Dua puluh tahun bukan waktu yang sebentar di dunia gaming. Tapi di titik inilah ASUS Republic of Gamers atau ROG justru menegaskan satu hal penting: mereka belum selesai bereksperimen.
Lewat acara virtual Dare to Innovate di ajang CES 2026 yang digelar di Las Vegas, ROG merayakan 20 tahun kiprahnya di industri gaming global. Perayaan ini bukan sekadar nostalgia, melainkan panggung untuk memamerkan inovasi terbaru yang kembali menaikkan standar perangkat gaming modern, baik untuk bermain, berkarya, maupun berkompetisi.
Sebagai brand gaming nomor satu di Indonesia, ROG menunjukkan bagaimana konsistensi, keberanian bereksperimen, dan kedekatan dengan komunitas menjadi fondasi kuat selama dua dekade terakhir.
Dari Motherboard Legendaris hingga Ekosistem Gaming Lengkap
Perjalanan ROG dimulai pada tahun 2006 lewat motherboard Crosshair yang kala itu menjadi simbol keberanian ASUS memasuki ranah gaming enthusiast. Sejak saat itu, ROG berkembang menjadi ekosistem gaming lengkap, mulai dari laptop, desktop, motherboard, VGA, monitor, router, smartphone, perangkat audio, hingga aksesoris gaming.
Di CES 2026, ROG kembali memamerkan teknologi generasi terbaru dengan berbagai fitur pertama di dunia, termasuk peningkatan performa, solusi termal canggih, dan desain yang semakin berpusat pada kebutuhan pengguna.
Semua inovasi ini lahir dari ROG Lab, ruang eksperimental tempat ide-ide berani diolah menjadi produk nyata. Di sinilah filosofi “For Those Who Dare” benar benar diterjemahkan ke dalam perangkat yang bisa digunakan sehari hari oleh gamers dan kreator.
ROG Zephyrus, Laptop Gaming Tipis yang Serius Soal Performa
Untuk pengguna yang membutuhkan performa tinggi dalam bodi ringkas, lini ROG Zephyrus kembali menjadi sorotan.
ROG Zephyrus G14 dan G16
Generasi terbaru ROG Zephyrus G14 (GU405 dan GA403) serta ROG Zephyrus G16 (GU606) membawa standar baru laptop gaming performa tinggi dalam form factor yang tetap compact.
Keduanya dibekali prosesor Intel Core Ultra Series 3 dengan performa NPU hingga 50 TOPS, memungkinkan pemrosesan AI lokal termasuk alur kerja AI di dalam gim. Untuk grafis, Zephyrus G14 GU405 mendukung hingga NVIDIA GeForce RTX 5070 Laptop GPU, sementara Zephyrus G16 GU606 mendukung hingga NVIDIA GeForce RTX 5090 berbasis arsitektur NVIDIA Blackwell dengan DLSS 4 dan Frame Generation.
Kapasitas TGP maksimum GPU juga meningkat, mencapai 115W pada Zephyrus G14 dan hingga 160W pada Zephyrus G16 dalam mode manual.
Sementara itu, Zephyrus G14 GA403 hadir dengan prosesor AMD Ryzen AI generasi terbaru yang telah mengantongi sertifikasi Copilot+ dan mendukung AI lokal langsung di perangkat.
Dari sisi visual, keduanya kini menggunakan layar 1100 nits ROG Nebula HDR dengan tuning ROG Nebula HDR Engine. Panel ini menawarkan cakupan warna 100 persen DCI P3, akurasi warna Delta E kurang dari 1, serta kualitas visual setara sinema. Sistem ROG Intelligent Cooling juga memastikan performa tetap stabil dan senyap, bahkan saat menangani beban kerja berat.
Meski bertenaga, desainnya tetap elegan berkat chassis aluminium CNC milled dan Slash Lighting terbaru dengan finishing kaca mirror.
ROG Zephyrus Duo
ROG Zephyrus Duo (GX651) kembali membawa konsep dual screen ke level yang lebih serius. Laptop ini hadir dengan dua layar sentuh 3K ROG Nebula HDR OLED 120Hz dengan response time 0,2 ms, serta dukungan NVIDIA G SYNC pada panel utama.
Didukung prosesor Intel generasi terbaru dan hingga NVIDIA GeForce RTX 5090 Laptop GPU, Zephyrus Duo dirancang untuk multitasking ekstrem, mulai dari gaming, streaming, hingga workflow kreatif dan beban kerja AI. Lima mode penggunaan yang fleksibel serta sistem ROG Intelligent Cooling dengan vapor chamber dan lembaran grafit khusus membuat performanya tetap optimal di berbagai skenario.
ROG dan Kojima Productions, Saat Gaming Bertemu Seni
Salah satu pengumuman paling menarik di CES 2026 adalah kolaborasi visioner antara ROG dan Kojima Productions. Kolaborasi ini memadukan teknologi gaming berperforma tinggi dengan storytelling dan seni visual khas Hideo Kojima.
Pusat kolaborasi ini adalah ROG Flow Z13 KJP, perangkat 2 in 1 yang sangat fleksibel dan terinspirasi dari maskot ikonis Ludens. Perangkat ini bisa bertransformasi menjadi konsol gaming, tablet kreator, workstation, hingga laptop ultraportable.
ROG Flow Z13 KJP ditenagai AMD Ryzen AI Max+ 395 dengan grafis Radeon 8060S dan NPU 50 TOPS. Layarnya berukuran 13,4 inci 2.5K ROG Nebula HDR dengan refresh rate 180Hz dan cakupan warna 100 persen DCI P3. Keyboard yang dapat dilepas serta desain tipis membuatnya ideal untuk bermain dan berkarya di mana saja.
Desain chassis digarap langsung oleh Yoji Shinkawa, lengkap dengan kemasan eksklusif Kojima Productions, tema khusus di Armoury Crate, dan wallpaper bertema Ludens.
Kolaborasi ini juga melahirkan periferal edisi khusus, seperti headset ROG Delta II KJP, mouse ROG Keris II Origin KJP, dan mousepad ROG Scabbard II XXL KJP. Seluruhnya dirancang untuk menghadirkan pengalaman gaming yang terintegrasi, memadukan performa, kreativitas, dan seni dalam satu ekosistem.
ROG dan Komitmen Panjang untuk Gamers Indonesia
Di Indonesia, ROG telah hadir sejak 2006 dan konsisten memimpin market share produk ekosistem gaming sejak 2015 hingga sekarang. Keberhasilan ini tidak lepas dari kedekatan ROG dengan komunitas.
Melalui ROG Community Indonesia yang kini memiliki lebih dari 55.000 anggota, ROG terus membangun ruang kolaborasi, kompetisi, dan edukasi bagi para gamers di seluruh Indonesia.
Perayaan 20 tahun ROG di CES 2026 menjadi pengingat bahwa inovasi bukan soal siapa yang paling cepat, tapi siapa yang paling konsisten berani melangkah lebih jauh.
Informasi lengkap mengenai produk dan inovasi terbaru ASUS ROG di Indonesia bisa kamu nantikan dalam waktu dekat.
.png)
.png)

