Dapur Sehat Dambaan Hati

17.47
*doc pribadi*
Hari pertama Ramadan lebih banyak di rumah. Bahkan tidak ke mana-mana. Aktifitas masak memasak tak ada. Rencananya akan buka puasa di luar. Dapur jadi hening, beda dari biasanya. Lalu terpikir untuk melakukan sesuatu, cuci dapur!

Saya lupa kapan terakhir kali ‘menguras’ dapur. Sepertinya 6-7 bulan yang lalu, saat ada seekor tikus kepergok masuk bawah tempat cuci piring. Tikusnya tertangkap dan sudah dibuang, tapi penampakannya seolah tak pernah bisa pergi dari benak.  

Rasanya, seluruh bagian dapur kena virus, walau entah virus apa. Daripada jadi kepikiran, selera makan jadi hilang gara-gara mikirin tikus, itu dapur saya cuci dan bilas sampai bersih. Saya lap, gosok, dan semprot pakai cairan pembersih kuman.

Sebetulnya, peralatan makan di lemari atas tak ada satupun yang kena, tapi parno dan jijik’annya ini nih yang bikin seisi dapur seolah kena endus si tikus. Untungnya lama-lama saya bisa menghilangkan perasaan itu. Masa ga bisa move on dari seekor tikus yang mungkin hanya numpang nyari makanan demi menyambung nyawa?

Sekarang, saat dapur sedang tak digunakan, tiba-tiba jadi pingin bersih-bersih. Walaupun semua pintu lemari kitchen set tertutup rapat, tetap saja terasa ada yang kotor. Entah itu butiran gula yang jatuh, bubuk teh yang tercecer, atau apapun itu yang jatuh dan tertinggal di dalam lemari.

Alat-alat pembersih sudah disiapkan. Mulai dari sikat besar, sikat kecil, lap kanebo, lap kering, dan cairan pembersih kuman. Isi kitchen set dikosongkan. Semua barang dikeluarkan satu persatu. Dan ternyata, itu melelahkan!

Demi dapur bersih dan peralatan masak bersih, lelah tak jadi dirasa. Saat lelah, singgah. Di tengah jalan, ditinggal salat dulu. Kadang sambil ngecek email, buka akun FB & Twitter, bahkan pakai blogwalking segala. Kapan selesainya bersih-bersih dapur? Hehe

Terserah kapan beresnya, yang penting selesai. Nggak terlalu ngoyo, pokoknya dikerjakan, dan diupayakan sebelum magrib sudah kelar.

Dapur bersih itu dambaan hati. Masak di dapur yang kotor ga betah banget rasanya. Mau ngiris-ngiris bawang tapi di meja dapur ada sesuatu yang menempel, belepotan, lengket-lengket, aduuuuuh…

Walau bukan orang yang pandai banget bekerja di dapur (masak maksudnya hehe), tapi untuk urusan kebersihan, entah itu pada alat masak, alat makan, bahan masakan, tempat cuci piring, dan semua bagian dari dapur, boleh deh sebut saya pandai *halah :p

Bersih itu pangkal sehat. Masakan enak kalau alat dan tempat bikinnya ga bersih, ga jadi sehat. Sayur bening hambar buatan saya nggak masalah kata bojoku, asal yang bikinnya bening, eh salah :p maksudnya asal sayur beningnya diolah dengan bersih!

Standar dapur bersih tiap orang mungkin berbeda. Kalau menurut saya cukuplah ketika tak satupun ada bekas bahan makanan menempel atau berserakan di meja dapur. Tak ada sampah di saringan air bak cuci piring. Tak ada bahan makanan berceceran di lemari. Tidak tercium bau asem. Tidak ada yang lengket-lengket pada tempat tatakan pisau. Tidak ada kotoran di kompor. Pokoknya bersih seperti habis dijilat kucing.  

(KS)

Share this

Indonesian Blogger | Travel Writer | Email: katerinasebelas@gmail.com |

Related Posts

Previous
Next Post »

5 comments

Write comments
18 Juni 2015 20.48 delete

Itu dapur mba Rien ya? Kinclong banget dapurnya. Rumahku masih dapur darurat krna rumahnya belum siap, hehee

Reply
avatar
19 Juni 2015 04.16 delete

Kalo 'dicuci' pasti kinclong mbak. Ntar kalo masak-masak lagi, berantakan lagi hahaha
Dapur permanen atau darurat, yang penting bisa digunakan dan menghasilkan masakan enak untuk keluarga. Yang kinclong-kinclong kalo cuma buat 'pajangan' doang, makan tetap beli di luar, ya nggak ada artinya hihihi

Reply
avatar
19 Juni 2015 12.01 delete

dapurnya mba Rien keceeeee... iyaa benerrr dapur itu sebersih2nya pasti ada semutnya kalau di tempat saya #heran hihihihi...

Reply
avatar
19 Juni 2015 19.12 delete

Huaaaa dapurnya bagus dan nyaman banget, nih.... Aku juga gitu, Mbak. Biasanya orang mah masak dulu baru bersih2, yah. Kalau aku kudu bersih2, sampai dapur bersih dan rapi, baru bisa masak. Kalau gak gitu, masaknya gak nyaman... ira

Reply
avatar
22 Juni 2015 09.26 delete

Dapurku bersih selalu mba soalnya jarang masak :v
Etapi kalau didiemin juga kotor sih :D

Reply
avatar

Leave your message here, I will reply it soon! EmoticonEmoticon