Jadikan ASUS Zenfone 9 Untuk Mencapai Resolusi Terbaikmu di Tahun 2023


Resolusi Tahun 2023

Tahun 2022 tak lama lagi akan berakhir. Selanjutnya berganti tahun baru 2023.

Setiap momen pergantian tahun gini, biasanya diwarnai oleh harapan-harapan baru. Nah, bicara soal harapan, maunya kan semua bisa terwujud, apapun itu. Tapi, gak ada harapan yang mudah terwujud tanpa didahului oleh usaha. Dan usaha itu sendiri dimulai dengan menyusun rencana yang dinamakan resolusi, yakni resolusi tahun baru.

Dengan membuat resolusi jadi punya gambaran akan aktivitas atau pencapaian apa yang ingin dilakukan selama setahun ke depan.

Lantas, sebagai content creator, resolusi apa yang akan dibuat? Banyak sih, ya. Salah satunya mungkin aku, atau kamu, pengen jadi content creator yang diakui dan dikenal oleh dunia internasional sehingga karya yang dihasilkan bisa memberi manfaat lebih luas? Oh, kenapa tidak?

Gassss langsung tetapkan supaya harapan itu nantinya dapat mempengaruhi berbagai aktivitas dan rencana di kemudian hari.

Gimana sih jadi content creator kelas internasional? 

Jadi Content Creator, mengecap manisnya hadiah: Trofi dan sertifikat "Best Medical Travel Influencer of The Year (International) + Uang Tunai USD 1,928.37 (RM 8,000.00)

Satu frame dalam poster resmi yang dirilis MHTC. Baris ke-1: The Honourable Khairy Jamaluddin, Minister of Health Malaysia. Mr. Mohd Daud Mohd Arif, Chief Executive Officer Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC). Baris ke-2 para juri. Baris ke-3 & 4: Para pemenang berbagai kategori dari berbagai negara

Jujur aja, aku sendiri kalau disuruh menyusun langkah-langkah jitu jadi content creator itu, kadang bingung sendiri mesti mulai dari mana. Tapi yang pasti, dari konten dan konsistennya aku jadi blogger, telah menjadi jalan menuju ke sana. Dan itu dimulai dari tahun 2008, baru terwujud 13 tahun kemudian, tepatnya tahun 2021. Lama? Iya banget! Karena memang gak ada yang instant di dunia ini gaes. Bahkan mie instant pun kudu dimasak dulu!

Meraih penghargaan sebagai Best Medical Travel Influencer International MTMA 2021 pada event Medical Travel Media Award 2021 yang diselenggarakan oleh Malaysia Healthcare Travel Council, yakni sebuah lembaga kesehatan Malaysia di bawah Kementerian Kesehatan Malaysia, adalah momen bersejarah dalam hidupku sependek menjadi content creator. 

Ada 14 negara yang berpartisipasi pada ajang bergengsi tersebut dan ada 8 juri yang berasal dari Malaysia, Singapura, dan Indonesia yang menilai konten peserta berdasarkan 6 kategori. Alhamdulillah jadi pemenang dari Indonesia pada kategori Best Medical Travel Influencer International. Uang senilai RM 8,000.00 (USD 1,928.37), sebuah sertifikat dan trofi, aku terima sebagai hadiah istimewa.

Kalau diingat-ingat lagi, tahun-tahun sebelumnya aku memang pernah berjanji pada diri sendiri: Tahun depan, aku mau lebih baik dan rajin lagi ngontennya, biar naik kelas (sebagai content creator!)

Meskipun saat itu gak tahu deh, naik kelas macam apa yang aku maksud itu haha. Intinya berharap dan berusaha saja. Hasilnya? Ternyata Allah kabulkan dengan meraih penghargaan se-istimewa itu!

Senjatanya Para Content Creator




Salah satu pertanyaan yang kerap diajukan di beberapa sesi wawancara (live streaming) maupun untuk artikel di situs berita atau suatu portal, adalah: "Mbak Kate, alat ngontennya pakai apa aja?"

"Kamu nanyeaa? Kamu bertanyeaaa tanyeaaa?" 😂 

Aku sebut nama alat dan merk. Tapi gak ditulis oleh yang wawancara haha. Ya kali jadi promo gratis, kata mereka. Wkwkw iya juga.

Jadi, aku ini  ngonten pakai apa? 

Dalam hal menulis, untuk blog maupun majalah dan koran, pasti pakai laptop. Jarang sekali bikin tulisan panjang pakai HP, karena gak leluasa. Layarnya kecil, jari pun gak nyaman buat ngetik panjang. Kalau sekadar blogwalking sesekali pakai HP masih oke.

