang mendera tanpa jeda.

Tapi saya PUAS banget rasanya bisa ikut dan menuangkan ide yang ada, semampunya. Alhamdulillah dihargai dengan saldo OVO 1,5 juta sebagai hadiah. Bisa digunakan untuk hal bermanfaat, belanja sesuatu untuk anak-anak, bahkan bersedekah.



Bicara puas soal hadiah, tentu nggak akan ada kata puas, selama nggak pernah bersyukur. 

Saya, terakhir menang lomba ASUS baru bulan Juli lalu, yaitu lomba video dengan tema #LebaranWithASUS di Instagram. Jadi juara 2, dapat hadiah laptop VivoBook X441MA. Alhamdulillah, laptop itu jadi laptop ASUS ketiga yang saya punya. Pas banget anak bungsu saya masuk sekolah kelas 7, tiap hari belajar online (PJJ) pakai laptop, tentu saja laptop hadiah itu jadi sangat berguna buat dia sekolah.

Tahun lalu menang doorprize di event launching ZenBook UM431, nah saya dapat grandprize ZenBook UM431. Ingat lho, ini hadiah bukan dari lomba blog, tapi doorprize. Nah, hadiah ini sangat bermanfaat bagi Alief, dari laptop inilah karya-karyanya mejeng di channel Onedox, bahkan 2 kali bisa menang lomba bergengsi. Semua editing video, termasuk video-video review, dikerjakannya pakai ZenBook ini. Kalian bisa lihat hasil karyanya di Channel Onedox di sini

Tahun 2018 saya salah satu blogger yang digaet ASUS untuk event roadshow. Dengan banyaknya tugas yang dilimpahkan, sebuah laptop ZenBook UX331UAL diberikan untuk menemani saya bekerja dan berkarya. Itulah laptop pertama ASUS yang saya dapatkan berkat jadi blogger.

Itu baru 3 laptop, belum deretan HP ASUS dari berbagai tipe, wah...kalau nggak disyukuri, mau seratus biji pun nggak ada artinya, nggak puas-puas...

4 laptop ASUS di rumah, 3 punya sendiri, 1 pinjaman buat video review di channel Onedox (ExpertBook B9). Sebagai bentuk syukur karena dipinjami, hasil pakai ExpertBook B9 saya jadikan artikel buat ikut lomba. Udah pegang barangnya tapi ternyata ga menang lho, berarti kudu belajar lagi nulis review yang bagus hihi

Artinya begini, dengan jadi blogger kamu punya kesempatan untuk mendapatkan barang-barang yang kamu inginkan, saya persempit jenis barangnya ya, misal Laptop dan HP. Caranya, lewat lomba blog. Supaya menang lomba, pelajari tips dan triknya, misal dengan belajar dari tulisan-tulisan para pemenang atau langsung konsultasi ke para pemenang itu sendiri.

Teman-teman saya seperti Mbak Uniek Kaswarganti, Mbak Widyanti, Evrina, Om Yahya, Deddy Huang, Pandu, dan masih banyak lagi, bisa kok dimintai tips menulis tekno dan cara menang lomba blog ASUS. Mereka murah hati berbagi ilmu, bahkan buka kelas lho.

Nih yang bakal ada weekend ini, webinar menariiiik banget buat kalian ikuti, diselenggarakan oleh IIDN dan IM3. 

Di sini ada Mbak Widyanti yang sharing tentang Seluk Beluk Review, kemudian ada Mas Muhammad Firman (Head of PR ASUS Indonesia) yang akan berbagi tentang Kriteria Blogger yang Menarik Untuk Diajak Bekerja Sama, serta ada Afit pakar SEO yang akan berbagi tentang Peluang Penghasilan dari Adsense.  Daftar deh, bakal bermanfaat banget informasi dari mereka.




Bulan lalu, saya terkagum-kagum dengan tulisan para juara di Lomba VivoBook blog Ihwan Keluarga Biru. Saya sepakat sekali tulisan Agus Setiawan, Adhi Hermawan, dan Joe Chandra dinobatkan sebagai juara dan saya sangat senang melihat masing-masing dari mereka mendapatkan sebuah laptop ASUS.

