Culinary

Hotel

Travel Notes

Recent Posts

Tangkuban Perahu, Objek Wisata Terkenal di Lembang

17.24 22 Comments

Kawasan TWA Tangkuban Perahu merupakan salah satu objek wisata alam populer di Lembang, Jawa Barat. Kawasan yang terletak sekitar 20 km di utara kota Bandung ini memiliki pemandangan alam yang indah, iklim udara yang sejuk, serta deretan kawah yang terbentang, mulai dari  Kawah Ratu, Kawah Upas, Kawah Baru, dan Kawah Domas.

Gunung Tangkuban Perahu berada di ketinggian 2.048 meter di atas permukaan laut, atau sekitar 6.837 kaki dengan suhu rata-rata harian 17 DC siang hari dan 2 DC di malam hari. Tangkuban Perahu merupakan gunung berapi yang masih aktif. Beberapa tanda aktifnya gunung ini adalah dengan adanya gas belerang dan juga sumber air panas yang mengalir di kaki gunung seperti Ciater. Letusan terakhir gunung ini tercatat pada tahun 2013. Meskipun demikian, kini gunung ini masih relatif aman untuk dikunjungi.  

Cuaca sedang mendung saat kami berkunjung

Tidak seperti gunung lainnya, puncak gunung Tangkuban Perahu berbentuk memanjang dan mirip dengan sebuah perahu terbalik. Hutan di sekitar gunung rimbun dengan tanaman pohon pinus dan hamparan tanaman teh.

Tarif masuk TWA Tangkuban Perahu Rp 25.000 per mobil. Sedangkan wisatawan dikenakan Rp 20.000 per orang dan Rp 200.000 per orang untuk wisatawan asing. Dari gerbang utama, jarak menuju Gunung Tangkuban Perahu masih cukup jauh. Mobil harus melewati jalan menanjak dan berkelok. Namun, panorama yang terlihat di sepanjang jalan sangat indah.

Di kiri dan kanan jalan terdapat hutan. Di dalam hutan inilah hidup hewan dan tumbuhan endemik Gunung Tangkuban earahu. Terdapat Puspa (Shima Walichi), sejenis tanaman langka yang pada bagian tertentu dapat menyebabkan gatal jika dipegang. Ada juga Pakis Emas. Mirip pakis langka yang pernah saya lihat di Lembah Harau, Sumatera Barat. Pakis langka ini bisa tumbuh tinggi sampai 10 meter. Habitatnya memang di hutan yang dingin dan daerah berkabut. Selain Puspa dan Pakis Merah, ada juga Anggrek Hutan. Sedangkan hewan endemik Tangkuban Perahu, di antaranya Elang Jawa, Meong Congkok, Surili (sejenis kera), dan Lutung Jawa.
 
Bersama anak mengamati kawah

Gunung Tangkuban Perahu terkenal dengan legenda yang ada di baliknya. Gunung ini memiliki lubang besar di tengahnya. Kawah Ratu namanya. Menggetarkan, namun memesona. Sewaktu berkunjung ke tempat ini, anak saya sangat senang melihat kepulan asap belerang yang ada di dalam kawah.

Gunung Tangkuban Perahu terbilang aman, sehingga tidak membutuhkan tenaga ekstra untuk perjalanan mendaki dan tracking atau perjalanan kaki. Itu sebabnya saya tidak ragu mengajak anak saya ke Tangkuban Perahu.

Menghabiskan liburan di daerah Lembang memang tepat. Apalagi mengajak keluarga mengunjungi kawasan TWA Tangkuban Perahu. Tentu akan menjadi pengalaman yang mengesankan. Bagi yang butuh tempat bermalam di Lembang, info hotel di Lembang dapat dilihat di Traveloka.

Informasi wisata Tangkuban Perahu:
  • TWA Tangkuban Perahu buka setiap hari dari Jam 07.00 AM – 05.00 PM.
  • Harga tiket masuk weekdays: Pengunjung domestik Rp 20.000, pengunjung asing Rp 200.000,  sepeda Rp 7.000, sepeda motor Rp 12.000, mobil Rp 25.000, bus Rp 110.000,
  • Harga tiket masuk weekend : Pengunjung domestik Rp 30.000, pengunjung asing Rp 300.000,  sepeda Rp 10.000, sepeda motor Rp 17.000, mobil Rp 35.000, bus Rp 150.000,
  • Shuttle bus : Jayagiri-Kawah Ratu (round-trip) Rp 7.000, Guide Rp 150.000 (untuk wisatawan lokal) Rp 300.000 (untuk wisatawan asing).