"Oleh-Oleh" Penuh Cinta Sepulang Traveling untuk Suami

19.07
Teman-teman tahu kan ya, kalau saya tuh hobi traveling dan sering main di alam. Namanya di alam, kadang kamar mandi dan toilet itu nggak bersih. Saya jadi rentan kena keputihan. Alhasil, tiap pulang traveling ketemu suami, jadi rada minder. Masa udah lama nggak ketemu, eh suami ketemu istri yang tidak paripurna? πŸ˜„ Tapi untungnya sudah kenal Resik V. Saya jadikan bekal buat digunakan selama traveling. Pulang traveling disambut suami pun jadi pede 😍

Kado Cinta Mesra Untuk Suami Sepulang Traveling

Bermalam di Desa
 
Tahun lalu  saya traveling ke sebuah desa di Lampung. Menginap di salah satu rumah tradisional berusia lebih dari 300 tahun. Dibangun tahun 1741. Sederhana, kuno, tanpa nuansa horor. Yang mungkin saya anggap horor dalam tanda kutip adalah kakusnya, kemudian tempat mandinya.

Malam pertama di rumah tua itu, saya kebelet pipis saat baru saja pulang makan malam di rumah makan yang terletak di luar desa. Ditahan-tahan tak mungkin lagi. Dengan gegas saya pergi ke sumur di belakang rumah. Sumur terbuka dengan separuh dinding, tanpa atap, berpemandangan kebun singkong dan kebun karet. Jam 11 malam saat itu, sekeliling sangat gelap. Ada kakus berjarak sekitar 8 meter dari sumur. Tapi saya takut ke sana. Gelap euy. Saya juga tidak yakin dengan kakusnya. Akhirnya saya kencing dekat sumur. Duh!

Rumah tradisional tua yang kami inapi, halamannya bersih πŸ’›
Di sini kami makan, tidur, berkumpul, dan berinteraksi dengan pemilik rumah yang baik πŸ’œ

Singkat cerita, selama dua hari saya tak pernah masuk WC rumah yang kami inapi. Baik siang maupun malam. Padahal teman-temanku sudah masuk beberapa kali. Mereka biasa saja, tak ada masalah. Tapi saya, ada saja yang dikhawatirkan. Kalau malam, saya takut dengan suasananya yang gelap dan sepi, pinggir kebun pula. Kalau siang, takut memergoki sesuatu yang sebetulnya biasa saja tapi bisa jadi malah membuat saya jijik. Saya juga ragu pada air sumur yang saya timba. Kadang bercampur rumput, daun, dan bongkahan tanah kecil-kecil. Jika saya gunakan untuk membasuh seluruh badan, seolah ‘kotoran’ itu bakal masuk ke bagian tubuh yang tersembunyi, seperti organ kewanitaan. Euuh…horor! Memang nggak bakal mati mendadak sih karena itu, tapi gimana dong kalau rasa kuatir sudah menghinggapi dan nggak mau pergi?

Sumur, tempat mandi dan kakus di belakang sana

Dihantui Toilet

Mungkin pengalaman saya ini remeh temeh, norak, dan ngeselin. Saya menceritakannya tidak dalam rangka menyatakan diri sok bersih atau sok kota. Apalagi untuk menjelekkan kondisi MCK di rumah tempat menginap. Sama sekali tidak. Ini tentang ketidakmampuan pribadi untuk merasa nyaman pada semua kondisi toilet dan tempat mandi yang ditemui. Hal ini tidak terjadi saat saya di desa yang saya ceritakan di atas saja, di beberapa tempat lainnya juga, di daerah lain pada waktu yang lain. Obsesif? Ya. Uuuuh... 😬

"Ma, kalau klosetnya kotor, coba minta tolong salah satu dari mereka buat bersiin ya." πŸ˜ƒ

Saya nggak melulu traveling ke desa atau pun tempat terpencil yang minim fasilitas. Kadang stay di hotel dengan toilet kinclong. Tapi, sebersih apapun toilet, tetaplah sebagai tempat membuang kotoran. Kotoran identik dengan kuman, salah satu penyebab keputihan. Itu kenapa toilet selalu horor buat saya. Kuman memang tidak kelihatan secara langsung oleh mata. Tapi bisa dikenali dari kondisi yang ada saat itu, misalnya dari bau tak sedap atau pun dari adanya kotoran yang terlihat. Kalau tempatnya kinclong dan wangi? Tetap nggak jamin bebas kuman. Lebih baik berhati-hati. 

