Tebar Pesona Belitung

07.22

Belitong, begitu orang Belitung suka menyebut tanah kelahiran mereka, memiliki keindahan alam yang khas. Batu-batu raksasa terhampar indah di pantai dan daratannya. Belakangan menjadi kawasan tenar untuk berlibur setelah dipopulerkan oleh novel dan film Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Belitung juga asyik untuk berwisata kuliner. 

---ooo000ooo---


Berbicara tentang Pulau Belitung beberapa tahun terakhir memang tak bisa dilepaskan dari Laskar Pelangi. Novel karya Andrea Hirata yang terbit mulai 2006 itu telah menginspirasi Belitung menjadi salah satu andalan pariwisata  Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Film adaptasi dengan judul serupa pada 2008 semakin melambungkan nama Belitung di seantaro Indonesia, bahkan dunia.

Novel dan film Laskar Pelangi memiliki peranan besar dalam promosi daerah Belitung. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Belitung pernah menyebutkan bahwa pada 2008, kunjungan wisatawan tercatat sekitar 35 ribu dalam setahun. Angkanya meningkat menjadi 50 ribu pada 2010. Lonjakan terbesar terjadi pada 2011 yang mencapai 111 ribu kunjungan. Fantastis! 



Pesona apa saja yang bisa dilihat di Belitung? 
Banyak!

Bebatuan Raksasa di Pantai Tanjung Tinggi
Di pesisir bergelimang cahaya matahari, lanskap biru ala Belitung menjadi atraksi utama. Mulailah dengan menyambangi pantai Tanjung Tinggi. Lalu, bersiaplah untuk terpana menyaksikan bagaimana batu-batu seukuran rumah bertingkat bisa bertaburan di bibir sampai lepas pantai Tanjung Tinggi.

Pasir putih, laut biru, batu-batu raksasa di kanan, kiri, dan depan berpadu apik, dipastikan membuat mata tak ingin berkedip. Ajaib, agaknya kata itu paling pas menggambarkan indahnya panorama Pantai Tanjung Tinggi di Pulau Belitung. Bebatuan berjenis batu granit itu saling tumpang tindih secara alami tanpa ada yang menata atau meletakkan sebelumnya.

Di sebelah ujung kiri pantai, terdapat pemandangan yang tak kalah ajaib. Nyiur pepohonan sentigi melambai-lambai menyambut datangnya gelombang. Pohon yang konon dipercaya mempunyai beragam tuah itu menunduk rendah seakan ingin ikut bermain air. Persis di sebelah kiri kumpulan sentigi itu menjulang bongkahan batu-batu raksasa yang menjorok hingga ratusan meter dari bibir pantai. Batu-batu itu lokasi syuting film Sang Pemimpi. 


Pantai Tanjung Tinggi

Pesona Tanjung Kelayang
Melancong ke pantai Tanjung Tinggi tak akan lengkap tanpa mampir ke pantai Tanjung Kelayang. Jarak antara dua pantai ini tak begitu jauh, sekitar lima kilometer. Pesona Tanjung Kelayang tak  kalah menarik dari Tanjung Tinggi. Salah satu buktinya, pantai ini terpilih menjadi salah satu venue dalam sail Wakatobi-Belitung 2011 lalu.

Dari sisi lanskapnya, Tanjung Kelayang juga menawarkan panorama pasir putih, laut biru, dan bebatuan besar, seperti Tanjung Tinggi. Bedanya, batu-batu raksasa di Tanjung Kelayang jaraknya cukup jauh sehingga tak dapat dijangkau dengan perahu karet seperti di Tanjung Tinggi. Di lepas pantai Tanjung Kelayang bisa terlihat baru raksasa berbentuk seperti burung yang disebut “Batu Garuda”. Pada malam hari, pulau batu di tengah laut itu terlihat berkelip-kelip tersorot lampur warna-warni.

