[Derawan Trip] Suatu Senja di Pantai Amal, Tarakan

15.35
Pantai Amal, Tarakan

Assalamu'alaikum Wr Wb

Langit masih benderang ketika kami tiba di Pantai Amal. Sebuah pantai yang terletak di Kecamatan Tarakan Timur, Provinsi Kalimantan Timur. Tak begitu menarik. Sangat biasa-biasa saja. Maaf, bukan maksud mengecilkan arti, sekedar menilai dari hasil pandang mata. Tapi percayalah, karena di pantai ini saya bersama teman-teman yang luar biasa, itu pantai jadi punya cerita luar biasa *lebay dimulai.

Saat itu sakit di kepala saya belum juga hilang, namun jika bertemu pantai, biasanya sakitnya akan kabur entah melipir kemana. Ini sakit kepala biasa, bawaan haid. Yah, saya kebiasaan mengkambinghijaukan haid dalam keadaan begini. Belum ketemu sebab lain. 

Ada yang bermain layang-layang di pantai. Layang-layangnya cantik, terbang tinggi. Sebagai penggemar layang-layang yang kerap menamakan diri sebagai layang-layang, itu layang-layang langsung bikin saya berbinar-binar girang. Saya yakin betul, sakit kepala saya bakal tewas seketika saat melihatnya *terlalu PD.

 Banyak-banyakin begaya biar 'kaya' :D

Mbak Nanit dan kelapa-kelapanya hehe

"Ada yang ketinggalan barang di Mesjid tempat kita salat tadi!"

Jreng. Jreng. Jreng.

Kabar mengejutkan. Toeweewww....sakit kepala saya yang sudah bersiap lari tunggang langgang, mendadak berhenti dan mundur ke belakang. Nyut...nyut...nyut... Meski bukan barang saya yang ketinggalan, tapi saya ikut merasa tegang dan deg-degan! Tapi kabar ini berending indah. So, tenang saja. Tak ada cerita sedah sedih karenanya hehe

Nemu pantai, apalagi yang mesti dibuat selain bergaya ala model pantai. Kaki dan tangan terangkat, membentuk gaya terbang. Setelah itu, minum es kelapa ramai-ramai! Hore.

Menikmati air kelapa muda

Yang dinanti akhirnya tiba, langit senja!

Dari bawah parabola entah punya siapa, saya mengintip langit. Memotretnya dengan sukacita. Foto sunset juga saya dapatkan dalam perjalanan pulang. Meskipun berusaha keras menjepret dari balik kaca mobil yang tebal, juga dalam keadaan melaju (walau tak kencang), setidaknya 'langit kebakaran' tertangkap oleh lensa kamera tuaku. Alhamdulillah.

Langit senja di Pantai Amal

"Kebakaran"

Setelah potrat-potret, saya bergerak pindah ke warung penjual kuliner khas. Namanya Kapah. Sejenis kerang yang dimakan dengan sambal. Saya mencicipinya? Oh tentu tidak. Bukan tak mau, namun saat itu waktunya meninggalkan pantai telah tiba. Kelamaan menyeruput air kelapa muda, hingga Kapah pun terlewatkan. Ah, sayang sekali. Tapi setidaknya, saya sempat memotretnya. Sayang si Kapah tak bisa bergaya, kalau ia, mungkin sudah berpose gaya terbang seperti saya. Huehehehe

 Warung Kapah

Kapah, kuliner khas Pantai Amal

Alhamdulillah. Walaupun Pantai Amal kurang mempesona, tapi cerita dan kenangan saya di pantai ini tetap mempesona hati.


Trip Derawan 17-21 April 2014

Share this

Indonesian Blogger | Travel Writer | Email: katerinasebelas@gmail.com |

Related Posts

Previous
Next Post »

Leave your message here, I will reply it soon! EmoticonEmoticon