IIMS 2015, Pameran Otomotif Sarat Entertainment

19.51


 
"Maaf mbak, pamerannya belum buka,” ujar salah seorang dari empat petugas yang berjaga di pintu masuk pameran. Langkah saya terhenti. Sesaat menatap ragu, lalu menoleh ke suami. 

“Baru jam setengah sebelas,” ujar suami sambil menunjuk arloji. Jreng! Kami kepagian.  

“Setengah jam lagi bukanya, mbak,” lanjut petugas itu dengan wajah ramah. 



* * * * * *


Hari itu Kamis tanggal 27/8 adalah hari ke tujuh perhelatan pameran otomotif nasional di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2015. Pameran telah berlangsung sejak tanggal 20/8 dan akan berakhir pada 30/8. Tersisa tiga hari lagi. Sedangkan tiga hari terakhir saya sudah berangkat keluar kota, makanya ngebut sebelum ketinggalan. Jika tak berkunjung, akan menyesal rasanya. Saking ngebutnya, lupa akan jadwal  pameran. Main masuk saja padahal belum buka. 



Ini tiket kami berdua


Baca petunjuk itu bermanfaat lho

Sambil menunggu jam buka pameran, saya mengamati peta booth yang terpampang besar di dekat pintu masuk. Dari peta itulah saya jadi tahu letak-letak produk otomotif yang dipamerkan. Bayangkan, luas lokasi pameran ini mencapai 93ribu meter persegi. Kalau tak baca peta, alamat bakal kesulitan, kehilangan arah, dan tak tahu jalan pulang. Ini sih lirik lagu ya :D

Tepat jam 11 pintu pameran dibuka. Bukan menyerahkan tiket masuk, saya justru mengajak bapak-bapak petugas penjaga pintu masuk untuk berfoto bersama. Klik! Hore nampang bergembira.

Mengenai harga tiket IIMS 2015, tarifnya Rp 40.000,- untuk weekdays dan Rp 60.000,- untuk weekend. Dua lembar tiket saya serahkan kepada petugas, lalu masuk begitu saja. Setelah di dalam baru sadar, tiket itu harusnya saya tulisi dengan data diri, lalu dimasukkan ke kotak undian. Siapa tahu rejeki tercurah dari langit dan saya menang dapat hadiah mobil. 


Aarrrrgh….kenapa bapak-bapak petugas itu tidak memeriksa tiket dan mengingatkan saya tentang undian itu, ya?


Nampang kece dulu bareng bapak-bapak petugas penjaga pintu masuk pameran

Dari Transaksi, Referensi, hingga Rekreasi

Tahun ini IIMS mengusung konsep The Essence of Motor Show. Tema yang disajikan menyentuh semua aspek otomotif. Termasuk aspek modifikasi, motorsport, dan lifestyle. Bahkan, motor dan pernak-perniknya pun mendapat ruang di ajang tahun ini.

Acara utama perhelatan akbar ini dimeriahkan oleh supporting event seperti ASEAN Stunt Day, Bazaar Bagasi, Parade Test  Drive and Ride, Gajah Monster Show, IIMS Military Zone, IIMS Indonesian Builder, Super Moto, IIMS Drift War 3, Indonesia Racing History, dan New Food Truck Area.  


Supporting event-nya saja seramai itu, bisa kebayang kan kemeriahannya?


Saya berkunjung ke IIMS 2015. Kamu?


Pengunjung pameran ^_^

Umumnya kebutuhan mendasar seorang pengunjung seperti saya berkisar mencari referensi dan untuk rekreasi. Syukur-syukur kalau bisa transaksi. Ya, siapa tahu suami khilaf membelikan saya 1 unit mobil idaman. “Lho, saya ke sini kan hanya untuk cuci mata lihat-lihat para…,” sinyal si mas hilang. Saya mendelik. “Ampuuun saya bercanda!” Anda tahu kan, datang ke pameran seperti ini mesti gembira. Bercanda tentang gadis-gadis SPG yang jelita hanya secuil cara untuk memperbagus mood supaya tetap enjoy selama berkeliling berjam-jam.

Mencari hiburan, menyaksikan peluncuran, dan tentunya menemukan ragam kemudahan, setidaknya inilah yang saya cari di IIMS. Bicara tentang hiburan, IIMS kali ini tampaknya memang bukan lagi semata-mata sebagai ajang transaksi atau pamer produk kendaraan bermotor. Selain memajang mobil-mobil baru berteknologi canggih, terdapat sederet acara non-otomotif yang sifatnya hiburan, misalnya musik, yang diisi oleh artis Ariana Grande, vokalis asal Amerika Serikat. 