Di sekitar Tanjung Kelayang terdapat sekira 10 pulau kecil. Jika waktu dan cuaca mendukung, pengunjung bisa mampir di lima pulau. Salah satu tempat yang tak bisa dikunjungi setiap waktu adalah Pulau Pasir. Pulau ini hanya tampak ketika air laut surut. Waktu ideal berpetualang di lepas pantai Tanjung Kelayang adalah pada musim angin timur, atau sekitar bulan April hingga September. Saat itu, air laut surut pada pagi hingga siang hari sehingga Pulau Pasir dengan pesona bintang lautnya bisa dinikmati. 




Lompat Pulau 

Terdapat pulau-pulau kecil di sekitar Tanjung Kelayang yang dapat dijelajahi dengan perahu. Petualangan dapat dimulai dengan melihat Batu Garuda dari jarak dekat. Dari bibir pantai, batu raksasa ini berjarak sekitar satu mil. Pengunjung tidak bisa mendarat di Batu Garuda karena di sekelilingnya terdapat bebatuan yang berbahaya dilewati perahu. Disebut Batu Garuda karena batu yang berada di puncaknya menyerupai kepala burung. Petualangan akan lebih maksimal jika dimulai sejak pagi hari, karena sewa perahu berlaku selama satu hari penuh.

Pulau Kepayang
Pulau ini menjadi labuhan pertama perahu-perahu dari Tanjung Kelayang. Jika berangkat pada pagi atau siang hari, biasanya petualang menyempatkan mampir di Pulau Kepayang untuk mengisi perut. Sebab, di pulau-pulau berikutnya tak akan ada lagi warung-warung atau penjaja makanan.



Pulau Lengkuas

Pulau Lengkuas
Pulau ini berjarak sekitar 3 mil dari Pulau Kepayang. Dari kejauhan, pulau ini sudah bisa dilihat dengan adanya mercusuar peninggalan Belanda. Jika masuk dari sisi kanan atau berputar lewat belakang, dari perahu pengunjung bisa menikmati panorama tebing-tebing batu yang bukan main indahnya.

Mercusuar Pulau Lengkuas didirikan pada 1882 pada masa pemerintahan William III. Bangunan ini terbuat dari besi berlapir karet dengan tinggi 60 meter. Bangunan mercusuar ini masih asli sejak pertama kali dibangun dengan 333 anak tangga menuju puncak. Di pulau seluas satu hektare ini juga terdapat penangkaran penyu yang dikelola oleh penjaga mercusuar. Saat ini, mercusuar tersebut dijaga oleh dua orang petugas, Misdi dan Aditya Nugraha. Di kompleks mercusuar ini juga terdapat sejumlah kamar inap yang disediakan untuk wisatawan yang kemalaman dalam perjalanan.

Pulau Burung
Disebut demikian karena di lepas pantai pulau ini terdapat batu berbentuk burung. Dikelilingi bebatuan dengan ukuran relatif kecil, Pulau Burung tempat ideal untuk melakukan snorkeling. Tapi, sebelum berangkat dari Tanjung Kelayang jangan lupa untuk menyewa perlengkapannya lebih dulu. Sebab, Pulau Burung tidak berpenghuni. Hanya ada beberapa orang yang sesekali datang untuk menengok penangkaran ikan kerapu di sekeliling pulau. 


Pulau Burung

Pulau Batu Layar
Di pulau ini terdapat bintang laut yang berserakan di pasir. Sepanjang perjalanan menuju pulau ini kerap terlihat ikan cucut yang berterbangan di atas permukaan air. Ikan cucut muncul dari dalam air lalu melayang seperti berlari tiga sampai lima meter sebelum tercebur kembali.

Legenda Batu Baginda
Tertarik untuk treking di tebing terjal? Pergilah ke Desa Padang Kandis di Kecamatan Membalong, sekitar 90 menit dari Tanjung Pandan. Di sana ada batu raksasa sebesar gedung berlantai lima berada di puncak bukit, seperti itulah kurang lebih gambaran Batu Baginda.