Coba deh baca tulisan Agus yang jadi juara 1 di sini: Laptop VivoBook S14 S433, Laptop Idola Para Muda Ekspresif. Tulisannya menarik, sentuhan personalnya dapat banget, penjelasan produknya lengkap, sangat informatif, dan sebagai seorang Agus, profilnya mewakili VivoBook S14 S433 itu sendiri.

Paham kan ya maksud saya? 😃

Gimana teman-teman, masih semangat ikut lomba blog, khususnya ASUS? 

Harusnya tetap semangat ya. 

Keep writing and blogging ya 😘



Share this

A mother of two who loves travel and enjoy to share my journey and valuable experiences

Related Posts

Previous
Next Post »

28 Comments

  1. Betul banget, Mbak Erien. Dapat hadiah apa pun mesti lewat usaha entah lomba atau kerja sama review. Intinya jangan menyerah dan terus belajar karena banyak pelajaran dari para langganan juara kayak Mbak Ev, Koh Deddy, mbak Wid dan masih banyak lagi.
    Salut buat Alief yang bisa menyerap ilmu mama dan bloger lainnya. Semoga tambah semangat dan makin sukses.

    BalasHapus
  2. Aku ikut gak pernah menang, tapi tetep semangat 🤭

    Selalu ikutin lomba² blognya

    BalasHapus
  3. Alhamdulillah beruntung bisa nyantol bareng Mba Rien yeayyy... senangnya. Bahagia dikelilingi teman-teman yang saling support dalam dunia ngeblog. Harus banyak belajar nih dari para jawara lomba blog.

    BalasHapus
  4. Saya banget ini, ikutan beberapa lomba blog, kagak menang, hahaha.
    Tapi sadar diri sih ya, memang mungkin bidang saya bukan di bagian kreatif kayak lainnya.
    Pengen memaksimalkan diri agar kreatif kayak lainnya, tapi memang keterbatasan waktu membuat saya mengoptimalkan apa yang saya bisa dulu :)

    Jadi, meski belum pernah menang lomba, dan mupeng liat pemenang blog kebanyakan 4L, loe lagi loe lagi, hahaha.
    Tapi saya masih bisa mengais rezeki dari cara lain yang memungkinkan :)

    BalasHapus
  5. Aseli tahun ini banyak pass lomba blog Kak. Btw, congratz buat kawan2 yang menjadi pemenang lomba blog ASUS ini.

    BalasHapus
  6. Duh pengen menang lomba Asus lagi biar keren kayak kalian semua

    BalasHapus
  7. Jujur aku minder kalai ikut lomba apalagi yg techno gini. Tp jd penasaran mba Rien baca artikelmu. Perlu banyak berlatih nih ya, sippp 😍

    BalasHapus
  8. Waduh, aku jadi tersandjoeng 😂😂

    Aku pribadi juga sering kalah kok di lomba blog. Malah lebih banyak kalah daripada menangnya.

    Kalo kalah ya kecewa, tapi nggak sampe yg gimana banget. Daripada ngabisin energi buat ngeluh, mending energinya dipake buat belajar, upgrade skill & pengetahuan. Kalo nggak gitu yaa pasti nggak bakal bisa bersaing dengan mereka yang hebat-hebat.

    Karena kalo sekadar ngeluh, nggak bakal bikin kita jadi lebih baik kedepannya. Kalo nggak mau upgrade skill, ya bakal "semakin ketinggalan".

    BalasHapus
  9. Mas Agus Setiawan alias Suga tangguh kan mba..
    Emang beliau kalo review runut banget.. suka sama detail informasinya. Apalagi dilengkapi dengan infografis. Ciamikk

    BalasHapus
  10. Wah, perjuangan gak pernah mengkhianati hasil ya mba. Akhirnya nyantol juga menangnya, Alief keren.

    BalasHapus
  11. Aku baca blog yang menang yang punya Suga memang keren pisan..yang lomba ASUS terbaru belum baca.Meski aku sadar diri untuk techno susah dapat feel-nya kalau lomba (halah) tapi enggak ada salahnya meneladani mereka para juara. Bagaimana bisa mereka menulis dengan bagus hingga jadi pemenangnya.
    Keren kalian memang para pemenang! Termasuk dirimu, selamat Mbak Rien!