Kalau saya sih hiburannya ada pada parade movie cars. Khususnya Dodge Charger, kendaraan kebanggaan Dominic Toretto, karakter favorit saya di film Fast and Furious


Wow....Jeep wrangler merah! *mata lope lope*
Karena Jeep Wrangler ini kesukaan saya, mereka mesti foto sama saya dulu ya :p

Garasindo World, Pamer Teknologi dan Unjuk Prestis
Hall D jadi tempat yang pertama kali kami kunjungi. Pertama masuk, langsung terlihat mobil jeep wrangler warna merah berdiri gagah penuh pesona. Jreng jreng! Penggemar jeep yang berada disamping saya saat itu jantungnya pasti dag dig dug girang. Merah pula, warna kesukaan saya.  


“Ayo jalan, itu harganya miliaran. Jangan sekarang mimpinya,” celetuk si mas sambil menepuk pundak saya. Hayaaah…

Jadi, sewaktu masuk Hall D itu kita langsung berada di booth Garasindo World. Booth ini wow banget. Tampil paling megah dengan luas booth mencapai 4.000 meter persegi, PT.Garasindo Inter Global (GIG) menyuguhkan berbagai mobil dan motor yang tak hanya pamer teknologi, namun juga unjuk prestis sebagai kendaraan premium.
 

Deretan Ferarri

Booth GIG terbagi atas kendaraan roda empat premium dan roda dua premium. Walau terbagi atas dua konsentrasi, namun keduanya tetap satu kesatuan. Untuk kendaraan roda empat premium menaungi merek seperti Jeep, Chrysler, Dodge, Alfa Romeo dan Fiat. Sedangkan untuk roda dua Zero Motorcylce, Italjet, dan Peugeot  Scooter. Seluruhnya dikemas dalam satu rangkaian tema yang disinergikan dengan livery Garasindo World.  



Parade mobil-mobil mutakhir di booth GIG


area test ride sepeda Italijet di booth GIG


Sepeda Italijet

Peugeot Scooters

LaFerrari
Berada di booth Garasindo World bikin saya banyak berdecak. Pasalnya, sejumlah IU tampil di Hall D, yang merupakan area khusus kendaraan luxury dan supercar premium. Dimulai dari Arys Autogallery, yang memamerkan 6 unit premium car. Terdiri dari 2 unit BMW, yakni seri 6 dan M4. Ada Porsche Boxter, Toyota Harrier yang standar maupun body kit. Hadir pula Lamborghini yang didatangkan oleh showroom The Jakarta Auto dan Alvin Motor.

Yang mengejutkan adalah penampilan perdana LaFerrari di Indonesia. Iya, saya terkejut karena baru kali ini melihat langsung salah satu mobil hybrid terkencang saat ini. Seperti diketahui, LaFerrari merupakan legenda mahakarya dari pabrikan ferrari dengan kemampuan mesin menyentuh 1.000 tenaga kuda. Selain LaFerarri, terdapat 6 unit Ferrari tipe lain yang tidak kalah memukau.  



Misi ya mbak mbak, saya numpang lewat doang di depan LaFerarri. Biar kekinian gitu :p


Wah, Ferarri Merah. Kesukaan saya nih. Belih, ah! *mimpi*

Karya dalam negeri
Esensi dari sebuah pameran bertajuk IIMS 2015 tak hanya dimonopoli oleh mobil dan motor rakitan luar negeri. Namun turut mengapresiasi berbagai karya anak bangsa. Salah satunya adalah Electric Scooter Drivetrain yang dibuat oleh ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember).

Bodi, komponen dan perakitan sepeda motor listrik ini dibuat dan dikerjakan oleh ITS. Kecuali baterai diimport dari Jepang. Grangsang, mahasiswa teknik mesin yang saat ini sedang kuliah S2 di ITS, menjelaskan bahwa baterai yang dicas selama 1,5 jam dapat digunakan untuk perjalanan sejauh 60km. ITS bekerjasama dengan Garasindo untuk branding dan marketing. Target produksi masal tahun 2018. Semoga tercapai, ya. Aamiin.  