Batu Baginda terdiri atas dua bagian. Satu batu terletak di bukit sebelah timur. Satu lagi terletak di sebelah barat. Bagian yang bisa didaki hingga puncak adalah Batu Baginda sebelah barat. Batu sebelah timur medannya terlalu terjal untuk pengunjung biasa, hanya bisa didaki oleh pegiat panjat tebing profesional. Dari  atas Batu Baginda sebelah barat terpampang panorama daratan dan laut Belitung yang menakjubkan. Persis di bawah batu, terlihat kebun-kebun sawit yang tertata rapi terbelah saluran irigasi. 


Kopi Manggar


Ngupi de Manggar
Belitung Timur, ibu kota wilayah pemekaran Kabupaten Belitung dijuluki kota 1001 warung kopi. Di kawasan Lipat Kajang terdapat tugu berbentuk teko dengan cangkir kopi. Inilah tugu 1001 warung kopi. Mampir dan nikmatilah sajian kopi khas Manggar yang berlangsung 24 jam nonstop. 


Gangan Ikan


Kuliner Gangan Ikan
Berkunjung ke Belitung jangan sampai terlewat mencicipi gangan. Penampakan gangan tak jauh berbeda dengan lazimnya masakan kuah dengan bumbu kuning. Bedanya baru bisa dirasakan ketika kuahnya membasahi lidah. Rasa rempah-rempah dan asam yang tajam membuat tubuh terasa hangat. Gangan biasanya dimasak bersama ikan hasil melaut nelayan, seperti ikan ilak, ketarap, kerisi, rintik, pari, dan jebung. 


Mie Belitung

Mie Belitung Atep
Mie Belitung Atep merupakan wisata kuliner yang wajib didatangi wisatawan di Tanjung Pandan. Saking wajibnya, publik figur hingga politisi papan atas rela datang ke warung sederhana ini. Meski terbilang murah harganya tapi tidak murahan rasanya. Tekstur mie yang lembut terasa manja di lidah. Kuahnya yang kental menyimpan kombinasi rasa manis, asam, dan asin yang istimewa. Rebusan kentang dan udang semakin menggugah selera pengunjung untuk minta tambah satu porsi lagi. Mie Atep terletak di kawasan Pasar Tanjung Pandan.

SD Muhammadiyah Laska Pelangi *doc tripadvisor*

Menyelami spirit Laskar Pelangi
Bangunan replika SD MUhammadiyah Laskar Pelangi terletak di Desa Linggang, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur. Terbuat dari bilah-bilah kayu yang tampak hampir roboh.  Bangunan ini pernah muncul dalam film Laskar Pelangi yang diangkat dari novel berjudul serupa karya Andrea Hirata

Meski statusnya hanya replika atau tiruan, namun tak menyurutkan animo wisatawan untuk berkunjung ke sana. Bangunannya terletak di atas gundukan tanah berpasir putih. Terdiri atas ruang kelas. Agar tidak roboh, di sisi kanan bangunan tersebut ditempatkan sebuah batang kayu besar yang berfungsi sebagai penyangga.


di dalam Museum Kata Andrea Hirata

Tak jauh dari lokasi, terdapat lokasi yang tak kalah menarik untuk dikunjungi. Museum Kata Andrea Hirata namanya. Museum yang didirikan secara pribadi oleh Andrea itu merupakan museum sastra pertama di Indonesia. Museum ini terletak di tengah perkampungan warga, tepatnya di Jalan Laskar Pelangi nomor 7, tempat Andrea menghabiskan masa kecilnya.

Selain menampilkan kutipan-kutipan dari karya Andrea Hirata, museum ini juga memajang sejumlah benda antik yang pernah menjadi properti dalam film-film tetralogi Laskar Pelangi. Di bagian belakang museum tedapat kafe yang menjajakan kopi khas Belitung serta aneka cenderamata. Bagi para penggemar Laskar Pelangi, mengunjungi dua lokasi ini cukup membawa kita menyelami lebih dalam spirit cerita dalam novel yang telah diterjemahkan ke dalam belasan bahasa asing itu. 


taman laut di Pulau Bangka Belitung (doc www.pandacoklat.wordpress.com)

Lokasi Diving Yang Menarik
Pulau Bangka memiliki sejumlah spot diving yang mengagumkan. Spot diving di bagian Pulau Bangka adalah di Pulau Panjang antara lain terdapat di Pulau Ketawai yang mempunyai laut dengan terumbu karang. Di beberapa spot terdapat berbagai jenis ikan yang sudah karib dengan manusia. Mereka berebut roti yang dibawa penyelam. Di sana juga terdapat penyu dan bintang laut.

