Selamat Jalan Nita

13.57
Yusnita Febri
Wafat Selasa 15 Nopember 2011


KEMATIAN itu, adalah asing kawan sekamar, Tuan

Kita mengenal dia, seperti dia juga mengenal kita
Meski dengannya kita tak ingin saling berbincang

Dia tak bicara, sedangkan kita kerapkali lupa. 

Kematian itu, Tuan, adalah perangkat lunak
Terakit dia ada, sejak awal kehidupan kita

Tuan, kematian itu, adalah panggilan telepon,
yang kita ingin sekali bisa menjawab dengan:
Maaf, Anda sebenarnya mau bicara pada siapa?

Kematian itu, Tuan, diam saja di sudut ruang
Ketika kita berdiri di tengah terang panggung
menjelaskan tentang hidup yang kita hidupkan

Dia tak bertanya. Dia tak acungkan tangannya

Dia tahu kapan kepadanya kita menjawab: Ya!


[Puisi Hasan Aspahani]





Share this

Indonesian Travel Blogger Email: katerinasebelas@gmail.com

Related Posts

Previous
Next Post »

79 comments

Write comments
16 November 2011 14.38 delete

Mbak Rien terbang dari Palembang ke Jakarta untuk takziah?

semoga Nita damai di sana ya, aamiin.

Reply
avatar
16 November 2011 14.40 delete

Semakin ingin menangis.
Tapi apa daya,hanya do'a yang bisa kita kirimkan untuknya. Smoga ALLOH memberikan kelapangan tempat,cahaya kibur & keringanan siksa.


ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺍﻏﻔﺮﻟﻪ ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺛﺒﺘﻪ
Alohummaghfirlahu allohumma tsabbit-hu
"Ya ALLOH,ampunilah dia (mayit), ya ALLOH,berilah dia keteguhan (dalam menjawab pertanyaan Munkar dan Nankir)."

Reply
avatar
16 November 2011 14.42 delete

makasih ya udah mau berbagi cerita tentang nita..

Reply
avatar
16 November 2011 14.42 delete

rasanya masih shock saya teh..

Reply
avatar
16 November 2011 14.42 delete

Larass gak bisa koment, masih terngiang sms nita kemarin sore yg nyuruh larass balek ngempih T__T

Reply
avatar
16 November 2011 14.42 delete

hati saya masih tetap gerimis
rasanya tak percaya :-(

Reply
avatar
16 November 2011 14.57 delete

Td nangis bedua bukpink waktu melihat mau ditutup wajahnya dg kain kafan :((

Sayang bukpink nyasar, ga ktm rien deh

Reply
avatar
16 November 2011 14.58 delete

ya Allah.. makin merinding baca tulisan rhien.
orang baik selalu disayang Tuhan dan diingat banyak orang.

tenang dan berbahagia di sisi-Nya, mbak nita..

Reply
avatar
16 November 2011 14.59 delete

memang sungguh mengejutkan.
terimakasih Teh ...

Inna Lillaahi wa Inna Ilaihi Rooji'uun

Reply
avatar
16 November 2011 15.06 delete

T_T
skalipun prtemuan sekali, tp kpergianmu sungguh mngejutkanku, pun mungkin bgi yg lain
smoga Alloh mnerimamu disisiNya

Reply
avatar
16 November 2011 15.08 delete

Mengaamiinkan semua doa...T_T
Allah lebih mencintaimu Nita sayang....

Reply
avatar
16 November 2011 15.10 delete

Inna lillaahi wa inna ilaihii raaji'uun.

Ya Allah, aku terkaget-kaget, Dek :-(

Mbak Nita sakit apa?
Kok seperti mendadak sekali...

Makasih reportasenya ya, Dek.
Jadi bisa melihat meski kami jauh dan tidak bisa menghadiri pemakamannya.

Reply
avatar
16 November 2011 15.11 delete

Innalillahi wa innaillahi roji'un..
kematian itu suatu kepastian yg melebihi kepastian akan hari esok..*psikologi kematian

Reply
avatar
16 November 2011 15.14 delete

saya sampai sekarang masih tidak percaya jikalau tadi tidak melihat jenazahnya dan Ayahnda almh Nita memeluk saya saat datang

Reply
avatar
16 November 2011 15.25 delete

mbak nita, semoga tenang di sana mbak ...