    BalasHapus
  12. Masya Allah terima kasih sdh disebut kak, aku pun dulu belajarnya juga sama para juara2 sblmnya hehehe... Sukses selalu buat kakak... Aamiin

    BalasHapus
  13. Sebagai pengguna Asus senang sekali banyak informasi terkait gadget yang diulas dengan detail dan lengkap.
    Meski semua perangkat Asus saya harus lenyap karena semua harus lenyap tahun lalu digondol maling. Termasuk semua isi memori yg saya kumpulkan sejak tahun 2009.

    BalasHapus
  14. Luar biasaaa ya prestasi Alief, udah kayak mamanya ini :)
    Kalo soal techno aku emang patah banget dehh, gak gape banget, makanya jarang menang, dan terkadang udah susah payah, bikin berhari2 gak menang juga, bikin down banget, makanya kadang suka gak ikutan krn itu kecewanya itu, aku perku wkt buat cooling down dulu. Tulisan aku masih kalah bagus sama member2 blus lainnya, krn emang techno agak kurang mendalami kali ya.

    Yang penting masih punya semangat juang aja sih. Dan masih mau mencoba ikutan lomba lagi :)

    belajar dr kekalahan, belajar dr para pemenang, itu kuncinya ya mba

    Aku mau ikutan ahh webinarnya masih bisa kan?

    BalasHapus
  15. Langsung saya bookmark deh tulisan Agus
    Menurut saya ikut lomba seperti ikut ujian, yang menang yang lulus ujian
    Sebagai insan kan kita harus maju, masa disuapin melulu
    Karena itu saya bangga padamu mbak Rien, ngga pernah berhenti untuk berjuang
    Sesulit apapun
    Anak-anak dan suami pasti bangga ya?

    BalasHapus
  16. Mbak Riiiieen.. makasih banyak sharingnya. Nasehatnya ke Alief aku sedot juga nih. Aku sering banget kalah kalo nulisnya hanya untuk ikutan aja tanpa target menang. Kalau pengen menang ngerjain artikelnya juga sepenuh hati dan berhari-hari. Beberapa memang ada yang menang, tapi sering banget kalah. hihihi gapapa.

    jadi yang menang ASUS itu selain artikelnya yang ciamik, profil personalnya juga dilihat, ya. hemmm paham paham

    BalasHapus
  17. Gak heran deh kalau postingan tentang ASUS Expertbook B9 itu dikerjakan selama 10 hari, emang beneran bagus. Komplit banget informasinya. Belum pernah ikutan webinarnya IIDN di atas, tapi sepertinya tertarik sama topik hari ini. Semoga masih sempat/masih ada seat untuk daftar deh~

    BalasHapus
  18. Saya, sangat relate sama saya mb rien. Ini cerita saya, sejak dulu2 setiap ada lomba blog dari Asus pasti sering ikut. Sayangya, setiap ikut lomba dari asus dengan hadiah laptop dan harapan besar bisa jadi juara blm juga terwujud. Sejak lomba blog Asus ada, dari masih dihandle oleh Asus beberapa tahun yang lama itu, hingga lomba blog yang bekerjasama dgn blogger2 keren sebagai penyelenggara pun belum pernah menjadi juara dan mendapatkan hadiah laptop yg selalu menjadi harapan.

    Dari situ membuat saya penasaran, belajar dari tulisan2 para jawara juga. Dari tahun ke tahun hampir tidak melewatkan lomba blog dari asus, sambil berharap bisa ganti laptop asus terbaru yang support saya bikin dan coba-coba ini itu. Terakhir kali saya ikutan lomba blog Asus yaitu lomba blog yang diselenggarakan oleh mas Ikhwan Keluarga Biru x Asus. Sambil berharap bisa menggantikan laptop Asus (juga) lawas yang rupanya sudah jadi jaklara sejak 7 tahun lalu.

    semula hanya berharap syukur2 bisa juara buntut aja, juara 3. asalkan punya laptop baru pengganti dari usaha ikut lomba untuk support berkarya. Ternyata dari proses belajar dan mengasah skill menulis saya bisa membuktikan bahwa usaha akan berbuah pada waktunya. Puji syukur saya bisa melampaui harapan hingga menjadi juara 1, bukan juara 3. Asus Vivobook S14 433 sudah berada digenggaman dan saya pasti akan menggunakannya sebaik mungkin untuk belajar dan berkreasi, apapun :)