Di kawasan Belitung saja terdapat dua kelebihan untuk kegiatan diving dibandingkan dengan daerah lain. Yang pertama tempat yang disebut underwater granit. Terbentuknya granit di kawasan tersebut terutama di Tanjung Kelayang dan sekitarnya bukan oleh aktivitas vulkanologi, tetapi interupsi magma dari perut bumi, yang kemudian menjadi dingin. Granitnya sambung-menyambung menjadi satu hingga membuat keindahan sendiri di bawah laut.

Spot lain di Selat Nasik terdapat sekitar 100 kapal karam (ship wreck). Di antaranya kapal-kapal dari Cina abad ke 15 dan ke 16 di kedalaman 13 hingga 18 meter. Sementara di atasnya terdapat kapal Belanda peninggalan Perang Dunia ke II dan kapal pinisi Indonesia yang tak kalah indahnya karena sudah ditumbuhi terumbu karang. 


Wisatawan yang datang ke Pulau Kepayang

Belitung menawarkan perjalanan otentik penuh pengalaman beragam baik di darat hingga di lautan. Esok, semua itu menunggu untuk anda jelajahi.

Akan lebih menyenangkan jika melancong ke Belitung bersama keluarga, teman, atau pun mitra kerja. Memandangi pantai, mendaki tebing, menyelami dasar laut, hingga menikmati kuliner khas yang tak terlupakan.  Ditambah hubungan personal nan bersahabat dengan penduduk asli menjadikan pengalaman semakin sempurna.

Lantas, untuk perjalanan yang bernilai tersebut, kepada siapa kamu akan mempercayakan rencana perjalanan ke Belitung?

Setiap orang tentu punya alasan yang berbeda untuk perjalanannya. Namun, apapun motivasinya, pilihlah agent perjalanan yang menawarkan produk liburan yang dirancang secara istimewa. Agent dengan tim yang solid, yang melayani secara total, sejak sebelum trip berlangsung, saat trip berlangsung, hingga setelah trip selesai. Yang lebih penting lagi, berpengalaman dan dapat dipercaya.

Visca Tour menjawab kebutuhan tersebut. 

Website Visca Tour

Sudah pernah mengenal Visca Tour? Visca Tour merupakan layanan tour & travel service nomor 1 di Belitung.

Visca Tour memfokuskan diri pada destinasi wisata domistik khususnya Paket Tour Belitung, Paket Tour Bangka dan Paket Liburan Bangka Belitung. Layanan Visca Tour telah dipercaya dan dinikmati oleh lebih dari 4.500 wisatawan domistik & mancanegara mulai dari individu, keluarga, rombongan/group, komunitas, perusahaan swasta, Bank, BUMN, hingga instanasi negara.

Mengapa Visca Tour?

Berikut beberapa alasan kenapa Visca Tour memberikan pengalaman BERNILAI untuk perjalanan Anda:
1.Berpengalaman.
2.Harga Kompetitif
3.Layanan terbaik
4.Reservasi Mudah

Visca Tour tak hanya melayani Paket Tour Belitung dan Paket Wisata Bangka Belitung, melainkan juga ke beberapa destinasi top Indonesia lainnya seperti Paket Wisata Lombok, Tour Bali, Tour Jogja, Bandung, Kalimantan, dan berbagai destinasi di Sumatra serta masih banyak lagi destinasi liburan bernilai lainnya.