Di gunung nggak ada toilet wangi, adanya WC sempit di pelatarannya dan sering berbau nggak sedap

Toilet bersih yang membuat nyaman, bukan soal mewah. Meskipun sederhana di desa, jika gayung, ember, air, dan klosetnya bersih, maka saya tak khawatir. Memilih bersih untuk urusan terkait organ kewanitaan ketika traveling bagi saya sangatlah penting. Terlebih di saat menstruasi di mana kondisi Miss V rentan iritasi dan infeksi. Berharap semua tempat dalam kondisi bersih bebas kuman adalah mustahil. Yang bisa dilakukan cuma mencegah, menghindari, dan mengatasi, selagi bisa. Bukan soal nggak berani kotor. Kena kuman di area kewanitaan urusannya bisa panjang. Itu kan aset penting yang harus dijaga, salah satu sumber kebahagiaan hidup bersama pasangan πŸ‘«

Di kapal kayu nggak ada WC, harus ke WC umum di daratan dulu kalau mau buang air

Bekal Traveling Untuk Menjaga Area Kewanitaan

Saat traveling, saya punya beberapa perlengkapan wajib bawa yang berhubungan dengan urusan kebersihan di area kewanitaan. Kalau sampai lupa bawa, berasa banget kuatirnya. Menuh-menuhin isi tas tak apa, selama berguna. Di antaranya gel antiseptik pembersih tangan. Selain praktis, juga higienis. Namanya di jalan, apa saja dipegang dan nggak tahu kan kapan dan dimana kuman-kuman nempel di tangan. Tangan bersih bukan hanya saat akan memegang makanan, tapi juga saat ke toilet, baik sebelum menyentuh area kewanitaan maupun sesudahnya. Walau di toilet ada sabun buat cuci tangan, gel antiseptik tetap kupakai setelahnya. Tak apa double, asal yakin jadi bersih.

Jangan atas aja yang dirawat (wajah), yang bawah juga perlu (Miss V maksudnya) πŸ˜†

Tisu kering dan basah selalu ada di tas, berguna buat apa saja dan kapan saja. Termasuk saat ke toilet. Saya kan nggak selalu masuk toilet bagus yang dilengkapi tisu dan pengering. Jadi harus sedia sendiri. Mengelap pakai tisu itu penting buatku. Saya gak mau usai dari toilet dalam keadaan selangkangan basah atau lembab. Apalagi setelah itu lanjut beraktivitas, kemudian keringatan. Rentan bakteri dan jamur. Selain tisu, kadang saya pakai handuk kecil kering buat mengeringkan. Lumayan jadi hemat tisu, asal handuknya ganti tiap hari.

Saya juga kerap sedia sabun pencuci tangan cair sendiri. Biasanya saya masukkan dalam botol kecil yang mudah dibawa-bawa. Nggak setiap toilet sedia toh? Kalau di bandara atau terminal-terminal keren, mungkin saja ada. Kalau di pasar, SPBU, terminal angkot, warung makan kecil pinggir jalan, belum tentu.