Sepeda listrik karya ITS


Bodi, komponen dan perakitan oleh ITS


Ini mas Gangsrang, mahasiswa S2 ITS yang jaga booth di IIMS tgl 27/8/2015 lalu

Karya dalam negeri lainnya adalah 2 unit mobil FIN Komodo dan 1 mobil Tawon yang dipamerkan di Paviliun Indonesia. Selain memamerkan mobil, paviliun ini juga mengadakan bedah teknologi dan performa. Dilihat dari bentuknya saja bisa ditebak bahwa pangsa pasar mobil ini adalah industri pertambangan dan perkebunan. FIN Komodo dan Tawon dibekali mesin FIN Power berkapasitas 250cc, dijual dengan harga mulai Rp 88 juta hingga Rp 130 juta. Kagum? Tentu. Namun kabarnya saat ini pengembangan mobil FIN Komodo berjalan sendiri tanpa dukungan dari Pemerintah ataupun dari pihak swasta.

Parade Mobil dan Motor Modifikasi
Salah satu pemandangan langka di IIMS adalah parade mobil dan motor modifikasi garapan bengkel Indonesia. Deretan 'pengrajin' seperti Kupu-kupu Malam, Holiday, Retro Classic, LA Custom, Bandietoz Garage, Inatech Autowork, A+Auto Bodywork, dan Alstin Automotive Design, menampilkan berbagai karya terbaik mereka di booth Indonesian Builder.

Salah satu karya yang paling membetot perhatian adalah Chevrolet tahun 1952 yang wujudnya sudah berubah total oleh tangan 'pengrajin' Kupu-kupu Malam. Semua area chevy lawas ini dimodernisasi dan tampil baru dalam bentuk futuristik. Betapa para pengrajin itu punya passion dan penguasaan teknologi yang tinggi. 



chevy lawasnya berubah 1000%, bukan 100% lagi! :))


Just for display

Saya pengunjung awam, tetapi menyaksikan dan merasakan keindahan karya para pengrajin itu, memunculkan perasaan optimis bahwa sektor modifikasi di negeri ini kelak bisa menjadi industri tersendiri dan mampu bersaing di kancah internasional. Ya, bukan tak mungkin selama sektor ini ditopang oleh regulasi yang mendukung, dan aspek marketing yang mumpuni. 



Motor modifikasinya kece!


Karya gemilang para seniman otomotif


Karya seni tingkat tinggi

Yang tak kalah menarik, di booth Indonesia Builder ini terdapat satu mobil yang membuat saya jadi ingin punya. Mobil traveling! Saya menyebutnya demikian. Namanya VW transporter camper T3 2200cc. Dulu, mobil ini hanya diproduksi 3 unit. 2 unit terdapat di Brazil dan Jerman, 1 unit lagi di Indonesia, yaitu yang sedang dipamerkan di IIMS 2015 ini. 


Biondy, pemilik VW Transporter, mengatakan bahwa mobil keluaran tahun 1982 tersebut tetap orisinil seperti ketika pertama kali dibeli. Yang diganti hanya ban dan pelg. Telah dipakai keliling menjelajah Indonesia, bahkan sampai ke Malaysia. Didalamnya ada tempat tidur, dapur, dan tempat penyimpanan barang.



Keliling Indonesia pake ini mantaaaap


Bisa tidur selonjoran


Semua desain interior masih orisinil

Parade Movie Cars, hingga History Car
Buat saya, inilah booth yang menjadi pusat hiburan di IIMS 2015. Movie Cars dan History Cars. Berkunjung ke pameran otomotif, memang tak hanya informasi dan edukasi saja yang butuhkan, sisi rekreasi juga demikian. Delapan movie cars yang hadir di perhelatan ini menjadi bukti dedikasi penyelenggara untuk entertaint pengunjung.

Tidak tanggung-tanggung, mobil Batman dan Knight Rider diboyong ke Indonesia oleh pihak penyelenggara IIMS 2015. Selain batmobile yang jadi jagoan tahun ini, ada juga Pontiac Trans Am yang disulap jadi KITT pernah dipakai David Hasselhoff, Dodge Charger R/T andalan Dom Toretto di film Fast Furious, Eleanor dari Shelby GT500, Ford Anglia milik Ron Wesley di serial film Harry Potter, dan GMC Vandura 1983 The A-team. Tak ketinggalan mobil Asmara Senja yang pernah dipakai trio geng Warkop di film-film yang pernah mereka mainkan. 


Menyaksikan sebuah mobil eksotis yang pernah digunakan di film, apalagi milik karakter idaman, rasanya jadi terpuaskan. Iya, puas.