Untuk menghasilkan foto dan video, aku pakai dua jenis kamera, yakni DSLR dan kamera HP. Untuk foto yang akan menjadi ilustrasi artikel di majalah-majalah, misalnya inflight magazine, sudah pasti pakai kamera DSLR. Kalau untuk kebutuhan media sosial saja, misalnya untuk di blog dan IG, pakai kamera HP sudah cukup.

Proses pembuatan tulisan di laptop. Sedangkan pengolahan foto dan video seringnya pakai HP. Jadi, di HP ku itu ada beberapa aplikasi editing yang terpasang, seperti VN, Canva, Snapseed, PictsArt, Lightroom, Photoshop Express, dan lainnya. 

Laptop, HP, dan kamera apa yang aku pakai? Banyak tipe sih, dan ganti-ganti. Ganti-ganti, kesannya mudah banget ya belanja-belanji haha. Itu ganti-ganti karena memang udah waktunya ganti, menyesuaikan kebutuhan. Kalau yang lama udah gak seiasekata lagi sama kebutuhan, ya gantilah. Masa dipertahankan 😂

Yang pasti, aku pakai perangkat TERBAIK yang mampu aku beli.


Tahun Baru Ganti HP! 

Apakah hastag #2023GantiLaptop #2023GantiHP sudah bertebaran di media sosial? Oh belum? Bikin deh, siapa tahu ada brand lagi cari user yang pakai hastag itu untuk kasih hadiah kejutan😂

Ganti laptop dan ganti HP itu semacam resolusi bukan ya?  

Semoga terwujud. Dengan laptop baru dan ponsel baru, siapa tahu bikin mereka yang bekerja maupun belajar jadi makin produktif. Sehingga tahun 2023 bisa sukses dan lebih berjaya. Aamiin!

Nah, soal ganti HP nih, udah punya pilihan ponsel apa yang hendak dibeli? Kalau belum, aku mau kasih info yang bisa dijadikan pilihan terbaik untuk jadi daily driver di tahun 2023, yakni ASUS Zenfone 9.

Buat content creator, Zenfone 9 ini bisa jadi teman setia untuk mewujudkan cita-cita menjadi content creator level internasional lho. Masa siiiiy? Iya dooong, dengan syarat dan ketentuan pastinya 😄


Asus Zenfone 9, Si Mungil dengan Kamera Gimbal, Auto Bebas Ghosting

Kamera gimbal? Apakah bentuk kameranya kayak rambut gimbal? Kenapa pula pakai bebas ghosting segala? Emang ada hp gemar ghosting?  Aku bertanyeaa-tanyeaaa 😂

Tanpe bertele-tele lagi, yuk langsung saja kita bahas.

ASUS Zenfone 9 secara resmi diluncurkan pertama kali di Indonesia pada tanggal 17 November 2022. Hadir dengan body mungil dan ergonomis yang di dalamnya dibenamkan fitur-fitur yang powerful.  

Buat siapa pun yang cari ponsel mengedepankan fitur dan performa, ASUS Zenfone 9 menawarkan sesuatu yang istimewa untuk  itu. Salah satunya adalah sistem kamera terbaru. Yakni kamera belakang dual camera dan kamera depan yang sama-sama pro-grade

Nah, fitur yang paling diantisipasi penggemar dari sistem kamera baru ini adalah teknologi 6-Axis Hybrid Gimbal Stabilization yang dibenamkan pada kamera utamanya.


Resolusi 50MP dengan Sensor Flagship SONY IMX766 

Dalam memilih kamera ponsel, resolusi tinggi kerap jadi kriteria. Padahal, resolusi tinggi  sebenarnya adalah cara untuk mengatasi keterbatasan ponsel dalam melakukan zooming. Kalau kayak aku yang jarang banget zooming saat motret, resolusi sampai ratusan MP bukan incaran. Minimal 50MP sudah bagus banget kok. 

Makin tinggi resolusi, makin besar file foto yang tersimpan, bikin ruang penyimpanan cepat penuh, urusan motret/rekaman jadi terbatas. Padahal yang penting dari punya ponsel adalah memori yang lapang untuk multitasking. Karena ponsel bukan cuma buat motret.

Kamera Utama Zenfone 9

Nah, di Zenfone 9 nih, kamera utamanya  beresolusi 50MP memakai sensor flagship dari SONY IMX766 dengan aperture sampai F1.9 dan mampu merekam video 8K dengan kecepatan 24fps. 

Di sini, aku lebih fokus pada sensornya, dan spesial banget pas tahu pakai SONY IMX766. Karena jujur aja, aku punya pengalaman agak lama pakai kamera ponsel dengan sensor yang sama, hasilnya memang selalu luar biasa buatku.