Selain yang telah disebutkan di atas, Visca Tour juga senantiasa menyajikan berbagai konten seperti tip liburan, foto-foto menarik, dan review berbagai daya tarik wisata lokal yang bisa bermanfaat bagi traveler. Berbagai konten seputar pariwisata Indonesia dikemas langsung oleh travel konsultan Visca Tour dan juga sumbangan dari klien dan pembaca situs Visca Tour. 




ViscaTour.com dibuat, dikelola & dimiliki sepenuhnya oleh perusahaan biro perjalanan wisata CV.Mitra Wisata Idaman. Sebuah biro perjalanan yang digawangi oleh sekolompok anak muda yang memiliki passion dibidang toursim, business dan internet.

Dalam hal jaringan dan layanan, Visca Tour tergabung dalam Inter Island Indonesia Travel Group (IT3G). Group travel ini memiliki perwakilan-perwakilan lokal di hampir semua provinsi di Indonesia. Hal inlah yang mendukung layanan SANGAT TERJAMIN kemanapun tujuan liburan anda. Berbagai paket wisata yang direkomendasikan merupakan program-program liburan TERBAIK karena dirancang langsung oleh para professional di wilayahnya masing-masing.

Tertarik untuk merencanakan liburan ke Belitung? Pastikan Viscca Tour tidak luput dari daftar pencarian layanan terbaik. Buka website VISCA Tour untuk pemesanan yang mudah. Beragam paket wisata mulai dari paket bujet hingga paket mewah, menunggu untuk dipilih sesuai kebutuhan kamu.

Cukup mengklik tombol pemesanan dan melengkapi data diri, maka tim  Visca Tour akan memberikan kepastian ketersediaan paket dan harga final dalam waktu 1×24 jam hari kerja langsung melalui email atau telpon. Visca Tour juga akan mengirimkan email berisi tata cara yang harus dicetak dan ditunjukkan langsung kepada tim Visca Tour saat penjemputan. 




Makin terpesona dengan Belitung? Yuk kunjungi dan resapi keindahannya sekarang juga.

Untuk Informasi pemesanan dan penawaran spesial wisata Belitung, silakan hubungi salah satu kontak VISCA Tour di bawah ini : 

VISCA Tour

Hotline: 081949108582
BBM: 25B5CF0C
WhatsApp: 082182988898
Email: viscatour@mail.com




*Semua foto (kecuali yang sudah disebutkan sumbernya) dipinjam dari website ViscaTour, Belitungtour, dan Bangkatour. Ketiga website tersebut masih satu grup.

Share this

Indonesian Blogger | Travel Writer | Email: katerinasebelas@gmail.com |

Related Posts

Previous
Next Post »

34 comments

Write comments
24 Juni 2015 11.29 delete

Saya juga tertarik Belitung gara-gara membaca novelnya Andrea Hirata. Ah foto-fotonya beniiiingg :D

Reply
avatar
24 Juni 2015 11.54 delete

Berkat novel Laskar Pelangi, Belitung yang semula tak dilirik oleh wisatawan kini menjadi destinasi wisata yang banyak diminati ya Mbak. Pasti seneng kalau bisa ke sana dan menapak tilasi kisah yang ada di novel tersebut. Jadi ingat foto jumping kita di Pantai Balekambang, kapan bisa mengulangi lagi, kan Mbak Rien kurang pas jumpingnya he3

Reply
avatar
24 Juni 2015 12.15 delete

Pertama tau belitung dari Sang Mantan yang orang sana. Ooops :D iya ya kalau island hopping ke pulau-pulau di Belitung enakan pakai Biro Tour and Travel gini ya mbak soalnya bisa mihil klo sewa2 sendiri.