Mobil "Asmara Senja" Warkop DKI

Chevrolet Corvette C3 BATMOBILE
Pertama kali hadir di film Batman pada 1989 dan kembali hadir di Batman Returns 2 tahun kemudian. Batmobile sepanjang 7 meter ini menunjukkan desain yang sangat eksotis dan tidak biasa di zamannya, bahkan hingga sekarang.

Diambil dari basis Chevrolet Corvette C3, Anton Wurst mengubah American musle car itu menjadi kendaraan yang digunakan Bruce Wayne untuk menyelamatkan Vicki Vale dari Joker. Versi yang dibawa ke IIMS ini merupakan replika yang dibuat mirip aslinya.



Duduk di kabin, jelas terasa sempit. Tapi ragam indikator terpampang lengkap. Untuk masuknya pun butuh effort ekstra. Pertama harus geser atap ke depan, lalu lompati samping bodi.


Batmobile ini dibeli di salah satu museum di Amerika. Tapi bukan berarti tidak bisa jalan. Aslinya tetap Corvette, hanya saja seluruh bodi terbuat dari fiberglass. Jadi, struktur suspensi, hingga mesin V8 berkapasitas 6.500cc masih ada di balik bodi.

Dodge Charger R/T 1970 TORETTO’S CHARGER
Kalau sudah mengikuti franchise-nya dari 1 sampai 7, pasti sudah tidak asing lagi nih dengan Dodge Charger bintangnya Fast and Furious ini. Menjadi kendaraan yang paling dibanggakan Dominic Toretto, sang tokoh utama yang dimainkan oleh Vin Diesel.

Paling menonjol, di atas kap mesin terdapat supercharger raksasa, BSD 8-71, dengan mesin V8, 426 HEMI bertenaga 900 dk dan dapat menyelesaikan 0-402 meter hanya dalam 9 detik. Sedangkan versi yang hadir di IIMS 2015, dibuat oleh Ferli Automix yang bekerja sama dengan Nelson Racing Engines (NRE) yang membuat Maximus Charger dan Camaro F-Bomb pada Fast and Furious.


Interior Torretos charger terlihat rapi. NOS sudah siap seperti yang dipakai di The Fast and The Furious. Dengan campuran warna krem dan hitam, terlihat mewah meski tua.


Supercharger raksasa


Sebagai penggemar film Fast & Furious, terpuaskan bisa lihat mobilnya ada di sini :D



Booth History Car

 
Deretan mobil yang pernah digunakan Presiden Soekarno


Parade Food Truck dan Kendaraan Militer
Beragam suguhan menghibur yang berkaitan erat dengan dunia otomotif juga disajikan lewat berbagai food truck. Sebuah suguhan tak biasa dalam ajang pameran sekelas IIMS. Tampilan interior serta eksterior yang dibuat sesuai jualan, serta berbagai menu makanan dan minuman yang dihadirkan, membuat food truck bukan sekedar warung berjalan.  


Food truck yang dipamerkan antara lain Kebab Wagen Gourmet on wheels, Pasta Kombi, Martabak Bos, Amerigo, Loco Mama, Food Stop, KAI Pasifica Japanese, Tabanco Coffee, The Roffie, Ninochka Frozen Yogurt, Britatoes, dan Sahara. Semua tampil apik dan ceria. Menarik! 

Lucu-lucu dan tampil menarik


Kebabnya enak lhoooo


Bisa santai menikmati makanan


Keren ya IIMS punya booth seperti ini

Kejutan demi kejutan seperti tak henti memuaskan dahaga pengunjung yang haus hiburan akan segala sesuatu yang terkait dengan dunia otomotif. Kali ini kendaraan perang TNI pun hadir di IIMS. Pengunjung  boleh naik tank, masuk tank, bahkan memegang senjata yang ada di tank. Semua kendaraan militer tersebut diangkut dari markas di Serang, Bekasi, dan Cijantung, dan dijaga oleh personil tentara sungguhan. Mereka tidak galak, lho. Saya ajak foto bareng malah disambut sukaria.   


Kendaraan militer yang diangkut ke IIMS antara lain : tank Leopard 2A4, tank Scorpion, tank Kopassus, Bushmaster, panser Anoa, tank Leopard 2RI dan beberapa tank lainnya. 






di IIMS tank militer dinaik-naiki seenaknya :D


Kapan lagi liat parade tank gagah perkasa kayak gini. Horeee!