Sony IMX766 sendiri merupakan sensor kamera yang populer digunakan pada smartphone flagship. Sensor gambar Sony IMX766 memiliki ukuran 1/1,56 inci yang menjadikannya salah satu yang terbesar di kelasnya. Keunggulan sensor besar ini adalah dapat menangkap cahaya lebih banyak walaupun kondisi sekitar gelap.
Hasil fotoku dari kamera ponsel yang menggunakan sensor SONY IMX766

Teknologi 6-Axis Hybrid Gimbal Stabilization

Teknologi 6-Axis Hybrid Gimbal Stabilization membuat kamera utama Zenfone 9 mampu merekam video dengan tingkat stabilitas yang jauh lebih tinggi, bahkan mengimbangi guncangan yang terjadi saat merekam video dengan satu tangan. 

Teknologi tersebut memberikan hasil foto dan video paling tajam. Bebas blur dan bebas goyang, bahkan saat sedang bergerak. Apalagi dikombinasikan dengan teknologi autofokus dan algoritma baru, bikin Zenfone 9 benar-benar dapat diandalkan untuk memberikan bidikan aksi yang super mulus dan terlihat profesional, apa pun subjeknya!

Aku jadi ingat waktu jelajah perairan di NTT, berlayar naik kapal dari Labuan Bajo ke pulau-pulau sekitar Taman Nasional Komodo, motret dan merekam pakai Zenfone 5, fotonya bagus tapi videonya kurang. Berasa kesel banget liat hasilnya. Perjalanan ke sana itu kan mahal, gak tiap saat. Ga mudah buat diulang kapan aja. Coba kalau saat itu teknologi 6-Axis Hybrid Gimbal Stabilization sudah dibenamkan dalam Zenfone 5, mungkin aku bakal selalu happy tiap lihat hasil videonya. Tapi ya udahlah ya, lain waktu masih bisa balik lagi kok, pakai kamera ponsel yang lebih canggih 😄

Di mana toh wujud gimbalnya Zenfone 9? Di kameranya lah 😂
Kalau belum bisa bayangin, silakan lihat pada video Instagram ASUS Global berikut ini: 

Cara kerja 6-Axis Hybrid Gimbal Stabilization 

Yakni dengan memantau setiap gerakan Zenfone 9 ke berbagai arah, lalu menggunakan informasi tersebut untuk menyesuaikan posisi lensa secara real-time. 

Dengan kemampuan tersebut, kamera utama Zenfone 9 akan merekam objek apapun tanpa distorsi optik atau ‘ghosting’

Ditambah algoritma anti-guncangan dalam system Electronic Image Stabilization (EIS) akan mengeliminasi lebih banyak lagi dampak dari gerakan-gerakan yang tak diinginkan. Alhasil, video akan selalu super smooth, bebas goyangan, tak ubahnya video profesional.
 

ASUS Zenfone 9 hadir dengan 3 kamera. 2 kamera belakang dan 1 kamera depan.

Kamera kedua di belakang memiliki lensa ultra-wide beresolusi 12MP dengan sensor SONY IMX363 dengan aperture sampai F2.2 dan mampu merekam video 4K pada kecepatan 60fps dengan EIS dan pengoreksi distorsi yang real-time, serta merekam gambar makro dengan fokus sampai jarak 4cm

Sedangkan kamera depan menggunakan sensor SONY IMX663 dengan aperture sampai F2.45 dan mampu merekam video 4K dengan kecepatan 30fps atau FHD dengan kecepatan 60fps yang disertai teknologi EIS.


Upgrade Maksimal dari Zenfone 8, untuk Zenfone 9 dengan Performa Optimal

Buat yang sudah pernah pakai Zenfone 8, secara kasat mata Zenfone 9 identik dari segi ukuran dan bentuk bodi. Tapi sesungguhnya, udah banyak beda cuy! 😁

Dari kamera saja udah beda teknologi. Dari segi warna, apa lagi. Sekarang Zenfone 9 hadir dengan empat pilihan warna baru: yaitu MoonLight White, Sunset Red, Starry Blue, dan Midnight Black. Warna Obsidian Black dan Horizon Silver pada Zenfone 8 sudah gak muncul lagi. Jadi, dari segi pilihan warna, Zenfone 9 bener-bener baru dan lebih bervariasi.

Dari keempat warna yang ada, paling manis Starry Blue. Keliatan kalem dan tenang. Tapi Sunset Red paling cocok buat jadi teman di keseharian, bawaannya jadi berani dan penuh semangat.