    Terima kasih Asus, Mas Ikhwan Keluarga Biru, Teman-teman dan mbk Rien yang sudah berbagi melalui artikel yang menginspirasi :)

    Salam,
    www (dot) sugatangguh (dot) com

    BalasHapus
  19. Beradalah di sekitar orang-orang yang berilmu, niscaya kita akan rajin belajar. Beradalah diantara mereka yang bijak, maka kita akan menabung ilmu kesabaran, keikhlasan, dan ketabahan.

    Kita banyak menggali ilmu dari orang lain, begitupun mereka akan menggali sesuatu dari kita. Setiap manusia diciptakan dengan kelebihan dan kekurangannya. Kalah dan menang dalam lomba adalah salah satu pembuktiannya. Bukan berarti kita kurang tapi ada sesuatu yang musti kita gali lagi. Setidaknya berusaha menjadi lebih bisa dari apa yang sudah kita miliki sekarang.

    BalasHapus
  20. Iya, kalau mau menang lomba memang baiknya sering mempelajari tulisan yang menang lomba. dari situ banyak inspirasi dan pelajaran baru.
    Tapi saya masih belum ada energi melakukannya, karena saya masih malas ngelomba

    BalasHapus
  21. Wah keren bgt mas alief,
    Laptopnya keren bgt ini .
    Pas buat videografer yaa

    BalasHapus
  22. MasyaAllah, Kakaaak ... Hal pertama yang terlintas di kepala adalah aku ingin mengikuti jejakmu memotivasi anak agar mau mengeksplorasi dan melakukan lebih atas sesuatu yang dia mau.

    Saya selalu kagum sama teman-teman yang terbiasa jadi juara lomba. Biasanya kalau sudah pernah menang tuh menangnya berkelanjutan kan, ya? Hehehe ... Terutama yang berani ikutan lomba produk berteknologi tinggi seperti ASUS. Pemahamanku mengenai produk masih jauuuh ... Beneran kudu belajar terus. Tapi memang kadang byar pet. Ah, jadi semangat lagi.

    BalasHapus
  23. Keren-keren memang tulisan para jawara blog itu. Aku mupeeeng. Kudu banget deh aku berguru dari tulisan mereka. Tapi untuk tulisan techno, aku memang payah. Dan keburu minder duluan kalo ada lomba. Tapi kalo dilihat hadiahnya, aku kudu bener-bener belajar. Apalagi lomba blog ASUS. Hadiahnya selalu bikin ngiler. Wkwkwkwk...

    BalasHapus
  24. Masya Allah mantap Mbak. Mbak juga nulisnya suka detail, makanya jadi juara. Saya yang belum pernah ngerasain menang lomba blog. Hikz hikz.

    BalasHapus
  25. Aku jadi bersemangat. Ini infonya keren banget Mbak. Harus ada effort yang super maksimal. Aku jadi pengen coba. Realisasikan personal blog dulu.

    BalasHapus
  26. Aku dong belum pernah nyoba ikut lomba blog. Huhu berasa ketinggalan sekali deh. Nanti aku bakal coba.

    BalasHapus
  27. Kasih selamat dulu buat Alief yang udah menang lomba video, semangatnya pasti menurun dari Mamanya.

    Aku juga gitu sih ngomong ke diri sendiri dan anak sulungku yang tertarik ngeblog dan bikin video. Tapi dia nyerah karena alasan sibuk kerja sekarang. Memang untuk menjadi juara itu butuh effort yang nggak bisa dijelaskan secara tertulis. Dan aku merasa kalo nggak berusaha sungguh2, ikut lomba menjadi sekadar karena pengen partisipasi aja. Berasa kok ketika akhirnya artikel kita menjadi pemenang, ada sesuatu yang udah terasa di hati, ihhh ini sok banget dakuw, hihiii

    BalasHapus
  28. Aku pernah ikut lomba blog ASUS. Tapi kalah. hehee.. Sadar diri sih banyak kekurangan. Dan tulisan para pemenangnya mekang keren-keren.

    BalasHapus

Leave your message here, I will reply it soon!