Boleh megang senjatanya lho. Ada yang mau saya tembak? :D


TNI memang OK


Boleh masuk-masuk lhoooo
Wuiiih kapan lagi bisa mejeng di depan Leopard 2RI kayak gini. Hormaaaaat Graaak!

IIMS kali ini benar-benar tidak lagi murni sebuah motorshow. Acara yang digelar tak hanya terkait dengan dunia otomotif tetapi juga non-otomotif yang sifatnya hiburan. Buat saya pribadi ini menyenangkan. Event kali ini terasa jadi lebih segar, tidak membosankan, dan lebih bergaya ala otobursa. 


Minat atau tidak minat membeli mobil, event ini membuat saya tetap ingin berkunjung. Itulah yang saya rasakan sejak awal, sebelum saya datang ke JI Expo.


Mobil ATM, Mobil Pemadam Kebakaran buatan dalam negeri


Parade test ride


Bazaar bagasi


Deretan mobil Eyang Citroen di Bazaar Bagasi


Bazaar Bagasi


Mampir di booth V-Kool
1. Mclaren 2. Jaguar 3. Lamborghini 4. Ferarri 5. KIA SPortage; 3 thn lalu pernah pingin punya Sportage tapi apa daya duitnya cukup beli yang no 8 aja haha. 6. Lupa deh itu mobil apa. Rolls Royce bukan ya? 7. Avanza New Velloz. Pernah pakai ini, tapi velos lama. 8. KIA All New Picanto. Pernah 2 thn pake ini, warna titanium silver, yang automatic. Biar mungil tapi fiturnya canggih dibanding mobil type sejenis. 9.Ford Fiesta. Kemarin kecantol sama yang ini. Kecantol doang. Belinya mimpi dulu :))


Keasyikan berkeliling dari satu booth ke booth lain, membuat kami tak menyadari waktu telah menunjukkan pukul 4 sore. Selain jeda makan, salat dan ke toilet, semua waktu hanya digunakan untuk mengitari seluruh area pameran. Bayangkan, 5 jam saya dan suami berada di lokasi pameran. Bukan waktu yang singkat. Ini menandakan bahwa pameran ini bikin betah! Semua yang saya harapkan dalam sebuah pameran otomotif, bisa saya jumpai di IIMS 2015. 

Bagaimana dengan anda?
Apakah punya pengalaman berkunjung ke pameran IIMS 2015?

Apapun itu, yang jelas saya bangga dan mengapresiasi penyelenggaraan IIMS tahun ini. Dyandra Promosindo selaku pihak penyelenggara event IIMS, sukses menampilkan pameran yang inovatif, kreatif, visioner, dan konsepnya pun berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Display produk lebih beragam, dan makin kental nuansa entertaintment-nya, sehingga memuaskan dahaga akan pameran yang bermutu dan berkelas.

Indonesia perlu perhelatan besar seperti IIMS sebagai event akbar tahunan dunia otomotif, baik untuk industri lokal maupun skala internasional agar dunia otomotif Indonesia bisa mendapatkan gambaran soal kebutuhan mobilitas yang sebenarnya. Namun yang tak kalah penting adalah perhatian pada industri terkait. Sektor ini berkontribusi langsung dalam upaya meningkatkan industri otomotif dalam negeri.

Yuk kita nantikan event IIMS tahun depan.   







*Semua foto dokumentasi Katerina. 

Share this

Indonesian Blogger | Travel Writer | Email: katerinasebelas@gmail.com |

Related Posts

Previous
Next Post »

22 comments

Write comments
6 September 2015 21.33 delete

Wowww...ada Eleanor juga di pameran ini? itu kan mobil yg harus dicuri Nicolas Cage di Gone In Sixty Second kan mba? Eleanor tuh mustang apa bukan mba?

Reply
avatar
7 September 2015 02.50 delete

eh busyeeet lengkap beud ulasannya..
jeep wrangler?? hmm dulu sih sempat tergila2 ama ini model, tapi setelah sedikit paham mesin dan kaki2 mobil? ah kayaknya nggak cocok di indonesia :D

nissan navara new keren dan bisa muasin hasrat gila akan off road
atau tetep, pajero :))
klo seri luar, ford yang SUV juga muantap

Reply
avatar
7 September 2015 09.09 delete

USuka lihat kendaraan yang keren-keren di ata, tapi yang pada motho di depan mobilnya tidak klah kerrn . he,, he,, he,,

Reply
avatar
7 September 2015 10.04 delete

seru banget ya mbaaa, dakuw juga daftar tuuh buat liputan hihi ternyata waktu mudiknya ngga pas tgl segitu huhu gagal...