Ringkas di Segala Aktivitas

Bentuknya yang mungil dengan panjang kurang dari 14,8cm dan lebar kurang dari 7cm, pas untuk penggunaan satu tangan. Mudah pula untuk disimpan di saku. 

Ngomongin soal saku, anakku jarang sekali menyimpan ponselnya di saku. Selain karena ukuran ponsel yang panjang, juga karena sakunya kecil dan sempit. Biasanya disimpan dalam saku bagian dalam jaket yang kantongnya dalam. Jadi kemungkinan untuk jatuh kecil.

Kalau aku sendiri, biasanya menyimpan ponsel dalam tas saat bepergian. Nah, tasnya aku tuh, bagian kantong hp nya gak besar. Gak muat buat narok hp. Biasanya aku tarok gitu aja bareng barang lain. Tentunya dengan sedikit rasa khawatir takut kebaret 😀

Jadi, kalau ada ponsel dengan ukuran yang ringkas, akan lebih mudah untuk disimpan.


Kukuh Dalam Genggaman

Selain mudah masuk saku, Zenfone 9 lebih kukuh saat digenggam, karena punya tekstur permukaan yang gak licin.

Rasanya sudah cukup sering dapat pengalaman pakai ponsel yang permukaannya licin, mudah kepeleset jika kurang hati-hati saat diletakkan. Akhirnya jatoh, gores, dan lainnya. 

Memang sih bisa dipakaikan casing bawaan yang biasanya berbahan silikon transparan. Tapi entah kenapa ya, casing model gitu malah mengurangi estetika tampilan si ponsel 😂

Kalau Zenfone 9 ini udah kece banget, gak perlu casing lagi, udah aman.

 

ZenUI 9 Memudahkan Kontrol Satu Tangan

Zenfone 9 dibekali dengan ZenUI 9 yang memberikan performa yang lebih cepat dan mulus, sekaligus lebih pintar, yang sudah disesuaikan untuk penggunaan satu tangan yang lebih mudah. 

Dengan antarmuka ini, Zenfone 9 lebih mudah dinavigasi, dilengkapi dengan tool Edge untuk menemukan aplikasi favorit dengan lebih cepat. 

Adanya skala Zoom bar bikin memperbesar dan memperkecil lebih cepat dan lebih mudah. Pengguna juga dapat mengatur setelan ketuk dua kali untuk mengambil tangkapan layar, membuka kamera, menyalakan senter, menyalakan perekam suara, membuka asisten google, dan mengontrol pemutaran media.


Performa Tinggi Zenfone 9 Berkat Snapdragon® 8+ Gen 1 Mobile Platform

Jangan tertipu dengan bodinya yang mungil. Karena meski kecil Zenfone 9 ini cabe rawit.

Performa Zenfone 9 jadi lebih ‘galak’ berkat prosesor flagship terbaru Snapdragon® 8+ Gen 1 Mobile Platform yang lebih powerful. 

Chip anyar tersebut mampu mencapai CPU clock speed sampai 3.2 GHz, menghasilkan performa CPU dan GPU 10% lebih tinggi namun dengan efisiensi CPU 30% dibandingkan sebelumnya.

Untuk meminimalisir potensi bottleneck, Zenfone 9 dilengkapi LPDDR5 RAM sampai 16GB dan UFS3.1 storage. Ponsel ini pun sudah mendukung konektivitas Wi-Fi paling ngebut Wi-Fi 6E untuk menghasilkan konektivitas yang lebih stabil, lebih cepat, bahkan pada kondisi crowded.


Hasil Benchmark Zenfone 9

Performa terbaik Zenfone 9 bisa dinikmati lebih lama, karena menggunakan baterai berkapasitas 4300mAh, yang lebih besar dibandingkan pada Zenfone 8.

Bahkan, Zenfone 9 ‘meminjam’ teknologi STP (Specific Tab Process) dari ROG Phone 6 untuk pengisian baterai yang lebih adem dan cepat, sehingga Zenfone 9 bisa menggunakan adaptor HyperCharger 30W untuk pengisian ulang yang lebih cepat.

Untuk melihat performa sebuah ponsel, bisa dibuktikan dengan tes benchmark. Hasil pengujian pada Zenfone 9 memperlihatkan hasil sbb:
 

Layar Canggih Untuk Visual Terbaik

Zenfone 9 menggunakan layar AMOLED berukuran 5,9 inci yang mendukung refresh rate sampai 120Hz yang secara otomatis bisa berpindah ke 60, 90, dan 120Hz tergantung pada aplikasi atau konten yang sedang ditampilkan serta waktu respon 1ms

Dengan kecepatan luar biasa tersebut, dipastikan kita dapat merasakan user experience yang lebih smooth saat mengakses berbagai aplikasi dan konten di ponsel Zenfone 9.

