Parador dan Bondan Winarno Mengembalikan Citra Kuliner Nusantara ke Hotel Berbintang

08.00

Makanan khas daerah lokal kini mulai sulit ditemui. Selain pembuatnya semakin sedikit, pangsa pasarnya pun semakin terbatas. Padahal, peminatnya masih ada. Parador Hotels & Resorts menyadari betul bahwa kuliner Nusantara sudah seharusnya menjadi menu andalan dan utama dengan memiliki peranan penting dalam pencitraan Indonesia.

Dengan menggandeng master kuliner yang terkenal di Indonesia, Parador bersama Pak Bondan Winarno bertekad mempopulerkan kembali makanan khas daerah lokal yang semakin menghilang dari peredaran kekayaan kuliner nusantara.
 

Peluncuran Menu-Menu Khas Tangerang di Atria Hotel Gading Serpong, Rabu (20/1) Sumber: Atria Hotel Gading Serpong

Project tersebut dimulai dari Atria Hotel Gading Serpong, dengan menyajikan menu makanan traditional khas daerah Tangerang dan menjadikannya menu andalan bagi para pengunjung yang datang baik lokal maupun tamu mancanegara. Menu tradisional ternyata juga bisa masuk hotel berbintang dan banyak tamu yang memberikan apresiasi dengan menikmati menu tersebut. 


Peluncuran menu khas Tangerang di AHGS *sumber: Atria Hotel Gading Serpong*
Peluncuran menu-menu khas Tangerang di Atria Hotel Gading Serpong diselenggarakan pertama kali pada tanggal 20 Januari 2016 dihadapan para media partner Hotel Atria. Acara diwarnai dengan temu bincang bersama Pak Bondan Winarno dan Corporate Executive Chef – Chef Gatot Susanto. Sedangkan peluncuran kedua dilaksanakan pada hari Minggu tgl. 6 Maret 2016 di hadapan para Indonesian Food Blogger


Acara peluncuran menu khas Tangerang di AHGS *sumber: Atria Hotel Gading Serpong*

Terdapat 7 (tujuh) menu khas yang tersedia di semua outlet termasuk room service mulai pukul 11.30 WIB hingga pukul 22.00 WIB. Menu-menu tersebut adalah Ceng Cuan Ikan Samge, Bubur Benteng, Laksa Benteng, Nasi Ulam, Ketupat Sayur dan Asinan Sayur. Adapula menu paket yang disebut dengan Maknyus Platter.
 

Ceng Cuan Ikan Samge. Olahan ikan ini merupakan asimilasi budaya Tionghoa yang ada di Benteng (Tangerang) dengan budaya lokal. Menu ini diklaim hanya ada di Atria Hotel. Diolah dengan menggunakan bahan bawang merah, bawang putih, cabe, minyak ikan, tauco, dan minyak wijen.



Laksa Benteng Rp 49.000 net / porsi


Nasi Ulam Betawi yang terdiri dari semur kentang, irisan telur dadar, nasi merah, tambahan dendeng, dan timun+daun kemangi sebagai pelengkap


Ketupat Sayur dengan lauk berupa tempe, tahu, telur dan ayam. Menu ini dibandrol dengan harga Rp 49.000 net / porsi
Maknyus Platter 1 terdiri dari Nasi merah, Daging Kalio, Ubi Tumbuk, Gurame Pesmol, Perkedel Jagung. Hidangan ini dibandrol dengan harga Rp 125.000 nett


Maknyus Platter 2 terdiri dari Gurame Pucung, Ayam Lado Mudo, Gulai Cubadak, Perkedel Jagung. Paket ini dapat dinikmati dengan harga Rp 125.000 nett 


Bubur Ayam Benteng dapat dinikmati dengan beragam saus dan topping seperti sate telur puyuh, sate usus, dan sate ati ampela.

Selain dari menu-menu tersebut khas dari daerah Tangerang, ada cerita di balik setiap menunya. Sehingga hal ini dapat menjadi nilai tersendiri bagi makanan dan penikmat kuliner yang mencobanya.


