Jam Tangan Tak Sekedar Penunjuk Waktu

12.45

Jam tangan kini bukan lagi sekedar penunjuk waktu melainkan juga sebagai aksesori pelengkap penampilan. Kegunaan jam tangan telah beralih fungsi dan bergeser pada kebutuhan  sebagai pelengkap gaya hidup, baik untuk pria maupun wanita. Tak heran jika akhirnya, sebagian orang akan merasa penampilannya kurang lengkap tanpa mengenakan jam tangan.

Kapan terakhir kali saya membeli jam tangan untuk diri sendiri?

Seingat saya sekitar 5 tahun yang lalu. Cukup lama memang. Dan selama 5 tahun tersebut saya masih setia dengan 1 jam tangan. Alexander Christie. Demikian nama merk yang tertera di balik batu Saphire anti gores yang menutupi bagian atasnya. Dulu saya membelinya untuk kado. Kado yang saya berikan untuk diri saya sendiri. Hehe.

Jam tangan analog merk AC ini saya namakan Saphire, sesuai nama batu yang digunakan sebagai kaca penutup. Ukurannya mungil, dengan diameter vertical dan horizontal sekitar 20mm. Designnya sederhana, bahannya all solid stainless steel. Sosoknya yang elegan dan tidak norak, bagai simbol sebuah kepribadian. Ketika awal memilikinya, saya berharap simbol tersebut menjelma dalam diri saya sebagai pemakainya.

Saphire masih setia berdetak menunjukkan waktu. Melingkar erat di pergelangan tangan dan telah saya pakai berulang kali. Ia memiliki kemampuan berada hingga kedalaman 30 meter di dalam laut. Karenanya ia pernah saya ajak berulang kali mandi, snorkeling, bahkan diving ke dasar laut. Memang sih tidak sampai 30 meter, paling banter 3 meter hehe. Kemampuan Shapire di dalam air ternyata tidak selaras dengan kemampuan saya menyelami kedalaman samudra.

Shapire cantik pernah berulang kali mengangkasa, melampaui pulau-pulau dan kota, memuncaki bukit dan gunung, bergumul lumpur, dihembus angin, dan bergesekan dengan butiran pasir di pantai. Ia masih saja bernafas, tidak semaput dan tetap semangat melanjutkan hidup tanpa kecacatan.

Apakah Shapire istimewa?
Tentu. Sebab ia memiliki sejarah panjang yang menjadi bagian dari banyak pencapaian kreativitas saya selama ini. Mengenakannya di tangan, lebih berarti ketimbang emas permata berbentuk gelang dan cincin. Demikian saya menempatkan kelasnya. Tanpa Shapire, apalah artinya penampilan saya. Hehe. Lebay dot com.

Apakah Shapire mahal?
Oh, soal mahal atau murah itu relatif. Jika hendak dibandingkan dengan arloji merk Patek Philippe yang harganya 900 ribu pound, maka Shapire adalah jam tangan super murah! Harganya  seperti langit dan bumi. Bahkan di kelas Jean Dunnand saja masih super jauh.

Meskipun bukan kelas jam tangan mewah, tapi bagi saya yang punya kemampuan finansial terbatas, harga Shapire terbilang mahal di jamannya. Di masa kini statusnya mungkin berubah jadi jam tangan murah (atau sebaliknya?). Terlepas dari soal harga, bagi saya Shapire berharga karena sejarah yang melekat bersamanya sungguh tak ternilai angka-angka.

Design sporty jam tangan laki-laki

Sebagai seorang yang gemar traveling, saya pernah bermimpi punya jam tangan Jaeger-LeCoultre Master Compressor Chorongraph Ceramic. Jam ini punya fitur dual-time GMT yang bisa mengakomodasi kebutuhan akan informasi waktu di tanah air dan destinasi tujuan bagi seseorang yang gemar menjelajahi dunia. Punya fitur kronograf serta desain tachymeter yang apik. Yang menjadi daya tarik utamanya adalah dominasi material ceramic yang melapisi setiap bagian jam tangan.

Konon jam tangan Jaeger-LeCoultre versi MCCC  hanya diproduksi 500 buah di dunia. Sudah dipastikan saya tidak kebagian, dong. Bukan karena kalah cepat meng-order, tapi karena kalah cepat punya banyak duit. Orang bayar pakai uang, saya bayarnya pakai daun hehe. Harganya bisa beli 1 unit citicar merek A. Eh lagi pula jam tangan ini sepertinya dicipta untuk mahluk Tuhan berjenis kelamin laki-laki, bukan perempuan si mahluk Tuhan paling sexy. Bener ga ya?

Berbicara tentang model jam, 2 tahun lalu saya pernah tergoda ingin punya selain Shapire. Kejadian bermula ketika saya berjumpa teman di Selebrity Fitnes. Si teman mengenakan jam warna merah dengan design sangat keren dan bergaya sporty. Saya naksir!. Lalu saya pergi ke toko jam. Setelah melihat dan mencoba beberapa model, kok rasanya tidak cocok ya? Kenapa di pergelangan teman saya terlihat keren tapi di pergelangan saya tidak? Selidik punya selidik, ternyata ketidak cocokkan itu terletak pada harga. Dompet saya meraung melihat bandrol harga. Alamak.

Okelah, mungkin untuk punya jam tangan hebat seperti Escale Worldtime dari Louis Vuitton belum kesampaian. Hey, jam mana lagi itu? Itu lho, jam tangan keren yang dirancang untuk mempermudah para globetrotter atau pebisnis melihat waktu hanya dengan melirik inisial nama kota pada dial. Oh, punya Escale Worldtime sungguh masih sebatas mimpi. Jadi, untuk saat ini kelas saya masih sebagai pembeli jam tangan murah.

Berbagai model jam tangan wanita kini banyak membanjiri pasar fashion. Hal ini merupakan hasil dari besarnya keinginan wanita untuk selalu tampil secara modis dan fashionable. Untuk mendapatkannya sebetulnya mudah. Tinggal sesuaikan saja dengan bujet yang ada.

Casio Baby G : BGA-131-7B
 Sumber foto: Tokopedia

Oh ya, beberapa waktu lalu saat sedang buka-buka toko online, saya berpapasan dengan jam tangan Casio Baby G : BGA-131-7B. Fitur dan spesifikasinya menarik. Warnanya putih. Modelnya maskulin. Si Baby G menyapa: “Ayo dong beli saya.” Glodak….

Baby G membuat saya ingin memilikinya, menemani si klasik dan feminin Shapire.
Mungkinkah Shapire bersedia dipoligami dengam merk lain? Mari kita tanya pada dompet yang mendekam di sudut lemari.


Share this

Indonesian Blogger | Travel Writer | Email: katerinasebelas@gmail.com |

Related Posts

Previous
Next Post »

3 comments

Write comments
Anonim
28 November 2014 16.45 delete

Wuikkkk 900 ribu pound itu duit semua, ya? Kalau aku duitnya aku pakai buat keliling dunia ajah. hehehehehe.

ira
www.keluargapelancong.net

Reply
avatar
29 November 2014 00.14 delete

Hahaha...eh jamnya sama mbak saya juga pakai Alexander Christie itu pun dibeliin suami :D ngarepnya pengen jam yang maskulin dikit kayak G-Shock biar bisa dipakai outdoor adventure, tapi belum kesampaian juga.

Reply
avatar
29 November 2014 11.41 delete

Casio baby G nya unyu beeed…

Nice artikel gaya bebas ka rieeen!! >_<

Reply
avatar

Leave your message here, I will reply it soon! EmoticonEmoticon