Jangan lidah sendiri aja yang perlu dimanjain dengan minuman segar, lidah suami juga perlu dimanjain dengan yang "segar dan wangi". lol 😜

Saya pengguna panty liners yang aktif. Penolong saat padat aktivitas, terutama saat keputihan (normal) sedang banyak. Saya kurang nyaman pakai celana sekali pakai, agak kemresek gitu. Biasanya ada saat saya nggak mau pakai panty liners karena iritasi sesudah pakai pembalut selama haid. Jadi pakai CD saja, tapi sering ganti sampai 4x dalam sehari. Nah kalau sedang dalam kondisi begini, biasanya saya akan bawa CD yang banyak. CD nya digulung kecil-kecil, dimasukin plastik bening satu-satu. Tiap masuk toilet ganti CD. Gitu aja terus sampai kondisi Miss V udah gak iritasi lagi baru pakai panty liners lagi. Tujuannya biar selalu bersih.

Kalau sekujur tubuh wangi dan bersih, laki mana yang gak pengen nempel mulu πŸ˜ƒ

Selain yang sudah saya sebutkan tadi, satu lagi yang belakangan ini selalu saya bawa saat traveling yaitu cairan antiseptik alami Resik V Godokan Sirih. Nah, kalau yang satu ini memang buat bersih-bersih langsung ke lokasi sasaran. Selain membersihkan, cairan antiseptik ini juga membuat area kewanitaan jadi wangi. Bukan hanya jadi bekal untuk penggunaan saat bepergian, tapi wajib ada di rumah untuk digunakan sehari-sehari. 

Ini diaaaa yang wajib kubawa-bawa saat traveling πŸ’•

Tentang Keputihan


Seperti yang sudah banyak diketahui bersama, keputihan merupakan cairan yang keluar dari area kewanitaan yang bukan berupa darah. Penyebabnya bisa karena infeksi atau non infeksi. Ada 2 jenis keputihan yaitu keputihan fisiologis dan keputihan patalogis. Keputihan fisiologis sifatnya normal, tidak berbahaya dan terjadi menjelang menstruasi atau setelah menstruasi serta pada masa subur setiap bulannya dan tidak berlangsung dalam jangka waktu yang lama. Sedangkan Keputihan Patalogis adalah infeksi, bakteri, virus atau parasit yang berada dalam atau sekitar area kewanitaan yang dapat menjalar dan menyebabkan peradangan pada area kewanitaan. Terasa gatal, berbau busuk dan kemerahan atau rasa panas dan nyeri merupakan indikasi adanya penyakit pada area kewanitaan dan ini sifatnya berbahaya.

Cukup wajahku aja yang keputihan, Miss V jangan 😝

Alhamdulillah selama ini belum pernah sampai mengalami keputihan patalogis. Jangan sampai deh terjadi. Mengalami gatal, keputihan, dan bau tidak sedap pada area kewanitaan itu sungguh tidak mengenakan. Aktivitas sehari-hari terganggu, diri pun tidak merasa nyaman dan tidak percaya diri. Mengalami keputihan normal saja nggak nyaman kok. Apalagi keputihan infeksi. Untuk itu, sebagai cara untuk pencegahan saya selalu menggunakan Resik V Godokan Sirih yang merupakan antiseptik alami yang efektif mengatasi keputihan & masalah infeksi daerah kewanitaan.

Cukup Sprei-nya saja yang keputihan, yang di balik sprei jangan πŸ˜‚

Mengenal Resik V Godokan Sirih


Resik V Godokan sirih terbuat dari air rebusan daun sirih asli dan diperkaya dengan ekstrak rumput fatimah. Sudah teruji secara Mikrobiologi membantu mengurangi jumlah jamur Candica Albicans yang menjadi penyebab keputihan, gatal-gatal, serta mengurangi bau yang tidak sedap. Yang bikin happy, antiseptik alami ini sudah mendapatkan sertifikat Halal dari MUI. Ini penting banget buat yang muslim. Karena untuk membersihkan tubuh tentu harus memakai bahan-bahan yang halal sehingga aman dan dapat digunakan sehari-hari dan dapat merasakan manfaatnya untuk pemakaian luar.

