Pengalaman pertama makan bakso bakar Malang di Malang

13.01
Pergi ke Malang, sungguhlah malang jika melewatkan kesempatan makan bakso Malang *segitunya ckckck* Eh tapi, tanpa harus ke Malang kan juga bisa makan Bakso Malang ya? :D  Bakso bulat dengan kuah panas yang sedap rasanya, dengan mudah bisa dijumpai di kota-kota lain di luar Malang. Eh tapi...tapi..makan bakso Malang di kota aslinya tentu akan berbeda bukan? Lalu bagaimana dengan bakso bakar? Nah, inilah pertama kalinya saya makan bakso bakar Malang di kota Malang.

Inilah lanjutan ceritaku dari acara kopdarku dengan teman-teman MP ku di pantai Balekambang



Minggu sore, rinai hujan masih belum berhenti ketika kami bermaksud mengunjungi Taman Bunga Selecta di Kota Batu. Taman-taman yang cantik dengan tanaman bunga yang beraneka warna dan rupa, tentu menjadi peluruh peluh dan letih seusai perjalanan ke gunung Bromo pada dini hari hingga tengah hari di hari Minggu itu. Maka, terbayang olehku bisa melompat-lompat cantik di antara bebungaan yang kecantikannya tak dapat mengalahkan kecantikanku *bo’ong tingkat dewa*. Sayangnya hujan ga mau berhenti, akhirnya ga jadi masuk liat bunga. Padahal sudah nongkrong 30menit di Parkiran Taman Selecta. 

Adalah keinginan untuk berkuliner ria hingga menjelang malam. Maka, sebelum mampir ke tempat-tempat makanan khas Malang itu, pak supir dengan baik hatinya mengantar kami ke pusat oleh-oleh khas Malang di kota Batu. Ya, rasanya tak lengkap kalau tak membeli oleh-oleh walau hanya berupa keripik Apel yang renyah dan Jenang Apel yang manis kayak aku *plaaaakkk.

Kami beruntung mendapat supir yang hafal betul tempat makan dan jajan yang enak. Aku bilang enak karena selalu tepat dengan lidah dan seleraku. Seperti halnya petang itu, pak supir mengantar kami ke jalan Candi Trowulan 65. Ada bakso bakar yang enak disana katanya. Namanya Bakso Bakar Trowulan. Ketika tiba, sisa hujan masih berupa gerimis. Sejenak aku menoleh ke papan nama yang menjulang di atap rumah. Terlihat asap mengepul dari tungku api di bagian depan. Seorang pria sedang membakar bakso!

         "Lho kok sepi ya?" tanyaku.

Yang ditanya ndak denger kayaknya. Mungkin masih kliyengan bawaan abis pingsan sewaktu di Bromo haha
Owh rupanya meja pengunjung ada di dalam. Masuknya lewat samping. Kami ga berniat masuk, Soalnya mau bungkus saja. Maklum buru-buru mau pergi lagi malemnya. Mau ngapain? CLD! Candle Light Dinner maksudnya hehe. CLD rame-rame. *ada ya CLD rame2?? haha

Kemudian aku melihat-lihat dan bertanya-tanya soal menu. Lha menunya cuma bakso bakar tok ngapain juga ditanya lagi. Oalah! Akupun memesan 1 tusuk bakso bakar!
Woaaaa....1 tusuk?? Dikit amat. iiiiissh...1 tusuk itu 15 biji lho. Biji baksonya juga besar-besar.  5 biji saja aku belum tentu habis. Maklum perut size kantong gula 1 kilo, bukan perut karung haha


Sambil melihat-lihat bakso pesananku dibakar, aku ijin moto-moto. Eh, mas yang bakar-bakarnya malah nyuri-nyuri begaya. Yaelah mas...kalo mau difoto mah bilang ajeee... ga bayar kuk!

Nah, sewaktu baksoku di proses *ceilah di proses kayak ngurus KTP aje*  aku liat-liat ke rak pajang..ih gitu bukan sih nyebutnya?? Ya gitulah. Ada bakso kuah juga ternyata! Holaaaa....aku mau jugaaaa.  Bakso kuah dengan so’un berwarna biru lembut. Sekilas mirip rumput laut hihihi. Jadilah pesananku bertambah. Huaaa....ga sabar itu bakso-bakso ingin dilahap ampe habis. Aromanya sungguh menggoda!


Si mas yang bakar-bakar, bolak balik membalik tusuk bakso. Setelah kecoklatan diangkatnya lalu dicelupkan ke saus yang terbuat dari campuran saus cabe+kecap manis. Lalu dibakar lagi. Celupin lagi. Bakar lagi sampe akhirnya itu bakso terlihat benar-benar kecoklatan dan menggiurkan. Bakso bakarpun dibungkus sama tusuk-tusuknya. Sausnya  juga, tapi dipisah. Aku menduga rasanya kayak kuah asem manis. Mirip sih. Dan akhirnya, semua pesanan selesai. 

Pak supiiiiir....ayo pulang. Wuzzzzz.....mobilpun meluncur meninggalkan Bakso Bakar Trowulan, lalu pergi mengantarkan kami ke penginapan. Daaaan..tahukaaah?? Rencana candle light dinner (CLD) *ceilaaaaaah gubraksss* buataaaalllll puooollll   karena eh karena kami udah kekenyangan! Bikin males kalo mesti keluar lagi. Apalagi body dah lunglai banget abis jalan ke gunung Bromo dan ke Selecta di Batu. Ga ada cerita lagi selain tidur puleeees sampe ngiler. Iissssh...jorok!
Baksonya enak. Enak?? Banget.    






BANGGA DENGAN MAKANAN KHAS INDONESIA. 
YUK MARIIIIIIIII.....!

Share this

Indonesian Blogger | Travel Writer | Email: katerinasebelas@gmail.com |

Related Posts

Previous
Next Post »

1 comments:

Write comments
3 Juli 2015 10.05 delete

aku malah belum pernah ke sini.
Nyaaaammmm

Reply
avatar

Leave your message here, I will reply it soon! EmoticonEmoticon