Reply
avatar
7 September 2015 10.23 delete

Ini kemarin dapet undangan juga, tapi kejauhan kesana :|

Reply
avatar
7 September 2015 11.26 delete

Widiiiiiiih.... ngilerrrrr beud lihat mobil-mobil itu. saya punya beberapa di antaranya mbak rien, punya anak saya, lol

Mbak.. mbak... hormatnya yang tegak mbak,tangan kirinya lurus gitu :p :D

Reply
avatar
7 September 2015 15.00 delete

Keren banget liputannya, potonya lengkap.
Liat mobil-mobil yang modifan gitu rasanya pengen liat langsung.

Reply
avatar
7 September 2015 18.29 delete

Ckckckckckck.... luas dan lengkap banget pamerannya, Mbak. Bikin mupeng ajah... Mbak aku juga ngidam mobil caravan, nih.. CUma harganya gak kalah ama rumah beneran... Tapi sapa tahu suatu saat ada rezekinya, yah. aamiin. ira

Reply
avatar
7 September 2015 19.09 delete

Pingin punya food truck, bukan buat resto mini. tapi buat travelling, karena lumayan luas dan "dapurnya" OK.

Itu ferrari ambil dari garasiku ya ????

Reply
avatar
8 September 2015 06.26 delete

Iya betul mbak Uniek. Itu Mustang Fastback yang disulap menjadi Shelby GT 500 Eleanor.

Reply
avatar
8 September 2015 06.31 delete

Kata siapa ga cocok, Yud? Kamu belum pernah nyoba pakai, kan? Wrangler Rubicon cocok saja kok. Tetanggaku Pak S, punya Jeep Wrangler Rubicon yang sama persis seperti di foto (tapi warna ijo kayak punya artis Anang Hermansyah), udah 6 tahun pakai Rubicon. Baik-baik saja, tuh :p

Nggak mesti Nissan Navara kalo gila off road, masku pake Toyota Hilux juga bisa muatin hasrat off road :p
Kalo menurutku Pajero fungsinya lebih kepada mobil keluarga. SUV skrg ini banyak yg jadi idaman. Ga mesti Ford. Nissan X-Trail terbaru lebih mantap.

Reply
avatar
8 September 2015 06.35 delete

Jauh ya mbak Dew kalo dari Ungaran mesti ke Jakarta cuma buat liputan. Next year mbak bisa ikut liputan lagi :)

Reply
avatar
8 September 2015 06.36 delete

Jarak memang sering jadi kendala ya mbak, kecuali ada yang ngongkosin :D

Reply
avatar
8 September 2015 06.37 delete

Yang jadul maupun terkini semua kece ya Ri.

Reply
avatar
8 September 2015 06.38 delete

Hahaha....sama deh, aku juga punya semua ferrari itu....tapi dalam hayalan :p

Hormat tegaknya nanti mbak, nunggu ada yang bayar, baru dilurusin *matrek* :))))

Reply
avatar
8 September 2015 06.39 delete

Terima kasih mas Anggi :)
Kenapa kemarin pas pameran tidak datang?

Reply
avatar
8 September 2015 06.42 delete

Aamiin.
Iya mbak mahal. Ngeri dikantong kalo aku hihi
Di Jerman pasti lebih murah ya mbak mobil-mobil sejenis caravan gitu. Jadi ingat, di sini ada teman blogger (anggota grup IDFB) hobi camping. Kalau traveling selalu bawa caravan. Suasana pikniknya lebih kental dan istimewa. Pingin rasanya seperti itu.

Reply
avatar
8 September 2015 06.43 delete

Iyaaaa....minjem di garasimu mbaaak hahaha

Mbak Zulfa tertarik karena dapurnya ya. Ga jauh-jauh dari urusan makan ya mbak *dijewer*

Reply
avatar
12 September 2015 11.23 delete

wiiiih seru banget pameran nya mba lengkap banget ada ATM nya juga lagi (y)

Reply
avatar
25 Januari 2016 19.00 delete

Wah..kok nggak ngeliat mbak katerin ya waktu itu main ke booth garansindo.kan aku tiap hari disana..hehebe

Reply
avatar

Leave your message here, I will reply it soon! EmoticonEmoticon