Resik V Godokan Sirih andalanku πŸ’•

Resik V dianjurkan dipakai oleh setiap wanita yang sudah menstruasi. Jadi bukan hanya untuk seorang istri. Tahu kan ya, kalau sedang menstruasi biasanya area kewanitaan jadi rentan terkena “infeksi” karena penggunaan pembalut, aktifitas yang padat dan faktor hormonal. Saya sering mengalami itu, penyebab utamanya sih karena pembalut. Pakai pembalut merk apapun, mudah sekali iritasi, dan itu berpotensi infeksi. Kalau gak pakai pembalut ya gak mungkin. Biar selalu bersih, saya harus sering-sering ganti dan membersihkannya pakai godokan sirih. Biasanya saya pakai sebelum, saat, dan sesudah menstruasi. Ngeri euy kalau sampai infeksi. Godokan Sirih juga cocok merawat daerah kewanitaan selama masa “Nifas” atau sehabis melahirkan.

Yang ingin tahu lebih banyak mengenai produk ini, boleh dilihat di website officialnya ya http://www.kino.co.id/brands/personal-home-care/resik-v-godokan-sirih/ 

Cium botolnya dulu, abis itu baru cium yang dibersiin oleh isi botolnya. lol
 
Cara pakai Resik V Godokan Sirih mudah kok 
 
Kocok terlebih dahulu sebelum digunakan. Setelah itu tuangkan Resik V Godokan Sirih secukupnya di telapak tangan, basuhkan ke area kewanitaan dan sekitarnya, terakhir basuh dengan air hingga bersih. Selesai deh. Oh ya, ini hanya digunakan untuk pemakaian luar ya.

Godokan sirih ini dianjurkan digunakan setiap mandi  atau setiap saat di perlukan untuk membersihkan area kewanitaan. Wangi sirihnya sangat fresh. Ketika dibasuh di area kewanitaan ada sensasi segar. Teksturnya ringan dan tidak terkesan soapy seperti sabun biasa. Warnanya bening, mudah larut, mudah untuk dibilas dan tidak meninggalkan rasa lengket. Berasa nyaman banget dipakai. 

Resik V Godokan Sirih bukan sekedar cairan beraroma sirih, melainkan memang rebusan daun sirih asli yang diproses dan dikemas dengan menggunakan teknologi canggih. Kemasannya pun sangat simple dan praktis, tutupnya berbentuk flip sehingga tidak mudah tumpah dan terjaga ke higienisannya. Tersedia dalam ukuran 100ml. Kecil, mudah masuk tas dan dipakai setiap saat dibutuhkan. Cocok banget jadi bekal selama bepergian.  

Pak Suami: "Pake terus ya, Ma!" Buk Istri: "Iyalah maaaas" πŸ’—

Untuk kenyamanan suami

Merawat wajah biar suami betah memandangi, merawat organ kewanitaan biar suami betah berhubungan intim hehe. Yes, memelihara kesehatan organ kewanitaan itu bagiku merupakan salah satu kunci dalam menjaga keharmonisan suami-istri. Kalau bersih dan harum, suami juga yang suka. Kita pun bahagia. Atas bawah terawat, suami mana yang nggak lengket mulu sama istrinya. Lol πŸ˜‚ 


Cepat pulang, pa, ditunggu di rumah! πŸ’•πŸ˜‚

Kalau selama ini saya telaten banget menjaga kebersihan Miss V saat bepergian, sampai kelihatan berlebihan takut masuk toilet yang gimana-gimana, tujuannya supaya pulang nggak bawa penyakit ke rumah. Nah, kalau di rumah saja tak ke mana-mana tetap menjaga dan merawat kesehatan Miss V, gunanya buat menyambut suami saat pulang ke rumah. Soalnya suami saya termasuk sering keluar kota buat urusan kerja. Biarpun perginya cuma sehari atau dua hari, paling lama seminggu lah ya, saya pasti ingin menyambutnya pulang dengan sesuatu yang WOW.