Dibandingkan Zenfone 8, layar Zenfone 9 juga sudah dikalibrasi untuk menghasilkan kualitas gambar yang lebih baik. Untuk kemudahan mengakses konten di luar ruangan, layar tersebut sudah memiliki tingkat brightness sampai 800 nits (100% APL) dan peak maximum brightness 1100 nits. Kombinasi antara layar yang cepat, jernih, dan kaya warna serta bisa dilihat di luar ruangan yang terang sekalipun, akan memberikan pengalaman menikmati konten dalam tampilan terbaiknya.


Audio Tetap Jernih Meski di Tempat Bising

Sektor audio digarap sangat maksimal oleh ASUS demi menjadikan Zenfone 9 sebagai sumber entertainment yang bisa diandalkan dalam mendengarkan playlist favorit di Spotify atau menonton video-video dari channel langganan di YouTube.

Dalam urusan audio, ASUS sampai menggandeng pakar sound di Dirac Research, Swedia, lho.

Kerjasama yang sudah dijalin sejak project ROG Phone 3 dilanjutkan di ponsel Zenfone 9 untuk menghasilkan kualitas audio yang impresif dari dua speaker linier yang di-support oleh smart amps dari Qualcomm AqsticTM dan jack audio 3.5mm yang menggunakan Qualcomm Aqstic DAC terbaru. 


Keamanan Terkini di Zenfone 9, PENTING!

Kecil-kecil gak cuma "galak", tapi juga tangguh!

Yak, apalah artinya ponsel canggih kalau tak tangguh. Zenfone 9 sudah termasuk ke jajaran ponsel paling durable di jajaran produk ASUS. 

Tidak hanya karena layarnya diproteksi Corning Gorilla Glass Victus, tapi Zenfone 9 juga sudah tersertifikasi IP68 yang artinya sudah anti air dan debu.

Dengan sertifikasi IP68, berarti Zenfone 9 mampu memberikan kenyamanan penggunaan sesuai aktivitas di lingkungan apapun.


Ke mana pun bepergian, bawa selalu Zenfone 9 bersamamu!

ASUS Zenfone 9 adalah ponsel ringkas dengan performa tinggi. Layak jadi pilihan untuk mereka yang punya mobilitas tinggi, dengan segudang aktivitas yang penuh agenda.

Mudah dibawa, tidak mengganggu penampilan, tidak pula merepotkan untuk membawa kantong tambahan. Cukup dimasukkan kantong atau saku pada pakaian yang dikenakan.

Dengan kapasitas baterai 4300mAh, Zenfone 9 mampu mendukung kegiatan sehari-hari.

Dukungan Snapdragon® 8+ Gen 1 Mobile Platform yang lebih powerful, sangat ciamik saat digunakan untuk ragam task secara bersamaan.

Di tangan seorang content creator yang hobi traveling, fotografi, dan juga menulis catatan perjalanan untuk inflight magazine sepertiku, Zenfone 9 adalah perangkat paling berguna untuk menunjang hobi, pekerjaan, dan mencapai resolusi.

Bagaimana denganmu? Apakah #2023GantiHP dengan Zenfone 9 bisa diwujudkan untuk mencapai kesuksesan lainnya?


Harga dan Ketersediaan

Buat kalian yang mau beli Zenfone 9, udah bisa kalian dapatkan melalui partner dan channel pembelian resmi produk ASUS antara lain Erafone, Tokopedia, ASUS Exclusive Store, ASUS Online Store.

Tinggal pilih saja mau transaksi di mana, semua aman dan siap melayani. Mau beli selusin pun bisa, siapa tahu kan mau donasi ponsel ke teman dan tetangga 😁


Dan, inilah daftar harga ASUS Zenfone 9:
Rp 7,999,000 --> 6GB/128GB. Midnight Black,  Moonlight White, Starry Blue  Sunset Red.
Rp 9.999.000 --> 8GB/256GB. Midnight Black,  Moonlight White.
Rp 11.999.000 --> 16GB/256GB. Midnight Black

Jadi, kamu pilih yang mana?


Artikel ini diikutsertakan dalam ASUS Zenfone 9 Blog Writing Competition di Blog Widyanti Yuliandari

Seorang istri. Ibu dari dua anak remaja. Tinggal di BSD City. Gemar jalan-jalan, memotret, dan menulis.

Share this

Previous
Next Post »
Give us your opinion

Leave your message here, I will reply it soon!