Reply
avatar
16 November 2011 15.27 delete

selamat jalan Nit..,

entah kenapa di pemakaman nitha air mata ini selalu menetes, sementara di pemakaman ayah tidak menetes karena dilarang oleh sepupuku katanya,"Yang kuat Rie, jangan nangis biar pakde tenang" ... hiks..hiks...hiks

Reply
avatar
16 November 2011 15.33 delete

:(

smoga diterima iman islamnya

Reply
avatar
16 November 2011 15.33 delete

Aku aja yg gak datang ke pemakamannya berduka dan sedih, bagaimana dengan mbak dan orang-orang terdekatnya.....semoga mbak Nita mendapat tempat terbaik disisiNya ya. Kau sudah tenang disana :)

-we lov u-

Reply
avatar
16 November 2011 15.34 delete

Nita orang baik yang ketika ia telah pergipun, masih mampu mengajarkan banyak kebaikan yang ditutur ulangkan oleh banyak orang yang saat ini masih mengantri di ruang tunggu menunggu panggilan menuju pulang..

Semoga sekarang kamu lapang dan tenang di pelukan semesta, Nita sayang...
(Amin)

Reply
avatar
16 November 2011 15.43 delete

Terimakasih liputannya, mbak Rien.

Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala melapangkan dan menerangi kuburnya. aamiin.

Reply
avatar
16 November 2011 16.09 delete

Saya ingin membalas koment satu persatu, tapi setiap kali ingin menuliskannya, sedih itu datang lagi. Maaf belum mampu....

Semoga Nita tenang di alam barunya.
Saya mengaminkan semua doa dari kawan-kawan.
Terima kasih telah ikut mendoakan Nita, sahabat kita semua.

Terima kasih juga telah mampir di tulisan yang berisi ungkapan pribadi ini. Maaf bila ada keliru kata...

Reply
avatar
16 November 2011 16.10 delete

Jadikan kekuranganmu untuk maju dan semoga Allah jadikan kekurangan itu sebagai penggugur dosa-dosa..dan pemberat timbangan amal ..we'll miss u nita

Reply
avatar
16 November 2011 16.20 delete

Karena Nita meninggalkan kesan teramat dalam sehingga kita merasa sangat kehilangan .

Reply
avatar
16 November 2011 16.35 delete

Walaupun belum pernah bertemu dan kenal di dunia maya. Saya ikut mendoakan, semoga segala amalnya di terima Allah.

Reply
avatar
16 November 2011 16.51 delete

Yaa Rabb...
kematian sebenarnya bukan peristiwa asing untuk kita, ya?
tapi, kematian mengajarkan banyak hal jika terjadi tiba-tiba, tanpa sakit dan pada mereka yang masih muda...
kepergian Nita benar-benar mencubit saya...


Selamat kembali kepada Pencipta Semesta Alam, Nita
Semoga Allah menerima amal shalihmu dan memaafkan kekhilafanmu
Kami sudah pasti akan menyusulmu kelak dan jika saat itu tiba, semoga diri ini kembali kepada-Nya dalam keadaan husnul khatimah ...

Reply
avatar
16 November 2011 16.57 delete

Selamat jalan Nita..sosok blogger dan sahabat yang luar biasa untuk kita semua. Semoga Allah SWT menerima segala amal sholehnya serta melapangkan kubur Nita. Selamat jalan Nit..teriring doa khusyuk mengiringi kepergianmu..
*sedih sekali saya hari ini dan tanpa terasa mata saya ikut berkaca-kaca baca postingan Rien..*

Reply
avatar
16 November 2011 17.12 delete

Ya Allah, sakit apa mba Nita? Aku belum sempat ketemu :(

Reply
avatar
16 November 2011 17.19 delete

Ahh itu hanya jasad Mbanit.. Mbanit masih ada bersama kita kawan-kawan.. Jangan terlalu bersedih.. Ia tidak ingin kita terus bermenye-menye..

Reply
avatar
16 November 2011 17.33 delete

Mksh sdh menulis jurnal ini Rien, indahnya persaudaran di mp. Bahkan hingga tiadanya pun msh ttp berharga di hati kita

Reply
avatar
16 November 2011 17.43 delete

Terima kasih atas jurnalnya Rien...

InsyaAllah, sekarang mba Nita tenang di rumahnya yang baru. Amin ya Rabb...

Dan kitapun sudah pasti akan menyusulnya.

Reply
avatar
16 November 2011 18.08 delete

Innalillahi wainna ilaihi rojiun...
Allah memeluk erat Mbak Nita...

Reply
avatar
16 November 2011 18.08 delete

Banyak sekali yg menuliskan tentang mbak Nita. Kami pun sempat se-PMan dulu ketika aku invite. Semoga dengan banyaknya doa sahabat, semakin menerangkan jalannya kelak.