Reply
avatar
24 Juni 2015 12.35 delete

Aku juga mupeeeeeng ke Belitung, mbak.. Selain mupeng ama panorama alamnya, aku juga pengen banget ngopi-ngopi cantik di kota yang dijuluki kota 1001 warung kopi. Ngetrip bareng ke Belitung yuk, mbak.. ;)

Reply
avatar
24 Juni 2015 12.36 delete

Dulu waktu lokasi that kerja Kakak di beluting seeing kesini, jauhhh sebelum film laskar pelangi, aku tahu ke kecean tempat INI Dari dia, setelah ITU dia ditempatkzn di Papua

Reply
avatar
24 Juni 2015 12.56 delete

Ah, kebetulan mau ke belitung bulan depan ini :D *catet dulu, lengkap banget destinasinya yang mau didatengi*

Reply
avatar
24 Juni 2015 12.56 delete

Ya, kebanyakan orang tertarik sejak baca novelnya Andrea Hirata ya mas. Fotonya saja bening, apalagi kalau lihat langsung. Ayo mas jalan-jalan ke Belitung :)

Reply
avatar
24 Juni 2015 12.57 delete

selalu bersemangat kalau baca postingan tentang keindahan nusantara, belitung salah satunya :)

Reply
avatar
24 Juni 2015 12.59 delete

Hahahaha,,,masih diingat ya pose jumpingnya. Aku nggak pandai lompat, Wan. Jadi segitu aja kemampuan lompatnya :D

Iya, nih. Kapan ya jalan ke pantai bareng-bareng lagi. Mudah-mudahan ada rejeki banyak, siapa tahu abis lebaran ada kesempatan ke Belitung, biar bisa liat-liat pantai cantik sekaligus napak tilas cerita novel Laskar Pelangi :)

Reply
avatar
24 Juni 2015 13.05 delete

Cieeee....jadi ingat sang mantan niiiih mbak Lina hahaha. Ayo mbak ke Belitung, siapa tahu papasan sama mantan :)))

Nah, itu dia kelebihan ikut travel kayak gini, biaya jadi murah. Kebayang kan mbak kalo wisata pulau itu banyak perintilannya, mulai dari sewa-sewa kapal/perahu, guide, alat snorkling, dll. Kalo sendiri terasa banget mahalnya. Kalo ambil paket wisata di travel agent bisa hemat waktu dan tenaga juga.

Reply
avatar
24 Juni 2015 13.09 delete

Yuk mbak bareeeeng ke Belitung. Kapan ya? Moga tahun ini :))

Reply
avatar
24 Juni 2015 13.11 delete

Kakak mbak Zulfa beruntung telah melihat keindahan Belitung saat belum banyak dijamah wisatawan seperti sekarang. Giliran kita kapan mbak ke Belitung *makin panjang daftar trip bareng kita* hahaha

Kakak mbak Zulfa ditempatkan di daerah yang punya tempat wisata kece semua :D Asyik beneeer

Reply
avatar
24 Juni 2015 13.13 delete

Traveling ke Belitung emang keren banget. Kalau lagi musim liburan kapal-kapal kecil yang sedang diparkir mengelilingi pulau lengkuas sungguh menjadi pemandangan langka dari atas mercusur.

Snorkling ditemani biota laut serta karang-karang diperairan Belitung juga menjadi salah satu moment nyesel kalau sampai terlewatkan.

Thanks ya kak, sudah promosikan pulau kami yang mungil :D)

Reply
avatar
24 Juni 2015 14.01 delete

Sebagian besar tempat-tempat yang mbak Rien tulis sudah aku datangi, tinggal beberapa kulinernya aja ini yang belom >.< huaaa kangen Belitong! selalu pingin balik lagi ke sana :)

Reply
avatar
24 Juni 2015 14.02 delete

Pasti tingkat kunjungan wisatawan di beliitung meningkat tajam... Salah satunya wisatawan itu saya. Tapi baru niat aja, nabung dulu buat
traveling
ke sana hehe...

Reply
avatar
24 Juni 2015 14.04 delete

Belitung... I am coming..Duhh seperti surga dunia pemandangannya ya.

Reply
avatar
24 Juni 2015 14.06 delete

Cakep banget yaks belitung ini. Wajb masuk destinasi impian. Kata temanku, pantai-pantainya bersih dna bening. Semoga ada rezeki kami kesana. aamiin... ira.

www.keluargapelancong.net

Reply
avatar
24 Juni 2015 14.34 delete

Laskar pelangi sukses banget membuatku ingin ke belitung. Semoga :)

Reply
avatar
24 Juni 2015 15.44 delete

Pantai di belitung bagus2 ya, mb. Masih alami. Kalo di Tegal udah kotor dan ga terawat. Hiks. Jadi pengin ke sana.