Ranjang siap bergelora πŸ˜‚

Menyambut suami pulang atau pun menemui suami sepulang traveling nggak cuma dengan wajah kinclong dan senyum seindah bidadari, tapi juga dengan Miss V yang wangi, bersih, dan keset he he. Kalau sudah begini, tiada malam tanpa gairah yang membara. 

Traveling bikin happy, Resik V Godokan Sirih bikin nyaman suami πŸ’“πŸ’“

Jaga kebersihan Miss V di mana pun dan kapan pun yuk!

Traveling bikin saya happy, Resik V bikin suami lebih happy

Share this

Wanita. Menikah. Kelahiran Palembang. Istri. Ibu 1 putra & 1 putri.

Related Posts

Previous
Next Post »

44 Comments

  1. Padahal aku nunggu ada foto atau video adegan ranjang bergelora.. πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ yang ada malah foto rombongan tukang ngopi disuruh bersihin kloset πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kasihan Deddy dan Yayan nanti nggak bisa tidur kalau dikasih video adegan ranjang =D Iya tuh, rombongan tukang ngopi kayaknya cocok buat dikasih tugas itu. Ayo cepat kerjakan mbak, terserah mau Yuk Annie dulu atau bujang2 itu dulu ! =D =D

      Hapus
    2. idem dengan mbak dian. MasyaAllah gegara adegan ranjang ako tergoda komentar

      Hapus
    3. MBAK RIEEEN, emangnya kami punya tampang sikat toilet apaaa? kezam sekali dijadiin pasukan bersih toilet. Kalo dijadiin pasukan penjaga ranjang BERGOYANG kan kami mauuu muahahahaha

      Hapus
    4. Ah kamu ngarep tontonan.. Bikin sendiri, kak.. Bikiiin! πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
    5. Danan, makasih udah komentar 😊

      Hapus
    6. Yayan, enak di kalian dong jadi pasukan penjaga ranjang bergoyang, dapat tontonan gratis. Ogah πŸ˜›

      Hapus
  2. Hoaaaa bacanya senyam senyum
    Bikin pengen langsung geret Pak suami ntar malam hahaha

    Btw, jaman di Kendari dulu saya sering lho MCK di toilet seperti foto itu. Tapi memang dasarnya saya santai, yang penting gaj bau aneh, terlihat bersih itu udah cukup

    Baca ini, beneran kayaknya mulai sekarang wajib bekal Resik V deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wow digeret. Mbak Arni tampaknya main keras nih :D Hati-hati nanti lecet =D

      Toilet di homestay ku itu sebetulnya bersih mbak. Mbak Dian dan temanku Ika nyantai aja. Akunya aja nih yang terlalu obsesif. Dan itu berlaku di toilet manapun, termasuk di bandara dan hotel yang toiletnya bersih.

      Yups, jadi bekal buat bepergian :-bd

      Hapus
  3. Ooo jadi ini rahasianya ya mba Rien, ternganga liat foto2 perjalanannya, penuh cerita ya. Makasih ceritanya seputar menjaga miss V bagi traveler ya, bahagia selalu mas mbak dan keep traveling ya ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks manda. Doa yang sama buat pasangan Ima dan Mas Elton. Happy traveling, sehat selalu di mana pun berada :ng

      Hapus
  4. Awww awww ranjang bergelora, aku jadi ketawa-ketawa sendiri bacanya. Tapi tipsnya boleh juga nih ditiru, jadi pas pulang traveling suami nggak cuma dapat capek dan dimintai duit jajannya aja, hihihi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, suami layak dapat kado wangi dan segar biar ranjang bergelora haha

      Hapus
  5. Wuahahaha, postingan yang inspiratif buat geng ranjang bergelora hahahah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku baru tahu mbak Nurul anggota genk ranjang bergelora. Ketuanya pasti Gesi tuh πŸ˜›

      Hapus
  6. Kocak banget Mbk. Memanjakan lidah suami, ups! Semoga kian mesra ya, Mbk.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwk Mbak Naqi. Aamiin makasih mbak. Doa yang sama ya 😊

      Hapus
  7. Dari dulu biasanya kan rebusan daun sirih dipakai buat bersihin area kewanitaan. Sekarang ada yang lebih praktis yaa, ngga usah bolak-balik rebus, tinggal langsung pakai :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul. Sama2 godokan sirih alami, tapi yang ini lebih praktis.