“Kami menghadirkan menu tradisional untuk para pengunjung yang ingin mencicipi masakan khas Tangerang dengan tujuan mengangkat kembali menu nusantara ke dalam hotel berbintang, dengan tidak menghilangkan keaslian dan rasa yang seharusnya”, ujar Chef Gatot saat berbicara di depan kami para food blogger di Atria Residence Gading Serpong, Minggu (8/3).  

Dalam kesempatan ini Chef Gatot ingin menegaskan bahwa kuliner yang diangkat tetap sama seperti aslinya, tetapi diolah dengan metode ala hotel. Hal ini terkait dengan kualitas bahan dan standar pengolahan bahan makanan di hotel. 

Chef Gatot juga bertutur tentang menu Ceng Cuan Ikan Samge, di mana  olahan ikan tersebut sudah lama ada di daerah Tangerang, dan sudah berusia sekitar seratus tahun. Menu ikan Ceng Cuan merupakan asimilasi antara budaya Tionghoa yang ada di Benteng dan budaya lokal. Karena dianggap legendIkan Ceng Cuan masuk menjadi kuliner recommended by Bondan Winarno.


Bir Pletok
Aneka menu makanan khas tentu tak lengkap tanpa minuman khas. Nah, di sini Bir Pletok hadir menemani beragam kuliner Tangerang yang direkomendasikan oleh Pak Bondan Winarno. Meski namanya bir, tapi minuman ini tidak mengandung alkohol, melainkan terbuat dari campuran rempah lokal yang kaya akan rasa. Bir pletok menjadi salah satu minuman andalan untuk 'welcome drink' tamu hotel. Jadi, kalau kamu hendak stay di Atria, kamu akan disambut dengan minuman spesial ini.  

Bir Pletok, minuman sehat dan berkhasiat
Seusai mengenalkan aneka kuliner khas Tangerang, Chef Gatot mengajak para food blogger untuk mengikuti games yakni menghias bubur ayam benteng. Semua blogger berpartisipasi dalam acara ini. Semua peserta diminta untuk berkreasi dengan bubur dan berbagai macam topping yang tersedia. Untuk games ini, Chef Gatot sendiri yang menjadi juri. 





Sajian bubur ayam ala food blogger :D

Sambil menunggu bubur ayam dinilai, blogger diajak menikmati santap siang berupa menu yang baru saja diperkenalkan. Alhamdulillah, siang itu kami bisa mencicipi aneka menu recommended Pak Bondan Winarno. Anak saya paling suka bubur ayamnya. Sedangkan suami memfavoritkan Ikan Ceng Cuan. Kalau saya suka semuanya hehe. Tapi asinannya benar-benar juara buat saya. Saosnya top!


Makan siang dengan lauk dari campuran berbagai menu :))

Asinannya juara. Saya suka!!!

Mbak Eliza dengan kedua anaknya, dan salah seorang anak mbak Nurul Noe

@Ditasoe @Windapus @duabadai

+Taufan Gio   +Arie Ardiansyah  +Nurul Noe & keluarganya

Bianco Italian Restaurant @ Atria Residence Gading Serpong

Setelah acara bersantap, acara ditutup dengan pengumuman lomba menghias bubur ayam oleh Chef Gatot dan Wulan (PRO Atria Hotel. Ada beberapa kriteria dalam penilaian, salah satu yang paling penting adalah bubur harus terlihat, tidak boleh tertutup penuh oleh topping. Kemudian, topping harus lengkap, termasuk aneka sate dan kerupuk. 

Dari semua mangkok bubur yang dijejer di atas meja, ada tiga yang sudah memenuhi kriteria penilaian. Kemudian, terpilih satu yang menjadi juara. Dan itu adalah mangkok bubur saya! Huaaaa......sejak kapan saya bisa menata isi mangkok bubur ayam? Haha. Benar-benar sedang beruntung saja! Alhamdulillah games ini membuat saya mendapatkan voucher makan di Bianco Italian Restaurant senilai Rp 250.000,- Lebih dari lumayan buat dipakai lunch or dinner saat nanti menginap di Atria Hotel lagi. Thanks Atria!
.
Chef Gatot dan Wulan sedang menyampaikan ucapan terima kasih kepada para food blogger

Hadiah voucher Bianco Restaurant 250K dari Chef Gatot

Bubur juara oleh Katerina :D


Tentang Atria Hotel Gading Serpong
Sejak pertama kali beroperasi di 1 November 2010, Atria Hotel Gading Serpong (AHGS), hotel bintang empat berstandar internasional berkomitmen dengan standar internasional untuk melayani kebutuhan pasar lokal di bidang konferensi dan perjalanan dinas.