Reply
avatar
Anonim
24 Juni 2015 23.48 delete

Hello would you mind sharing which blog platform
you're using? I'm looking to start my own blog in the near future but I'm having a hard time deciding between BlogEngine/Wordpress/B2evolution and Drupal.
The reason I ask is because your layout seems different then most blogs and I'm
looking for something completely unique.
P.S My apologies for being off-topic but I had to
ask!

Look at my web site - เสื้อผ้าแฟชั่น

Reply
avatar
25 Juni 2015 04.06 delete

Bulan Juli, ya Fahmi? Wah saya bulan Agustus baru mau ke sana :D
Ya silakan dicatat, biar nanti nggak ada yang terlewatkan

Reply
avatar
25 Juni 2015 04.07 delete

Sip. Moga semangat yang lahir mendatangkan keinginan untuk mewujudkan perjalanan ke Belitung, ya Diah :D

Reply
avatar
25 Juni 2015 04.08 delete

Thanks Hari. Ceritamu bikin saya makin nggak sabar ingin menjejak Belitong :))

Reply
avatar
25 Juni 2015 04.10 delete

Alhamdulillah sudah ke sana ya. Balik lagi yuk Cek Yan buat nyobain kuliner yang terlewatkan :)

Reply
avatar
25 Juni 2015 04.13 delete

Hihihi...sama deh, aku juga baru niat. Moga terealisasi Agustus nanti biar jadi pengunjung ke sekian yang membuat kunjungan wisatawan di Bleitong meningkat. Moga niat Sarah terealisasi. Aamiin

Reply
avatar
25 Juni 2015 04.14 delete

Iya, indah sekali pemandangannya. Laut biru sangat bening, bebatuan raksasa nan ajaib, taman laut yang luar biasa. Wonderful Belitung!

Reply
avatar
25 Juni 2015 04.17 delete

Aamiin. Memesona banget pokoknya ya mbak. Memang pantas jadi destinasi impian banyak orang. Termasuk mbak Ira dan aku ^_^

Reply
avatar
25 Juni 2015 04.18 delete

Magis banget ya Zahra film itu. Sukses bikin banyak orang tergoda Belitung. Aamiin :)

Reply
avatar
25 Juni 2015 04.20 delete

Pantai Tegal sepertinya sama dengan beberapa pantai di Anyer Banten, Kotor dan nggak terawat, La. Makanya kalau lagi pingin liat pantai-pantai bagus, aku biasanya nyebrang ke Kep. Seribu. Kalau di Belitung, sudah pasti impian banget karena masih alami dan sangat spektakuler. Yuk ke Belitung :D

Reply
avatar
25 Juni 2015 06.07 delete

Subhanalloohh.. cakeeepp bangetttt mba Rien... Indonesia kaya banget ya!

Reply
avatar
25 Juni 2015 09.42 delete

Ternyata banyak pantak cantik yaa, saya kira cuma satu pantai yg banyak batunya itu. Pengen kesana, btw mbak ada biro travel recomended ga untuk wisata sekitaran Danau Toba. Thanks before

Reply
avatar
27 Juni 2015 09.10 delete

Wah banyak tempat cantik dan mempesona di Belitung. Jadi mupeg kesana

Reply
avatar
27 Juni 2015 23.41 delete

Belitung tuh ngangenin. Aku pengen ke sana lagi tapi bareng beberapa orang sajaaaah :)

Reply
avatar
1 Juli 2015 08.53 delete

Dan yang paling ngangenin di Belitong adalah minum kopi di Manggar bareng laki-laki dewasa asli Belitong, hehehe.. Seperti dikisahkan apik oleh Andrea Hirata.. Keren kak Katerina.. :)

Reply
avatar

Leave your message here, I will reply it soon! EmoticonEmoticon