Berkunjung Ke Suara Merdeka Semarang

22.11
 
Assalamu'alaikum Wr Wb,

Kebetulan sedang berada di Semarang, jadi saya bersedia memenuhi undangan Ibu U untuk datang ke kantor Suara Merdeka di Kaligawe. Saya ditemani Dely, ibu dosen baik hati yang bersedia meluangkan waktunya untuk direpotkan oleh saya. Terima kasih, Dely!

Setiba di Suara Merdeka, saya malu-malu kucing masuk ke ruangan si ibu. Sangat senang sebetulnya, sebab bisa silaturahmi sekaligus membahas suatu urusan. Ketika Ibu U mengetik sesuatu dari mesin ketik (bukan komputer)...celetak..celetok.. begitu bunyinya, saya tiba-tiba membayangkan dua sosok senior yang telah menginspirasi saya menulis di media, mbak Irawati dan mbak Rosi. 

Hmm...andai saat itu ada pintu Dora Emon, saya ingin menjemput kedua mbak itu datang ke ruangan tempat saya berada saat itu juga. Pastinya akan seru sekali. Jalan bareng ke SM, silaturahmi dengan Ibu U bareng, bila mungkin ketemu Ibu S juga bareng-bareng, mengambil honor bareng, trus honornya dipakai jajan bareng, laluuuu..... hehe menghayal!

"Katerina kenapa tidak tinggal di LN seperti Mbak Ira di Jerman, atau seperti mbak Rosi di Inggris?"

Glek.
Pertanyaan Ibu U bikin saya keselek kamera. haha.

"Kalau saya juga keluar, nanti siapa yang menulis tentang Indonesia Tanah Air Beta, bu?" jawab saya santai.

Ibu U terkekeh. Bapak yang duduk di meja sebelah beliau mengacungkan jempol. Melihat itu, hidung saya pun kembang kempis :))

Tak sampai 30 menit, saya pamit undur diri. Lalu pergi lagi ke Suara Merdeka yang di Imam Bonjol. Eh, oleh supir taksi malah dibawa ke Menara Suara Merdeka. Salah antar! Hadeuuuh. 

Tak kenal memang tak sayang ya. Setelah kenal ibu U jadi sayang deh. Karena sayang, pulang dari SM saya disanguin duit.... Duit honor! :))

Alhamdulillah.

Sebelum meninggalkan kantor Suara Merdeka di Kaligawe, saya sempat foto bareng Ibu U. Tidak ketinggalan gedung kantor dan nama Suara Merdeka yang tertera di bagian depan gedung juga saya potret. *kerajinan :D


menuju lobi

 Kantor

mesin cetak koran yang dimuseumkan

Kalau tidak pernah jadi penulis rubrik Jalan-Jalan SM, belum tentu saya ke sini :D

pasti bersejarah nih unit mesin cetak

Share this

Indonesian Blogger | Travel Writer | Email: katerinasebelas@gmail.com |

Related Posts

Previous
Next Post »

Leave your message here, I will reply it soon! EmoticonEmoticon