Berlokasi di jantung CBD (Central Business District) Gading Serpong, AHGS memiliki 173 kamar elegan dan modern dengan 3 pilihan tipe kamar (superior, deluxe, dan suite), 11 fasilitas ruang pertemuan yang variatif dan grand ballroom berkapasitas hingga 800 orang. AHGS memiliki akses yang mudah melalui 2 pintu tol yakni pintu tol Jakarta – Merak dan lingkar luar dengan akses dari TB Simatupang dan waktu tempuh 25 menit dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, serta berada dekat dengan area lapangan golf dan pusat perbelanjaan (mal) Serpong yang memungkinkan tamu mencapai area hiburan ini dengan berjalan kaki.

AHGS meraih berbagai penghargaan sejak AHGS berdiri. AHGS berhasil meraih penghargaan dari TripAdvisor dan mempertahankannya selama tiga tahun berturut-turut sebagai ‘Pemenang Sertifikat Keunggulan’ di tahun 2013 hingga 2015, Agoda Gold Circle Award 2014, dan tahun ini sebagai ‘The Best Hotel in Service Excellent of the Year’ dari Indonesia International Achievement Foundation. 


Bianco Sapori D'Italia
Yuk kemari icip-icip Kuliner Tangerang recommended by Bondan Winarno ^_^

Tentang Parador Hotels & Resorts
Diluncurkan pada Januari 2013, Parador Hotels & Resorts telah berkembang dan dengan cepat dikenal dalam industri perhotelan. Mendedikasikan diri untuk menjadi tim manajemen perhotelan paling inspiratif yang memiliki tujuan mengelola 99 hotel, resor dan residences pada tahun 2024.

Dari layanan dan kenyamanan terpilih, Parador memiliki lima brand untuk dikelola; Vega Hotels, Atria Hotels, Ara Hotels, Fame Hotels, dan Starlet Hotels yang mana dari seluruh properti ini merupakan perpaduan dari keramahan dan profesionalitas Asia. Berdasarkan komitmen dan inovasi, PHR menawarkan berbagai alternatif bagi para tamu dan memberikan yang terbaik bagi seluruh stakeholder.  



ATRIA HOTEL GADING SERPONG
ATRIA RESIDENCES GADING SERPONG

CBD Gading Serpong Kav. 5, Jl. Boulevard Gading Serpong
Tangerang 15810 - Banten
T. (+62 21) 2921-5999 | F. (+62 21) 2921-6999
http://www.atriahotelserpong.com
http://www.atriaresidencesserpong.com

Share this

Indonesian Blogger | Travel Writer | Email: katerinasebelas@gmail.com |

Related Posts

Previous
Next Post »

8 comments

Write comments
13 Maret 2016 10.29 delete

Wiiih...semua bikin kemeceeer... Selamat utk bubur juaranya, mba Rien.. Jempol dah!! :)

Reply
avatar
Noe
13 Maret 2016 16.53 delete

Makanannya sumpaaah enak semuaa, kangeeennn

Reply
avatar
13 Maret 2016 17.00 delete

suka semua menu Recomended by Bondan Winarno. Enaaaak

Reply
avatar
13 Maret 2016 20.45 delete

Waahhh...makanan lokal di kota dengan penyajian lokal yang ciamik dan cantik bangetttt! Duh, ini sih resto yang #PeduliMasaDepan jadi nggak banyak nyampah dan bikin makanan aneh2 yaaaa.. sukak.

Reply
avatar
15 Maret 2016 14.43 delete

Wah hotel standart Internasional tapi mengusung makanan lokal. Kerennnn...

Reply
avatar
22 Maret 2016 11.11 delete

Pak bondan, pasti mak nyuuuss...

Reply
avatar
14 Juli 2016 04.41 delete

Eh tangerang ternyata punya makanan khas yeee, gw pikir standart2 aja.
Itu gw baru tau ceng cuang ikan kayak nya seger

Reply
avatar

Leave your message here, I will reply it soon! EmoticonEmoticon