      Hapus
  8. Uhhh... Pagi-pagi bawaannya jadi pengen balik ke ranjang, deh hahaha.

    Btw, aku pun pakai Resik V Godokan Sirih ini, Mba Rien. Keset dan resik gitu yah rasanya. Nyaman dipakainya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kerja...kerja...jangan ke ranjang mulu πŸ˜‚πŸ˜‚

      Segar dan harum semerbak Put ❤️🌸

      Hapus
  9. Geloranyaaaa mana tahaaan :)... kami pun kadonya samaaaa kalau abis traveling #eaaaaa :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha...jangan ditahan mbak. Lampiaskan! #eh πŸ˜‚

      Hapus
  10. Pakai resik V, siap-siap ranjang bergelora πŸ˜† bener juga ya mbak

    BalasHapus
  11. Di tempatku susah cari daun sirih. Seneng banget kalo ada yang praktis seperti godokan sirih ini, nggak usah bingung2 lagi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul mbak. Praktis. Tinggal pakai dan mudah dibawa2.

      Hapus
  12. Huhihi..ngakak bacanya. Emang lidah suaminya buat apa mba? #kepo nih #ups
    Tapi bener banget sebaiknya kita selalu sedia barang barang itu saat traveling..thanks for sharing mba Rien

    BalasHapus
  13. Wow! Foto2nya mesra banget, ternyata resepnya Resik V Godokan Sirih.
    Aah.. Saya harus coba juga nih!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo coba mbak. Nanti ceritakan hasilnya ya 😊

      Hapus
  14. Aku bacanya senyam senyum sendiri! Astagaaa... Baper gua! Hahaha...

    Btw mbak, bener banget deh soal kebersihan toilet saat traveling emang buatku juga jadi concern utama. Aku pernah kena ISK alias infeksi saluran kemih saat pulang road trip Jawa-Sumatera. Kapok deh, keputihan aja nggak enak banget rasanya apalagi isk. Huff..

    Setelah itu, kalo traveling perabotan bawah sana hampir sama banyaknya dengan perabotan perawatan muka. Hahaha..

    BalasHapus
  15. Aih seru bacanya :D
    Saya jg gt mba, paling stres kalau hrs buang air di tempat umum huhu...

    BalasHapus
  16. Wah samaan nih, aku juga pake Resik-V mba, praktisss..

    BalasHapus
  17. Wah samaan nih, aku juga pake Resik-V mba, praktisss..

    BalasHapus
  18. Mbak foto2nya bikin iriii dengkiiii :(

    BalasHapus
  19. Captionnya... aduh, bikin ngakak hihihihi

    BalasHapus
  20. Foto-fotonya romantis banget, rupanya ini rahasia keharmonisan Mbak dan suami. Ntar kalo belanja bulanan beli Resik V aah ;-)

    BalasHapus
  21. Kmren pas aku ultah dikirimi kado dr Kinocare, isinya produk2 perawatan gitu. Salah satunya ini resik V godogan sirih. Hihi. Makin disayang lah pokoknya

    BalasHapus
  22. No coment....😢😢😢

    BalasHapus
  23. Keputihan emang bikin ga nyaman banget apalagi kalo disertai gatel-gatel.
    Untung ada Resik V yang praktis dibawa kemana-mana ya..

    BalasHapus
  24. wah... ini yang perlu diperhatikan para women traveller, jan sampe pulang-pulang dari mbolang, malah brantem ama suami, gegara itu... salut lah bahasan di blog ini

    BalasHapus

Leave your message here, I will reply it soon! EmoticonEmoticon