Reply
avatar
16 November 2011 18.11 delete

Smg smua nikmat sdang Allah turunkan bg Nita yang baik.

Reply
avatar
16 November 2011 18.22 delete

selamat jalan teman blogger :(

Reply
avatar
16 November 2011 18.45 delete

innalillahi wainna ilaihi rajiun
semoga keluarga yg dtinggalkan dberi ketabahan dan kekuatan

Reply
avatar
16 November 2011 18.46 delete

innalillahi wainna ilaihi rajiun
semoga keluarga yg dtinggalkan dberi ketabahan dan kekuatan

Reply
avatar
16 November 2011 18.51 delete

Mbak...

Innalillahi wa innaillahi roji'un... :(

Reply
avatar
16 November 2011 18.59 delete

Innalillahi wa innaillahi roji'un...dari firman turut berduka cita....selamat jalan sahabat maya....semoga roh mu di rahmati allah swt...aamiin

Reply
avatar
16 November 2011 19.03 delete

nnalillahi wainna ilaihi rajiun
semoga Nita sudah bahagia di alam sana

Reply
avatar
16 November 2011 19.10 delete

mbak nit, smoga khusnul khotimah dan kita bs ketemu lg di jannahNya.. aamiin..

Reply
avatar
16 November 2011 19.13 delete

Kendati bukan kontaknya, tapi banyak hal yang akhirnya saya tahu dari kepergiannya. Dari cerita teman-teman ini.
Dan, saya merasakan getar sedih itu.
Selamat jalan, Mbak Nita.
Gaung kebaikan dan semangat Mbak akan terus berdenyar.
Ya Allah, sediakanlah surga untuk Mbak Nita...

Reply
avatar
16 November 2011 20.38 delete

semoga mbak nita tenang dan bahagia di sisiNYA

Reply
avatar
16 November 2011 23.36 delete

semoga amal dan kebaikan mba nita di terima Allah, amin

Reply
avatar
16 November 2011 23.53 delete

Speechless...

Thanks berbaginya mBak..

Reply
avatar
17 November 2011 05.41 delete

Amin Ya Robbal Alamin.
Semoga dengan makin banyak doa dari kawan-kawan, semakin memudahkan almarhumah mendapat tempat yang layak di sisiNya.

Terima kasih juga untuk semuanya.

Reply
avatar
17 November 2011 07.26 delete

Semoga Allah emlapangkan kuburmu Mbak Nita....

Reply
avatar
17 November 2011 07.54 delete

Do'a do'a dan do'a untuk Nita tersayang

Reply
avatar
17 November 2011 08.09 delete

Semoga Allah melapangkan jalannya..

Reply
avatar
17 November 2011 09.04 delete

Terimakasih Rien..
Seakan kami berada di pemakaman itu..
Terimakasih atas memori yang mengingatkan adik kita yang disayangi semua MPers..

Kematian akan menjemput kita semua..
Selamat jalan sayang, Insya Allah kita bertemu di sana..

Reply
avatar
17 November 2011 12.15 delete

selamat melanjutkan kehidupan yang damai dan lebih tenteram, mbak nita..

terima kasih untuk jurnal ini, mbak rin...

mm, terus terang saya tahu kata menye2 pertama kali itu lebih dari 10 tahun yang lalu dan justru dari dosen saya yang sudah senior. mungkin memang kata itu asalnya dari beliau, ya. mungkin juga anak2 didiknya yang lalu menyebarkan kata itu... sejauh yang saya tangkap, arti katanya lebih dekat ke cengeng manja dari sekedar melankolis.

Reply
avatar
17 November 2011 23.53 delete

Wah...saya ga smpt antar Nita ke liang lahat. Datang kepagian trus langsung pulang krn banyak krjaan. Pdhl bs jd ajang "kopdar" sm tmn2 yg lain. Pengen jg ketemu mba Rien.

Reply
avatar
19 November 2011 09.15 delete

terimakasih atas postingannya, sedikit mengobati rasa kangen ke Nita dan sedih karena gak bisa hadir dipemakamannya...
seperti biasa nita yang selalu tersenyum dan ceria akan senang bahwa teman-temannya selalu menyayangi dan mencintai dia kapanpun itu...

Reply
avatar
2 Desember 2011 11.08 delete

Mohon maaf tidak membalas koment satu persatu.
Tapi saya berterima kasih kepada semua kawan yang telah mampir untuk membaca, berkomentar, dan memberikan doa untuk Nita, sahabat kita.. Semoga almarhumah damai dan bahagia di sana. Amin ^_^

Reply
avatar

Leave your message here, I will reply it soon! EmoticonEmoticon